Dispora Apresiasi SMSI Kaltara Cup 2026, Esports Jadi Wadah Talenta Muda

E7EC816B-7385-4D59-B466-412152F846E1-770x1024

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga elektronik atau esports sebagai salah satu wadah pembinaan minat, bakat, dan prestasi generasi muda di daerah.

Dukungan tersebut disampaikan Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara, Muhammad Husni, saat mewakili Gubernur Kaltara pada pembukaan Grand Final SMSI Kaltara Cup 2026 di Cafe Bin Laden, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Sabtu malam (29/8).

Husni menyampaikan, turnamen Mobile Legends yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kaltara tersebut menjadi kegiatan positif karena memberikan ruang bagi anak muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus berkompetisi secara sehat.

“Esports sekarang sudah menjadi cabang olahraga resmi. Bukan hanya soal bermain gim, tetapi juga melatih kerja sama, disiplin, strategi dan mental bertanding,” kata Husni.

Ia mengapresiasi SMSI Kaltara yang telah memberikan ruang bagi para pemain esports untuk menunjukkan kemampuan. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk terus dikembangkan karena dapat menjadi bagian dari proses pembinaan atlet esports di Kaltara.

Turnamen SMSI Kaltara Cup 2026 diikuti 21 tim sejak babak penyisihan. Pertandingan awal berlangsung secara daring, sedangkan babak delapan besar hingga grand final digelar secara luring di Tanjung Selor.

Pada babak final, Samseng Esport asal Bulungan berhadapan dengan The White Lotus dari Kabupaten Berau untuk memperebutkan gelar juara.

Husni berharap turnamen tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi dapat menjadi salah satu pintu untuk menemukan pemain-pemain berbakat yang nantinya mampu membawa nama Kaltara di tingkat nasional.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SMSI Kaltara. Turnamen ini merupakan langkah nyata dalam mendukung pengembangan minat, bakat, dan potensi pemuda di bidang esports,” katanya.

Ia juga berpesan kepada para finalis agar tetap menunjukkan permainan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati lawan.

“Kalian sudah berhasil melewati banyak kompetitor. Tunjukkan kemampuan terbaik, tetap sportif, dan hormati lawan. Pengalaman dan persahabatan yang dibangun dalam turnamen ini juga sangat penting,” pesannya.

Husni menambahkan, Pemprov Kaltara berharap semakin banyak kegiatan serupa digelar secara berkelanjutan sehingga pembinaan esports dapat dilakukan secara lebih terarah.

“Harapannya, dari turnamen seperti ini akan lahir atlet-atlet esports profesional dari Kaltara yang mampu bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya.

(dkisp)