Semarak HUT Bhayangkara ke-79, Polres Wajo Gelar Grand Final Lomba Karaoke Personel

WAJO – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Polres Wajo menggelar Grand Final Lomba Karaoke Personel Polres Wajo dengan tema “Gema Bhayangkara – Polri Untuk Masyarakat”, yang berlangsung pada Kamis malam (26/6/2025) pukul 20.30 WITA di Lapangan Apel Mapolres Wajo.

Acara ini turut dihadiri oleh Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho, S.I.K., Dandim 1406 Wajo Letkol Inf. Hariyanto, S.I.P., Ketua Bhayangkari Cabang Wajo Ny. Anita Rosid, Ketua Persit KCK Dandim 1406 Wajo Ny. Siti Nur Atiyah, para Pejabat Utama Polres Wajo, personel Polres Wajo, pengurus dan anggota Bhayangkari, Dewan Juri, serta seluruh peserta lomba.

Sebelum dimulainya lomba, dilakukan pengundian nomor urut tampil bagi peserta. Setiap peserta membawakan satu lagu pilihan yang dinilai oleh dewan juri berdasarkan kualitas vokal, penghayatan lagu, dan penampilan.

Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh personel dan jajaran yang telah meramaikan kegiatan ini.

“Lomba karaoke ini bukan sekadar hiburan, tapi sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan semangat kebersamaan, serta menunjukkan bahwa personel Polri juga memiliki sisi humanis yang dekat dengan masyarakat,” ungkap Kapolres.

Setelah seluruh peserta tampil, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang oleh Kapolres Wajo dan Ketua Bhayangkari Cabang Wajo.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 23.00 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata bahwa Polri, khususnya Polres Wajo, terus berupaya menjaga hubungan harmonis di internal dan dengan masyarakat luas.

**Kasi Humas Polres Wajo** / Vetty Rilla

Kapolsek Tempe Hadiri Dzikir dan Tauziah di Masjid Ummul Quro Sambut 1 Muharram 1447 H

WAJO _ Kapolsek Tempe AKP Candra Said Nur, S.H., M.H. menghadiri kegiatan Dzikir dan Tauziah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Panitia Hari Besar Islam (PHBI). Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Ummul Quro, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, pada Jumat, 26 Juni 2025 mulai pukul 18.00 WITA.

Kehadiran Kapolsek Tempe dalam kegiatan keagamaan ini merupakan bentuk dukungan dan sinergitas Polri, khususnya Polsek Tempe, dalam mendukung kegiatan keagamaan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Wajo.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Candra menyampaikan bahwa kegiatan dzikir dan tauziah sangat penting sebagai wahana mempererat silaturahmi serta momentum untuk introspeksi diri dalam menyambut tahun baru Islam.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Selain mempererat ukhuwah Islamiyah, dzikir dan tauziah juga memberikan ketenangan spiritual bagi masyarakat. Polsek Tempe siap mendukung dan mengamankan setiap kegiatan masyarakat yang bersifat positif dan religius,” ungkap AKP Candra.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda dan tokoh agama Kabupaten Wajo, antara lain: Ir. H. Ambo Mai, M.Si. (mewakili Bupati Wajo), Mayor Inf. Askar (mewakili Dandim 1406 Wajo), Ir. Armayani, M.Si. (Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo), KH. Muh. Subhan, S.Ag., M.Pd.I (Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Wajo), Dr. H. Muh. Yunus Pasanreseng Andi Padi, M.Ag. (Ketua MUI Kab. Wajo), Drs. H. Hasbi Gani (Ketua NU Kab. Wajo), H. Idris Panaungi (Ketua Pengurus Masjid Ummul Quro Sengkang), Pengurus PHBI Kabupaten Wajo dan Jamaah Masjid Ummul Quro Sengkang

Adapun rangkaian kegiatan meliputi:

1. Dzikir dan doa bersama

2. Sambutan mewakili Bupati Wajo

3. Tauziah keagamaan

Tauziah disampaikan oleh Dr. Salman Palewai, S.Ag., M.Ag. dengan tema “Damai Manusia dan Alam”, yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara hubungan antarmanusia dan kelestarian lingkungan.

Kegiatan berakhir pukul 19.40 WITA dalam suasana yang aman, tertib, dan penuh khidmat. Selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Tempe melakukan pengamanan guna memastikan kegiatan berjalan dengan lancar.

**Kasi Humas Polres Wajo**/Vetty Rilla

Konferensi Pers Polres Wajo Menetapkan Tersangka Pembobolan ATM

WAJO – Kepolisian Resor (Polres) Wajo tetapkan pelaku pembobolan ATM, Ainun Adhe Sumitra (27) sebagai tersangka.

Terkuak usai Polres Wajo melaksanakan konferensi pers di Mapolres Wajo, dipimpin Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho, Kamis (26/6/2025)

Tampak didampingi Kasat Reskrim, IPTU Fahrul dan Kanit Pidum, IPDA Muhlis.

IPTU Fahrul dalam keterangannya, menyebut pelaku melakukan aksi seorang diri.

“Pelaku merupakan Satpam Bank Sulselbar Cabang Sengkang. Awal mula kejadian saat pelaku meminta izin kepada pimpinan untuk bertukar shif dengan rekan kerja guna melancarkan aksi,”

“Saat bertukar shif, disitulah pelaku melancarkan aksi dengan mencuri kunci ATM di Kantor Bank Sulselbar Cabang Sengkang,” tambahnya.

Lanjut, kata IPTU Fahrul setelah mencuri kunci, pelaku kemudian membobol ATM di di sejumlah lokasi, yakni Sabbangparu dan Pammana.

“Untuk ATM dan TKP ada dua, Sabbangparu dan Pammana. Di situ pelaku mencuri uang dengan membuka ATM menggunakan kunci yang telah dicuri,” lanjutnya.

Aksinya sempat berjalan lancar, namun kala dirinya melakukan pengrusakan fasilitas di dalam Kantor Cabang Sengkang dengan dalih mengelabui, dari situlah modus kejahatannya terungkap.

Alhasil, Polisi melakukan pengejaran terhadap pelaku dengan berkordinasi dengan Polresta Manado.

“Pelaku melarikan diri ke Manado, Sulawesi Utara usai melancarkan aksinya, tepatnya di wilayah Kecamatan Sario,” kata IPTU Fahrul.

Barang bukti yang diamankan berupa uang tunai, 5 buah kaset, obeng dan pemotong kertas.

“Iya, kami mengamankan uang tunai sebesar Rp410.700.000, 5 buah kaset, obeng untuk mencungkil dan pemotong kertas yang digunakan untuk memecahkan kaca pintu kantor bank tersebut,” jelasnya.

Pelaku disangkakan dengan pasal 363 ayat 1 KUHP tentang pidana pencurian dengan pemberatan.

“Ancaman hukuman bagi pelaku paling lama 7 tahun,” ungkapnya.

Saat ini, Polisi masih melakukan pengembangan kasus.

“Kami masih melakukan pengembangan,” tandasnya.

*Vetty Rilla*

Kapolres Wajo Laksanakan Anjangsana kepada Purnawirawan dan Keluarga Polri dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-79

WAJO – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho, S.I.K., melaksanakan kegiatan anjangsana sebagai bentuk penghormatan dan silaturahmi kepada purnawirawan Polri, warakawuri, serta anak yatim keluarga besar Polri, Kamis (26/6/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.15 WITA ini berlangsung di wilayah Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, dan turut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Wajo, Ny. Anita Rosid, beserta para Pejabat Utama (PJU) Polres Wajo.

Dalam anjangsana tersebut, rombongan mengunjungi kediaman Aiptu Purn. Muh. Arif Ansar, Warakawuri Besse Fitriani Ansar (istri dari almarhum Iptu Ansar), serta anak yatim Polri, Muh. Khalif. Sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan, Polres Wajo menyerahkan bingkisan berupa paket sembako dan uang tunai.

Kapolres Wajo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata penghargaan institusi Polri terhadap jasa para purnawirawan serta kepedulian terhadap keluarga besar Polri.

“Anjangsana ini bukan hanya tradisi menjelang HUT Bhayangkara, tetapi juga wujud perhatian dan penghargaan kami kepada para senior dan keluarga besar Polri yang telah memberikan kontribusi besar bagi institusi ini,” ujar AKBP Muhammad Rosid Ridho, S.I.K.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, serta berjalan aman, tertib, dan kondusif.

**Kasi Humas Polres Wajo**/Vetty Rilla

Jelang Hari Bhayangkara ke 79 Tahun 2025, Polda Sulsel Gelar Doa Lintas Agama

Makassar,Sulsel – Memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar doa bersama lintas agama bertempat di aula andi mappauddang Polda Sulsel pada Kamis (26/6/2025) pagi.

Kegiatan doa bersama tersebut dihadiri Kapolda Sulsel Irjen Pol Rusdi Hartono, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri, Gubernur Sulsel, Forkopimda Sulsel, Ketua MUI Sulsel, Ketua FKUB Sulsel, pejabat utama Polda Sulsel dan tomas, toga serta toda.

Dalam sambutannya Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa Doa bersama lintas agama ini merupakan simbol kekuatan bangsa Indonesia yang majemuk.

“Dari berbagai suku, agama, budaya dan pandangan hidup kita hadir disiji dengan satu semangat, semangat persatuan, perdamaian dan cinta tanah air. Kita sadari bersama bahwa keamanan bukan hanya hasil kerja aparatir negara semata, melainkan hasil kolaborasi antara seluruh komponen bangsa. Ungkap Kapolda

Ia menambahkan Doa lintas agama ini menjadi bukti bahwa dalam keberagaman kita tetap satu dalam cita dan rasa.

“Saya mengajak kepada kita semua untuk menjadikan momen ini sebagai energi spritual yang memperkuat tekad kita tekad dalam mengkokohkan kepercayaan publik terhadap Polri, memperat persatuan antar umat beragama dan memperkuat ketahanan sosial masyarakthya”. Sambungnya.

Diakhir sambutannya Kapolda Sulsel menyadari masih terdapat kekurangan dan tantangan dalam pelaksanaan tugas-tugas Polri. Namun dengan semangat reformasi, akuntabilitas serta kehadiran masyarakat sebagai mitra dan pengawas yang konstruktif kami yakin Polri khususnya Polda Sulsel dapat terus berbenah dan berkembang menjadi institusi yang lebih profesional, transparan dan dicintai masyarakat. Tutup Irjen Rusdi

Acara yang digelar dalam rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-79 ini mengusung tema ‘’POLRI UNTUK MASYARAKAT’’ diikuti sekitar 1.000 orang yang terdiri dari TNI-Polri, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemahasiswaan dan sahabat-sahabat Polri lainnya serta menghadirkan para Tokoh Agama Sulawesi Selatan.

*Putra Daeng*