KPUD Nunukan Beri Kemudahan Bagi Calon Anggota KPPS Serta Membutuhkan 3.528 Anggota KPPS 

NUNUKAN – Komisi Pemulihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara membuka peluang pendaftaran anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) disetiap desa/kelurahan yang berada di Kabupaten Nunukan 

Dijelaskan oleh “M. Rusli Hairuddin” Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPUD Nunukan bahwa telah dibuka pendaftaran anggota KPPS sejak 17 sampai 28 September 2024 yang dilakukan oleh PPS desa/kelurahan masing-masing.

“Perekrutan KPPS ini kami sudah membuka pengumuman dan langsung menerima pendaftaran ditanggal 17 – 28 September 2024 dilakukan oleh PPS desa/kelurahan masing-masing” Jelasnya

Adapun keringanan diberikan oleh KPUD Nunukan kepada calon anggota KPPS yang hendak mendaftar pada pemilu dan pilkada 2024 dengan melaksanakan pendaftaran secara manual mengingat wilayah geografis kab. Nunukan yang ada beberapa daerah belum terjangkau internet dan dispensasi perolehan surat keterangan sehat secara gratis yang bekerja sama dengan pemerintah daerah

“Perbedaan dengan persetujuan KPPS pemilu kemarin (sebelumnya) itu SIAKBA kalau ini dilakukan secara manual, jadi pendaftaran langsung bisa ke PPS desa/kelurahan masing-masing membawa berkas atau meminta formulir kepada petugas PPS dimasing-masing tempat. Maksud dari pendaftaran manual artinya teman-teman PPS menerima pendaftaran dengan jadwal yang ada dan seleksi administrasi akan dijalankan kemudian petugas PPS membantu pengajuan berkas dengan mengupload ke SIAKBA ” ujar Rusli

“Kami juga diberikan dispensasi setelah beberapa kali dengan pemerintah kab. Nunukan terkait dengan dipensasi surat pemeriksaan kesehatan calon anggota KPPS yang Alhamdulillah diberikan tidak dipungut biaya atau gratis dengan memperhatikan batas usia yang sudah ditetapkan 17 – 55 tahun” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama diinformasikan oleh Rusli bahwa dalam Pilkada 2024 KPUD Kabupaten Nunukan membutuhkan 3.528 anggota KPPS dari 504 TPS dengan masing-masing TPS 7 anggota KPPS 

“dan memang yang kami butuhkan dari 504 TPS dikalikan 7 jumlahnya 3.528 anggota KPPS” pungkasnya.

(#/Indra) 

Ingkong Ala Silaturahmi Bersama Asosiasi Pendeta Kabupaten Nunukan

NUNUKAN – Bakal calon Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dari pasangan Zainal A. Paliwang-Ingkong Ala (ZIAP) melakukan silaturahmi dengan Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kabupaten Nunukan di depot Milo, Nunukan, Kamis (19/09/2024) sore.

Selain bersilaturahmi, Ingkong Ala juga mendengarkan dan menampung aspirasi serta  harapan para pendeta terkhusus soal hibah bantuan rumah ibadah.

Bakal calon Wakil Gubernur dari pasangan “ZIAP” tersebut mengucapkan terima kasih atas kehadiran API serta telah menyampaikan keluhan.

“Soal aspirasi, nanti kita akan koordinasi dengan Gubernur serta Pendeta, karena kita harus mempelajari undang-undangnya, karena ini tanggung jawab kita nantinya,” tutur Ingkong Ala.

Menurutnya, permasalahan bantuan rumah ibadah telah berjalan pada program di ranah provinsi hanya saja terkadang berbenturan dengan hibah dari kabupaten/kota, sehingga harus menggugurkan salah satunya.

Lebih lanjut, Ingkong Ala mengatakan bahwa hal yang sama juga akan dilakukan di Kab. Nunukan hingga di wilayah 3 tanpa terkecuali.

“Komitmen kita, akan perhatikan soal pemerataan ini, termasuk di Kab. Nunukan hingga di pelosok krayan, lumbis dan sebagainya, hanya saja tentu dengan melihat anggarannya dengan diatur sebaik mungkin agar semua dapat,” sebutnya.

Lalu, dirinya menuturkan berharap agar para pendeta mendoakan pasangan “ZIAP” dan tidak memaksa untuk memilih pasangan tersebut.

“Saya datang untuk memperkenalkan diri, saya tidak memaksa untuk memilih saya karena saya paham para pendeta ini hamba Tuhan, tentu jikalau mereka tidak memilih saya ya cukup mereka mendoakan kami dan menetralisir isu-isu negatif hingga terciptanya suasana yang baik,” harap Ingkong Ala.

Bersama dengan itu, Ketua API Kab. Nunukan, Pendeta Timotius Ruslan menjelaskan bahwa pada kepemimpinan sebelumnya harapan-harapan kita belum terealisasikan terutama soal rumah ibadah.

“Kenapa kita masih berada di jalur Zainal A. Paliwan ini, ya itu karena kita mencoba berharap kembali pada pasangan yang baru nantinya yaitu Ingkong Ala, semoga beliau bisa menyampaikan aspirasi kita nantinya disaat mereka terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara,” terang Pendeta Timotius.

Pendeta Timotius menerangkan besar harapan aspirasi API dapat disampaikan dan terealisasi melalui bakal calon Wakil Gubernur dari “ZIAP”, Ingkong Ala.

Adapun terlihat hadir seluruh anggota API Kab. Nunukan, para pendeta gereja se-Kab.Nunukan, serta organisasi pendeta lainnya.

(nam/nam)

SMAN 1 Nunukan Juara Debat Demokrasi Pelajar Nunukan Tahun 2024

NUNUKAN – Setelah melalui beberapa tahap kompetisi yang dimulai dari tanggal 30 Agustus hingga hari ini, akhirnya ditemukanlah juara lomba Debat Demokrasi pelajar tahun 2024.

Dari hasil  penilaian dewan juri diperoleh selisih angka yang sangat signifikan antara SMA Negeri 1 Nunukan berhadapan dengan SMA Negeri 1 Sebatik, dimana SMA Negeri 1 Nunukan memperoleh nilai lebih besar. Sehingga SMA Negeri 1 Nunukan dinyatakan sebagai Juara 1 dalam Kompetisi Debat Demokrasi ke-3.

Sementara itu, Juara 3 dengan nilai 557 juga diraih oleh SMAN 1 Nunukan tim debating revolution, juara Hiburan jatuh kepada SMAN 2 Nunukan, sedangkan juara favorit diperoleh SMAN 1 Seimanggaris.

Guru pendamping SMAN 1 Nunukan, Dini Rosita Sari mengaku bangga dengan anak didiknya, dan merupakan pengalaman yang luar biasa bisa sampai di tahap akhir bahkan sampai 2 tim yang keluar dari SMA Negeri 1 bisa membawa pulang hadiah.

Dini juga berkata, dengan mengikuti lomba debat yang diadakan oleh Bawaslu, bisa mengajarkan anak-anak mengasa kemampuan pola pikir kritis terkait pemahaman melihat sisi pro dan kontra seperti apa.

“Karena konteknya politik dengan tema Pilkada, jadi anak muda yang beranjak remaja itu bisa lebih paham dinamika politik itu seperti apa. Terus menuju pilkada 2024 potensi terjadinya itu apa, jadi bisa berpikir kritis melihat segala macam dari segi sudut pandang dan edukasi politik seperti apa,” ucap Dini Rosita guru pendamping SMAN 1 Nunukan pada Final Debat di Lantai V Lantor Bupati Nunukan, Rabu (04/09/2024).

Dini juga berharap, semoga kedepannya Bawaslu atau mungkin OPD yang ada di Nunukan, akan terus mengadakan kegiatan debat secara rutin, karena kegiatan seperti ini dapat mendorong anak-anak berpikir kritis secara luar biasa, bisa debat dan berani untuk bersuara.

Dini menambahkan bahwa, SMAN 1 Nunukan aktif berpartisipasi pada lomba debat, pada tahun 2022 sempat ikut lomba debat Bawaslu kaltara dan juara. SMA Negeri 1 ini juga pernah ikut lomba debat bahasa Indonesia yang diadakan Kemendikbud seleksi hingga provinsi dan juara 1 Sekaltara, hingga tim yang sama diturunkan lagi pada lomba debat Bawaslu Nunukan dan akhirnya Juara 1 lagi.

(nam/nam)

Terima Hasil Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon Bupati dan Wabup, KPU Nunukan Akan Umumkan pada 5 atau 6 September 2024

NUNUKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nunukan telah menerima hasil pemeriksaan kesehatan 3 bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati Nunukan dan Wakil Bupati Nunukan.

Sebelumnya, ketiga Bapaslon tersebut melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit H. Jusuf SK, Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) pada tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2024.

Selaku Komisioner KPU Nunukan, Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, dan Pengumuman, Abdul Rahman mengatakan hasil pemeriksaan kesehatan 3 Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Nunukan telah diterima oleh KPU Nunukan. 

“Hasil pemeriksaan kesehatan 3 Bapaslon sudah diserahkan kepada kami KPU Nunukan per 2 September 2024,” sebut Abdul Rahman, Selasa (03/09/2024).

Lebih lanjut, Ia menjelaskan hasil pemeriksaan kesehatan tersebut akan diupload oleh KPU Nunukan dalam aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

“Hasil pemeriksaan kesehatan itu masuk dalam kelengkapan syarat calon, sehingga akan kami verifikasi, nanti tanggal 5 atau 6 September akan kami beritahukan hasil penelitian persyaratan administrasi calon,” ucap Abdul Rahman.

Sementara itu pada 6-8 September 2024, masuk tahapan perbaikan dan penyerahan persyaratan administrasi calon pengajuan calon pengganti oleh partai politik (Parpol) peserta Pemilu.

“Masa perbaikan itu mau dilihat apakah berkas fisiknya sesuai dengan dokumen yang diupload sebelumnya dalam Silon, Bapaslon diberikan masa tiga hari untuk memperbaiki administrasinya, kalau ada Bapaslon yang tidak memenuhi syarat, partai politik diminta untuk cari pengganti,” ungkapnya.

Adapun 3 Bapaslon Bupati dan Wabup Nunukan diantaranya, Andi M. Akbar-Serfianus yang mendaftar pada 27 Agustus, lalu Basri-Hanafiah tanggal 28 Agustus dan Irwan Sabri-Hermanus pada hari terakhir yakni 29 Agustus 2024.

(nam/nam)

Bapaslon Bupati dan Wabup Jalani Pemeriksaan Kesehatan, KPU Nunukan : Hasilnya Diserahkan pada 2 September

NUNUKAN – Pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati Nunukan dan Wakil Bupati Nunukan dilanjutkan 1 September 2024.

Komisioner KPU Nunukan Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, dan Pengumuman, Abdul Rahman mengatakan pemeriksaan kesehatan tahap pertama terhadap Bapaslon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota telah usai hari ini.

Pemeriksaan kesehatan untuk wilayah Kalimantan Utara dipusatkan di RSUD dr H Jusuf SK, Kota Tarakan.

“Pemeriksaan kesehatan dimulai hari ini dengan registrasi pukul 13.00 Wita. Bapaslon yang datang lebih awal, langsung dilayani oleh tim pemeriksaan kesehatan. Setelah registrasi Bapaslon diarahkan pendamping kesehatan RSUD ke ruangan yang sudah disiapkan,” kata Abdul Rahman, Jumat (30/08/2024).

Menurut Rahman, ada beberapa item pemeriksaan kesehatan Bapaslon yakni pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan narkotika, ASI, dan ASIST. Lalu, foto rontgen thorax, CT Scan, USG Abdomen, dan foto rontgen panoramic.

“Pemeriksaan itu dilakukan dengan metode Pit Stop, sehingga urutan pemeriksaan berjalan secara paralel. Selanjutnya pukul 15.00 Wita sampai selesai itu pelaksanaan MMPI dan pemeriksaan psikologi,” ucapnya.

Untuk hasil pemeriksaan kesehatan Bapaslon, kata Rahman akan diserahkan oleh tim kesehatan yang ditunjuk RSUD dr H Jusuf SK, Kota Tarakan pada 2 september 2024.

“Akan ada pemeriksaan kesehatan lanjutan tanggal 1 September 2024, jadi besok untuk Bapaslon dari Nunukan istirahat dulu,” ujarnya.

Diketahui tiga Bapaslon Bupati Nunukan dan Wakil Bupati Nunukan yang menghadiri pemeriksaan kesehatan di RSUD dr H Jusuf SK, Kota Tarakan yakni Andi Akbar-Serfianus, Basri-Hanafiah, Irwan-Hermanus.

(nam/nam)