Gandeng Mahasiswa, Pemprov Kaltara dan Ombudsman RI Kaltara Sosialisasi SP4N-LAPOR!

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan sosialisasi kepada mahasiswa Universitas Borneo Tarakan (UBT) tentang penggunaan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR), Selasa (12/9/2023).

Pemprov Kaltara dan Ombudsman RI Perwakilan Kaltara berkolaborasi dalam inisiasi sosialisasi ini untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam pengawasan pelayanan publik.

Tidak hanya itu, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) juga turut hadir sebagai salah satu leading sector dalam pengelolaan SP4N-LAPOR! di Kaltara.

Sosialisasi yang bertajuk “SP4N-LAPOR! Goes to Campus” dibuka oleh Staf Ahli Bidang Aparatur Pelayanan Publik dan Kemasyarakatan, Ir. H. Syahrullah Mursalin, M.P., dengan kehadiran Rektor UBT, Prof. Dr. Adri Patton, M.Si., dan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kaltara, Maria Ulfah, S.E., M.

Rektor UBT, Prof. Dr. Adri Patton, menyambut baik kegiatan ini karena diyakini bahwa mahasiswa pasti memiliki keluhan terhadap pelayanan yang ada di kampus.

“Rekan-rekan mahasiswa yang malu atau takut mengadukan pelayanan kampus, bisa melaporkan melalui aplikasi LAPOR! ini,” kata Adri Patton kepada mahasiswa.

Syahrullah Mursalin mengapresiasi terobosan kegiatan yang menyasar kaum intelektual sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi dalam pengawasan pelayanan publik.

Dalam sambutannya, diungkapkan bahwa hingga September 2023, telah tercatat 14 aduan yang masuk melalui aplikasi LAPOR!.

“Hanya ada 14 aduan yang masuk ke Kaltara melalui aplikasi ini. Jumlah ini kurang bisa menggambarkan kondisi pelayanan publik di Kaltara,” ucap Syahrullah Mursalin.

Lanjutnya, Syahrullah berharap agar mahasiswa dapat aktif mengawasi proses pelayanan publik di Kaltara, dengan harapan bahwa partisipasi mereka akan mendorong peningkatan kualitas pelayanan menuju arah yang lebih baik.

“Kita berharap kawan-kawan mahasiswa tetap mengawasi pelayanan publik yang ada, kalau ada pelayanan yang kurang bagus bisa diadukan melalui aplikasi LAPOR!,” tutup Syahrullah sebelum membuka kegiatan.

Sebagai informasi, dalam kegiatan ini Ombudsman RI Kaltara juga membuka gerai pelaporan dan konsultasi untuk mahasiswa UBT sebagai langkah untuk meningkatkan kesadaran publik dalam mengawasi pelayanan publik di Kaltara.

(dkisp)

“Mata Elok Terpadu” dan “Sekolah Desa”, Proper 2 Peserta PKN II Angkatan XII Tahun 2023 PUSLATBANG KDOD LAN RI Samarinda yang Dilaunching Bupati Nunukan

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid SE MM Phd didampingi kedua Reformer resmi melaunching dua proyek perubahan (proper) yang ditandai dengan penekanan Tombol, Kamis (14/09) di Lantai 5 Kantor Bupati Nunukan.

Launching Dua Proyek Perubahan PKN dengan judul”Mata Elok Terpadu” sebagai Project Leadernya Kepala BKPSDM H. Surai Dan ”Sekolah Desa” sebagai Project Leadernya Kepala DPMD Helmi Pudaaslikar yang merupakan proyeksi dari Peserta Pendidikan Kepemimpinan Nasional II Lembaga Administrasi Negara (PKN II LAN) angkatan XII tahun 2023 yang dilaksanakan Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Desentralisasidan Otonomi Daerah (Pusatlatbang dan KDOD) LAN Samarinda

Bupati Laura mengatakan bahwa inovasi dapat diartikan sebagai proses dan atau hasil pengembangan pemanfaatan / mobilisasi pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk, proses dan atau sistem yang baru, yang memberikan nilai yang berarti.

” Dari definisi inovasi ini, maka dapat kita pahami bahwasannya sebuah inovasi terwujud dari sebuah semangat perubahan, pengembangan dalam rangka untuk memperbaiki sebuah produk, proses ataupun sistem sehingga output dan outcome-nya adalah nilai yang memberi manfaat lebih,” ujar Laura

Menurutnya dua Inovasi yang diluncurkan pada hari ini lahir dari semangat perubahan dari dua peserta Pendidikan Kepemimpinan Tingkat II Kabupaten Nunukan, keinginan dan motivasi yang tinggi ini patut diapresiasi sebagai sebuah upayanya untuk memperbaiki pelayanan.

“Hari ini kita diperkenalkan dengan 2 proyek perubahan yaitu “mata elok terpadu”, dan

“ sekolah desa”. “Mata Elok Terpadu” merupakan Akronim dari “Model Tata Kelola Data Kepegawaian terpadu”, sebuah proyek perubahan yang digagas oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Nunukan H. Sura’i. “Mata Elok Terpadu”adalah sebuah aplikasi pelayanan administrasi kepegawaian berbasis Web dengan mengakses alamat website yang sudah ditetapkan, ASN sebagai pengguna dapat dengan mudah mengakses Informasi tentang data kepegawaiannya”, ujarnya.

Menurutnya dengan “Mata Elok Terpadu”, sistem informasi data manajemen kepegawaian diselenggarakan secara cepat, tepat dan akurat yang tujuannya adalah untuk mendukung kebijaksanaan manajemen ASN terutama dalam mendukung pembinaan, pengembangan dan kesejahteraan ASN.

Laura juga menjelaskan terkait dengan inovasi gagasan kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Helmi Pudaaslikar yang bernama “ Sekolah Desa”.

“Sekolah desa ini merupakan sebuah model atau pendekatan pembelajaran berbasis masyarakat untuk mewujudkan perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang kompeten dalam melaksanakan tugas dan fungsinya masing – masing.

Dengan metode pembelajaran jarak jauh dan tatap muka, menurutnya Sekolah Desa memiliki target jangka pendek diterapkan secara digital pada 20 desa di wilayah Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik, dan penerapan secara klasikal pada 89 Desa Pilot di Krayan.

Laura percaya dari hadirnya Ide dan gagasan dari kedua proyek perubahan

baik dalam rangka memperbaiki kualitas layanan pemerintah dan dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia, Inovasi tersebut lahir dari adanya kebutuhan, kebutuhan tersebut bisa saja timbul dari adanya permasalahan yang dihadapi, adanya teknologi baru, adanya kebijakan baru, atau adanya rencana pengembangan dari berbagai latar belakang dilakukannya proyek perubahan tersebut.

“Saya berharap dengan hadirnya “Mata Elok Terpadu”dan “Sekolah Desa”ini maka kebutuhan ataupun permasalahan yang ada dapat terpecahkan sehingga kualitas pelayanan dapat semakin ditingkatkan dan kehadiran pemerintah dapat semakin dirasakan masyarakat”, Ujarnya.

Menutup sambutannya Laura menaruh harapan agar kiranya kedua proyek perubahan tersebut menjadi Inovasi yang dinamis, dapat terus terpelihara dengan baik sembari terus mengikuti perkembangan.

Laura mengatakan sudah banyak Inovasi dari Kabupaten Nunukan yang lahir dari pendidikan dan pelatihan kepemimpinan yang masih bermanfaat hingga saat ini karena konsistensinya yang terjaga, manfaatnya yang sangat dirasakan, serta dilengkapi dengan Milestone /Tahapan yang terukur untuk pengembangannya.

Sebagai bentuk dukungan diakhiri acara Bupati Nunukan beserta kepala OPD, Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Nunukan yang hadir dapat memberikan dukungannya atas kedua proyek perubahan tersebut dengan membubuhkan tanda tangan

(Prokompim)

Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan Hadiri Rakornas Kader PKK Se-Indonesia di Jakarta

NUNUKAN – Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan Hj. Sri Kustarwati Hanafiah, bersama ketua TP PKK Se-Indonesia menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kader PKK dan 10 Program Pokok PKK tahun 2023 di Ballroom Bidakara Jakarta, Senin (11/09/2023).

Rakornas dibuka Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian dan turut dihadiri Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian. Rakornas PKK tahun 2023 mengusung tema “Terus Berkontribusi Untuk Indonesia Maju.” Gelaran Rakornas ini fokus pada upaya akselerasi program PKK untuk mencapai rencana induk gerakan PKK 2021-2024.

Sri Kustarwati, usai mengikuti Rakornas mengungkapkan beberapa poin penting yang telah dipaparkan dari Ketua Umum Kementerian/Lembaga dalam mensinergikan program PKK. Rakornas ini disebutkannya bertujuan agar tersosialisasikannya kebijakan kelembagaan dan program kerja PKK hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) secara operasional kepada daerah.

“kegiatan ini juga untuk mengintegrasikan perencanaan dan pelaksanaan 10 program Pokok PKK, serta terwujudnya hubungan yang harmonis antara TP PKK Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota,” ungkapnya.

Sri Kustarwati menyampaikan bahwa TP PKK Nunukan memiliki komitmen dalam menjalankan program dengan mengoptimalkan peran kader hingga ke tingkat kelurahan, kampung dan dasawisma. Tentu dengan dukungan pemerintah daerah dan seluruh organisasi perangkat daerah sebagai mitra kerja PKK.

“Tentu apa yang menjadi harapan PKK pusat, menjadi komitmen dan perhatian kita di daerah dalam menjalankan 10 program pokok PKK,” tandasnya.

Turut hadir dalam Rakornas, Ketua TP PKK Provinsi, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota Se-Indonesia, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Se-Indonesia.

(Prokompim)

Resmikan Kampung Anti Narkoba di Kelurahan Nunukan Utara, Bupati Nunukan Apresiasi inisiasi Polres Nunukan

NUNUKAN – Kampung Tangguh Anti Narkoba resmi diluncurkan oleh Kapolres Nunukan, AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H sebagai trobosan kreatif dan sarana untuk membina masyarakat agar turut serta dan berperan aktif dalam melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba yang ada di Kabupaten Nunukan.

Posko kampung tangguh anti narkoba didirikan di Jl. Pendidikan Rt.04 Kel. Nunukan Utara, Kab. Nunukan, Selasa (12/09/2023)pagi.

Peresmian kampung tangguh anti narkoba ditandai dengan pemotongan pita dan dilakukan tanda tangan komitmen bersama Bupati Nunukan dan Kapolres Nunukan serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kapolres Nunukan AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H menyampaikan latar belakang dibentuknya kampung tangguh anti narkoba sebagai upaya masyarakat untuk selalu mendukung gerakan anti narkoba.

“Selain Polres Nunukan kami juga menggandeng stake holder terkait, untuk nembantu upaya dalam melakukan pencegahan peredaran narkoba diantaranya BNN, Dinkes dan semua komponen masyarakat dapat bekerja sama mewujudkan masyarakat bebas narkoba,” ujar Taufik.

Kemudian, saat di wawancarai selaku Kapolres Nunukan juga mengatakan kedepannya kampung anti narkoba ini bisa membantu kinerja aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya.

“Kita berharap kedepannya dengan diresmikan kampung anti narkoba bisa mengurangi adanya penyalahgunaan dan peredaran narkoba serta mencegah masuk dan keluarnya narkoba dari wilayah Malaysia melalui transit Nunukan,” ujar Taufik

Selanjutnya Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid S.E., M.M.,Ph.D. dalam sambutannya juga menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Kapolres Nunukan beserta jajaran kepolisian atas diresmikannya kampung tangguh anti narkoba

“semoga tetap menjadi komitmen kita bersama-sama dangan tekad untuk memerangi penyalahgunaan narkoba dan obat-obat terlarang di wilayah Kabupaten Nunukan,” ujar Laura.

Pada saat diwawancarai, Bupati Nunukan juga mengatakan kampung tangguh anti narkoba adalah contoh untuk daerah-daerah lain yang ada di kabupaten nunukan untuk bisa mengikuti dan berinovasi.

“Mudah-mudahan dengan adanya trobosan ini bisa menjadi contoh di Rt-Rt masing-masing untuk dapat mengikuti dan bisa berinovasi sehingga permasalahan narkoba bisa kita atasi,” tutup Laura

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Nunukan, Kapolres Nunukan, BNN Nunukan, DANLANAL Nunukan, unsur Forkopimda, Kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda yang ada di Kab. Nunukan.

(Wan)

Ilham Zain Bagikan Pengalaman Jurnalistik di Tribun Kaltara Goes to School 2023

TANJUNG SELOR – Media Tribun Kaltara menggelar kegiatan Goes to School dengan tema Jurnalistik Kreatif dan Succes Story di Gedung SMA Negeri 1 Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Rabu (6/9/2023).

Seperti diketahui, Tribun Kaltara akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-3 pada 18 September 2023.

Dalam rangka merayakan hari jadinya, Tribun Kaltara mengadakan sejumlah kegiatan menarik, salah satunya adalah “Goes to School” bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Provinsi Kaltara.

Dalam sambutannya, Kepala DKISP Kaltara, Ilham Zain, S.Sos., M.A.P, mengungkapkan apresiasi kepada Tribun Kaltara atas inisiatif penyelenggaraan acara ini.

Ia mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para pelajar dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan jurnalistik mereka.

“Media massa merupakan salah satu pilar demokrasi, sehingga sangat penting bagi para pelajar untuk memahami cara membuat berita yang baik dan benar,” ujar Ilham Zain.

Ilham Zain juga memberikan pesan kepada para pelajar agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk belajar dan mengembangkan diri.

“Semoga kelak dapat menjadi jurnalis yang profesional dan berkualitas di masa depan,” tandasnya.

Sebagai informasi, Goes to School 2023 diikuti oleh 200 pelajar SMA/SMK sederajat di wilayah Tanjung Selor. Para pelajar akan mendapatkan materi tentang jurnalistik kreatif dan sukses story.

Acara diisi dengan materi jurnalistik kreatif dan menarik dari redaksi Tribun Kaltara, termasuk Manager Of Content Tribun Kaltara, Sumarsono.

Ada juga Kepala DKISP Ilham Zain, Supervisor Mobile Consumer Operations Telkomsel Berau, Dewan Setiyanto, serta Corporate Communication Supervisor PT. PKN, Kun Prayogie Herlambang, S. Ikom.

Para pelajar juga melakukan praktik jurnalistik di lapangan dengan bimbingan dari jurnalis Tribun Kaltara untuk membuat berita, foto, dan video.

Acara Tribun Kaltara Goes To School Tahun 2023 ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi para pelajar untuk belajar dan mengembangkan diri di bidang jurnalistik.

(dkisp)