Meriah dan Mengharukan, Pentas Seni dan Pelepasan TK Pembina Nunukan Selatan Angkatan XIX Warnai Akhir Tahun Ajaran 2024–2025

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Ir. Jabbar menghadiri acara Pelepasan dan Pentas Seni Akhir Tahun TK Pembina Nunukan Selatan Angkatan XIX Tahun Ajaran 2024–2025, yang digelar pada Kamis (12/6/2025).

Suasana ruang pertemuan lantai V Kantor Bupati Nunukan tampak semarak, dihiasi dengan dekorasi balon warna-warni dalam berbagai bentuk. Keceriaan dan gelak tawa anak-anak TK Pembina Nunukan Selatan menghiasi ruangan. Mereka tampil dengan pakaian adat dari berbagai suku, siap menunjukkan bakat di atas panggung.

Beragam pertunjukan seni ditampilkan oleh para murid, mulai dari tarian daerah, tarian kreasi, paduan suara, pertunjukan perkusi, hingga hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Plt. Sekda Ir. Jabbar menyampaikan ucapan selamat kepada para orang tua dan wali murid yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di TK Pembina.

“Anak-anak adalah aset paling berharga bagi orang tua, juga merupakan aset penting bagi bangsa dan negara. Di tangan merekalah masa depan bangsa akan diteruskan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pesan Bupati Nunukan agar seluruh orang tua memberikan bekal ilmu, adab, dan karakter yang kuat kepada anak-anak sejak dini.

Pada kesempatan tersebut, Plt. Sekda juga menyerahkan ijazah kepada para murid yang telah menyelesaikan pendidikan di Taman Kanak-kanak dan akan melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Kabupaten Nunukan, Bunda PAUD Kabupaten Nunukan Ny. Andi Anisa Muthia Irwan Sabri, Ketua Pokja Ny. Andi Syamsidar Jabbar, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan Ahmad, Kepala Bappeda Litbang Iwan Kurniawan, Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, instansi vertikal, dan Camat Nunukan Selatan.

(PROKOMPIM)

Acara Pelepasan 201 Siswa Siswi PAUD Se-Kecamatan Nunukan Selatan di Kantor Bupati Nunukan

NUNUKAN – Gebyar suasana gembira bercampur haru terpancar dari pentas seni dan pelepasan gabungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Se-kecamatan Nunukan Selatan yang berlangsung dengan hikmat dan penuh keceriaan dari para anak anak PAUD dan orang tua dan para guru, serta undangan yang datang, di Lantai V Kantor Bupati Nunukan, Selasa 10 Juni 2025.

Berbagai tampilan tari dan lagu pun disuguhkan dari anak anak PAUD seperti Tari Dayak Kreasi yang di bawakan PAUD Tunas Pertiwi, Tari Nirmala dari PAUD Al Farizih, Tari Zapin oleh PAUD Nur Kasih, Tari Menanam Jagung dari TK Baitul Izza, nyanyian lagu Guruku Tersayang di bawakan PAUD Mutiara Insani, lagu Terimakasih Guru oleh PAUD Tunas Pertiwi.

Adapun jumlah anak-anak PAUD yang diwisuda yaitu PAUD Wisma Ceria berjumlah 96 peserta didik, 43 Laki-laki dan 53 Perempuan, PAUD Al Farizih II 17 Peserta Didik, Tk Baitul Izza dengan 6 peserta didik, PAUD Nur Kasih berjumlah 25 peserta didik, PAUD Al Farizih 1 sebanyak 18 peserta didik, PAUD Tunas Pertiwi sebanyak 17 peserta didik, PAUD Mutiara Insani 4 peserta didik, PAUD Al Hidayah 12 peserta didik.

Kabid PAUD dan dan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan Marlia membacakan sambutan tertulis Bupati Nunukan, mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh anak anak PAUD dan TK yang telah diwisuda dan akan melanjutkan pendidikan ke bangku Sekolah Dasar (SD).

PAUD adalah jenjang pendidikan pertama yang telah mereka lalui, sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. kemampuan baca tulis dan berhitung bukan sesuatu yang wajib diajarkan di bangku paud, karena yang paling penting untuk ditanamkan kepada mereka adalah kemampuan untuk bekerja sama, mengendalikan emosi, kemampuan motorik, dan interaksi sosial, termasuk bahasa dan seni.

“Saya yakin akan tertanam kuat di dalam hati dan pikiran mereka, sehingga mereka akan lebih mudah beradaptasi dan menerima pelajaran ketika mereka sudah menempuh jenjang pendidikan di sekolah dasar.” Tuturnya.

Lanjut Marlia mengajak para orang tua dan para guru mewarnai anak anak didiknya dengan sesuatu hal yang positif, karena menurutnya ibarat kertas putih yang masih bersih.

” Ajari mereka dengan ilmu dan adab, dan tumbuhkan di dalam hati mereka rasa percaya diri yang tinggi, supaya kelak mereka bisa menjadi generasi yang kuat, tangguh, dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa.”Lanjutnya.

Karena anak–anak adalah aset paling berharga bagi bangsa dan negara, Kabid PAUD Marlia meminta agar orang tua dalam memasukkan anak anak di paud dan nantinya yang melanjutkan ke sekolah dasar yang telah di akreditasi, karena di pundak merekalah nantinya akan dipercayakan masa depan bangsa dan negara.

(PROKOMPIM)

Persiapan Tuan Rumah Nunukan Gelar Porwada II Kaltara 2026 Ajak Jurnalis se-Kaltara ke Garis Batas Negara Terdekat

NUNUKAN – Persiapan Kabupaten Nunukan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Daerah (PORWADA) II Kalimantan Utara (Kaltara) tahun 2026 semakin dimatangkan.

Terbaru, Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI) Nunukann telah menggelar rapat persiapan komprehensif, membahas mulai dari venue pertandingan hingga akomodasi peserta.

Dalam rapat dihadiri oleh seluruh pengurus SIWO PWI Nunukan yang digelar jumat (30/5) malam, materi rapat fokus pada kesiapan fasilitas dan akomodasi untuk menyambut para jurnalis se-Kaltara yang akan melibati perhelatan ini.

Ketua SIWO PWI Nunukan, Alamsyah memastikan dalam PORWADA II di Nunukan kali ini ditetapkan sebanyak sembilan cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Lima di antaranya yang akan dipusatkan di Gelanggang Olahraga (GOR) Dwikora Nunukan, meliputi Futsal, Tenis Meja, Domino, Catur, dan E-Sport.

“Atas pertimbangan efisiensi dan kemudahan akses, pertandingan lima cabang olahraga, masing-masing Futsal, Tenis Meja, Domino, Catur, dan E-Sport akan kita pusatkan di GOR Dwikora Nunukan.,” ujar Alamsyah dalam laporan internal.

Sedangkan empat cabang olahraga lainnya akan diselengga pada beberapa lokasi terpisah. Misalnya Cabang olahraga Atletik yang akan memanfatkan fasilitas yang ada di Stadion Dwikora Nunukan. Cabang olahraga Bulutangkis menggunakan Gedung Putra Tunggal yang berada di kawasan Pangkalan POSAL. Sedangkan Rumah Biliar Next Pool/Lenfin menjadi pilihan untuk menyelenggarakan pertandingan Cabang Olahrga Biliar.

Cukup menarik, untuk pertandingan jenis lomba non-olahraga, yakni lomba jurnalistik, lomba fotografi, dan Berita Radio akan dilaksanakan di Pulau Sebatik. Tempat yang dipilih untuk pelaksanaan lomba tersebut merupakan ikon-ikon daerah perbatasan. Masing-masing adalah kawasan sekitar patok perbatasan negara, hutan Mangrove serta Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Pilihan tempat lomba yang digelar di Pulau Sebatik, menurut Alamsyah bertujuan untuk menghadirkan pengalaman unik yang akan diperoleh.dari sebuah wilayah yang berada di batas dua negara yang berdekatan.

“Pengalaman unik yang akan didapatkan, tidak hanya diperoleh para wartawan yang menjadi peserta lomba. Juga rekan-rekan jurnalis lainnya yang mungkin untuk pertama kali melihat laangsung dari dekat seperti apa rupa sempadan dua negara asing yang bertetangga,” ujar Alamsyah.(*)

Sekolah Parlemen GEN-Z For Indonesia Resmi Ditutup Gubernur Zainal A Paliwang

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus menghadiri acara penutupan sekolah parlemen GEN-Z For Indonesia yang ditutup langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang bertempat di ruang pertemuan lantai V Kantor Bupati Nunukan, Kamis (29/05/2025). 

‎Acara tersebut mengusung tema” Menyiapkan Generasi Muda, Mengisi Pembangunan Politik Kebangsaan”.

‎Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur kaltara Zainal Arifin Paliwang SH M Hum, Anggota DPR RI Hj Rahmawati SH, Wakil Bupati Nunukan Hermanus S Sos , Plt. Sekda Kab. Nunukan Ir H Jabbar M Si, Ketua Bawaslu Kab. Nunukan Mochammad Yusran, Kepala Kadis Pemuda dan Olah Raga Prov. Kalimantan Utara Yosua Batara Payangan, Ketua DPD KNPI Kab Nunukan Ramdan SH, perwakilan Forkopimda Kabupaten Nunukan, Rektor Universitas Kaltara Didi Adriansyah, ketua Gen Z For Indonesia Fransiskus Jefri, tokoh adat, tokoh agama, dan segenap tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Nunukan Hermanus menyampaikan bahwa sekolah parlemen merupakan bentuk nyata dan komitmen dalam mendukung pendidikan politik bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan sistem demokrasi dan proses legislatif maupun eksekutif secara mendalam kepada mahasiswa dan pemuda yang memiliki ketertarikan terhadap dunia politik dan pemerintahan.

‎Seperti kita ketahui bersama, menurut Hermanus kerja-kerja pembangunan yang dilakukan pemerintah tidak akan berjalan optimal tanpa sinergi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

” Kita perlu berpikir dan bertindak bersama, bergotong-royong menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa secara kolektif.
‎Dengan tema “Gadget for Indonesia”, Sekolah Parlemen tahun 2025 ini sangat relevan dengan tantangan zaman. Di era digital, pemuda harus mampu menggunakan teknologi secara cerdas dan bijak untuk mendukung perubahan yang positif bagi bangsa.” Jelasnya.

‎Lanjut dikatakan kegiatan ini bukan hanya tempat belajar, tetapi juga menjadi wahana untuk mencetak calon legislator dan pemimpin masa depan yang aspiratif, jujur, berintegritas, kompeten, dan anti korupsi.

‎”Sebagai generasi muda, ada amanah besar di pundak kita untuk ikut menentukan arah kemajuan bangsa. Tak heran jika pemuda disebut sebagai agent of change – agen perubahan”, tambahnya.

‎Hermanus berharap peran pemuda harus diwujudkan melalui bidang dan keahlian masing-masing, sehingga perubahan ke arah yang lebih baik dapat segera terwujud.

” Kami berharap, melalui kegiatan ini, para peserta dapat memperoleh pengalaman berharga, membentuk karakter kepemimpinan, dan siap menjadi bagian dari perubahan positif untuk masa depan Indonesia. Mari kita siapkan diri menjadi generasi yang unggul, cerdas, berintegritas, dan berwawasan luas, menuju Indonesia Emas 2045″, pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang

Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang juga menyampaikan bahwa Sekolah Parlemen Gen-Z Kaltara For Indonesia ini sebuah program yang menjadi wadah yang sangat penting bagi generasi muda untuk memahami lebih dalam mengenai proses demokrasi, sistem pemerintahan, serta pentingnya berpikir kritis dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

” Inisiatif seperti ini luar biasa, karena memperkenalkan generasi muda sejak dini kepada dunia politik dan tata kelola pemerintahan – baik legislatif, eksekutif, maupun yudikatif. Bekal ini penting agar mereka mampu berkontribusi, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga di tingkat nasional bahkan internasional”, ucap Gubernur Zainal.

Zainal menyakini dari sekian banyak peserta yang hadir, akan muncul satu, dua, atau bahkan lebih yang akan menjadi pemimpin besar di masa depan.

‎” Perubahan besar dalam sejarah bangsa ini selalu dimulai oleh pemuda. Kita mengenal nama-nama besar seperti Bung Karno, Bung Hatta, dan Sutan Sjahrir dan semuanya memulai perjuangan mereka di usia muda, dengan semangat dan tekad yang kuat demi kemajuan bangsa”, tambahnya.

‎lanjut dikatakanny Kalimantan Utara adalah provinsi yang sangat kaya, memiliki kekayaan alam yang luar biasa: perikanan, hutan, karbon, dan sumber daya lainnya. Kalimantan Utara juga strategis dari sisi letak geografis dan memiliki keragaman budaya yang menjadi kekuatan tersendiri. Namun, semua potensi ini tidak akan bermakna jika tidak dikelola dengan bijak, dan ini tentu membutuhkan keterlibatan aktif dari generasi muda.

‎”Saya sering menyebut Kalimantan Utara sebagai “serpihan surga” yang dianugerahkan Allah SWT. Mau cari apa saja, ada di sini. Tapi kalau generasi mudanya hanya berpangku tangan, pasif, dan tidak memiliki semangat, maka kekayaan ini tidak akan membawa manfaat bagi daerah kita”, ungkapnya.

‎Oleh karena itu, Zainal mengajak generasi muda Kalimantan Utara untuk bangkit, belajar, dan menguasai teknologi dan informasi, sebagaimana disampaikan oleh Rektor Universitas Kaltara. Dunia telah berubah. Informasi dapat diakses dari mana pun, bahkan dari ujung dunia sekalipun.

‎Demokrasi yang sehat, menurut Zainal membutuhkan pemuda yang berani bersuara.

“Namun, suara yang paling didengar adalah suara yang santun, berbasis pengetahuan, dan disampaikan dengan tanggung jawab. Jangan takut untuk menyampaikan kritik asal dilakukan secara santun dan berdasarkan data yang valid”, harapnya.

‎Dalam laporannya, Ketua Bawaslu Nunukan Mochammad Yusran menyampaikan Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara KNPI Provinsi Kalimantan Utara dan KNPI Kabupaten Nunukan. Sebuah gagasan besar bersama yang bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda , khususnya Gen-Z, agar siap menghadapi kontestasi Pemilu 2029.

‎” Harapannya pada 2029 nanti, generasi muda sudah mampu mengambil peran aktif – baik sebagai calon legislatif maupun sebagai pemilih yang cerdas. Mereka harus bisa mempersiapkan diri dengan baik agar mampu berkontestasi secara sehat dan berkontribusi positif dalam pelaksanaan pemilu”, ungkap Yusran.

‎Dalam penjelasannya,Yusran menyampaikan kegiatan Sekolah Parlemen ini melibatkan peserta sebanyak 50 orang yang berasal dari organisasi kepemudaan, partai politik, termasuk organisasi sayap kepemudaan dari beberapa partai, diantaranya dari Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, Partai Hanura, Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Selain dari partai politik, Yusran juga menyampaikan peserta juga berasal dari organisasi pemuda seperti, KNPI, GMMI, HMI, GMKI, LMND dan IMN. Organisasi-organisasi ini telah berperan aktif dalam pembangunan bangsa, khususnya di Kabupaten Nunukan.

‎”Ke depan, kami berharap program ini dapat terus dikembangkan, termasuk melaksanakan Sekolah Parlemen dengan cakupan yang lebih luas dan jangka waktu yang lebih panjang”, pungkasnya.

‎‎Ketua Gen-Z For Indonesia Kalimantan Utara Fransiskus Jefri pada kesempatan ini menyampaikan bahwa perlu dipahami bahwa Pemilu 2029 memiliki tantangan tersendiri, termasuk kemungkinan perubahan regulasi melalui kodifikasi undang-undang pemilu dan pemilihan.

” Untuk itu, penting bagi kita untuk mendorong peran serta generasi muda dalam memperkuat demokrasi dan proses politik di Indonesia. ‎Melalui kegiatan ini, para peserta kami kenalkan dengan tugas dan fungsi parlemen”, ungkap Jefri.

(PROKOMPIM)

Wabup Hermanus Turut Saksikan Pelepasan Kontingen Pramuka ke Tawau, Wabup Hermanus : Saya berharap para anggota pramuka dapat menimba ilmu dan pengalaman

NUNUKAN – Harapan tersebut disampaikannya pada saat menghadiri pelepasan kontingen Pramuka Kalimantan Utara (Kaltara) yang akan berangkat ke Tawau Malaysia mengikuti kegiatan Antarabangsa Nusantara Tahun 2025. 

Pelepasan tersebut ditandai dengan penyerahan bendera pataka dari Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kaltara Hj Rachmawati kepada Ketua Harian Kwarda Kaltara Yosua Batara, yang dilaksanakan di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kamis 29 Mei 2025.

Karena keikutsertaan Kabupaten Nunukan Wabup Hermanus berharap dapat memanfaatkan momentum jambori tersebut untuk dapat menimba ilmu dan pengalaman, menambah wawasan serta menjalin pertemanan yang seluas luasnya.

“Ini merupakan kesempatan emas untuk memperkenalkan keramatamahan, budaya, serta prestasi kita kepada masyarakat Malaysia.” Harapnya.

Dalam sambutan tertulis Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kaltara Hj Rachmawati berpesan agar para peserta pramuka menjaga nama baik bangsa Indonesia, daerah Kaltara dan daerah masing-masing, menjadi pribadi yang aktif, disiplin, sopan dan terbuka terhadap pengalaman dan perbedaan budaya, menjalin persahabatan dan kerja sama dengan sesama peserta dari berbagai negara sebagai bentuk nyata dari semangat persatuan dan persaudaraan antarbangsa, dan senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan diri serta mematuhi arahan para pembina dan pendamping.

Adapun yang berpartisipasi dalam kegiatan Daerah Gerakan Pramuka Jambori Antarabangsa Nusantara Tawau Kali ke-3 di Kem Pengakap Tiku Tawau, Sabah Malaysia yang dilaksanakan tanggal 29 Mei hingga 2 Juni 2025, peserta sebanyak 144 orang, terdiri dari Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara sebanyak 14 orang, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bulungan 7 orang,

Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Nunukan 121 orang, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Tana Tidung 2 orang.

Kegiatan yang akan diikuti diantaranya Majlis Malam Indaba dan Reuni Giwell, Pembukaan dan Penutupan Jambori, olahraga persahabatan, kegiatan halang rintang Pengakap dan pentas seni.

(PROKOMPIM)