TNI Polres Bersinergitas Persiapan Menjelang Pemilu 2019

Berandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)-Polres Nunukan bersama Satgas Pamtas Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 613/RJA melaksanakan Apel bersama di Mako Satgas Pamtas Yonif 613/ RJA, Rabu (19/12/18) Pagi tadi.

Apel bersama dilakukan dalam rangka Sinergitas TNI POLRI di Kabuaten Nunukan dengan mengusung Tema “Jiwa Raga TNI Polri untuk Bangsa dan Negara”.

Dalam Amanatnya, Kapolres Nunukan, AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH mengatakan Apel bersama yang dilaksanakan ini agar TNI dan Polri solid dalam mengemban tugas agar situasi kamtibmas menghadapi Pileg dan Pilpres 2019 tetap Kondusif.

Lanjutnya, agar TNI dan Polri jangan sampai ada konflik karena kita semua adalah saudara. Pedomani dan laksanakan ajaran Agama agar para personil TNI dan Polri tidak melanggar dan Pedomani sumpah janji Organisasi dalam Pelaksanaan tugas sehari-hari.

Teguh mengatakan, Kesiapan pengamanan Pileg dan Pilpres 2019, Polri dan TNI di harapkan solid menjaga kerja sama dalam pengamanan Pesta Demokrasi Pemilu Pileg dan pilpres.2019.

“Polri dan TNI di harapkan menjadi dinamisator di tengah masyarakat dalam menjaga dan memelihara keamanan yang merupakan tanggung jawab bersama. TNI-POLRI juga di harapkan menjadi Cooling Sistem untuk mendinginkan situasi yang Aman kondusif bersama -sama seluruh Komponen masyarakat,” Ujar Teguh dalam Sambutannya.

Kegiatan itu dihadiri, Danyon Pamtas 613/RJA. Letkol Inf. Fardin Wardhana, Wakapolres Nunukan, Kompol Imam Muhadi, Danki Brimob Kompi 3 Batalyon A Pelopor, Iptu Budi Utomo, Perwira Satgas Pamtas 613/RJA, Perwira Polres Nunukan, Personil Satgas Pamtas 613/RJA, Personil Brimob Nunukan, Personil Polres Nunukan.

Usai Apel bersama Kapolres Nunukan bersama Dansatgas foto bersama didampingi Para perwira TNI POLRI, dilanjutkan Ramah Tamah Coffe Morning.(***)

BNN Pusat dan BNNK Nunukan Ajak Masyarakat Sebatik Lakukan Pencegahan Penyalagunaan Narkotika Melalui FGD

Berandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)-Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan melakukan kegiatan Diseminasi Informasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Forum Group Discussion di Kantor Desa Maspul Jl. Maspul RT. 03 Dusun Rawa Jadi Kecamatan Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan, Kaltara, Rabu (19/12/18).

Kegiatan yang mengangkat tema “Kita Bisa Cegah, Bersama Memulai Dari Desa Menuju Indonesia Bersih Narkoba.”

Pada kesempatan itu, Deputi Pencegagan BNN RI Irjen Pol Drs. Ali Johardi, SH, MH, mengatakan, Narkoba masuk Desa, secara Geografis yang terbuka menyebabkan narkoba mudah masuk dan menyebar diwilayah Indonesia, Rabu (19/12/18).

Ali Johari menuturkan Kerugian yang timbul akibat penyalahgunaan narkoba mencapai 63,1 Triliun Rupiah (biaya privat dan sosial).

“Berbagai modus operandi dan variasi narkoba yang terus berkembang,” Kata Ali.

Ia melanjutkan, Narkoba sebagai mesin pembunuh masal/ Silent Killer yang merusak fungsi kinerja otak, fisik dan emosi.

“Desa sebagaimana diatur dalam Undang – Undang No. 6 Tahun 2014 mempunyai wewenang dalam membina masyarakat Desa untuk berhak mendapatkan pengayoman serta perlindungan dari gangguan ketenteraman termasuk penyalahgunaan narkoba,” Kata Ali.

Selain itu, Deputi Rehabilitasi BNN RI, Dra. Yunis Farida Oktoris, M.Si, juga menyampaikan, Aktifitas Desa yaitu melakukan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIA).

“Membentuk relawan anti narkoba, Membentuk agen pemulihanyang terdiri dari Babinsa, Babinkamtibmas, Rumah Sakit, Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Bidan Desa dan Karang Taruna,” kata Farida.

Disampaikannya agar Desa Bentuk keterlibatan masyarakat, seperti Karya Bakti dan berbagai kegiatan keagamaan, Penyiapan sasaran, mengidentifikasi sasaran untuk dilaporkan kepihak aparat terkait, dan Menjaga stamina dengan sering berolah raga.

Kepala BNNK Nunukan Kompol Lamuati, SH melalui Humas BNNK Nunukan Zaenal Arifin, S. KM menyimpulkan, Kegiatan diseminasi Informasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba melalui kampanye di Kantor Desa Maspul Kecamatan Sebatik Tengah, merupakan kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan cara berbagi ilmu pengetahuan dan mendiskusi ke berbagai kalangan masyarakat termasuk media massa yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.

Lanjut Zaenal, Forum Group Discussion (FGD) bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pejabat dan masyarakat bahwa pentingnya peran aparat Kecamatan dan Desa Serta masyarakat terkait bahayanya narkoba.

“Pulau Sebatik menjadi sorotan bagi pemerintah pusat terkait dengan maraknya peredaran narkoba yang diselundupkan dari Negara luar dan dalam jumlah yang besar, jadi Perlu adanya perhatian khusus dengan memperketat pengawasan diberbagai jalur tikus untuk mengantisipasi penyelundupan narkoba,” Jelas Zainal.

Kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dihadiri Para Camat se Pulau Sebatik, Danramil 0911-02/Sebatik, Kapolsek Sebatik Timur, Akp Susilo, SE, Kapolsek Sebatik Barat, Danki Satgas Marinir Sebatik, Danpos Lanal Sei Pancang, Danpos Marinir Sei Pancang, Kepala puskesmas Sebatik, Kepala KUA Sebatik, Kepala Sekolah SMPN 1 Sebatik Tengah, Kepala Sekolah SMAN 1 Sebatik Tengah dan Para Ketua RT se Desa Maspul serta para Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Sebatik.(***)

Pedagang Menjerit, Ayam Potong di Nunukan Langkah

Berandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)-Kelangkaan daging ayam potong membuat sejumlah pedagang tidak berjualan selama 10 hari di karenakan pasokan ayam potong lokal tidak mampu memenuhi bagi kebutuhan masyarakat Nunukan.

Mitra yang merupakan program pemerintah pemasok ayam potong lokal tak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat nunukan.

Sementara pasokan ayam potong dari pare-pare, Sulsel telah disetop oleh pemerintah Nunukan.

Salah satu pedagang Ayam Potong, Jedi ketika ditemui Berandankrinews.com di Pasar Inhutani, mengatakan telah 10 hari tidak berjualan ayam, lantaran ayam di Mitra tidak ada.

“Kami baru hari ini jualan pak, ini pun ayam dari Tawau, hanya berapa saja ekor saja kami beli karena harganya pak tinggi,” jelas Jedi.

Ia menuturkan, kita ini membeli dari Tawau Rp.35.000, sedangkan di Mitra kita mendapatkan harga Rp.26.000.

“Mau tidak mau pak kita jual mahal juga 38.000, karena kita beli dari Tawau 35.000. Sedangkan Mitra berikan kami harga 26.000, tapi selama tidak ada ayam nih pak mampud kita,” kata Jedi.

Jedi mengatakan menjelang Natal dan Tahun baru Ayam Potong tetap ada, sekarang masih kecil-kecil.

“Mungkin tanggal 21 Desember ini sudah ada pak,” kata Jedi.

Ketika Berandankrinews.com mencoba konfirmasi ke Dinas Perdagangan, yang ingin ditemui tidak berada ditempat. (**/WIN66).

Tidak Ada Lonjakkan Penumpang, Pelni Tingkatkan Pelayanan

Berandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)-Arus Mudik menjelang Natal dan Tahun Baru seluruh armada baik Laut maupun Udara akan dipenuhi para pemudik yang akan merayakan Natal maupun pergantian Tahun Baru di Kampung halaman.

Namun kebanyakan yang menjadi jalur transportasi yang mudah, murah dan aman, para pemudik lebih memilih jalur laut.

Kepala PT. Pelni Nunukan, Musli mengungkapkan seperti biasa setiap menjelang perayaan hari besar pelni dibanjiri penumpang. Namun penumpang yang tahun lalu sama seperti yang baru berangkat tadi, Selasa (18/12/18).

“tidak ada lonjakkan, Ada Sekitar 1.700 penumpang yang baru berangkat, sama seperti tahun lalu, angkanya” jelas Musli.

Hanya saja kata Musli, calon penumpang selalu membeli tiket pada hari H.

Ia juga mengatakan khusus nunukan sudah sangat aman bagi penumpang karena selain pelni masih ada beberapa Kapal Swasta lainnya yang melayani para calon penumpang.

Tak hanya itu, Musli sempat menyampaikan terkait rumput laut ia siap melayani para pengepul untuk mengirim hasil rumput laut.

“kami siap, silahkan melapor, kita buat kesepakatan sejenis MOU,” kata Musli. (**/Edwin)

Renovasi Bandara Nunukan Dalam Tahap Finishing

Berandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)-Bandar Udara Nunukan tetap melayani penerbangan meski dalam tahap renovasi.

Disampaikan Kepala Bandar Udara Nunukan, Nurul Anwar, mengatakan terminal Bandar Udara yang tahap finishing yang kurang tetap kita operasikan, Selasa (18/12/18).

“Tanggal 20 Desember 2018 kita akan operasikan untuk menghandle penumpang wings Air yang menuju Tarakan, segala sistem, Teknis sudah bisa hanya tinggal finishing yang kecil-kecil saja,” Ujar Anwar.

Anwar mengatakan jika nantinya ada pekerjaan yang menghalangi kita akan berhentikan dulu.

“jadi nanti ketika sudah boarding pesawat tidak ada penumpang mungkin baru difinishing lagi,” Kata Anwar.

Ia berharap pekerjaan terminal Bandar Udara Nunukan akhir tahun ini dapat terselesaikan.

“Mohon doanya lah, semoga akhir tahun ini tuntaslah, karena kami dari kementrian perhubungan ingin memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat nunukan, bukan saja bandaranya tapi kita mencoba mengundang Airline supaya tertarik kenunukan. Sehingga warga nunukan bisa dengan mudah akses keluar nunukan,” Kata Anwar.(**/OV)