PRT mencuri Perhiasan Majikan Untuk Bersenang- senang Dengan Pacarnya.

NUNUKAN – Seorang Pekerja Rumah Tangga Dikota Nunukan mencuri perhiasan majikannya. Pelaku yang diketahui berinisial NS berusia 17 tahun, mengunakan uang hasil curian tersebut digunakan untuk berfoya-foya dengan pacarnya 19/11/19.

Pelaku Ns bekerja dirumah korban dikawasan jalan Angkasa Rt.010 Kelurahan Nunukan Timur Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro.Sik.MH melalui Kasubag Humas Iptu M Karyadi SH mengatakan bahwa, pelaku merupakan PRT di rumah milik Triroyanti warga kelurahan Nunukan Timur.

“Berdasarkan keterangannya, pelaku mengambil barang barang-barang tersebut dengan cara masuk kekamar majikannya dan mengambil barang tersebut kemudian disimpan dalam dompet kemudian menaruhnya dalam lemari” kata Iptu M Karyadi SH kepada awak media .

Kemudian setalah melakukan pencurian korban tidak lagi masuk kerja. Pelaku melakukan aksinya pada hari Selasa, 05 November 2019 sekitar pukul 19:00 wita. Kerugian sementara ditaksirkan sekitar Rp.30.000,000,-(tiga puluh juta ripiah).

Dari hasil pemeriksaan, pelaku menjual hasil curiannya dengan harga Rp.16 juta rupiah dan digunakan untuk bersenang-senang dengan pacarnya.Saat ini pelaku diamankan di Polres Nunukan untuk mempertanggung jawab atas perbuatanya.

(Charles Suban Hayon)

Final Turnamen Sepok bola Lancang Cup II dimenangkan Oleh Togel Fc, Serta Mendapatkan Respon Positif dari Pemda

Setelah berlaga selama 25 hari turnamen sepak bola mini Lancang Cup ll, akhirnya dimenangkan Togel Fc dengan mengalahkan Persada A Sedadap dengan skor 2-1 berlangsung di lapagan sepak Bola Lancang, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan sekira pukul 16.00 Wita. Selasa (19/11/2019).

Penyerahan Hadiah oleh Wakapolsek Nunukan, Iptu Widodo kepada Togel Fc Juara 1 Lancang cup.

Partai final ini dihadiri juga Waka Polsek Nunukan, Iptu Widodo, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan H. Dani Iskandar dan Adama. Serta dan Pospol Lancang, Ketua RT 08 Lancang Aje Manjakani dan para tokoh masyarakat yang hadir.

Meskipun pertandingan ini diadakan diujung Pulau Nunukan, namun tetap mendapatkan respon yang positif dari Anggota DPRD Nunukan, H. Danni Iskandar bahwa dengan kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat harus didukung apa lagi seperti kegiatan sepak bola yang dilaksanakan di Lancang ini.

“Saya berikan apresiasi kepada panitia yang mampu melaksanakan pertandingan ini dan dapat berjalan sukses, ke depan mungkin Lancang Cup ini bisa dirutinkan tiap tahun diadakan,” kata H. Danni Iskandar.

ia memberikan saran,  agar kedepannya bisa didadakan liga bermain tiap pekan, karena lapangan sepak bola yang luas hanya ada tiga di Pulau Nunukan, lapangan sepak bola Binusan, Stadion Sei Bilal dan lapangan sepak bola lancang. Dengan adanya liga sepak bola tiap pekan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di lancang. Karena pasti akan dikunjungi banyak orang dari luar Lancang, tambahnya.

Penyerahan Hadiah oleh H. Dani Iskandar kepada Persada A Sedadap juara II Lancang cup.

“Dari DPRD Nunukan sendiri saangat mendukung kegiatan seperti ini, semoga ke depan tetap berlanjut pertandingannya,” harapan Ketua DPC Partai Demokrat Nunukan ini.
Bahkan selama pertandingan Lancang Cup II ini berlansung dengan aman dan tertib. Selama turnamen pengamanan ikut dilakukan dari pihak kepolisian.

“Alhamdulillah selama turnamen berjalan dengan lancar dan dapat berjalan dengan sukses,” kata Wakapolsek Nunukan, Iptu Widodo.
Hasil akhir turnamen Lancang Cup II juara satu Togel Fc, juara dua Persada Sedapap A, Juara tiga PSPN Fc Mansapa dan juara empat Persada B Mansapa.

Reporter (Charles Suban Hayon)

Pelajar Asal Pedalaman Gelar Bina Akrab Untuk Perkuat Solidaritas dan Nasionalisme

NUNUKAN – Puluhan Mahasiswa dan Pelajar yang tergabung dalam wadah Forum Komunikasi Mahasiswa dan Pelajar Kabudaya-Nunukan nbsp (FKMPKN) menggelar kegiatan Bina Akrab di Danau Sleding, Sei Fatimah,Nunukan, Kalimantan Utara mulai Sabtu 16 November 2019.

Kegiatan tersebut adalah sebagai pembinaan mental bagi para pelajar agar selalu mengutamakan sikap kesetikawanan dan kegotong royongan.

” Kegiatan ini selain sebagai renungan karena harus hidup mandiri karena jauh dari orang tua, juga diharap dapat mempertebal rasa persaudaraan, ”  ungkap Penasehat FMPKN, Elia Banasip, Minggu ( 17/11/2019).

Diketahui, para Pelajar tersebut berasal dari Lumbis dan Lumbis Ogong serta wilayah lain dari 6 Kecamatan yang saat ini tengah menuntut pemekaran dengan terbentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bumi Dayak (Kabudaya) Perbatasan.

” Itulah alasan dicantumkanya nama Kabudaya dalam forum ini. Hal ini juga sebagai bantahan bahwa tuntuntan agar DOB Kabudaya bukan karena muatan politis tetapi murni keinginan masyarakat termasuk para pelajar, ” tandas Elia.

Dalam Bina Akrab tersebut, Elia mengungkapkan akan diisi dengan kegiatan yang sifatnya mendidik dan dapat mengedukasi agar semakin kuatnya nasionalisme. Hal tersebut menurut Elia adalah sangat penting mengingat posisi mereka sebagai generasi muda di wilayah depan Negara Indonesia.

FKMPKN ungkap Elia adalah para pelajar yang bersentuhan langsung dengan dinamika Perbatasan. Sehinga selain dituntut untuk menjadi generasi yang berdaya saing, juga dituntut tetap konsosisten sebagai garda depan melawan intervensi sosial dan budaya dari negeri tetangga.

” Disamping itu, mereka juga harus melawan rasa kecemburuan akibat timpangnya pembangunan di wilayahya, ” katanya.

Bina Akrab tersebut menurut Elia juga sebagai ajang instropeksi bahwa apapun latar belakang etnis dan agamanya, mereka tetap sama yakni Putra Putri Indonesia. Sehingga selepas kegiatan tersebut, akan muncul rasa mengasihi dan sikap menyayangi terhadap sesama termasuk dengan alam.

” Wilayah perbatasan ini masyarakatnya heterogen. Multi etnis dan multi agama. Maka akan rugilah jika terjadi perpecahan akibat generasi mudannya abai dalam solidaritas. Untuk itulah kegiatan ini digelar, ” pungkas Elia.

Kontributor Nunukan : Eddy

Bupati dan Unsur Forkopimda Nunukan Hadiri Rakornas Indonesia Maju

BOGOR – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid bersama unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) 2019 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 13 November 2019.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo. Saat memberikan sambutan, Presiden Jokowi menyebut bahwa pertemuan ini merupakan pertemuan terlengkap yang dihadiri unsur pemerintah baik pusat maupun daerah. Presiden berharap agar pemerintah pusat dan daerah bisa bersinergi dengan baik demi menyukseskan agenda besar bangsa Indonesia.

“Saya ingin agar semuanya bisa sambung satu garis dari pusat sampai ke daerah. Juga perlu saya sampaikan, mengelola negara sebesar negara kita Indonesia ini tidaklah mudah, beda dengan negara-negara lain,” kata Presiden.

“Jumlah penduduknya saja sekarang sudah 267 juta, jumlah pulaunya 17 ribu pulau, beragamnya budaya, suku, agama, juga semakin kompleksnya kita mengelola negara sebesar Indonesia ini,” tambah Kepala Negara.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam laporannya menyampaikan bahwa rakornas ini dihadiri oleh 2.693 peserta yang terdiri atas kepala daerah, DPRD, kepolisian, kejaksaan, dan TNI.

Acara ini mengambil tema Sinergi Pelaksanaan Lima Prioritas Pembangunan Nasional untuk Mewujudkan Indonesia Maju.

Seperti diketahui, saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 pada 20 Oktober 2019 lalu, Presiden Jokowi menyampaikan lima visi besar yang akan dikerjakan dalam pemerintahannya lima tahun ke depan bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Untuk itu, acara ini digelar dengan tujuan untuk menegaskan visi Presiden dan Wakil Presiden serta menyamakan persepsi visi pembangunan pemerintah pusat dan daerah.

“Ini kita harapkan adanya sinergi antara pusat dan daerah dan kesamaan visi dengan tujuan untuk membangun Indonesia yang makin maju ke depan,” kata Tito, seperti dilansir dari siaran pers Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Erlin Suastini.

Turut hadir dalam acara Rakornas Indonesia Maju antara lain para pimpinan lembaga negara dan para Menteri Kabinet Indonesia Maju. (Humas Kemensetneg/ Humas Pemkab Nunukan)

Unjuk Ras Menuntut Hak Tanah Ulayat Antara Ahli Waris Dan Perusahaan

BERAU – Unjuk rasa di lakukan para ahli waris tanah yg ada di kampung dumaring Kecamatan talisayan Kabupate Berau Provinsi kalimantan Timur. Hingga jalan poros perusahaan PT TANJUNG BUNYU PERKASA(TBP) diportal oleh masyarakat pribumi ahli waris yg tanahnya di garap oleh Perusahaan tersebut., Senin (12//11/2019).

Perusahn tersebut tanpa adanya  kesepakatan terlebih dahulu dengan pihakl ahli waris tanah, Lokasi tersebut juga terdapat kuburan atau makam leluhur serta pohon bangris atau pohon madu yg di gusur oleh pihak Perusahaan.

Dari negosiasi yg di temukan dan di dudukan bersama oleh Kapolsek talisayan dan angotanya serta Danramil dengan personil yg turut serta dalam pengamanan aksi dmo tersebut. Perubahan tetap mengacu pada edaran bupati tahun 2018 tentang legalitas tanah ulayat dan yg notabenya bilangnya kuburanya berpindah-pindah, tuntutan masyarakat tersebut meminta ganti rugi kurang lebih 5 m dan mereka memintak di datangkan pemilik perusahaan haji ahmad gunung tersebut datang yang bisa mengambil keputusan dari negosias tersebut.

Ada kesepakatan dari kedua belah pihak tersebut dengan memberikanjangka waktu 10 hari ke depan. jika dalam sepuluh hari ke depan tidak ada penyelesaian ahli waris akan ambil alih lahan yg sudah di garap perusahaan kurang lebih 700 ha tersebut.

Reporter (Moh Hamim)