Tahun 2020 Irwan Sabri Mengajak Masyarakat Berkegiatan Kegiatan Positif

NUNUKAN — Menyambut pergantian tahun baru 2020, DPRD Kabupaten Nunukan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan, khususnya di lingkungan masing masing.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, H. Irwan Sabri, SE pertama-tama mengucapkan selamat tahun baru 2020, dan mari kita semua menyambutnya dengan menjaga ketertiban dan keamanan di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan.

“Apa yang sudah dilalui pada tahun 2019 harus disyukuri dan terus bekerja keras serta berdoa agar tahun 2020 mendatang bisa lebih baik lagi,” kata H. Irwan Sabri, SE.

Perlu disyukuri kepada Allah SWT atas semua nikmat yang telah diperoleh pada tahun 2019, dan mari bersama sambut tahun baru 2020 dengan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat dengan harapan tahun depan bisa lebih sukses.
Alumni Universitas Hasanuddin Makassar ini, berharap pada tahun 2020 mendatang percepatan pembangunan Kabupaten Nunukam juga semakin baik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Setiap pergantian tahun, tentu semua sangat berharap upaya mempercepat pembangunan daerah semakin baik dan terarah. Dengan tujuan utama peningkatan kesejahteraan masyarakat,” harapnya Irwan Sabri.(Admin)

Jelang Pilkada, Masyarakat Diminta Waspadai Berita Hoax

NUNUKAN – Kecenderungan masyarakat terutama kalangan generasi muda yang begitu gampang percaya pada berita – berita bohong (hoax) atau berita yang belum terverifikasi kebenarannya menjadi keprihatinan tokoh – tokoh masyarakat di Kecamatan Sebatik Timur.

Keprihatinan itu antara lain disampaikan oleh Kapolsek Sebatik Timur AKP Aditya R. Suharto dalam Dialog Wawasan Kebangsaan Masyarakat Perbatasan yang dilaksanakan di Gedung Astrada 88 Sei Nyamuk, Sebatik Timur, Minggu (29/12).

Dialog Wawasan Kebangsaan tersebut diikuti oleh sekitar 50 warga masyarakat, dan dihadiri jajaran pemerintah dan aparat keamanan di Kecamatan Sebatik Timur.

Aditya R Suharto menyampaikan, sekarang ini banyak sekali berita atau informasi bohong yang berseliweran di media sosial yang isinya bisa memecah belah masyarakat. Jika masyarakat tidak bijak dalam menyikapinya, menurut Aditya, maka tujuan si pembuat berita bohong yang menginginkan terjadinya suasana kacau di tengah masyarakat akan mudah tercapai.

“Berita – berita itu (hoax) sengaja diciptakan oleh para buzzer dengan tujuan tertentu, sehingga jika kita yang menerima berita itu langsung menelannya mentah – mentah itu artinya kita sudah bisa dikelabuhi oleh mereka,” kata Aditya.

Untuk itu, Aditya mengajak masyarakat untuk melakukan cross cek dengan media – media yang terpercaya jika menerima satu berita yang belum tentu benar. Karena salah satu ciri berita hoax adalah informasi itu disebar melalui oleh media – media yang tidak jelas sumbernya.

Harapan serupa juga disampaikan oleh Kapten Inf. Reza Nugraha, Komandan Kompi Satgas Pamtas Yonif 600/Modang. Menurut Reza, menjelang Pilkada tahun 2020 mendatang kemungkinan besar akan semakin banyak berita – berita bohong yang tersebar di tengah masyarakat. Dirinya berharap masyarakat lebih mengedepankan akal sehat ketimbang emosi sesaat dalam menyaring berita – berita yang diterimanya.

“Jangan langsung ikut menyebarkan berita yang belum tentu benar karena akan merugikan diri sendiri, ada konsekuensi hukum yang harus dihadapi oleh para penyebar berita bohong,” ujar Reza.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Sebatik Timur Wahyuddin mengajak masyarakat untuk mendukung program – program yang akan dijalankan oleh pemerintah, karena semua itu dilakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Direncanakan tahun depan akan dibangun PLBN di Sei Pancang sebagai pintu masuk dan keluar Tawau, Malaysia, saya berharap masyarakat ikut bersama – sama mendukung program itu agar bisa selesai tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat, usahakan jangan ada yang mempersulitnya,” kata Wahyuddin.

Sementara itu, Dialog Wawasan Kebangsaan di Perbatasan tersebut selain diikuti oleh jajaran aparat pemerintah dan keamanan di Kecamatan Sebatik Timur, juga diikuti oleh sekitar 50 warga masyarakat. (HUMAS)

Sumringah Menari Bersama, Laura Apresiasi Lomba Karaoke

NUNUKAN – Sukses menggelar Lomba Karaoke PNS selama hampir 3 minggu di Paras Perbatasan tanpa dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Nunukan, pihak panitia penyelenggara mendapatkan apresiasi dari Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid. Apresiasi itu disampaikan Bupati Laura sesaat sebelum menutup Lomba Karaoke ASN di Paras Perbatasan, Sabtu (28/12).

Panitia lomba karaoke dinilai bupati mampu merubah paradigma lama yang selalu mengandalkan APBD jika ingin menggelar event – event hiburan bagi masyarakat. “Kalau didukung APBD acaranya sukses itu biasa, tetapi kalau tanpa APBD kemudian acaranya bisa sukses itu yang harus diapresiasi. Selalu pemerintah saya sangat berterima kasih sekali kepada pihak panitia,” kata Laura.

Lomba karaoke dianggapnya berhasil karena selain diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), ditonton oleh ratusan orang tiap malamnya, lomba tersebut juga bisa menjadi ajang penyaluran hobi dan bakat menyanyi di kalangan para pegawai.

“Saya beberapa kali ke Paras Perbatasan selama lomba ini dilaksanakan, saya lihat antusiasme peserta dan penonton cukup bagus. Dan saya rasa penampilan para pegawai kita tidak kalah – kalah amat dengan penampilan artis yang di Jakarta,” kata Laura memberikan semangat yang disambut tepuk tangan meriah para penonton.

Event – event hiburan bagi masyarakat semacam lomba karaoke tersebut diharapkan lebih sering dilaksanakan di Paras Perbatasan agar bisa memancing minat masyarakat untuk datang di Paras Perbatasan. “Saya dengar nanti akan ada lagi lomba seperti ini (lomba karaoke) tapi untuk kategori yang lain di bulan februari tahun depan. Saya sangat menyambut baik, karena memang komitmen kita menjafdikan Paras Perbatasan sebagai pusat pengembangan UKM harus ditunjang dengan event – event semacam itu,” ujarnya.

Sementara itu, selain bupati, Sekda Kabupaten Nunukan Serfianus, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan H. Junaedi, Kepala Disparpora Syafaruddin, Kadis Sosial Jabbar, Kepala Disnakertrans Munir, Kasatpol PP Abdul Kadir hadir pada malam penutupan tersebut. Di penghujung acara, Bupati Laura dan para pejabat tersebut terlihat ikut menari dan bergoyang bersama para penonton usai penyerahan tropy dan hadiah kepada para juara. (HUMAS)

Razia Gabungan TNI/POLRI Dalam Rangka Cipta Kondisi Menjelang Malam Tahun Baru 2020 di Wilayah Hukum Polres Nunukan

NUNUKAN – Sabtu tanggal 28 Desember 2019 sekira pukul 21.00 wita bertempat di Halaman Polsek Kota Nunukan telah dilaksanakan apel gabungan TNI / Polri dalam rangka Cipta Kondisi Menjelang Malam Tahun Baru di Wilayah Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini di pimpin oleh Kasat Sabhara Polres Nunukan AKP Syahrir Bajeng, SH ( Perwira Pengendali ) dan didampingi oleh Kanit Turjawali Sabhara Polres Nunukan Ipda Endang Sudrajat ( Perwira Pelaksana ).

Kegiatan ini sesuai dengan Surat Perintah Kapolres Nunukan  2019 Nomor : SPRIN / 1142 / XII / HUK.6.6 / 2019 tanggal 27 Desember  tentang Cipta Kondisi, razia tempat hiburan malam, hotel dan penginapan di Wilayah Kabupaten Nunukan.

Sekira Pukul 21.15 wita tim yang dipimpin oleh Kasat Sabhara Polres Nunukan AKP Syahrir Bajeng, SH ( Perwira Pengendali ) melaksanakan razia di Hotel Melati  di Jalan Tien Soeharto Kelurahan Nunukan Timur Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan, dan ditemuakan 8 (delapan ) orang warga negara asing didalam kamar hotel  yang berbeda dapun hasil pemeriksaan di Hotel Melati Sebagai berikut.

di kamar 107 Ditemukan pengunjung berkewarganegaraan Filipina A.n  Lerlina Salim, Noquera ( Filipina ), 25 Mei 1969, perempuan. dengan Nomor Pasport ( P8815863A ), tujuan  A.n Lerlina Salim masuk ke wilayah Kabupaten Nunukan ingin menjemput anaknya, dan setelah dilakukan pemeriksaan badan dan barang tidak ditemukan benda atau surat – surat yang mengarah ke tindakan Radikal.

Dan di Kamar 118 Ditemukan pengunjung berkewarganegaraan Malaysia sebanyak 7 ( tujuh ) orang, ke 7 ( tujuh ) Warga Negara Malaysia tersebut masuk ke Indonesia dengan maksud berkunjung ke Kampung Halaman di Nusa Tenggara Timur. Adapun identitas ke 7 ( tujuh ) orang tersebut yaitu, sebagai berikut.

1) Marsilino Doni Bin Petrus, Sabah ( Malaysia ), 08 Mei 1985, laki – laki, Nomor Pasport : H53618667.

2) Petrus Bin Pajung, Indonesia, 25 September 1938, laki – laki , Nomor Pasport : H53618645.

3) Tris Maria Thomas, Indonesia, 03 September 1984, Perempuan, Nomor Pasport : AU265872.

4) Jussnieta Valentia Marsilino Doni, Sabah ( Malaysia ), 14 Februari 2013, Perempuan, Nomor Pasport : H53618659.

5) Jusspril Marsilino Doni, Sabah ( Malaysia ), 12 Agustus 2011, Nomor Pasport : H53618664.

6) Richelle Marsilino Doni, Sabah ( Malaysia ), 26 Maret 2018, Perempuan, Nomor Pasport : H53618653.

7) Maychel Marsilino Doni, Sabah ( Malaysia ), 31 Mei 2016, perempuan, Nomor Pasport : H53618660.

Lanjut, sekira Pukul 21.45 wita tim yang dipimpin oleh Kasat Sabhara Polres Nunukan AKP Syahrir Bajeng, SH ( Perwira Pengendali ) melaksanakan razia dan pemeriksaan identitas di Karaoke Keluarga (R&B ) Jalan TVRI Kelurahan Nunukan Timur Kecamatan Nunukan Kabupaten  Nunukan  Adapun  Hasil pemeriksaan terhadap pengunjung Karaoke R&B  yaitu tidak ditemukan hal Menonjol ( Nihil ).

Sekira Pukul 22.00 wita tim yang dipimpin oleh Kasat Sabhara Polres Nunukan AKP Syahrir Bajeng, SH ( Perwira Pengendali ) melaksanakan razia dan pemeriksaan identitas terhadap pengunjung Oke Karaoke Jalan Cut Nyak Dien Kelurahan Nunukan Barat Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan Hasil pemeriksaan terhadap pengunjung Oke Karaoke sebanyak 5 (lima) orang tidak ditemukan Hal Menonjol ( Nihil ).

Pukul 22.20 wita tim yang dipimpin oleh Kasat Sabhara Polres Nunukan AKP Syahrir Bajeng, SH ( Perwira Pengendali ) melaksanakan razia dan pemeriksaan identitas terhadap pengunjung Karaoke Borneo Jalan Cut Nyak Dien Kelurahan Nunukan Tengah Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan  Hasil pemeriksaan terhadap pengunjung  Karaoke Borneo  tidak ditemukan Hal Menonjol ( Nihil ).

Pukul 22.40 wita tim yang dipimpin oleh Kasat Sabhara Polres Nunukan AKP Syahrir Bajeng, SH ( Perwira Pengendali ) melaksanakan razia dan pemeriksaan identitas terhadap pengunjung Citra Bar Karaoke Jalan Cut Nyak Dien Kelurahan Nunukan Barat Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan. Hasil pemeriksaan di Citra Bar Karaoke yaitu tidak ditemukan Hal Menonjol ( Nihil ).

Pukul 22.55 wita tim yang dipimpin oleh Kasat Sabhara Polres Nunukan AKP Syahrir Bajeng, SH ( Perwira Pengendali ) melaksanakan razia dan pemeriksaan identitas terhadap 1 (satu) orang pengunjung Hotel Delima Jalan Bhayangkara Kelurahan Nunukan Tengah Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan. Hasil pemeriksaan sebagai berikut.

Di dalam  Kamar 105  Ditemukan pengunjung berkewarganegaraan Malaysia A.n Abdul Rashid Bin Durahman, Sabah ( Malaysia ), 14 Agustus 1960, laki – laki, Nomor Pasport : H36840500. Tujuna sdr. Abdul Rashid Bin Durahman masuk ke Wilayah Kabupaten Nunukan ingin bertemu dengan istri  yang berada di Kabupaten Nunukan A.n  Sri  Sukanti, Tarakan, 10 Desember 1970, Perempuan, Islam, IRT, Alamat Jalan BNI Lama Rt. 01 Kelurahan Nunukan Utara Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan.

Rangkaian kegiatan razia gabungan TNI / Polri selesai dilaksanakan sekira pukul 23.00 wita dan selama kegiatan berlangsung  dalam keadaan aman dan terkendali.

Kegiatan Razia Gabungan TNI / Polri dilaksanakan untuk mengantisipasi kejadian menonjol di Wilayah Kabupaten Nunukan menjelang Malam Tahun Baru 2020.

Kegiatan ini di ikuti sebanyak ,32 orang personil gabungan TNI/POLRI ,21 personil  dari polres nunukan,brimob 4 orang,provos pamtas 2 orang,PM Lanal 2 orang, Intel Kodim 0911 Nunukan 1 orang , Intel Lanal Nunukan 2 orang.

Dalam kegiatan razia gabungan TNI/POLRI  Tidak ditemukan hal – hal yang mengarah ke tindak pidana pada saat dilakukan razia terhadap pengunjung tempat hiburan malam, hotel dan penginapan.(***)

Polres Nunukan Melakukan Operasi Lilin Kayan 2019 dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2020.

NUNUKAN – Polres Nunukan melakukan Operasi Lilin Kayan 2019 dalam perayaan natal dan tahun baru 2020. Pengamanan dilakukan di tempat ibadah, objek vital termasuk mengantisipasi lonjakan arus mudik di Pelabuhan Tunon Takan, operasi mulai dilakukan sejak 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020.

Kapolres Nunukan, AKBP Teguh Triwantoro, SIK mengatakan, dengan dilakukan operasi lilin kayan 2019 tentu diharapkan dapat berjalan aman dan tidak terjadi permasalahan selama operasi. Di Kabupaten Nunukan telah disiapkan tiga pos, pertama pos pengamanan di Pelabuhan Tunon Taka, kemudian pos pelayanan di Alun-Alun dan Pos terpadu di PLBL Liem Hie Djung.

“Bertugas di pos merupakan tim gabungan dari personil Kodim Nunukan, Polres Nunukan, dari Dishub termasuk PMI,” kata AKBP Teguh Triwantoro.

Menurutnya, dalam operasi lilin kayan 2019 ini harus banyak instansi terlibat seperti Satpol PP, namun setelah bersurat tidak menurunkan personil. Karena ini yang dilakukan adalah pengamanan Kabupaten Nunukan. Padahal sempat hadir dalam apel Bersama, namun dalam melaksanakan tugas dilapangan tidak pernah hadir.

“Pemerintah harus hadir dalam melaksanakan pengamanan di Kabupaten Nunukan, tetap harus bersenergi menjaga keamanan, karena memang bertanggungjawab melakukan pengamanan,” ujarnya.

Sementara, Kepala Satpol PP Nunukan, Abdul Kadir mengatakan untuk pengamanan natal dan tahun baru akan segera menurunkan para personilnya dan melakukan pengamanan di tiap pos yang telah disiapkan.

“Saya sudah arahkan para personil Satpol PP untuk ikut turun melakukan pengamanan di tiap pos itu,” kata Abdul Kadir. (Admin)