Ular King Cobra Ditangkap di Rumah Warga Ini Hinbauan DISDAMKAR

NUNUKAN – Ular berjenis King Cobra sepanjang 5 meter dengan berat 15 kg ditangkap di rumah Jumariah, warga jl. Anasta Wijaya – Sedadap, Kecamatan Nunukan Selatan.

Awalnya Petugas Disdamkar Kab. Nunukan Regu Rescue Brama Shift B pada Kamis, (16/01/2020) menerima laporan warga an. Jumaria pada pukul 00.05 wita. Setiba di lokasi, petugas mulai melakukan evakuasi.

” Laporan awal yang adalah adanya ular sawah (Sanca/Pyton), tetapi ternyata setelah dilihat adalah ular King Cobra”, tutur Aristra Pratama Sanmigo, Kasi Bantuan Penyelamatan dan Evakuasi DISDAMKAR. Lebih lanjut dilaporkan bahwa pada saat akan dievakuasi posisi ular tersebut sedang memangsa seekor biawak sehingga memudahkan personil untuk melakukan evakuasi dikarenakan pergerakan ular berkurang untuk melakukan perlawanan.

Setelah evakuasi berhasil, ular dimasukkan kedalam karung oleh personil rescue dan dilepaskan kembali kehabitatnya di Jl.Persemaian.

Dikonfirmasi lebih lanjut terkait dengan maraknya kemunculan ular berbisa di permukiman warga masyarakat, Kepala DISDAMKAR Kabupaten Nunukan Rahmaji Sukirno menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya saat musim penghujan ini, untuk senantiasa berhati-hati terhadap keberadaan ular, mengingat saat musim penghujan hewan tersebut cenderung akan keluar dari sarang karena pengaruh perubahan cuaca yg menjadi dingin.

Rahmaji juga menghimbau warga juga senantiasa melakukan pengecekan dan pembersihan secara berkala tempat tempat penyimpanan barang yang jarang terpakai di rumah masing-masing, seperti tumpukan koran, buku-buku dan barang lainnya, yang umumnya disukai oleh ular.

Lebih lanjut disampaikan apabila di dalam rumah ditemukan ular, khususnya yg berbisa, sepanjang mampu untuk melakukan pengusiran secara mandiri sebaiknya segera diusir

” dan hindari seminimal mungkin untuk membunuhnya, karena bisa saja akan memancing kedatangan ular lainnya, terkecuali kondisi sudah tidak memungkinkan dan tidak jalan lain selain membunuhnya” , Ujar Rahmaji.

Dan apabila tidak mampu melakukan secara mandiri dan diyakini keberadaan ular tersebut masih membahayakan warga dipersilahkan menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nunukan melalui Nomor Telepon 0556-22800. (Humas)

Sudahkah Anda Download Aplikasi SEBATIK ?

NUNUKAN – Aplikasi SEBATIK (Sistem Elektronik Berbasis Aplikasi Terpadu Informasi Kepolisian) sudah dilaunching oleh Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Brigjen Indrajit di Taman Endra Dharmalaksana 99 Mapolres Nunukan, Senin (13/1).

Sebetulnya apa itu aplikasi SEBATIK?Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro menyatakan bahwa Aplikasi SEBATIK adalah inovasi dari Jajaran Polres Nunukan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui Teknologi Informasi. “Pada prinsipnya, kami ingin bergerak cepat (quick respon) terhadap setiap keluhan masyarakat.

Dengan Aplikasi SEBATIK akan ada pemangkasan birokrasi, masyarakat bisa melaporkan sendiri segala keluhan dan persoalan yang dihadapi melalui aplikasi sehingga respon yang kami berikan juga lebih cepat,” kata Teguh.
Menurut Teguh, sampai saat ini sudah ada sekitar 10 ribu pengguna smart phone yang mendownload aplikasi ini melalui playstore.

Jumlah itu diharapkan akan terus bertambah seiring dengan sosialisasi yang terus dilaksanakan oleh Jajaran Polres Nunukan.

Aplikasi SEBATIK, diharapkan Teguh juga bisa semakin membumi dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Nunukan. “Kami memilih nama SEBATIK karena mengambil Nama Pulau Sebatik di perbatasan sebagai lokal wisdom, sehingga aplikasi ini bisa lebih cepat dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Inovasi ini juga memberi gambaran bahwa meskipun berada di perbatasan, tetapi semangat dan inovatif kami tidak pernah terbatas,” ujarnya.

Sekedar diketahui, Aplikasi SEBATIK adalah sebuah layanan yang memungkinkan para penggunanya melaporkan kejadian atau kejahatan di tengah masyarakat kepada polisi melalui aplikasi.

Pengguna Aplikasi SEBATIK juga bisa mengurus SIM dan SKCK secara online, serta mendapatkan update informasi dari kepolisian.

Aplikasi ini juga menampilkan fitur tombol darurat dengan tanda gambar lonceng. Jika pengguna mengklik tombol itu, misalnya karena ada kejahatan atau kecelakaan di jalan maka dia akan langsung terhubung dengan admin Aplikasi dari kepolisian terdekat.

Pihak kepolisian juga akan segara melakukan konfirmasi kepada pengguna tentang kejadian yang dialaminya, dan polisi segara menentukan tindakan yang diperlukan. Begitu vitalnya aplikasi ini untuk berjaga – jaga, maka sebaiknya secepatnya kita mendownload aplikasi tersebut di hand phone kita masing – masing.

(WARTA HUMAS)

Launching Aplikasi SEBATIK Berlangsung Spektakuler dan Modern

NUNUKAN – Launching Aplikasi SEBATIK (Sistem Elektronik Berbasis Aplikasi Terpadu Informasi Kepolisian) di Taman Endra Dharmalaksana 99 Mapolres Nunukan, Senin (13/1) malam berlangsung spektakuler.

Kalau biasanya acara launching ditandai dengan penekanan tombol, pemukulan gong – kentongan atau pengguntingan pita, maka kali ini launching dilakukan dengan konsep yang lebih modern.
Launching diawali dengan tampilan animasi 5 telapak tangan di layar LED yang berada di backdrop panggung kehormatan seperti yang sering kita lihat di Film Star Trek.

Selanjutnya, Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Indrajit, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, Ketua PN Nunukan Candra Nurendra Adiyana, Kajari Nunukan Zulfahmi, dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan H. Irwan Sabri mendekatkan telapak tangannya masing – masing di layar tersebut.

Kemudian dalam hitungan ketiga, secara bersama – sama merekapun menempelkan telapak tangannya di layar LED tersebut, maka seketika itu juga terdengar suara dentuman bom udara sebanyak 3 kali yang disusul dengan kembang api susul menyusul selama hampir 2 menit.

Tidak hanya itu, atraksi semburan asap dari bagian depan panggung disertai dengan guyuran guntingan kertas berwarna – warni dari samping panggung semakin menambah seru acara tersebut.Seluruh tamu, undangan dan masyarakat yang hadir untuk menyaksikan atraksi itu pun benar – benar dibuat kagum dan terkesima.

Dalam sambutannya seusai launching tersebut, Kapolda Brigjen Indrajit juga tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. “Tidak ada lagi yang bisa saya sampaikan kali ini, selain apresiasi, kagum dan bangga atas prestasi ini,” kata Indrajit.

Begitu gembiranya Indrajit karena acara berlangsung spektakuler, Indrajit mempersembahkan sebuah puisi tersingkat yang khusus dibuatnya sendiri. Berikut adalah puisinya :

“Assalamualaikum WR WB
Kapolres Nunukan Hebat
Wassalamualaikum WR.WB,” kata Indrajit sekaligus menyudahi sambutannya.
Disamping Melaunching Aplikasi Sebatik, dalam kesempatan yang sama Kapolda juga meresmikan Jalan Bharatu M. Aldy, Gerbang Bhayangkara, Taman Endra Dharmalaksana 99, dan Tugu Rajawali Tribrata.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro secara singkat menyampaikan bahwa penetapan nama jalan Bharatu M Aldy adalah bentuk penghormatan jajaran Polres Nunukan dan Pemerintah Kabupaten Nunukan terhadap pengorbanan Bharatu M. Aldy yang gugur dalam kontak senjata melawan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Sedangkan Tugu Rajawali Tribrata, menurut Teguh, menggambarkan kekuatan, keteguhan, dan fokus yang harus dimiliki oleh semua anggota kepolisian dala melayani masyarakat. “Rajawali adalah king of bird, rajanya burung – penguasa langit yang sangat kuat, memiliki mata yang tajam, dan fokus dalam menyerang mangsanya,” kata Teguh.

Sementara Taman Endra Dharmalaksana 99, adalah bentuk persembahan Polres Nunukan kepada masyarakat berupa taman bermain yang indah dan menyenangkan yang bisa dinikmati seluruh anggota keluarga.

(WARTA HUMAS)

Polres Nunukan Polda Kaltara Gerakan sejuta Pohon Di Lokasi Embung Bolong

NUNUKAN – Bertempat Di Lokasi Embung PDAM Sungai Bolong jalan Pong Tiku kelurahan Nunukan Tengah Kabupaten Nunukan Kaltara Peringati Hari Sejuta Pohon Sedunia ( Jumat,10/1/2020)

 

Pukul 07.00 WITA dini Hari Peserta Penghijauan yang terdiri dari Polri,TNI, Pemda dan intansi vertikal , BUMN, Lembaga sosial dan Kelompok peduli Lingkungan ,PKK, Bhayangkari, Persit, Jalasenastri dan Masyarakat sekitar lokasi Embung berkumpul dalam rangka persiapan Penanaman pohon penghijauan.

Kegiatan Penghijauan tadi pagi di awali dengan Senam bersama yang di ikuti seluruh peserta Penghijauan dengan jumlah sekitar 500 peserta, penanaman pohon dalam Rangka Gerakan Sejuta Pohon.

Olahraga Raga yang di kemas Panitia peringatan Penanaman Penghijauan dalam Rangka hari Gerakan sejuta pohon sedunia diharapkan peserta sebelum melakukan penanaman pohon tubuh lebih berstamina setelah keluar keringat.

Sebelum di mulai penanaman pohon dengan berbagai jenis pohon dan buah diawali dengan Sambutan Bupati Nunukan yang di bacakan Sekda Nunukan Servianus S.Ip.M.Si

Dalam sambutannya Bupati Mengajak seluruh elemen Masyarakat ,Polri- TNI dan seluruh instansi vertikal dan daerah untuk lebih peduli terhadap Lingkungan khusus nya masalah Penghijauan dengan penanaman pohon di lokasi Embung Bolong

Lokasi Embung yang kita pilih sebagai peringatan Hari Gerakan penanaman Pohon seduni ini kita harapkan kedepan pohon yang kita tanam pada hari ini dapat menopang Embung sebagai penampungan Air PDAM yang di manfaatkan oleh Warga Nunukan sebagai kebutuhan hari-hari

Kegiatan acara pembukaan Penanaman pohon di akhiri dengan pembacaan doa yang di bacakan Drs.Tahir ,S.Ag dari kementrian Agama kabupaten Nunukan

Acara puncak penanaman Pohon di lokasi Hutan Lindung yang mengelilingi Embung PDAM oleh seluruh instansi pemerintah ,Polres Nunukan , TNI dan lainnya

Polres Nunukan sendiri dengan Menurunkan 120 personil di pimpin Langsung oleh Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro,Sik,MH di dampingi Waka Polres Nunukan Kompol Imam Muhadi,S, Sos,SH,MH

Kegiatan penanaman Pohon penghijauan pada acara peringatan Hari Pohon Sedunia ini sangat bervariasi jenisnya

Dari pohon jenis kayu keras seperti Trembesi,Sengon, jati ,bengkirai disamping buah-buahan
Lokasi yang masih luas sehingga para peserta penghijaun lebih leluasa dalam melakukan Penanaman pohon, Dinas UPTD Kabupaten Nunukan menyiapkan bibit pohon 1500 untuk di tanam dalam acara Gerakan sejuta Pohon

Kapolres Nunukan dalam giat penanaman pohon sempat memberikan wawancara dengan salah satu media Nunukan mengungkapkan bahwa ini merupakan kegiatan yang positif bagi seluruh yang hadir dalam Gerakan sejuta pohon

“Baik Intansi pemerintah ,Polri – TNI dan elemen masyarakat bisa bersatu bersinergi dalam kepedulian menjaga Lingkungan agar tetap stabil,lestari mencegah terjadinya Longsor dan banjir,” tutur Kapolres.(Humas Polres Nunukan)

KAPOLRES SAMPEKAN PENEKANAN PENGGUNA ANGGARAN DIPA TIDAK KORUPTIF PADA ACARA SOSIALISASI DIPA TH 2020

NUNUKAN – Tahun Baru 2020 Menjadi Energi dan Semangat baru bagi Jajaran polres Nunukan, Demikian yang disampekan Kapolres Nunukan dalam Acara Sosialisasi DIPA tahun 2020 Di Mapolres Nunukan( Kamis/9/1/2020)

Bertempat di Ruang Aula Sebatik Polres Nunukan tadi pagi Pukul 08.30 WITA telah dilaksanakan Kegiatan Sosialisasi DIPA ( Daftar isian Penggunaan Anggaran) tahun 2020

Sosialisasi Dipa yang Dihadiri seluruh Pengguna Anggaran di Jajaran Polres Nunukan yaitu para Kepala Bagian, Kepala ( Kabag) Kapala satuan,( Kasat) kepala Seksi ( Kasi) dan para Kapolsek Jajaran polres Nunukan.

Kegiatan dibuka langsung Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro,Sik,MH didampingi Wakapolres Nunukan Kompol Imam Muhadi SSos, SH,MH

Peserta Sosialisasi DIPA seluruh jajaran polres berjumlah 70( tujuh Puluh) peserta , sebagai penerima Anggaran Dipa pada tahun 2020 ini

Dalam sambutan dan paparanya Kapolres banyak memberikan Penekanan kepada Peserta Sosialisasi DIPA diantaranya ada 5 Sasaran Prioritas Pemerintah yang perlu di pedomani seluruh para Kabag, Kasat,Kapolsek, Perwira dan Anggota jajaran Polres Nunukan

Diantaranya, yang pertama pembangunan Manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan Dasar

Kedua Pengurangan Kesenjangan Antar Wilayah melalui Koneksitas dan Kemaritiman

Ketiga Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi melalui Pertanian, industri dan Jasa Produktif

Ke empat Pemantauan Ketahanan Energi dan sumberdaya Air

Ke Lima Stabilitas Keamanan Nasional

Stabilitas Keamanan Nasional menjadi perhatian khusus wilayah Hukum polres Nunukan, tutur Kapolres

Dengan melakukan upaya Kegiatan Pre Emtif Preventif hingga upaya penegajan Hukum ( Represif) Sesuai dengan Undang- undang yang berlaku

Kapolres juga mengingatkan kepada penerima Anggaran agar betul – betul di gunakan sesuai dengan peruntukan, Kinerja berbasis Anggara, jangan sampe terjadi penyimpangan dan kewenangan dalam pengguna Anggaran

Kapolres juga mengingatkan agar setelah menerima Dipa tahun 2020 untuk segera membuat perencanaan yang baik selama setahun kedepan sehingga Out kam dari pada penggunaan Anggaran yang bersumber dari Rakyat yang di kelola Negara’ dapat di Rasakan manfaatnya bagi Masyarakat

Yaitu melalui Pelayanan yang prima Kepolisian sebagai HARKAMTIBMAS, PELAYANAN MASYARAKAT DAN PENEGAKAN HUKUM YANG BERKEADILAN”

Sebelum Mengakhiri Sambutannya Kapolres Menyampekan kepada jajarannya bahwa pada tahun 2020 polres Nunukan mendapatkan Hibah Anggara Pengamanan Pilkada Pilgub-pilbup Kaltara 2020 yaitu sebesar 5,6 Milyar

Ini merupakan Anggaran yang cukup besar dari Tahun 2015 saat Pilkada 5 Tahun yang Lalu, harus kita Kelola dengan baik dalam mengamankan tahapan pilkada tahun 2020 ini

Sehingga Pelaksanaan Pengamanan Pilkada Tahun 2020 nanti berjalan Aman dan Kondusif.(Humas Polres Nunukan/Admin)