Jelang Lebaran, Dishub Kaltara Rampcheck Angkutan Umum di Malinau

MALINAU – Menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 H, Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar inspeksi keselamatan atau rampcheck di Terminal Malinau Kota, Senin (17/3/25). Hasilnya, sejumlah kendaraan angkutan umum ditemukan belum memenuhi standar laik jalan.

Kepala Dishub Kaltara H. Idham Chalid Sp.i., MP mengatakan rampcheck ini bertujuan memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang.

“Pemeriksaan mencakup aspek teknis kendaraan, dokumen operasional, serta kondisi pengemudi untuk memastikan standar keselamatan terpenuhi,” ujar Idham.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa kendaraan yang memiliki komponen teknis bermasalah, seperti sistem pengereman dan lampu kendaraan. Selain itu, ada juga kendaraan yang belum memperbarui uji KIR.

“Seluruh kendaraan yang belum memenuhi standar diwajibkan melakukan perbaikan sebelum bisa beroperasi kembali,” tegasnya.

Selain inspeksi kendaraan, Dishub Kaltara juga bekerja sama dengan Dokkes Polres Malinau untuk melakukan tes napza kepada pengemudi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan mereka dalam kondisi fit saat bertugas.

Rampcheck ini menyasar kendaraan yang melayani trayek Malinau – Salang dan Malinau – Kabupaten Tana Tidung. Idham menegaskan Dishub Kaltara akan terus melakukan inspeksi berkala agar seluruh angkutan umum memenuhi standar keselamatan.

“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas transportasi di Kaltara. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait, diharapkan keselamatan berkendara semakin terjamin,” tutupnya.

Sebagai informasi, rampcheck ini juga melibatkan BPTD Kelas III Kaltara, Satlantas Polres Malinau, Dishub Kabupaten Malinau, serta PT Jasa Raharja.

(dkisp)

Buka FGD Penyusunan RKPD Tahun 2026, Bupati Nunukan Tekankan Kesesuaian Program Dengan 17 Prioritas Pembangunan Daerah

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri membuka secara resmi Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Nunukan tahun 2026 di ruang serbaguna lantai V Kantor Bupati Nunukan, Senin (17/03).

Acara itu turut dihadiri oleh Wakil Bupati Nunukan, anggota DPRD serta Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan.

Forum ini merupakan bagian dari pendekatan partisipatif dalam perencanaan pembangunan daerah. Forum ini bertujuan untuk mensinkronkan prioritas program pembangunan daerah tahun 2026 dengan hasil Musrenbang tingkat kecamatan yang telah dilaksanakan sebelumnya, dan telah diinput dalam aplikasi SIPD RI.

Selanjutnya forum ini adalah tahapan perencanaan yang diawali dengan penyusunan rancangan awal RKPD tahun 2026 dan Ranwal Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD).

Bupati Nunukan dalam pengarahannya menekankan kepada perangkat daerah agar memperhatikan berbagai aspek penting antara lain seperti kesesuaian program kegiatan dan sub kegiatan perangkat daerah dengan 17 prioritas pembangunan daerah atau arah perubahan yang termuat dalam visi dan misi yaitu penyelarasan kebijakan daerah dengan kebijakan nasional sesuai dengan prioritas pembangunan yang termuat dalam asta cita presiden dan penyelarasan dengan program prioritas provinsi; efektivitas dan efisiensi anggaran;  peningkatan kolaborasi dan sinergi antar perangkat daerah; serta mengakomodir usulan masyarakat melalui musrenbang kecamatan dan pokok pikiran DPRD yang diintegrasikan dalam rencana kerja dan penganggaran  pada perangkat daerah.

Selanjutnya, forum perangkat daerah ini dianggap penting untuk memutuskan langkah-langkah konkret dalam rencana kerja perangkat daerah kedepannya.

“Saya berharap ide, pemikiran, dan usulan dari semua pihak dapat membantu merancang kebijakan yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong kemajuan daerah secara menyeluruh”, tegas Irwan.

(PROKOMPIM)

Gubernur Zainal Bersama Wagub Ingkong Ala Laksanakan Safari Ramadan di Malinau

MALINAU – Setelah mengunjungi kota Tarakan, Bunyu, Sebatik dan Nunukan, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum., kembali melanjutkan Safari Ramadhan digelar di Masjid At – Taqwa Kabupaten Malinau pada Minggu (16/3) sore.

Dalam safari ramadan ini, Gubernur hadir didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Ingkong Ala, SE., M.Si., dan Bupati Malinau Wempi M Mawa, Wakil Bupati Malinau Zakaria, turut serta rombongan para kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) Pemkab Malinau dan Provinsi juga unsur Forkopimda lingkup Pemprov Kaltara.

“Terima kasih kepada bapak ibu yang hadir pada hari ini untuk meramaikan acara safari ramadan yang bertempat di masjid At Taqwa Malinau seberang ini” ucap Gubernur Zainal mengawali sambutannya.

Gubernur Zainal menuturkan bahwa kunjungan safari ramadan ini selain bertujuan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, juga menyalurkan bantuan, serta untuk memastikan program pembangunan berjalan dengan baik di daerah.

“Pada hari ke 16 dan memasuki malam ke 17 Ramadan kali ini, saya mengajak para hadirin dan hadirat yang hadir pada hari ini bisa bersama-sama mengucap syukur kepada Allah SWT, karena telah di beri kesehatan dalam menjalani ibadah puasa kali ini,” ujarnya.

Dalam safari ini Gubernur dan Wagub menyerahkan secara simbolis berbagai bantuan secara langsung kepada beberapa penerima manfaat. Diharapkan bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat maupun kelompok masyarakat setempat.

Setelah penyerahan bantuan tersebut, kegiatan dirangkaikan dengan acara berbuka puasa bersama seluruh tamu undang, lalu dilanjutkan sholat Tarawih berjamaah di Masjid At – Taqwa.

(dkisp)

Wagub Ingkong Ala: Jadikan Bedug Sahur Tradisi Penyemangat Ramadan

TARAKAN – Gema lantunan musik sahur menarik antusiasme masyarakat Kota Tarakan yang tampak memadati bahu jalan utama, untuk menyaksikan Parade Bedug Sahur 2025 di Food Court Gita Jalatama, pada Sabtu (15/3).

Pada kemeriahan tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si didampingi Wakil Walikota Tarakan Ibnu Saud Is, S.Pd., melepas sebanyak 50 peserta memulai parade di kota Tarakan.

Dalam sambutannya, Wagub Ingkong Ala mengapresiasi pelaksanaan acara yang diinisiasi Gerakan di Bawah Satu Bendera. Menurutnya, melalui kegiatan ini dapat meningkatkan semangat umat muslim menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan 1446 H.

“Tidak terasa setengah perjalanan ibadah puasa ini telah kita jalankan sebagai rasa bentuk syukur kita. Dan mari kita selalu berdoa agar dapat berjumpa di bulan ramadan yang akan datang,” kata Wagub Ingkong Ala.

Pada momen ini, Wagub menerangkan bahwa bedug sahur adalah tradisi budaya selama bulan suci ramadan. Dengan tradisi bedug sahur ini menjadi penyemangat umat muslim dalam menjalani ibadah puasa, salah satunya mengingatkan waktu sahur dan sholat.

Selanjutnya, dia juga berpesan kepada masyarakat Kota Tarakan secara khusus untuk dapat bersinergi bersama pemerintah daerah guna menciptakan harmonisasi.

“Mari kita manfaatkan momen ini sebagai sarana menjalin tali silaturahmi, mempererat persaudaraan, kerukunan dan kekompakan. Khususnya para generasi muda, saya lihat antusias mengikuti parade ini,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini hadir anggota DPRD Kaltara Korni Serliany, S.T., Asintel Danlantamal XIII Sunandar Wahyudi, M.Tr. Hanla., M.M., beserta Vice President PT. Pegadaian Wilayah Kaltara, Budi Rahmanto.

(dkisp)

Pemkab Nunukan Gelar Peringatan Malam Nuzulul Qur’an

NUNUKAN- Malam ke-17 Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar Peringatan Malam Nuzulul Qur’an 1446 H/ 2025 M di Masjid Hidayaturrahman Islamic Center Nunukan, Minggu (16/03).

Peringatan malam turunnya Al-Qur’an ini dihadiri oleh Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri.SE, Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan Andi Anisa Muthia, Anggota DPRD kabupaten Nunukan Andre Pratama, unsur Forkopimda, dan pimpinan OPD yang berbaur dengan masyarakat.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan KH. Mohammad Toha yang merupakan pengasuh pondok pesantren Nurul Huda Pasrepan Pasuruan.

Dalam sambutannya Bupati Nunukan mengucapkan selamat memperingati Nuzul Qur’an, untuk memperingati malam turunnya pedoman dan tuntunan umat manusia, yaitu Al-Quran.

Dalam Al-Quran telah disebutkan bahwa manusia diciptakan oleh Allah adalah semata mata untuk beribadah kepada-Nya.

“Utamanya di bulan suci ramadhan ini, kita selalu diingatkan untuk semakin khusyuk menjalankan ibadah sholat, semakin bersemangat bertadarus Al-Qur’an, semakin lama i’tikaf di masjid, dan semakin mempertebal kesalehan sosial kita”, ungkapnya.

Lanjut dikatakan Al-Quran diturunkan kepada umat manusia melalui Nabi Muhammad SAW agar menjadi rahmat bagi semua umat manusia, agar menjadi sumber segala ilmu pengetahuan, agar membimbing kita semuanya menjadi manusia yang lebih baik. Al-Qur’an adalah petunjuk dan pelita kehidupan bagi umat islam, yang mengarahkan kita kepada jalan yang benar.

“Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita tidak hanya sekedar membaca, namun juga memahami, menanamkan dalam hati, dan menerapkannya dalam kehidupan”, tambahnya.

Pada Kesempatan ini Bupati Irwan Sabri berharap, kemegahan masjid ini dapat menjadi pusat kegiatan dakwah islam yang bernafaskan kedamaian, kerukunan, dan persaudaraan tanpa membeda-bedakan.

H. Irwan mengajak untuk menjadikan kegiatan di masjid ini sebagai kegiatan yang membangkitkan jiwa-jiwa cinta islam pada setiap muslim secara luas.

Di akhir sambutannya Bupati Nunukan Berpesan kepada semua yang hadir di sini untuk menghidupkan Masjid ini dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat. selain tentu saja melaksanakan kegiatan keagamaan.

“Ada baiknya kegiatan bernafaskan kepedulian sosial pun digelar di sekitar masjid. jadikan masjid sebagai lokasi yang menenteramkan hati siapapun yang singgah”, ujarnya.

Pada kesempatan itu Bupati Nunukan dan Ketua TP PKK kabupaten Nunukan secara simbolis menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp. 230.000.000 dan Alquran kepada perwakilan Mushollah, Masjid dan pondok pesantren.

Untuk diketahui berikut penerima bantuan hibah yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Nunukan

1 .Mushollah SMA Negeri 2 Nunukan Selatan .Rp.20.000.000
2. Masjid Miftahul Khair Rp.20.000.000
3. Masjid Nur Hikmah Rp. 45.000.000
4.Masjid Ridwansyah Rp.20.000.000
5. Pondok Pesantren Safinatul Huda Rp. 125.000.000

(PROKOMPIM)