Wagub Ingkong: Serap Aspirasi Kebutuhan Masyarakat Wujudkan Pembangunan Inklusif Kaltara

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus berkomitmen mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Bumi Benuanta, khususnya kelompok masyarakat seperti anak, perempuan, disabilitas, rentan dan lanjut usia hingga kelompok adat dan marginal lainnya.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si., saat membuka acara Forum Penjaringan Aspirasi Inklusif Mentari Kaltara atau disebut juga Menyerap Aspirasi Untuk Setara dan Inklusi, di Ruang Serbaguna Lantai 1 Gedung Gadis, Kamis (20/3).

Pada kesempatan tersebut, Wagub Ingkong menyebutkan forum ini merupakan kolaborasi bersama antara Pemprov Kaltara dengan Program SKALA, dan terdapat empat capaian menjadi prioritas utama untuk dilaksanakan.

“Pertama tersedianya wadah partisipasi dalam perencanaan pembangunan daerah, kedua terbentuknya kesadaran serta pemahaman di kalangan pemangku kepentingan termasuk juga adanya masukan konkret dan relevan mengenai isu-isu yang dihadapi kelompok tersebut,” kata Wagub Ingkong.

“Ini dapat diakomodir dalam penyusunan RPJPD 2025-2045, RPJMD 2025-2029, dan RKPD 2026 Provinsi Kaltara, lalu keempat yakni terbentuknya rekomendasi dan panduan teknis mengenai proker pemda yang fokus pada pemenuhan layanan dasar kelompok tersebut,” sambungnya.

Selain itu, Wagub Ingkong memberikan arahan khusus kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemprov Kaltara, agar melalui forum Mentari Kaltara ini kedepannya dapat mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Saya minta semua OPD untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan jaringan masyarakat sipil, mengintegrasikan aspirasi dalam perencanaan, menyediakan ruang partisipasi yang berkelanjutan, dan meningkatkan kapasitas serta kesadaran mengenai isu-isu inklusi,” ucapnya.

Selanjutnya, ia mengingatkan kembali bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi semata, namun dari sejauh mana pembangunan tersebut mampu menjawab kebutuhan dan aspirasi seluruh lapisan masyarakat.

“Saya mengajak semua pihak untuk terus bekerja sama mewujudkan pembangunan yang berdampak dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kaltara sesuai dengan visi-misi Gubernur dan Wagub  Kaltara,” pungkasnya.

(dkisp)

Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Kemenkeu Bersatu, Dihadiri Plt. Sekertaris Daerah Ir.Jabbar, M.Si.

NUNUKAN – Plt. Sekertaris Daerah Ir. Jabbar, M.Si mewakili Bupati Nunukan menghadiri undangan buka puasa bersama Keluarga Besar Kemenkeu Bersatu, yaitu Bea Cukai, KPPN dan KP2KP Nunukan yang diselenggarakan di Aula KPPN, Nunukan Selatan, Kamis (20/3).

Dalam sambutan tertulis Bupati Nunukan, Jabbar mengatakan rasa syukurnya kepada Allah SWT sehingga di bulan penuh berkah ini masih bisa berkumpul dan saling bertatap muka dengan keluarga besar Kemenkeu bersatu Nunukan, tentunya dalam bingkai silaturahmi.

“Merupakan kehormatan bagi saya bisa menghadiri undangan buka puasa bersama keluarga besar Kemenkeu bersatu, semua ini dilakukan semata mata untuk memperkuat tali silaturahmi dan sinergitas antara pemerintah daerah dengan jajaran kemenkeu bersatu Nunukan,” Ungkapnya.

Lebih jauh, Jabbar mengharapkan agar silaturahmi seperti ini bisa terjalin semakin baik sehingga koordinasi, soliditas, kerjasama akan semakin mempermudah komunikasi sehingga setiap permasalahan yang ada di Nunukan bisa diselesaikan secara bersama sama demi kesejahteraan masyarakat Nunukan.

(PROKOMPIM)

Pemkab Nunukan Berikan Bingkisan Lebaran Kepada Para Pekerja Lapangan DLH Kab.Nunukan

NUNUKAN- Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemkab Nunukan memberikan bingkisan lebaran berupa sembako dan bahan pokok lainnya kepada para pekerja lapangan pada dinas lingkungan hidup Pemkab Nunukan

Bingkisan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Nunukan Hermanus.S.Sos, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Nunukan dr. Meinstar Tololiu di Halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kamis, (20/03).

Paket sembako tersebut bantuan dari Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Baznas Nunukan serta BUMD dan BUMN di Kabupaten Nunukan yang diserahkan Dinas Lingkungan hidup untuk pekerja lapangan.

Dalam sambutannya Hermanus mengatakan paket sembako yang dibagikan kali ini sebanyak 664 paket, dimana semua pekerja lapangan mendapatkan tanpa terkecuali.

“Untuk semua dedikasi dan pengorbanan mereka, atas nama pemerintah dan masyarakat, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya pekerja lapangan kita, karna mereka Nunukan ini jadi bersih.” ucapnya.

Lebih lanjut Wabup berharap, bingkisan sembako ini bisa menambah kebahagiaan bapak – ibu sekalian menjelang hari raya.

Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Baznas dan pihak swasta yang telah bekerjasama dengan pemerintah dalam penyediaan bingkisan sembako ini. ucap Wabup.

(PROKOMPIM)

Nunukan Tingkatkan Pelayanan Publik, Lurah Nunukan Utara Ungkap Tantangan Gedung Rusak

NUNUKAN-Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan, Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan melaksanakan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM). Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh instansi pemerintah di Kabupaten Nunukan.

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, diberikan penghargaan kepada unit penyelenggara pelayanan publik yang mendapatkan penilaian baik dari masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Lurah Nunukan Utara, Anief Arifianto, S.AP., M.I.KOM, menyatakan bahwa meskipun tidak mendapat informasi sebelumnya tentang adanya penilaian atau survei kepuasan tersebut, pihaknya tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami selalu berusaha memberikan pelayanan yang cepat dan tepat, seperti dalam pengurusan surat pengantar pembuatan KTP, KK, akta lahir, dan akta kematian yang semuanya gratis tanpa dipungut biaya,” ujar Anief Arifianto, Lurah Nunukan Utara.

Namun, Anief juga mengungkapkan beberapa tantangan yang dihadapi dalam memberikan pelayanan publik di wilayahnya. Salah satunya adalah kondisi gedung kantor Lurah Nunukan Utara yang sudah banyak mengalami kerusakan, seperti atap yang bocor, kaca jendela yang rusak, dan plafon yang juga banyak yang rusak. Bahkan, ketika hujan deras, air sering masuk ke dalam ruangan dan menggenangi lantai.

“Meskipun kami sudah berulang kali mengusulkan perbaikan gedung melalui Musrenbang, hingga saat ini belum ada realisasi. Padahal kantor Lurah Nunukan Timur telah dua kali mendapatkan anggaran pemeliharaan,” ungkapnya.

Ia melanjutkan bahwa gedung kantor Lurah Nunukan Utara yang dibangun pada tahun 2012 ini memang cukup megah pada masa pemerintahannya Bupati Nunukan Drs. H. Basri, namun kini kondisinya sudah banyak yang rusak. Meskipun demikian, Anief mengungkapkan bahwa semangat untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak pernah surut.

“Alhamdulillah, meskipun ada berbagai kekurangan, kami tetap bersemangat untuk memberikan pelayanan terbaik. Terbukti, berdasarkan hasil survei kepuasan masyarakat, kami memperoleh penghargaan terbaik setelah Kecamatan Sembakung. Penghargaan ini sangat membanggakan kami dan semakin memotivasi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Anief Arifianto.

Melalui penghargaan ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi unit penyelenggara pelayanan publik lainnya di Kabupaten Nunukan untuk terus meningkatkan kualitas layanan mereka.

(Ysp/**)

Imbas Senggolan Kapal Resmi di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Seorang Penumpang Laki-Laki Parubaya Meninggal Dunia

NUNUKAN-Seorang pria berusia sekitar 50 tahun (HTM) dinyatakan meninggal dunia setelah insiden Senggolan  antara kapal KM Malindo  dan kapal KM MID Express di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 17.00 Wita sebelumnya itu menyebabkan seorang penumpang meninggal dunia. Rabu (19/3/2025).

Sebagaimana beredar di Media Sosial Facebook, terlihat buruh sedang mengevakuasi korban dari kapal menuju Rumah Sakit dengan menggunakan gerobak. Juga terdengar teriakan para buruh meminta disiapkan ambulance.

Menurut saksi mata menceritakan  KM Malindo hendak bersandar di Dermaga Pelabuhan Tunon Taka, yang mana sudah ada KM MID Express juga sudah sandar sebelumnya, Namun tiba-tiba KM Malido yang hendak bersandar di samping KM MID Express tiba-tiba melaju dan sempat menyenggol KM MID Express, bahkan bagian depan KM Malindo sempat menghantam Dermaga Pelabuhan Tunon Taka, Diduga kapal tidak terkendali karena tidak bisa mundur.

“Mungkin Kapal KM Malindo itu tidak bisa mundur sehingga sempat menyenggol KM MID Express sebelum menghantam dermaga. Sementara korban yang berada di depan itu tidak bisa menghindar dan terjepit di antara kedua kapal itu,” kata saksi mata yang menyaksikan kejadian itu.

Petugas KSOP mengonfirmasi bahwa mereka sedang melakukan pemeriksaan dan memintai keterangan Nakhoda KM Malindo untuk mengungkap penyebab kecelakaan ini.

Hingga kini, pihak KSOP menegaskan bahwa investigasi masih berlangsung untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan insiden ini.

“Kami sementara meminta keterngan dari Nakhoda KM Malindo terkait insiden ini, dan untuk selanjutnya nanti kami informasikan, harap bersabar,” pungkasnya.

(Gzb/**)