
Makassar-Berandankrinews.com
Menyambut Hari Bhayangkara ke 74 tahun 2020,Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) gelar donor darah di Mapolda Sulsel, Jumat (26/6/2020).
Dari informasi yang didapat, sebanyak 370 personel masing-masing Satker di Polda Sulsel telah mendaftarkan diri untuk mendonorkan darah kepada petugas Biddokkes Polda Sulsel bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Makassar.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo S.Ik M.Si mengatakan kegiatan donor darah yang dilaksanakan ini, untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah.
“Menyelamatkan pasien yang membutuhkan darah dan pasien-pasien yang ada di rumah sakit,” ungkapnya.
Saat kegiatan donor darah ini, kata Kombes Pol Ibrahim Tompo, pihaknya tetap mengikuti protokol kesehatan, menggunakan masker dan menjaga jarak.
Untuk darah yang telah terkumpul tersebut, katanya, nantinya diserahkan kepada PMI Kota Makassar.
“Semoga dapat dipergunakan untuk masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Kombes Pol Ibrahim Tompo.
Di tempat yang sama Polda Sulsel juga menggelar SIM gratis kepada warga masyarakat yang lahir pada tanggal 1 Juli sebanyak 150 orang.
Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo dalam keterangannya mengatakan, kegiatan simpatik itu juga dilaksanakan dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke-74.
“Kegiatan simpatik yang dimaksud adalah pemberian SIM gratis untuk pengurusan SIM baru maupun SIM perpanjangan, akan tetapi ada syarat dan ketentuan yang harus diperhatikan oleh masyarakat ” jelas Kombes Pol Ibrahim Tompo.
Dalam pelaksanaan pemberian SIM gratis tersebut juga tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, menyediakan hand sanitizer dan mewajibkan penerima menggunkan masker.
Muh Ishak Hammer


Bone-Berandankrinews.com
“Bhakti Sosial kali ini kami fokus ke keluarga besar Kodim 1407/Bone yang purnawirawan dan warakawuri yang sedang sakit dan kondisinya kurang mampu atau perlu bantuan dan memang sangat memprihatinkan Kata,”Ibu Ketua.
Adapun rumah yang dikunjungi diantaranya: rumah Serma (purn) Agus Nurdin, yang beralamat di jalan Makmur watampone yang sedang menderita Penyakit stroke menahun dan kini tinggal bersama saudaranya karena ditinggal pergi oleh istrinya.

