Waspada Jambret Kalung Emas, Ini Himbauan Kabid Humas Polda Sulsel


Makassar-Berandankrinews.com.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E.Zul pan mengatakan Aksa tukang jambret merupakan salah satu tindak pidana yang menjadi momok masyarakat, khususnya bagi kaum perempuan. Pasalnya, mereka kerap kali rentan menjadi korban penjambretan. Telah banyak kasus penjambretan , d korbannya memang kebanyakan adalah seorang wanita.

Seperti Kejadian Pada Rabu siang 31 Juli 2021 lalu di Depan Toko Jangkrik Jalan Dr Wahidin Husodo Makassar, yang menimpa SU (60) yang sementara berada di depa toko Jangkrik usai berbelanja , ta, korban sadari , pelu jambret mengendarai motor menghampiri korban dan menarik kalung emas 3 Gram milik korban yang sementara dipakai dileher.

Untungnya THE GHOST DERMAGA Resmob Polres Pelabuhan Makassar bersama opsnal Polsek Wajo dan diBack Up Oleh Resmob Polda Sulsel berhasil menangkap para pelaku Jambret SPESIALIS KALUNG EMAS tersebut pada Selasa (7/09/2021) dinihari di Jl. Andi Tonro 6 Belakang kuburan Kec. Tamalate Kota Makassar.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa dan diamankan di Polsek Wajo guna proses penyidikan lebih lanjut.

Merespon hal itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan memberikan himbauan agar kejadian tersebut tidak terulang.

E. Zulpan mengatakan meskipun melihat situasi sudah aman, namun masyarakat harus tetap waspada dan tidak meremehkan situasi yang ada. Kewaspadaan dan kehati-hatian masyarakat setiap waktu dan dalam segala kondisi apapun, harus tetap dilakukan.

“Ya kalau bisa jangan lewat tempat rawan atau sepi, waspada dengan lokasi sekitar, jangan pakai barang mencolok dan hindari bermain ponsel saat berada di pinggiran jalan” kata E. Zulpan, Kamis (08/09/2021)

Kabid Humas Polda Sulsel juga mengingatkan pelaku perbuatan jambret dapat dijerat dengan pasal 365 KUHP terkait pencurian dengan kekerasan dan terancam menjalani hukuman penjara”, tandasnya.

Ril MIH

Pangdam XIV/Hasanuddin. Mayjen TNI Mochamad Safei Kasno S.H didampingi Danrem 141/Tp Brigjen TNI Djashar Djamil, S.E, M.M mengunjungi Maqam Assyeikh Al-Habib Jamaluddin Al Akbar Al Husein


Wajo – Berandankrinews.com.
Pangdam XIV/Hasanuddin. Mayjen TNI Mochamad Safei Kasno S.H didampingi Danrem 141/Tp Brigjen TNI Djashar Djamil, S.E, M.M mengunjungi Maqam Assyeikh Al-Habib Jamaluddin Al Akbar Al Husein di Desa Tosora Kec. Majauleng, Kab. Wajo. Rabu 08/09/2021.

Kapenrem 141/Toddopuli. Mayor Arm Arfan Towasi, mengatakan “Dalam kesempatan kali ini Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Safei Kasno S.H didampingi Danrem 141/Tp Brigjen TNI Djashar Djamil, S.E, M.M menyempatkan berdoa di Maqam Al- Habib Jamaluddin Al Akbar Al Husein penyebar agama islam di Sulawesi Selatan khususnya di Kab.Wajo “ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan Shalat Duhur berjamaah dan di lanjutkan Istirahat siang di rumah Kepala Desa Tosore. Dalam kesempatan kali ini Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Safei Kasno S.H didampingi Danrem 141/Tp Brigjen TNI Djashar Djamil, S.E, M.M menyapa warga dan tokoh masyarakat yang ada di Sekitar Maqam “tandasnya.

Kemudian, Pangdam memberikan bantuan 100 jt & Kabinda 50 jt melalui Letkol Inf M. Juanda. D Dandim Wajo utk renovasi Maqam Assyeikh Al-Habib Jamaluddin Al Akbar Al Husein. Dalam arahannya Pangdam memerintahkan Dandim segera aksi utk kordinasi dengan Bupati & dinas terkait situs sejarah agar dpt segera dikerjakan. “Tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Danrem 141/Toddopuli. Brigjen TNI Djashar Djamil. S.E M.M, Kabinda Sulsel Brigjen TNI Dwi Surjadmodjo, Kapendam XIV/Hasanuddin Letkol Inf Rio P, Dandim 1406/Wajo Letkol Inf M. Juanda. D, Para Forkopimda Kab Wajo, Para Forkopimca Kec Majauleng, Kades Tosora.

“Penerangan Korem 141/Tp

Lihat mobil terjebak lumpur saat tinjau PAM kunjungan RI 1,Danyon TINDIZZ langsung evakuasi


Wajo,Sulsel-Berandankrinews.com. Dalam rangka menghadapi kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo ke Kabupaten Wajo Kamis 9 September 2021, hari ini seluruh aparat keamanan gabungan TNI, Polri dan instansi terkait menggelar apel gelar pasukan yang dilaksanakan di lapangan Merdeka Kota Sengkang Kabupaten Wajo ( Rabu, 08/09/21 ).

Dalam apel yang dipimpin langsung oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Mochamad Safei Kasno bersama Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Drs. H. Merdisyam,M.Si tersebut tampak 1 SSK ( Satuan Setingkat Kompi ) personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel juga hadir ditengah-tengah pasukan pengamanan lainnya.

Hadir pula dalam apel gelar pasukan pejabat utama Kodam XI Hasanuddin dan Polda Sulsel serta para komandan pasukan pengamanan diantaranya Karo Ops Polda Sulsel Kombes Pol. Drs. Adeni Muhan Daeng Pabali, MM, Kapolres Wajo AKBP Muhammad Islam A., S.I.K.,M.M., dan Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos.

Selesai mengikuti apel gelar pasukan, selanjutnya seluruh aparat keamanan yang terlibat dalam pengamanan kunjungan kerja Presiden RI, langsung menempati pos-pos pengamanan yang telah ditentukan pada sejumlah titik lokasi.

Saat sedang meninjau lokasi pos pengamanan yang ditempati oleh personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Danyon C Pelopor mendapati sebuah mobil pickup milik seorang warga yang terjebak dalam kubangan lumpur cukup dalam. Hal ini sontak menarik perhatian perwira berpangkat satu melati tersebut dan berinisiatif untuk memberikan pertolongan.

“ Kebetulan saya melihat mobil warga terjebak dalam lumpur oleh karena itu saya beserta anggota membantu mendorongnya, namun tidak berhasil sehingga kami menarik kendaraan tersebut dengan mobil dinas kami, alhamdulillah berhasil,” ungkap Nur Ichsan.

Dirinya juga menyebutkan meskipun sedang menjalankan tugas pengamanan hal tersebut tidak menghalangi untuk berbuat baik terhadap sesama sebagai wujud implementasi dari Bhakti Brimob Untuk Masyarakat.

” Tugas-tugas operasional utamanya tugas pengamanan memanglah sangat penting untuk kami laksanakan, namun demikian hal ini tidak menjadi alasan bagi kami untuk tidak membantu warga yang tengah mengalami kesulitan sehingga meskipun sedang menjalankan tugas kami juga berupaya sebisa mungkin menolong masyarakat yang membutuhkan bantuan,” kunci Danyon yang akrab dengan sebutan Danyon Tindizzz.

Rencananya dalam kunjungan kerja besok ( Kamis,Red ) Presiden Republik Indonesia selain memantau langsung pelaksanaan vaksinasi di kota Sengkang juga akan melakukan peninjauan bendungan Paselloreng yang terletak di Kecamatan Gilireng Kabupaten Wajo.

Ril MIH

Matangkan Rencana Pengendalian Banjir, Gubernur Susuri Sungai Kurau

BERANDANKRINEWS.COM, KURAU – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menyusuri alur sungai kurau dari hilir ke hulu sejauh kurang lebih 30 km yang ditumbuhi tanaman mangrove disekitarnya, Rabu (8/9/2021).

Hal itu dilakukannya untuk meninjau lokasi rencana pembangunan _check dam_ atau bangunan pengendali sedimen sebagai spot konstruksi _Detail Engineering Design_ (DED) sungai kurau yang akan dibangun pada tahun 2022, serta mensurvei relokasi beberapa rumah di daerah aliran sungai dan pembangunan jetty atau dermaga di muara.

Peninjauan ini merupakan survei ketiga yang dilakukan Pemprov. Babel dengan berkolaborasi bersama Pemkab. Bangka Tengah guna mematangkan rencana pengerjaan pengendalian banjir di Desa Kurau, Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah.

“Kami akan menata kawasan Kurau Barat dan Kurau Timur dengan merelokasi beberapa rumah dan membangun tanggul pengendali sedimen sebagai upaya pengendali banjir di daerah Kurau,” ungkap gubernur.

Untuk itu gubernur berharap, selain nantinya desa ini dapat tertata, alur sungai Kurau juga lebih aman karena sedimentasinya berkurang, dan kedepan nelayan tidak lagi bergantung kepada pasang surut air laut. Untuk itu dia juga memberi masukan agar lebar sungai menjadi tiga lapis dari ukuran semula.

“Jika sudah tertata, kapanpun nelayan mau melaut, insyaAllah bisa lancar. Mohon doanya, karena pembangunan akan dilaksanakan pada tahun 2022,” ujarnya.

Oleh karenannya, gubernur mengintruksikan agar persiapan pembangunan ditargetkan maksimal bulan September 2022.

Diinformasikan bahwa rencana pembangunan _check dam_ akan dilakukan di tiga titik bentang sungai pada alur sungai Kurau yang disisir gubernur kali ini. Sedangkan rencana pembangunan dermaga akan dibangun sejauh kurang lebih satu kilometer di muara sungai dengan dua bangunan berhadapan.

Pembangunan _check dam_ sendiri dilakukan dengan pertimbangan terdapat pengendapan di muara sehingga menganggu lalu lintas kapal dan alur pelayaran, dan dengan membangun jetty yang panjang, alur sedimen sepanjang pantai dapat tertahan, sehingga pada alur pelayaran kondisi gelombang tidak pecah, dan memungkinkan kapal masuk ke muara pantai.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan bahwa Gubernur Erzaldi telah merencanakan jauh-jauh hari rencana program pengendali banjir daerah Kurau sejak dirinya masih menjadi Bupati Bangka Tengah.

“InsyaAllah rencana ini dapat terealisasi pada tahun 2022 mengingat program ini telah direncanakan sejak jauh-jauh hari. Inilah pentingnya bersinergi antara pemprov dan pemkab, jadi harus ada kerjasama yang baik antara gubernur dan bupati serta satuan kerjanya,” ujarnya.

Setelah peninjauan, program ini akan dimatangkan kembali dengan membuka Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) untuk melihat sejauh mana respon masyarakat Desa Kurau atas program pembangunan yang akan dibangun.

“Kami akan bersama-sama menjelaskan kepada masyarakat agar dapat direlokasikan ketempat yang telah disediakan dengan rumah yang juga akan kami bangun,” jelas Bupati Bangka Tengah.

Kepala Balai Wilayah Sungai Babel, Panca Hermawan, mengatakan proyek ini diperlukan dukungan Gubernur dan Bupati atas rencana pembangunan pada tahun 2022.

“Kami perlu dukungan penuh dari Bapak Gubernur dan Bupati untuk pembebasan lahan dan pembangunan jetty yang pembangunannya diperkirakan sampai dengan tahun 2023,” ujarnya.

Hal ini juga didukung oleh Kepala Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Babel, Oloan Sitorus yang mengatakan pihaknya akan mendukung pengadaan tanah, yaitu relokasi pembangunan rumah pada area terdampak.

“Kami akan mendukung penuh dalam rangka pendataan pengadaan tanah,” tutupnya.

Wartawan : Yogi Pranata
Sumber : Diskominfo Babel

Wakapolda bersama-plt gubernur Sulsel tinjau dan hadiri vaksinasi Merdeka dipesantren Nahdlatul ulama di kabupaten Maros


Makassar-Berandankrinews.com. Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol. Chuzaini Patoppoi, S.St.M.K., S.H. meninjau pelaksanaan vaksinasi Merdeka di Pondok Pesantren Nahdatul Ulum Kab.Maros Sulsel secara serentak sekaligus mengikuti Vicon arahan Presiden RI, Selasa (07/09/2021)

Kegiatan tersebut juga di hadiri oleh Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman , Bupat Maros Ir .Chaidir Syam, PJU Polda Sulsel dan Unsur Forkopimda kab Maros, serta Bpk Irfan pengasuh Pondok Pesantren Nahdatul Ulum Kab.Maros

Plt Gubernur Sulsel sangat berterima kasih kepada Polda Sulsel yang telah mendukung Vaksinasi serentak di Wilayah Sulsel dengan menyiapkan 12.500 dosis, dan dilaksanakan pada 19 lokasi selama 2 hari, beberapa lokasi diantaranya di pesantren dan tempat ibadah

Dalam kegiatan Vaksinasi Merdeka termasuk di Pesantren Nahdatul Ulum tersebut ,Presiden Joko Widodo , memantau secara langsung (live) dari Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor

Presiden RI Joko widodo sangat mengapresiasi yang telah di laksanakan TNI Polri dalam mlaksanakan vaksinasi serentak di pesantren dan rumah ibadah seluruh indonesia

Dalam kesempatan tersebut, di samping melakukan peninjauan pelaksanaan Vaksinasi, Wakapolda Sulsel dan Plt Gubernur Sulsel juga memberikan Tali Asih kepada Perwakilan Santri Pondok Pesantren Nahdatul Ulum Kab Maros .

Sementara itu , Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E .Zulpan mengemukakan Polda Sulsel All Out Mendukung vaksinasi sebagai upaya untuk menekan penyebaran COVID-19 di Sulsel , termasuk dikalangan pelajar dan para santri juga masyarakat secara umum

” Ya sebanyak 2400 dosis disiapkan untuk di berikan kepada pelajar ,santri dan masyarakat umum Kab .Maros yang di laksanakan di Pondok Pesantren Nahdatul Ulum , dan Ini ikhtiar bagi kita , vaksinasi bisa memberikan kekebalan agar mereka bisa beraktifitas dan mencari ilmu tetap bisa maksimal dan tetap sehat,” katanya di sela-sela ikut meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pesantren Nahdatul Ulum Kab.Maros

Ia berharap pelaksanaan vaksinasi lebih masif sehingga proses untuk pengendalian sampai tahap menghentikan penyebaran COVID-19 bisa dimaksimalkan.

Dirinya juga berterimakasih kepada para pengasuh dan Ustadz Pesantren Nahdatul Ulum Kab.Maros, juga pada para tenaga kesehatan dan berbagai pihak lainnya yang mendukung pelaksanaan vaksinasi itu.

Ril MIH