Sinjai (Sulsel)-Warga Kampung Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, masih antusias Bergotong-royong bersama di akhir-akhir di lokasi Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105. Sabtu (06/07/2019).
Beberapa hari lagi Pra TMMD akan berakhir dilaksanakan. Pasiter Kodim 1424/Sinjai Kapten Inf Muh Bakri menerangkan jika pekerjaan selama ini hanya menyelesaikan bagian kecil saja.
“Seperti merapihkan pekerjaan dan membersihkan jalan” jelas Pasiter.
Meski begitu, masyarakat yang hadir masih sama jumlahnya seperti pertama kali pra TMMD dilaksanakan.
“Puluhan warga yang pekerjaannya diladang sudah selesai, mereka memilih ke lokasi TMMD.
Ini adalah hal yang bagus mengingat TMMD adalah kegiatan yang tujuan utamanya adalah untuk menjalin kekompakan antara masayarakat dengan TNI,” jelasnya.
Halide (43), salah satu warga dusun Balle mengatakan, pada akhir akhir masa Pra TMMD kami masih semangat bergotong-royong bersama TNI AD.
“Anggota Kodim 1424/Sinjai saja semangat membangun kampung, begitu juga kami sebagai warga yang akan menikmati pembangunan gorong-gorong dan perintisan jalan,” ujarnya. (Irwan N Raju
Sinjai (Sulsel)-Pagi menjelang siang yang cerah, Desa Tompobulu, Kecamatan Bulipoddo juga sudah mulai berdenyut. Serda Basri setelah bersama-sama dengan masyarakat setelah melaksanakan pekerjaannya dalam Pra TMMD 105 Kodim 1424/Sinjai ini.
Kebersamaan dan kesederhanaan pun terlihat, seadanya hanya beristirahat di sekitar lokasi berteduh dari sinar matahari. Babinsa bersama masyarakat menikmati minuman seadanya dan makanan yang dibawah warga dari rumah masing-masing
“Kekompakan dan kebersamaan bersama warga akan tetap kami jaga, tidak hanya dalam Pra TMMD saja nanti waktu TMMD dan bahkan setelah TMMD pun kami akan selalu kompak.” kata Serda Basri, Sabtu (6/07/2019), Wargapun terlihat tidak canggung membaur bersama TNI saling bercanda ketika istirahat di tempat yang seadanya. (Irwan N Raju)
Bone (Sulsel)- Murni (50) merupakan tulang punggung bagi kedua cucunya yang masih kecil.
Ketika ditemui di kediamannya di Jalan Husain Jeddawi lorong 7, Macege Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone, provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (6/7/19).
Murni menceritakan kisah kehidupannya, bagaimana Dia menjalani kehidupannya selama ini, Anak-anaknya telah menikah dan Murni kini hanya tinggal bersama dua orang cucunya di sebuah gubuk sederhana.
“Buat makan sehari-hari saya ikut membantu anak berjualan dipasar malam di jalan mesjid Raya karena hanya ini yang bisa saya lakukan,” Ungkap Murni
Dengan kondisi rumahnya, Murni selayaknya mendapatkan bantuan dari pemerintah, namun hingga saat ini belum ada perhatian sama sekali.
“Semua Anak-anak saya berada jauh karena ada yang merantau di Malaysia, ada di kolaka, ada juga di Bone namun sudah berkeluarga,” lanjutnya
IM tetanga Murni mengatakan, Terkadang warga sekitar yang datang memberikan makanan berupa beras dan indomie, serta telur untuk hari-harinya.
“Saya sering lihat tetangga sering membantu Nenek Murni memberikan makanan, kadang beras, kadang indome bahkan telur,” jelas IM.
Sementara, Aktivis dari LSM Pemerhati Sosial Kabupaten Bone, Yusuf menegaskan, seharusnya warga ini mendapatkan bantuan dari pemerintah, karena melihat kondisinya layak mendapatkan bantuan.
Melihat kondisi Murni, Berandankrinews.com menghubungi Camat Tanete Andi Bobby melalui Via Whatsapp, Dia menyampaikan, melihat kondisi rumah Nenek Murni perlu mendapat perhatian agar bisa difasilitasi oleh pemerintah kelurahan untuk mendapatkan bantuan pemerintah. (Irwan N Raju)
Berandankrinews.com-Bone, Kepala Desa Lampoko, Usman bersama Masyarakat Lampoko dan KKN UNHAS serta PKl 2 Polbantan Gowa lakukan jumat bersih dengan gotong royong membersihkan disepanjang jalan poros Lampoko kecamatan Barebbo Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (5/7/19).
Usman mengatakan, Moment ini sebenarnya sudah lama kami tunggu bersama masyarakat desa Lampoko, harapan kami mudah-mudahan pelaksanaan perayaan HUT RI Ke-74 tahun 2019 ini, didesa Lampoko berjalan aman, lancar damai dan kondusif.
Ditempat terpisah Camat Barebbo Andi Asman A Sulaiman menuturkan, pelaksanaan kegiatan perayaan HUT RI sengaja kami gilir selama kami 4 tahun menjabat sebagai Camat Barebbo agar semua warga masyarakat Barebbo dari barat sampai ke timur 17-desa dan 1 kelurahan bisa menikmati gema HUT RI.
(Irwan N Raju)
Berandankrinews.com-Nunukan, Pilkades serentak Se Kabupaten Nunukan yang akan digelar pada 23 Juli 2019 mendatang, tentu persiapan para calon kades pun telah disiapkan untuk di kompetisi menduduki kursi Kepala Desa.
Salah satu calon Kades Sungai Nyamuk, Zulkifli Bachtiar Bennu, S. I. Kom saat ditemui Berandankrinews.com, Kamis (27/6/19) mengatakan, Persoalan persiapan program kerja, visi misi, berkas dan administrasi saya kira sudah siap. Meskipun dalam dua minggu terakhir tidak optimal terjun langsung ke lapangan karena mendampingi orangtua yang sedang menjalani perawatan intensif di RSUD di Nunukan, tapi saya upayakan memantau kondisi sosial, permasalahan dan memperhatikan masukan dan saran dari masyarakat walaupun sedang berada di Nunukan.
Ketika ditanya tujuan untuk maju di Pilkades Sungai Nyamuk, Zulkifli Bachtiar mengatakan, hal pertama yang membuat saya melangkah maju dalam pencalonan kepala desa sungai nyamuk adalah ingin membuat desa kelahiran saya ini menjadi jauh lebih baik, lebih berwarna & lebih meriah. Bukan berarti sekarang desa Sungai Nyamuk ini tidak baik, tapi saya ingin lebih baik dengan di dasari keterbukaan & tentunya tidak bergeser dari perudang2an yg berlaku
Kedua, saya ingin membuat desa Sungai Nyamuk ini sebagai center point of Sebatik island, dengan cara mendorong kegiatan keagamaan, kesenian rakyat, kegiatan olahraga, dan kegiatan-kegiatan lainnya agar Masyarakat dari luar datang ke Desa kita dengan otomatis itu akan membantu perekonomian masyarakat desa.
Ketiga, banyaknya masyarakat yang kurang mampu tidak mendapat bantuan atau tidak tepat sasaran, maka dari itu saya berencana ingin mensurvei kembali, kalau bisa setiap tahun disurvei agar bantuan-bantuan dari pemerintah pusat, provinsi dan daerah di terima oleh yang berhak menerima, intinya masih banyak lagi, ungkap Zulkifli
Pria Kelahiran Sungai Nyamuk 26 Agustus 1990 ini juga mengatakan jika terpilih sebagai Kepala Desa Sungai Nyamuk, dalam membangun Desa Sungai Nyamuk bila dikatakan mampu atau tidak, sangatlah angkuh rasanya jika saya mengatakan mampu merubah desa Sungai Nyamuk menjadi lebih baik. Karena sekarang sungai nyamuk sangatlah luar biasa dalam hal pembangunan dan itu tak luput oleh kerja keras para pengusaha dan tokoh masyarakat sungai nyamuk yang menanam investasi dalam hal membuka usaha dan membangun tempat usaha secara tidak langsung membangun desa sungai nyamuk.
“Namun diluar daripada itu saya akan berusaha merangkul RT, Dusun dan seluruh Masyarakat agar turut menciptakan desa ini menjadi desa yg lebih baik, karena sangat egoislah seorang Kepala Desa jika mengambil keputusan sendiri dan tidak melibatkan seluruh aparatur dan masyarakat desa. Jadi kesimpulannya jika masyarakat bersatu insya Allah saya sanggup merubah desa sungai nyamuk menjadi lebih baik, Mungkin hanya ini yang bisa saya sampaikan, saya Zulkifli Bachtiar Bennu memohon Doa dan Restu dari bapak dan ibu saya serta saudara-saudari ku untuk mencalonkan diri menjadi Kepala Desa Sungai Nyamuk periode 2019-2025,” tuturnya
Salah satu pemuda Sungai Nyamuk Ibas yang sangat mendukung pemuda yang maju dipilkades Sungai Nyamuk menuturkan, Eksistensi kaum muda perlu diakui dengan memberikan kepercayaan dan kesempatan. Tentu saja dengan regenerasi tersebut bukan berarti tokoh pemimpin yang lebih senior atau yang tua akan kehilangan muka, namun terbuka kemungkinan menjadi mentor atau partner. Karena memiliki jam terbang pengalaman berbeda, Bukankah Bung Karno pernah berpesan, beri aku sepuluh pemuda, maka akan kuguncang dunia? Kembali lagi setiap orang punya kesempatan untuk maju selagi memenuhi persyaratan dan sesuai aturan yang berlaku.
“Sosok pemimpin dari anak muda tak bisa dipungkiri dalam kanca perpolitikan saat ini. Dan memang sangat diharapkan golongan dari anak muda bisa membawa terobosan-terobosan baru dalam hal pemerintahan dan bisa memberikan inovasi-inovasi yg produktif yang bisa memajukan kesejahteraan dan pembangunan desa khususnya,” ungkap Ibas. (Dhian)