Wajah Baru Kepala Desa Seinyamuk

NUNUKAN – Seinyamuk ,pemilihan kepala desa sudah selesai berjalan dengan aman dan tertib sesuai harapan ketua pilkades desa sungai nyamuk kecamatan sebatik timur.

dalam pemilihan kepala desa di siapkan lima tps yang mana di tiga tps hanya di menang kan oleh nomor urut 04 yaitu bapak zulkifli bahtiar.namun suara nya nomor 04 tetap unggul lebih baik,melebihi target yang di harafkan.

salah satu pandu desa yang mana bertugas sebagai anggota kpps dalam pemilihan desa siap menjaga kedamaian. alhamdulilah kotak suara pilkades di angkat mengunakan roda dua (motor), karna salah satu tps 01 adalah tps yang terjauh di Rt.03 desa sungai nyamuk kecamatan sebatik timur.

di dampingi dengan salah satu anggota kepolisian sebatik timur, bripka (agung w,)dan anggota marinir serda (sanjaya) dengan cuaca mendukung tanpa ada hambatan.

dalam lokasi pilkades di rt.03 tps 01 terdapat suatu benda aneh dengan ada nya beras kuning serta kacang hijau.di pintu masuk dan kamar coblos ,serta pintu keluar.

harapan ketua panitia tps ibu suhartini agar pemilihan kepala desa khusus nya di tps 01 yg letak nya di Rt.03 supaya bisa berjalan aman dan tertib untuk 6 tahun kedepan seinyamuk lebih baik.

pernyataan feri wahyudi selaku kasi pengelola keuangan dan aset daerah, Harapan kami, dengan adanya pemimpin muda di Desa akan lebih meningkatkan lagi proses2 pembangunan dan Pemberdayaan masyarakat yang telah dimulai sebelumnya oleh Kepala Desa terdahulu.

Semangat muda semoga menjadi energi positif untuk bergerak cepat dalam menjalankan tugas yang diamanahkan sembari tetap tidak berhenti untuk berdiskusi dengan para tokoh masyarakat dan “senior-senior” di Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.

Untuk patokan kita adalah hasil perolehan suara dr seluruh TPS yg tadi sudah direkap oleh Panitia Desa dan telah ditetapkan saudara Zulkifli bahtiar sebagai Calon Kepala Desa peraih suara terbanyak Feri Wahyudi, Kasi. Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa.

suatu kebanggaan camat sebatik timur karna setiap calon yang menang dan yang kalah semua nya hadir dalam penandatanganan berita acara”camat sebatik timur” Harapan saya tentunya mengharapkan adanya kesinambungan,apa yg baik yg telah dilaksanakan oleh kades sebelumnya tetap dilanjutkan dan meningkatkan kemampuan staf desa,bukan hanya dalam hal pelayanan kepada masyarakat,tapi jg diberikan kepercayaan untuk ikut terlibat dalam pelaksanaan kegiatan yg di danai oleh Dana Desa.wahyuddin S,sos” camat sebatik timur” (Dhian)

BNNK Nunukan Bentuk Pengiat Anti Narkoba di Desa Maspul

Nunukan (Kaltara)-Penyalahgunaan narkoba masih menjadi masalah kronis yang menimpa Indonesia, karena narkoba masih menjadi ancaman nyata bagi bangsa indonesia, secara perlahan.

Narkoba membunuh generasi muda yang notabenenya sebagai bibit-bibit unggul bangsa. Kini hampir 3.3 juta orang di negeri ini terkontaminasi narkoba.

Sehingga BNNK Nunukan terus berupaya memutus mata rantai peredaran gelap narkoba melalui pemberantasan narkoba, BNNK Nunukan juga terus memberikan sosialisasi bahaya narkoba maupun pelaksanaan uji narkoba.

Tak hanya itu, BNNK Nunukan pun mendayagunakan peran serta masyarakat guna menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba dengan Pembentukan Relawan Anti Narkoba (RAN) sekaligus penandatanganan fakta integritas kepada seluruh Kepala keluarga di Desa Maspul Kecamatam Sebatik Tengah yang dilaksanakan di Desa Maspul, Sebatik Tengah, Rabu (24/7/19) pagi tadi.

Kepala BNNK Nunukan, Kompol Lamuati, SH menuturkan, terkait dengan pembentukan relawan anti narkoba dikandung maksud bahwa desa bersinar di pulau Sebatik yaitu Desa Maspul, maka perlu dibentuk pengiat anti narkoba, agar desa Maspul yang telah mendeklarasikan diri desa bersih narkoba, tetap melakukan pengawasan terus menerus supaya pengiat-pengiat yang baru di bentuk ini diberikan wawasan dan pengetahuan.

“Ini bertujuan agar setiap saat relawan ini memberikan sosialisasi atau pengetahuan penyuluhan kepada seluruh Masyarakat khususnya di Desa Maspul tentang bahaya narkoba,” jelas Lamuati.

Dikatakan Kompol Lamuati, Bahaya narkoba yang perlu dipahami masyarakat ini sangat penting bahwa, bagi orang yang mengunakan Narkotik itu menjadi kecanduan atau ketergantungan, kalau sudah ketergantungan maka akan merusak sistem otak dan tubuh yang mengakibatkan kematian.

Kepala BNNK Nunukan berharap kepada pengiat anti narkoba yang dibentuk agar bisa bekerja secara ikhlas dan profesional bekerja keras, karena tanpa itu tidak akan maksimal untuk melakukan upaya-upaya pencegahan di Desa Maspul.

Sementara saat ini hanya desa Maspul yang mendeklarasikan diri untuk Desa bersih Narkoba, namun kedepannya dua desa akan menyusul mendeklarasikan diri sebagai desa bersih Narkoba.

“Untuk sementara saat ini yang mendeklarasikan diri Desa Maspul, kedepan ada dua desa akan menyusul untuk melakukan hal yang sama yaitu desa Tanjung Aru dan Desa Balansiku, mudah-mudahan desa lainnya juga menyusul,” jelas Kompol Lamuati.

Rencananya pengiat anti narkoba yang dibentuk BNNK Nunukan akan diberikan bimbingan teknis (Bimtek) agar relawan berkompeten dan berkemampuan untuk mensosialisasikan bahaya narkoba.

“Setelah pembentukan pengiat anti narkoba ini, nantinya akan kita lanjutkan dengan bimtek agar pengiat ini berkompeten dan berkemampuan untuk mensosialisikan kepada masyarakat dampak buruk narkotika dan dampak hukum yang akan dialami pengedar maupun bandar,” ungkap Lamuati.

Lanjutnya, saya juga tadi berpesan bahwa jangan sampai Desa Bersinar ini malah nanti dimanfaatkan jaringan sindikat narkotika untuk menyembunyikan narkotika. Karena seperti halnya dilapas, lapas inikan mestinya menjadi warga binaan tetapi beberapa jaringan sindikat jaringan narkotika yang besar malah di dalam lapas. Ini jangan sampai Desa Bersinar nanti dimanfaatkan oleh para sindikat jaringan internasional, ini yang perlu difahami masyarakat jangan sampai hal itu terjadi.

Kepala BNNK Nunukan juga berharap kepada seluruh Instansi Pemerintah dan Masyarakat untuk terus bersinergi untuk mewujudkan Kabupaten Nunukan yang bersih dari Narkoba untuk Indonesia emas 2045.

“Mari kita bersinergi bagi seluruh instansi pemerintah dan elemen Masyarakat, mari kita wujudkan Kabupaten Nunukan yang sehat, bersih dan bebas narkoba untuk Indonesia emas tahun 2045,” Ujarnya. (Red).

7 TPS di Padati Masyarakat Binusan

Nunukan (Kaltara)-Beberapa desa di Kabupaten Nunukaj menggelar Pilkades serentak hari ini. Seperti yang digelar di Desa Binusan Pilkades yang diikuti 5 calon ini memiliki jumlah pemilih yang terdaftar mencapai 2.970 jiwa.

Pilkades Binusan yang diikuti oleh 5 calon kepala desa tersebut mendapat pengawalan petugas keamanan gabungan dari Polres Nunukan dan TNI.

Antusiasme para pemilih terasa sejak pagi tadi terlihat masyarakat berbondong-bondong ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di tujuh titik di Desa Binusan.

Ketua Panitia, Wahid, Selasa (23/7) menuturkan, pilkades desa Binusan berjalan dengan aman dan lancar, di 7 tps yang ada ini di jaga pihak Kepolisian dan TNI.

Wahid menyebutkan, 7 tps yang tersebar, tps 1 berada di rt. 02, tps 2 di Sei Fatimah rt. 03, tps 3 di rt. 06, tps 4 di rt. 08, tps 5 di rt 09, tps 6 di Sei Banjar rt. 07, sementara tps 7 di rt. 15 dengan masing-masing memiliki 4 petugas KPPS yang direkrut dari Masyarakat.

Dia juga mengatakan bahwa pemilihan dilangsungkan sejak pukul 07.00 pagi hingga pukul 12.00 siang bagi pemilih yang terdaftar di DPT, sementara bagi yang tidak terdaftar di DPT atau mengunakan e-KTP dilayani pukul 12.00 hingga pukul 13.00.

5 calon Kades Binusan yang bertarung di Pilkades Binusan tahun ini,

  1. Muhammad Untung
  2. Asnawi, A. Md
  3. Fitri
  4. Rudy Hartono
  5. Suardi Muhammad.

Setelah pemilihan ini berakhir, kata Wahid, pihak panitia memberikan waktu lima hari terhitung sejak hari ini, Selasa 23-27 juli 2019, untuk menentukan calon yang terpilih.

“Kita memberikan tenggang waktu 5 hari, ini untuk memberikan ruang kepada para calon jika ada yang keberatan atau keganjalan pilkades ini, terhitung hari ini hingga tanggal 27 juli 2019. Jikalau tidak ada yang keberatan, maka DPD akan menentukan,” kata Wahid. (Red).

Olahraga Bersama, Warga dan TNI Eratkan Silahturahmi

Pinrang, Sulsel- Kebersamaan Satgas TMMD ke-105 Kodim 1404/Pinrang dengan masyarakat tak hanya terlihat saat kegiatan pembangunan sasaran fisik di lokasi TMMD, tetapi kebersamaan itu juga terlihat saat kegiatan olahraga bersama yang berlangsung di lapangan bola voli Desa Mattiro Ade, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, (22/07/2019).

Kegiatan olahraga tersebut disambut dengan antusias oleh masyarakat, terlihat dengan banyaknya masyarakat yang ikut menonton. Bahkan ibu-ibu dengan gembira ikut bermain volly bersama personel TNI, mereka bermain volly sambil tertawa dan bercanda sehingga terlihat keakrapan dan kekeluargaan yang sangat kental antara Personel Satgas TMMD dengan masyarakat Desa Mattiro Ade.

Dan SSK TMMD Kapten Inf Jamaliuddin mengatakan bahwa kegiatan olah raga tersebut dilaksanakan dengan tujuan sebagai hiburan sehingga personel TMMD tidak bosan dengan kegiatan sehari-hari bekerja di lokasi TMMD, sekaligus untuk menjaga kebugaran agar fisik tetap prima dan yang terpenting adalah untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat agar kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjaga dengan baik.

“Keharmonisan dan kebersamaan ataupun kemanunggalan TNI dengan rakyat harus selalu ditingkatkan, karena kemanunggalan TNI dengan rakyat menjadi salah satu pilar untuk tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan merupakan suatu kekuatan yang sangat dahsyat dalam upaya mempertahankan keutuhan NKRI yang sangat kita cintai bersama,” Ujar Dan SSK. (Irwan N Raju)

Pasar Rakyat Pallime Akhirnya Rampung, Warga Apresiasi Kinerja Kades Pallime

Bone (Sulsel)- Yang sudah rampung pembangunannya sekitar beberapa minggu yang lalu kini pasar rakyat pallime belum di resmikan, menurut kepala desa pallime dia tinggal menunggu keputusan pemerintah Kabuaten Bone, Sulawesi Selatan, Minggu (21/7/19).

Masyarakat Desa Pallime sudah menunggu sejak berdirinya pasar ini untuk digunakan, kepala desa pallime Isnaeni hanya tinggal menunggu keputusan untuk peresmian pasar tersebut.

Ada pun jalan papin blok yang ada di desa pallime beberapa bulan yang lalu telah rampung dan bisa dinikmati masyarakat, pembangunan jalan papin blok pun mendapat respon positif dari warga bahwa pelaku masyarakat desa pallime Kecamatan Cenrana,

Kades Pallime juga memberikan lampu penerangan setiap dusun yaitu lampu jalan tujuh unit.

Adapun dana perunit lampu Rp 15 juta, jadi anggaran dana dikeluarkan mencapai seratus lima juta rupiah Keseluruhannya.

Lanjut pak desa pallime kalo ada dana desa yang di turun kan ke kami insya Allah kami akan menggunakan sebaik baik nya karna keberhasilan pembangunan desa adalah pengelolaan dari dana yang di percayakan ke pemerintah setempat untuk mengelolahnya ungkapnya

Risnawati, salah satu warga desa Pallime  memberikan apresiasinya atas apa yang telah dilakukan oleh kepala desa Pallime, “Kami sangat bangga terhadap pak Desa isneni, karna setiap keluhan masyarakat dia respon cepat, bahkan pak desa sering kali memberikan pencerahan, bagai mana desa bisa maju dan masyarakat besa makmur, ungkap Risnawati saat dikonfirmasi oleh awak media. (Irwan N Raju).