KKG PAI Sukses Gelar PENTAS PAI Tingkat SD Se- Kecamatan Nunukan

NUNUKAN – Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Sekolah Dasar (SD) Kecamatan Nunukan menggelar Pentas Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) tingkat SD Kecamatan Nunukan bertempat SDN 007 Nunukan, Selasa (1/11/2022)

Acara yang diprakarsai oleh KKG PAI Kec. Nunukan ini mengusung tema “Membangun Generasi Milenial Islami Cerdas dan Berkarakter”.

Gelaran PENTAS PAI Kec. Nunukan diikuti 14 Sekolah Dasar di lingkungan Kec. Nunukan, serta terdapat 8 perlombaan yang di gelar yaitu Hifdzil Qur’an, Tilawatil Qur’an, Adzan, Kaligrafi, Pidato PAI, Fahmil Qur’an, praktik kesempurnaan gerakan dan bacaan shalat fardhu, dan qasidah rebana.

Selaku pengawas PAI Dinas Pendidikan Kab. Nunukan, Hasmawati menyebutkan, PENTAS PAI yang diselenggarakan oleh KKG PAI merupakan inisiatif dari KKG PAI dan sebagai wadah dalam mengembangkan bakat dan minat dalam PAI.

“Kegiatan ini merupakan usulan dari para guru Agama Islam yg tergabung dalam organisasi KKG PAI dan Alhamdulillah saya sangat bersyukur berterima kasih ke semua pihak atas terlaksananya kegiatan ini, karena bisa menjadi ruang untuk anak anak bisa mengekspresikan minat dan bakatnya dalam pendidikan agama”, ungkap Hasmawati.

“Acara PENTAS PAI Kec. Nunukan ini akan menjadi persiapan untuk mengikuti agenda yang sama di kancah nasional, sebelumnya 2017 Nunukan berkesempatan ikut dan alhamdulillah bisa bersaing dan menjadi juara” sambung Hasmawati.

Turut hadir perwakilan dari Pemerintah Daerah Kabupaten (PEMKAB) Nunukan selaku Kabag Kesra H. Tuwo sekaligus mewakili Bupati Nunukan, Kasi Pendis Kementerian Agama Kab. Nunukan Hadi Ariyanto, Dewan Pengawas Sekolah, Para Dewan Hakim, Baznas Kab. Nunukan, serta Kepala Sekolah SD Kec. Nunukan.

(Udin/Nam)

Pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara Mansapa Terus Berproses

NUNUKAN – Pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara Mansapa terus berproses. Tahapan demi tahapan terus berjalan guna terwujudnya Pelabuhan Perikanan yang berada di wilayah Kecamatan Nunukan Selatan ini.

Pada Selasa (01/11) Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Serfianus SIP MSi menghadiri Paparan Laporan Akhir Pekerjaan Kajian Study Kelayakan Rencana Pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara Mansapa Nunukan Provinsi Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2022 yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Lantai I Kantor Bupati Kabupaten Nunukan.

Tampak juga turut hadir Wakil Ketua DPRD provinsi Kalimantan Utara H Andi Muhammad Akbar SE MM.

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah
Kabupaten Nunukan Serfianus menyampaikan pelabuhan perikanan memiliki peranan sangat penting dalam mendukung kegiatan perikanan tangkap. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 2021, pelabuhan perikanan memiliki fungsi pemerintahan dan fungsi pengusahaan.

Fungsi pemerintahan adalah untuk melaksanakan pengaturan, pembinaan, pengendalian, pengawasan serta keamanan dan keselamatan operasional kapal perikanan di pelabuhan perikanan, sedangkan fungsi pengusahaan adalah untuk melaksanakan penguasahaan berupa penyediaan atau pelayanan jasa kapal perikanan dan jasa terkait di pelabuhan perikanan.

Provinsi Kalimantan Utara berada di wilayah pengelolaan perikanan negara republik Indonesia atau WPPNRI 716, berdasarkan keputusan menteri kelautan dan perikanan nomor 19 tahun 2022 bahwa jumlah tangkap yang diperbolehkan pada WPPNRI 716 sebesar 476.432 Ton/tahun.

Berdasarkan data produksi statistik perikanan tangkap tahun 2021 sebesar 33.351 ton sehingga masih terdapat 93% potensi perikanan tangkap yang belum termanfaatkan di provinsi Kalimantan Utara.

Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia nomor 109 tahun 2021 tentang Rencana Induk Pelabuhan Perikanan Nasional bahwa Provinsi Kalimantan Utara telah terdaftar memiliki 6 pelabuhan perikanan di mana diantaranya berada di SKPT Sebatik, Pelabuhan Yamaker dan Perikanan Mansapa Nunukan.

Pada tanggal 19 Oktober 2022 telah dilaksanakan laporan antara FS PPN Mansapa, yang dilaksanakan di ruang command center lantai gedung gabungan dinas Tanjung Selor, dengan dihadiri oleh perwakilan direktorat Kepelabuhan DJPT KKP, perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan.

Pada pemaparan tersebut terdapat beberapa variabel yang sudah dinyatakan layak sebagai lokasi Pelabuhan Perikanan seperti potensi sumber daya ikan dan karakteristik geografi dari Mansapa Nunukan.

(PROKOMPIM/Nam)

Prioritas Upayakan Legalitas, Pemprov Fasilitasi Penerbitan Sertifikat Lahan Masyarakat Perbatasan

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mulai membantu upaya pensertifikatan lahan milik masyarakat di wilayah perbatasan. Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengungkapkan, pemerintah telah melakukan penyerahan sertifikat lahan untuk masyarakat perbatasan pada upacara peringatan Hari Jadi ke 10 Provinsi Kaltara.

Ia mengatakan, program ini menjadi bagian prioritas dari kepala daerah. Di mana, pada pelaksanaannya dibantu oleh Badan Pengelola Perbatasan (BPP) Kaltara selaku instansi teknis.

“Kita upayakan untuk memfasilitasi program tersebut. Sehingga saya tugaskan agar BPP Kaltara dapat membantu memfasilitasi,”katanya.

Lokasi pensertifikatan dimulai di Wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan. Total ada ribuan obyek lahan yang akan difasilitasi pensertifikatannya.

“Sekarang khususnya Krayan yang masih kita jangkau. Setelah itu berikutnya dan terus bergulir. Ada ribuan petak tanah milik masyarakat yang diukur,” ungkapnya.

Program pensertifikatan disebut sejalan dengan program pemerintah pusat melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pelaksanaan di Kaltara juga diintregasikan dengan satuan kerja BPN di daerah.

“Kebetulan ini bersinergi dengan program pusat lewat pertanahan. Sehingga kita berintegrasi dengan yang memiliki kewenangan di BPN, kita support. Kalau tidak support, akan berkepanjangan, masyarakat perbatasan itu bisa lebih lama mendapat kesempatan,” katanya.

Program ini diklaim sudah mulai menunjukkan hasil. Sebagian lahan masyarakat sudah berhasil memiliki sertifikat. “Sertifikat itu sebagian sudah diserahkan, untuk tanah masyarakat di perbatasan,” imbuhnya. (dkisp)

 

 

Berlangsung Meriah, Gubernur Tutup Benuanta Fest 2K22

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menutup Benuanta Fest 2K22 dalam rangka Hari Jadi ke-10 Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), di Lapangan Agatis, Senin (31/10).

Dihadiri ribuan masyarakat Kaltara yang berbondong-bondong memadati halaman Lapangan Agathis untuk ikut serta berpartisipasi menyaksikan langsung malam penutupan Benuanta Fest 2K22.

“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah berpartisipasi pada malam ini, antusiasmenya luar biasa besar sekali,” Ujar Gubernur Kaltara.

Selain itu, ia juga mengaku senang karena cuaca sejak pagi hari cerah sehingga acara penutupan berlangsung dengan lancar. Penutupan Benuanta Fest 2k22 pada malam ini semakin meriah dengan dihadirkannya grup band J-Rocks.

Sebelumnya dalam rangkaian penutupan Hari Jadi Provinsi Kaltara, pada pagi hari tadi telah digelar Festival Budaya Adat Dayak Kenyah dan Terjun Payung dari Kopasgat pada sore harinya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kaltara dalam sambutan singkatnya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Benuanta Fest 2K22 ini.

“Atas nama pribadi dan pemerintah provinsi Kaltara mengucapkan banyak terimakasih dan apresiasi kepada seluruh yang terlibat pada pelaksaan Benuanta Fest 2K22 sejak awal dilaksanakan hingga selesai,” tutupnya.

Acara dirangkai dengan pemberian hadiah bagi pemenang yang mengikuti rangkaian perlombaan perayaan HUT Kaltara dan juga pelaporan kegiatan festival selama sepekan.(dkisp)

 

63 Orang Anggota Panwascam Se – Kabupaten Nunukan Resmi Dilantik

NUNUKAN – Bupati Kabupaten Nunukan Hj.Asmin Laura Hafid menghadiri acara pelantikan dan bimbingan teknis pengawas pemilihan umum kecamatan, Se- Kabupaten Nunukan oleh Bawaslu Kabupaten Nunukan Tahun 2022 bertempat ruang pertemuan lt. 3 Hotel Laura, Minggu (30/10/22).

Sebanyak 63 orang anggota panitia pengawas pemilu kecamatan (panwascam) Se- Kabupaten Nunukan resmi dilantik oleh Ketua Bawaslu Moch Yusran.,SE.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Kabupaten Nunukan, Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara Suriyani SE M Pd, Ketua Bawaslu Kabupaten Nunukan Moch. Yusran SE, Ketua KPU Kabupaten Nunukan Rahman, serta Kasat Pol PP Abdul Kadir.

Dalam sambutannya Bupati Kabupaten Nunukan Hj. Asmin Laura menyampaikan kurang lebih 15 bulan lagi, negara kita akan menggelar pemilihan umum serentak untuk yang pertama kalinya. pemilihan anggota DPR, DPD, dan DPRD, serta Presiden dan Wakil Presiden akan dilaksanakan pada tanggal 14 februari 2024, dan berikutnya pada bulan november akan dilaksanakan pilkada serentak di seluruh indonesia.

Pemilu mendatang dipastikan akan lebih kompleks dan rumit jika dibandingkan dengan pemilu – pemilu sebelumnya. Beban kerja para penyelenggara pemilu, mulai dari PPS, PPK, KPU, termasuk juga Bawaslu dan jajarannya juga akan semakin berat.

Jika semuanya diawali dengan niat yang ikhlas dan kerja yang sungguh – sungguh, maka tahapan demi tahapan pemilu akan bisa kita laksanakan dengan baik dan lancar.

“Sebagai lembaga yang diberikan amanah oleh undang – undang untuk mengawasi jalannya pemilu, maka satu hal yang harus selalu dipegang erat oleh seluruh anggota panwaslu adalah soal netralitas”, Kata laura.

Lebih lanjut menurutnya, selama Bawaslu tetap bisa bersikap netral, dan tidak memiliki Konflict of interest sama sekali dengan semua peserta pemilu, baik partai politik atau perseorangan, maka selama itu pula Bawaslu akan tetap kokoh menghadapi semua masalah.

Namun sebaliknya, ketika Bawaslu sudah berani bermain mata dengan peserta pemilu, maka disitulah awal mula kehancuran Bawaslu. dia akan sangat lemah, dan mudah diserang dari semua sisi. untuk itu, saya berpesan agar soal netralitas ini benar – benar menjadi perhatian utama.

Bupati juga berpesan agar seluruh anggota Panwaslu mempelajari setiap regulasi dalam kepemiluan dengan baik, supaya Bawaslu mampu menyelesaikan setiap persoalan dan sengketa yang muncul dengan cermat dan tepat.

Dalam wawancaranya Bupati Nunukan Hj. Asmin laura berharap Panwaslu itu bisa bekerja sesuai dengan tugas tugas yang di amanahkan, dan yang paling penting bekerja secara profesional, artinya ikutilah aturan main yang ada dan jangan juga terlalu mudah terpancing dengan isu yang ada.

Ketua Bawaslu Nunukan juga harus dapat memastikan bahwa anggotanya ini tidak berat sebelah, artinya bekerjalah sesuai aturan dan jangan juga terpengaruh oleh isu.

(PROKOMPIM/Nam)