Ditandai dengan Potong Tumpeng, Peringatan HUT Baznas RI Ke-22 juga Dirangkaikan Dengan Khitanan Massal dan Pemberian Bantuan

NUNUKAN – Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Amin mewakili Bupati Nunukan hadir dalam kegiatan HUT Baznas RI Ke -22. Kegiatan kali ini berlangsung di Kantor Baznas Nunukan Jl. Antasari, Selasa (17/1).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kabid Bimas dan PHU Kanwil Kementerian Agama Prov. Kaltara, Ketua Baznas Kab. Nunukan Ustadz H. Zahri Fadli, Perwakilan Satgas Pamtas 621/Mtg, Perwakilan OPD Kab. Nunukan, Camat Nunukan, Camat Sebatik Barat, para Pimpinan Bank, Ketua MUI Kab. Nunukan, Ketua FKUB Kab. Nunukan, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Prov. Kaltara, Kepala KUA yang berada di Kab. Nunukan, para Ketua UPZ Baznas, serta pimpinan Instansi Vertikal.

Berdasarkan keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2001, telah membentuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq dan sedekah pada tingkat nasional. Zakat sangat berperan dalam menopang pembangunan nasional. Selaku lembaga pengelola dan penyalur zakat, menjadi tugas baznas untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelayanan dalam mengelola zakat.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Amin pada kesempatan ini menyampaikan sambutan Bupati.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Nunukan Bupati mengucapkan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pengurus Baznas Kabupaten Nunukan yang telah membantu menyukseskan berbagai program Baznas dalam rangka memberikan kesejahteraan dan kemaslahatan bagi umat.

“Saya mengajak seluruh pengurus Baznas Kabupaten Nunukan untuk terus mengoptimalkan zakat dilingkungan instansi masing-masing, agar semakin memperkuat koordinasi dan sinergi dengan Kementerian Agama sebagai leading sektor regulasi, kebijakan dan pengawasan zakat,” ujarnya.

Tidak lupa pula, Bupati Laura juga mengucapkan Selamat Ulang Tahun Baznas Ke-22 Tahun 2022.

” Terus berikhtiar untuk mewujudkan visi menjadi lembaga utama menyejahterakan umat demi kemajuan Kabupaten Nunukan yang kita cintai bersama,” ujarnya lagi.

Dalam kesempatan itu pula, Ketua Baznas Nunukan Ustadz H. Zahri Fadli juga menyampaikan bahwa pelaksanaan HUT Baznas RI kali ini dilaksanakan secara serentak di masing-masing daerah.

“Kegiatan pertama yg kami laksanakan adalah Khataman Al-Qur’an 1000 kali, dengan tujuan bahwa agar kita terus bersyukur dan turut berdoa untuk para muzaki dari pimpinan dan pengurus baznas seluruh Indonesia yang insya Allah mendapatkan keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.

Ustadz Zahri juga menyampaikan bahwa dalam HUT Baznas kali ini juga dilaksanakan kegiatan Khitanan Massal dan pemberian bantuan.

” Dari awal tahun 2022 hingga akhir tahun, Kami juga melaksanakan kegiatan-kagiatan sosial. Alhamdulillah di tahun 2022 kemarin kami telah melaksanakan khitanan massal sebanyak 716 orang di 10 kecamatan di Kab. Nunukan. Dalam satu tahun kemarin, Baznas juga telah memberikan bantuan kurang lebih sebanyak 3.000.” ujarnya.

Kabid Bimas dan PHU Kanwil Prov. Kaltara H. M. Saleh juga menyampaikan bahwa saat ini masih banyak masyarakat yang tidak tahu bagaimana caranya untuk melaksanakan zakat, wakaf, dan sedekah di karenakan minimnya informasi, bahkan ada yang tidak mau melakukan zakat.

“Jadi bagaimana baznas kedepan nantinya, dengan mengubah maindset masyarakat dengan cara apapun agar masyarakat betul-betul paham akan zakat, wakaf, dan sedekah,”ungkapnya.

Peringatan HUT Baznas RI kali ini juga rangkaikan dengan kegiatan Khitanan massal, penyerahan piagam penghargaan kepada para muzaki teladan, munfid teladan, serta sahabat baznas unggul sebanyak 11 orang. Pemberian bantu pembinaan peserta MTQ kepada Kec. Sebatik Utara sebesar Rp.10.000.000, Kec. Sebatik Tengah sebesar Rp.15.000.000, Kec. Sebatik sebesar Rp.10.000.000, serta pemberian bantuan sosial stunting kepada 10 orang dari Dinas Kesehatan Kab. Nunukan masing-masing sebesar RP.500.000 dan parsel, bantuan sosial kepada Dhuafa 10 orang dari Dinas Sosial Kab. Nunukan masing-masing sebesar RP.500.000.

(PROKOMPIM)

Hari Bhakti Transmigrasi ke 72, Gubernur-Ketua TP-PKK Kaltara Rayakan Bersama Warga Perbatasan

NUNUKAN – Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H Zainal A. Paliwang, SH., M. Hum didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kaltara Hj. Rachmawati Zainal S.H., menghadiri malam puncak Hari Bhakti Transmigrasi ke-72 dan Hari Jadi ke-20 Desa Sanur Rabu, (11/1/2023).

Tema Hari Bhakti Transmigrasi ke-72, “Transmigrasi mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa Untuk Indonesia Maju”.

Sanur sendiri adalah salah satu Desa di Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kaltara yang berbatasan dengan Malaysia.

“Selamat Hari Jadi ke-20 Desa Sanur, semoga kita semua bisa terus bersinergi untuk melakukan pembangunan yang berkelanjutan,” ucap Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal kembali mengingat awal mula program transmigrasi masuk ke Kaltara yang sebelumnya masih menjadi bagian Kalimantan Timur (Kaltim) pada tahun 1972 silam.

“Saya sangat terharu, takjub dan bangga terutama Desa Sanur ini, dari Satuan Pemukiman (SP) meningkat menjadi Desa Mandiri dalam kurung waktu 20 tahun. Bahkan, (Kepala Desa,red) sempat diundang Presiden Republik Indonesia (RI) ke Istana Negara untuk menerima penghargaan,” puji Gubernur.

Dengan luasnya wilayah Kaltara, orang nomor satu di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara itu berharap masyarakat kreatif mengelola beragam sumber daya alam yang ada.

“Potensi pertanian dan perikanan bila kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya dengan tidak duduk, diam, dan berpangku tangan saya yakin masyarakat akan sejahtera. Terpenting kita mau bekerja, punya niat untuk berubah dan maju,” ucap Gubernur.

Desa Sanur, lanjut Gubernur, sejak 20 tahun lalu menjadi Desa Transmigrasi dengan masyarakat yang berasal dari berbagai daerah Indonesia. Diantaranya Jawa, Sulawesi dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Tetap bisa hidup berdampingan dengan masyarakat asli Kaltara. Alhamdulillah, Desa Sanur cukup makmur dengan segala kemajuan yang telah dicapai,” ujar Gubernur Zainal.

“Saya turut megajak agar kita semua terus meningkatkan inovasi, sehingga mampu bersaing dengan daerah lain. Masyarakat juga harus mampu beradaptasi dengan teknologi, hal ini agar lebih mempermudah pekerjaan yang ada,” sambungnya.

Diakhir sambutannya, Gubernur menangkap optimisme masyarakat dalam menyambut Kaltara sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Adanya IKN di Kaltim, Kaltara bukan saja sebagai penyangga, tapi merupakan gerbang masuk (mancanegara) ke wilayah IKN. Dan kita harus bersiap, sebagai pemasok kebutuhan pangan di wilayah IKN,” tutup Gubernur.

(dkisp)

Meski Diguyur Hujan, Malam Puncak Hari Jadi Desa Sanur Berlangsung Sangat Meriah

NUNUKAN – Meskipun diwarnai hujan rintik – rintik, namun suasana malam puncak perayaan Hari Bhakti Transmigrasi ke – 72 yang dirangkaikan dengan Hari Jadi Desa Sanur ke – 20 di Lapangan Desa Sanur, Kecamatan Tulin Onsoi, Rabu (11/1) berlngsung sangat meriah.

Gubernur Kalimantan Utara Zainal Paliwang, Staf Ahli Bupati Nunukan Masniadi, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kaltara Rahmawati A. Paliwang, Camat Tulin Onsoi Chtistoforus Belake, Camat Sebuku Rudiansyah, Ketua Etnis Tegalan Sebuku Aji Pangeran, tokoh- tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat hafir dalam acara tersebut.

Hari Bhakti Tranamigasi dan Hari Jadi Desa Sanur kali ini memang dilaksanakan secara secara besar besaran. Kegiatan yang digelar selama satu bulan penuh itu diisi dengan beebagai macam lomba seperti lomba baca puisi, pawai, futsal, karaoke, bulu tangkis dan lain sebagainya.

Selama berlngsungnya acara, juga digelar expo di Lapangan Desa Sanur yang menyajikan berbagai macam hiburan dan permainan rakyat, seperti komedi putar, kincir angin, dan banyak lagi yang lainnya.

Gubernur Zainal Paliwang dalam sambutannya mengaku kagum dan salut dengan masyarakat Desa Sanur yang sukses menggelar acara tersebut.

 

” Hari ulang tahun Provijsi Kaltara paling lama hanya berangsung selama dua minggu, tapi Desa Sanur ini bisa melaksanakanya selama satu bulan, luar biasa,” kata Zainal.

suksesnya kegiatan tersebut, kata Zainal, menjadi bukti adanya kekompakan dan kegotongroyongan dari seluruh masyarakat di Desa Sanur.

Sementara itu, Masniadi dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Desa Sanur merupakan contoh desa transmigrasi yang sukses dalam membuat perubahan.

“Mari kita bandingkan suasana Desa Sanur saat baru terbentuk, dengan suasana desa saat ini, betapa kemajuan itu begitu nyata. Dahulu jalanan becek, penduduk masih sepi, tidak ada listrik, susah mencari kebutuhan pokok, namun sekarang semuanya berubah, suasana desa semakin berkembang, ekonomi terus menggeliat, dan sarana prasana publik semakin lengkap, ” kata Masniadi.

Meurutnya, keberhasilan Desa Sanur menjadi bukti bahwa sepanjang dijalani dengan sungguh – sungguh, kerja keras, dan gotong royong maka transmigrasi akan mampu membuat kehidupan menjadi lebih baik.

(PROKOMPIM)

Asyik Berduaan di Tempat Gelap Pasangan Muda Mudi Terciduk Aparat Satpol PP

SELAYAR – Sejumlah pasangan muda mudi yang sedang untuk berduaan dijaring aparat pengawalan dan patroli (Patwal) satuan polisi pamong praja, pemadam kebakaran, dan penyelamatan Kabupaten Selayar Sulawesi Selatan.

Pasangan muda mudi tersebut, terjaring razia dalam giat patroli rutin personil patwal Satpol PP di area pasar tempat pelelangan ikan (TPI) Bonehalang, taman kota, dan taman pusaka Benteng.

Kepala bidang trantibum satuan polisi pamong praja, pemadam kebakaran dan penyelamatan (Satpol PP) Andi Eka Putra Rindam, S. Sos., MM, mengutarakan, pasangan muda mudi ini terjaring dalam giat patroli yang digelar hari, Sabtu, (7/1) malam lalu.

Pasangan muda mudi yang terjaring kemudian diberikan pengarahan untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya berduaan di tempat gelap dan rawan tindak kriminalitas, ujar Kabid Trantib dalam press release yang dilayangkannya kepada wartawan, sekira pukul 23.30 wita, hari Minggu, (8/1) tengah malam.

(FS)

Program Prioritas Pemkab Nunukan, Bupati Laura Launching Program SOA Penumpang Udara Pedalaman dan Perbatasan Tahun 2023

NUNUKAN – Pengguntingan Pita oleh Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid di pintu masuk pesawat yang terparkir di appron 31 Bandara Nunukan menandai diluncurkannya Program Penerbangan Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Penumpang Udara Pedalaman dan PerbatasanTahun Anggaran Tahun 2023 di Kabupaten Nunukan, Senin (09/01).

Turut hadir menyaksikan Launching tersebut Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, Sekretaris Daerah Serfianus, unsur Forkopimda, Asisten di lingkungan Setda Nunukan, kepala Perangkat daerah dilingkungan Pemkab Nunukan, serta manajemen dari PT. Smart Cakrawala Aviation.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Laura menyampaikan bahwa SOA Penumpang ini adalah salah satu bentuk program dari pemerintah daerah dalam rangka memberikan kemudahan, pelayanan, dan keringanan biaya bagi masyarakat kita yang ada di wilayah pedalaman.

“Program ini rutin setiap tahun kita adakan untuk membantu masyarakat kita, dan alhamdulliah selama ini berjalan dengan lancar”, ujar Bupati Laura.

Menurut Bupati, program yang diluncurkan oleh pemkab Nunukan ini juga berdampingan dengan program yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk memenuhi masyarakat selama 1 tahun.

“ Insya Allah (program ini akan berlanjut tiap tahun), karena memang ini kebutuhan masyarakat yang prioritas”, tambah Bupati menjelaskan pertanyaan awak media.

Terkait dengan rute baru dalam program SOA tahun 2023 ini (Rute Nunukan – Tau Lumbis), Bupati Laura menyampaikan hal ini adalah aspirasi dari masyarakat dan Bupati berharap dapat berjalan dengan lancar.

“Ini adalah aspirasi dari masyarakat, dan kita lihat perkembangannya ya, kalau lancar dan penuh penuh terus maka akan berlanjut terus. Ini adalah langkah awal kita, nanti kita sambil melihat perkembangannya”, ujar Bupati Laura.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber daya Alam Setda Nunukan Rohadiansyah mengatakan bahwa pada kegiatan subsidi ongkos angkut tahun 2023 ini pemerintah daerah kabupaten Nunukan membuka dua rute penerbangan yaitu Nunukan – Long Bawan (PP) dan Nunukan – Tau Lumbis (PP).

Rohadi menjelaskan, untuk rute penerbangan SOA Nunukan – Long Bawan selama tahun 2023 Pulang Pergi (PP) ini sebanyak 416 Flight dengan rincian Nunukan – Long Bawan sebanyak 208 Flight dan Long Bawan Nunukan sebanyak 208 Flight juga.

“Dan untuk rute Nunukan – Tau Lumbis, penerbangan SOA Tahun 2023 ini sebanyak 104 Flight yang terdiri dari Nunukan – Tau Lumbis 52 Flight dan Tau Lumbis – Nunukan sebanyak 52 Flight juga”, tambah Rohadiansyah.

Terkait pelaksanaan dan anggarannya, Rohadiansyah menyampaikan bahwa program SOA Penunpang Tahun 2023 dari Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan ini dilaksanakan oleh PT. Smart Cakrawala Aviation dengan anggaran sebesar Rp. 7.364.054.284,19.

“ Kita berharap masyarakat manfaatkan yang ada ini, jangan sampai kosong, pemerintah ini tujuannya supaya terjangkau untuk bisa bernagkat dengan pembiayaan yang murah. Mudah mudahkan ini bisa dimanfaatkan”, ujar Rohadi.

(PROKOMPIM)