Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah Bagi Bendahara Pengeluaran Di lingkungan Pemerintah Kab. Nunukan Tahun 2024 Resmi Dibuka

NUNUKAN : Asisten Administrasi Umum Drs. Syafarudin mewakili Bupati Nunukan membuka secara resmi Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah Bagi Bendahara Pengeluaran Di lingkungan Pemerintah Kab. Nunukan Tahun 2023.

Acara Bimtek yang dilaksanakan di ruang Diklat BKPSDM Kab. Nunukan juga dihadiri Kepala BKPSDM Kab. Nunukan, Kepala KPPKP Nunukan, BPKAD, Inspektorat, dan Kabag Pengadaan Barang dan Jasa. Senin (19/2).

Kegiatan Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019, tentang pengelolaan Keuangan daerah. dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020, tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Sebelum membuka kegiatan Bimtek secara resmi, Asisten Administrasi Umum Drs. Syafarudin menyampaikan sambutan tertulis Bupati Nunukan.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BKPSDM Kab. Nunukan yang telah menyelenggarakan kegiatan kali ini.

“Kegiatan ini merupakan momen yang sangat bermanfaat bagi semua pihak sebagai bentuk langkah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, partisipatif, akuntabel, tertib dan disiplin anggaran melalui pengintegrasian dan penyelarasan perencanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah bagi Pemerintah Daerah Kab. Nunukan,” ungkapnya.

Dalam sambutan yang dibacakan Asisten Administrasi Umum, Bupati Nunukan juga menyampaikan bahwa Bimtek kali ini selain bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur pemerintahan daerah dalam pengelolaan keuangan, juga bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas per tanggung-jawab anak keuangan demi mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian.

“Sebelum saya mengakhiri sambutan ini, kembali saya tegaskan kepada seluruh peserta Bimtek, agar dapat mengikuti kegiatan ini secara serius sampai akhir, karena banyak ilmu yang akan Bapak Ibu dapatkan dari narasumber nantinya, sehingga dengan mudah pula dapat diimplementasikan dalam sistem penatausahaan dan pelaporan keuangan perangkat daerah Se-Kabupaten Nunukan, “tegasnya.

Kegiatan Bimtek Pengelolaan Keuangan kali ini diikuti sebanyak 50 peserta yang terdiri dari bendahara pengeluaran setiap OPD di lingkungan Pemerintah Kab. Nunukan.

Adapun narasumber berasal dari Kantor Pajak Pratama Nunukan (KPPKP), Inspektorat, BPKAD, serta dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Nunukan.

(PROKOMPIM)

Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Nunukan Selatan Gelar Harlah ke-101 NU dan Isra Mi’raj

NUNUKAN – Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Nunukan Selatan menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-101 Nahdatul Ulama dan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445H /2024M. Acara tersebut berlangsung di SMA Ma’arif NU Jalan Mansapa Nunukan Selatan (17/2/2024).

Dalam sambutannya Bupati Nunukan yang dibacakan Kaban Kesbangpol, Hasan Basri, S.IP menyampaikan atas nama pemerintah daerah, mengucapkan selamat kepada Nahdatul Ulama yang telah memasuki usia 101 tahun. Melalui tema “Memacu Kinerja Mengawal Kemenangan Indonesia”. Tema ini bermakna menekankan pentingnya memanfaatkan momentum peringatan Harlah ke-101 NU untuk memacu kinerja organisasi Nahdlatul Ulama.

Peringatan ini juga menjadi momen meningkatkan performa jam’iyah melalui konsolidasi, penguatan organisasi dan jaringan, sehingga bisa menjadi bagian upaya mengawal kemenangan Indonesia yang nantinya ditandai dengan Indonesia Emas 2045.

“Tak dapat dinafikan bahwa keberadaan NU sangat besar kontribusinya bagi bangsa dan negara ini, saya juga ingin memberikan apresiasi kepada NU atas segala partisipasi dalam menjaga kesatuan dan persatuan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Nunukan.” Ujar Hasan Basri.

Hasan Basri juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pengurus NU Nunukan yang selama ini telah banyak membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di bidang agama.

” Saya ucapkan terima kasih kepada Pengurus NU Nunukan yang selama ini telah banyak membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di bidang agama, pemerintah akan berupaya terus untuk mendukung kegiatan yang ada di masyarakat baik di bidang sosial, ekonomi, budaya dan agama.” Tambahnya.

Sementara itu Ketua LP Ma’arif, Suhadi, S.Hut menyampaikan bahwa Lembaga Pendidikan Ma’arif Nunukan saat ini membawahi Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah yang ada di Kabupaten Nunukan. Disamping itu LP Ma’arif juga berupaya memperbaiki sarana dan prasarana fisik berupa bangunan gedung sekolah serta berusaha meningkatkan mutu pendidikan anak-anak didiknya. Kepada para orang Suhadi mengatakan jangan khawatir menyekolahkan anak-anak di Ma’arif.

“Kualitas anak-anak yang sekolah di Ma’arif sekarang sudah mulai bagus, karena untuk beberapa bidang tertentu kita mengambil guru yang memang memiliki keahlian di bidangnya.” Kata Suhadi.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Danramil Nunukan Selatan Samsul Hadi, Ketua Dewan Masjid Imam Malik, Ketua PCNU Nunukan Basri Lanta, Kepala Sekolah MA Ma’arif, para orang tua dan murid Ma’arif dan tokoh masyarakat setempat.

(PROKOMPIM)

Kotak Surat Suara Tak Tersegel Saat Pencoblosan di Nunukan, Petugas KPPS dan Pengawas TPS : “Kami Lupa”

NUNUKAN – Republik Indonesia hari ini menggelar pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dengan memilih calon anggota legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR Republik Indonesia (RI), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, dan Presiden-Wakil Presiden.

Hal tersebut tidak terlepas di Kab.Nunukan, dimana masyarakat memberikan hak pilihnya dalam menentukan pemimpin kedepannya.

Namun demikian, terlihat di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) banyak kotak surat suara tidak tersegel saat melakukan pencoblosan.

Saat ditemui di TPS 26, Jl. Teuku Umar, RT.13, Kelurahan Nunukan Tengah, salah satu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mengatakan bahwa lupa menyegel kotak surat suara.

“Kami lupa karena memang banyak yang harus diperhatikan,” ujarnya saat ditemui di TPS 26, Jl. Teuku Umar, RT.13, Kel.Nunukan Tengah, Rabu (14/02/2024).

Juga salah satu pengawas TPS tersebut mengungkapkan bahwa lupa mengingatkan petugas KPPS untuk menyegel kotak surat suara.

“Saya lupa mengingatkan mereka untuk menyegel kotak suaranya,” tuturnya.

Sementara, salah satu pengawas TPS 49, Jl. Teuku Umar, RT.22, Kel.Nunukan tengah terlihat tidak berkomentar terkait kotak surat suara yang tidak tersegel saat masyarakat melakukan pencoblosan.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Nunukan, Yusran mengatakan bahwa kotak surat suara harus tersegel hingga saat perhitungan suara.

“Kotak surat suara itu harus tersegel hingga saat perhitungan suara, jangan sampai tidak tersegel karena menghindari indikasi pelanggaran pemilu atau kecurangan,” ujar Yusran saat pelatihan saksi Partai Politik (Parpol) Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di gedung Akbar, Kamis (08/02/2024) lalu.

Selain itu, bertempat di TPS 37, Jl.Pongtiku, RT.16, Kel.Nunukan Tengah, peristiwa lain juga terjadi yakni terdapat surat suara yang dimasukkan tidak sesuai dengan kotak suara yang telah disediakan.

Surat suara tersebut adalah surat suara Capres-Cawapres yang dimasukkan dalam kotak suara DPD RI, sehingga petugas KPPS harus membongkar kotak suara yang belum saatnya dikeluarkan untuk mencari surat suara tersebut.

Adapun beberapa TPS yang terlihat memiliki kotak suara yang tidak tersegel saat pencoblosan diantaranya :

– TPS 39, Jl. Pongtiku, RT.17, Kel.Nunukan Tengah.
– TPS 26, Jl. Teuku Umar, RT.13, Kel.Nunukan Tengah.
– TPS 49, Jl. Teuku Umar, RT.22, Kel.Nunukan Tengah.
– TPS 29, Jl. Persemaian, RT.14, Kel.Nunukan Barat.
– TPS 33, Jl. persemaian, RT.15, Kel.Nunukan Tengah.
– TPS 32, Jl. Cut Nyak Dien, RT.15, Kel.Nunukan Tengah.

(Nam/Nam)

Hadiri Rakor Jelang Pemilu Serentak 2024 Bersama Forkopimda Se Kalimantan Utara, Bupati Laura : Kabupaten Nunukan Siap

NUNUKAN- Ikan Pelian dibungkus pasta, Dimasak Ibu Laura sedap dirasa;
Beda pilihan itu biasa, Yang utama persatuan bangsa.

Itulah sepenggal pantun yang disampaikan oleh Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid saat menyampaikan paparan dan kesiapan menghadapi Pemilu tahun 2023 dalam Forum Coffee Morning bersama Forkopimda Provinsi Kalimantan Utara dan Forkopimda Kabupaten /Kota Se Kalimantan Utara di Kayan Convention Hall Hotel Tarakan Plaza, Senin (12/02/2024).

Di hadapan Gubernur Kaltara bersama segenap audiens yang hadir Bupati Laura menjelaskan bahwa Kabupaten Nunukan sudah siap menghadapi Pemilu Serentak Tahun 2024.

” Kami ingin menyampaikan bahwa dalam menghadapi Pemilu serentak 14 Februari tahun 2024 kabupaten Nunukan sudah sangat siap. Kami beberapa waktu yang lalu juga melaksanakan hak serupa, rapat koordinasi dengan mengundang seluruh Forkopimda yang ada di Kabupaten Nunukan dan dengan tidak diwakili sama sekali waktu itu, termasuk juga dengan KPU dan Bawaslu kami”, ujarnya.

Pada Intinya, menurut Laura Kabupaten Nunukan siap menghadapi dan melaksanakan Pemilu 24 Februari 2024 mendatang.

Lanjut disampaikan adapun hal hal teknis lainnya yang dianggap sebagai hambatan sudah diantisipasi bersama baik bersama KPU, Bawaslu dan juga TNI dan Polri.

(PROKOMPIM)

KI Kaltara Gelar Workshop Keterbukaan Informasi dan Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Pemilu dan Pemilihan

NUNUKAN- Komisi Informasi Kalimantan Utara menggelar Workshop Keterbukaan Informasi dan Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Pemilu dan Pemilihan sebagai upaya mensosialisasikan Peraturan Komisi Informasi Nomor I Tahun 2019 tentang Standar Layanan dan Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Pemilihan Umum dan Pemilihan.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah. Turut hadir Ketua Komisi Informasi Kalimantan Utara, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Kalimantan Utara. Acara itu dilaksanakan di ruang rapat VIP lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Senin (12/02).

Pada kesempatan itu, Wabup Hanafiah pada sambutannya berharap agar pemilu mendatang bisa berjalan dengan aman, lancar, damai dan demokratis serta jika ada pihak-pihak yang merasa dirugikan, harap menempuh jalur yang sesuai dengan konstitusi dan perundang-undangan yang berlaku. Jangan sampai ketidakpuasan itu disalurkan melalui jalan-jalan anarkis yang bertentangan dengan aturan yang ada.

“Oleh karena itu, atas nama pemerintah saya menyampaikan terima kasih kepada Komisi Informasi Provinsi Kaltara yang telah menggelar workshop pada hari ini. Mudah-mudahan kegiatan kita pada hari ini bisa membuka wawasan dan mind set kita dalam menyikapi setiap perselisihan yang ada dalam pemilu mendatang”, tutur Hanafiah.

Hanafiah turut mengajak untuk bersama-sama mendukung dan menjaga agar pemilu di wilayah Kabupaten Nunukan bisa berjalan dengan lancar, aman, damai dan bermartabat.

(PROKOMPIM)