Wabup Nunukan Hermanus Pimpin Apel Korpri Gabungan OPD, Berikut 4 Pokok Arahannya 

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar Apel KORPRI Gabungan OPD dilingkungan Pemkab Nunukan bulan Juli 2025 yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Nunukan Hermanus. 

Apel ini dihadiri oleh para asisten, para Kepala OPD serta seluruh Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Nunukan, Kamis (17/07).

Bertindak selaku Pembina Apel KORPRI, Wabup Hermanus menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh ASN di Kabupaten Nunukan atas komitmen, dedikasinya dan semangat pengabdian serta rutinnya Apel Gabungan KORPRI dilaksanakan.

Dalam kesempatan ini, ada 4 hal yang menjadi arahannya. Yang pertama Wabup Hermanus berharap kepada seluruh peserta apel agar semakin memantapkan orientasi kerjanya kepada pelayanan masyarakat.

“Saya sungguh memandang sangat positif pelaksanaan apel gabungan ini, tidak hanya bagi kedisiplinan PNS, tetapi telah menjadi bagian dari upaya semangat persatuan dan kesatuan serta mengeratkan tali silaturahmi kita untuk terus memupuk semangat kebersamaan dan kekeluargaan tentunya”, tutur Hermanus.

Melalui kesempatan itu, Wabup Hermanus menyampaikan penghargaan dan apresiasinya kepada segenap anggota Korpri Kabupaten Nunukan yangbtelah bekerja dengan baik membantu Bupati Nunukan dan Wakil Bupati Nunukan merealisasikan program kerja Pemerintah daerah.

Yang kedua, Hermanus mengingatkan kepada pimpinan OPD beserta jajarannya tentang pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang telah berada di pertengahan tahun.

“APBD adalah tanggung jawab kita, dimana program kegiatan yang bersentuhan dan berdampak bagi masyarakat harus segera dituntaskan”, harap Hermanus.

Menurut Hermanus dengan dilaksanakannya program dan kegiatan maka akan dirasakan kehadiran pemerintah di tengah tengah masyarakat.

Dengan melihat serapan anggaran saat ini, Hermanus berharap semua Perangkat Daerah dilingkungan Pemkab Nunukan untuk dapat semakin memacu diri sehingga penyerapan anggaran dapat berjalan dengan baik.

“Jangan sampai yang terserap adalah rutinitas, bahkan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tidak terserap. Saya berharap di Juli ini bisa agak kencang, jangan sampai Silpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) banyak. Kalau Silpa kita banyak maka diukurlah kinerja kita kurang kencang”, ungkapnya.

Selanjutnya Wabup Hermanus juga mengingatkan terkait dengan penyusunan RKPD dan program kerja di tahun 2026 agar program yang disusun ke depan harus penuh dengan inovasi.

” Jangan sampai program 20 tahun yang lalu masih ada dilaksanakan sampai sekarang, tidak update dengan jaman sekarang”, harapnya.

Hermanus berharap program yang disusun lebih update dan melihat kebutuhan masyarakat, sehingga ketika ASN Kabupaten Nunukan lewat di tengah masyarakat yang dirasakan adalah senang dan bangga karena dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Selanjutnya pada kesempatan ini Wabup Hermanus juga menyampaikan kedepan ASN harus lebih banyak di lapangan dan di tengah masyarakat sehingga program dan kegiatan bisa tersusun berdasarkan kebutuhan di masyarakat.

Terakhir, pada pokok arahannya yang keempat, Wabup Hermanus berharap kepada seluruh ASN anggota Korpri untuk bisa menjaga nama baik Kabupaten Nunukan terkait dengan adanya pelaksanaan STQH dan MTQ Muallaf Tingkat Provinsi Kalimantan Utara tahun 2025 yang diselenggarakan di Kabupaten Nunukan.

“Mohon bapak dan ibu bisa menjaga, khususnya kita sebagai tuan rumah, ketika ada tamu tamu kita, kita bisa hargai kegiatan ini dengan baik”, pinta Hermanus.

(PROKOMPIM)

Konsisten Mencari Lahan Produktif, Karo SDM Bersama Wadirbinmas Asistensi Ke Kabupaten Luwu

Belopa – Sulsel, Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polres Luwu menerima kunjungan asistensi dari Biro SDM Polda Sulsel yang dipimpin oleh Karo SDM Kombes Pol Aris Haryanto, S.I.K., M.Hum., turut mendamlingi Karo SDM Wadir Binmas AKBP Andi Kumara, S.H., S.I.K., M.Si., Kabagbinkar AKBP Candra Kurnia Seriawan, SIK, Kasubbagmutjab Kompol Akhmad Rivandy, SIK, M.Si dan Paurnutjab Iptu Aswar Alimin Abdullah, SM, MM. bertempat di Aula Tebbakke Tongngenge Polres Luwu, Kamis (17/7/2025).

Dalam sambutannya, Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu, S.H., S.I.K., menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan asistensi ini. “Kegiatan ini menjadi pemicu semangat bagi kami di jajaran Polres Luwu untuk terus bersinergi dalam mendorong produktivitas sektor pertanian, khususnya jagung, sebagai bagian dari visi besar Polri mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujar Kapolres.

Karo SDM dalam paparannya menekankan pentingnya peran Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional pada semester akhir 2024 dan awal 2025. Di wilayah Polres Luwu, tercatat total lahan seluas 219 hektare yang telah dialokasikan untuk program ketahanan pangan. Dari jumlah tersebut, 54,64 hektare sudah ditanami, dan 164,36 hektare masih merupakan lahan tidur yang potensial untuk dikelola.

“Polri telah menggerakkan 2.960 personel sebagai Polisi Penggerak di seluruh Polda Sulsel, kami mendorong bhabinkamtibmas menjadi pendamping aktif kelompok tani dan memaksimalkan sinergi dengan stakeholder lokal, mengingat wilayah ini tidak memiliki lahan PTPN,” ujar Kombes Pol Aris.

Lebih lanjut, Polres Luwu diarahkan untuk menjalin kemitraan strategis dengan Perhutani dan Dinas Kehutanan. Hal ini didasari data dari Kementerian Kehutanan yang mencatat potensi lahan kehutanan sosial di Luwu mencapai 905 hektare, dan telah teridentifikasi 219 titik lahan produktif yang siap digarap.

Visi Polri ke depan pada 2026 juga ditargetkan memperluas lahan produktif hingga 1 juta hektare secara nasional. “Misi kami adalah meningkatkan produksi jagung dan memperluas lahan tidur menjadi lahan produktif yang dikelola berkelanjutan,” tegas Karo SDM.

Wadir Binmas Polda Sulsel AKBP Andi Kumara dalam arahannya menggarisbawahi beberapa tantangan di lapangan, seperti minimnya akses bibit unggul, alat mesin pertanian (alsintan), serta temuan hasil panen jagung yang masih basah dibeli di bawah harga standar oleh Bulog. Oleh karena itu, ia menyampaikan strategi konkret kepada jajaran bhabinkamtibmas.

“Kami mendorong agar setiap bhabinkamtibmas minimal menggarap satu hektare lahan tidur, bukan lahan yang telah digarap sebelumnya. Ini penting agar optimalisasi lahan benar-benar memberikan dampak nyata bagi ketahanan pangan masyarakat,” tutur AKBP Andi.

Ia juga mengajak seluruh bhabinkamtibmas agar menambah kapasitas tentang pengolahan lahan, penanganan hama, serta pasca panen, sehingga hasil pertanian bisa terserap dengan baik dan bernilai ekonomi tinggi.

Diketahui Polres Luwu telah membentuk Gugus Tugas Ketahanan Pangan tingkat Polres, sesuai Surat Perintah Kapolda Sulsel. Gugus tugas ini bertugas melaksanakan validasi lahan, mendampingi petani, membina kelompok tani, hingga membangun desa binaan dengan sistem satu desa minimal satu hektare lahan produktif.

Sinergi antar unit Polres seperti Wakapolres, Kabag SDM, Satreskrim, Binmas, serta para Kapolsek dan bhabinkamtibmas juga menjadi pilar utama agar program ini berjalan berkelanjutan.

Kapolres menegaskan, “Kami akan memaksimalkan potensi personel kami, menjalin kerja sama erat dengan dinas terkait, dan memastikan program ini tidak berhenti sebagai seremoni, tapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Selanjutnya rombongan bertolak ke Polres Luwu Utara.

*Putra Daeng

Bupati Nunukan Hadiri Rakor Pemberantasan Korupsi Bersama KPK: Tegaskan Komitmen Bangun Pemerintahan Bersih dan Transparan

NUNUKAN – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, S.E., menghadiri Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Pemerintah Daerah Wilayah Kalimantan Utara Tahun 2025 yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Rakor ini dilaksanakan berdasarkan surat undangan resmi KPK Nomor B/4325/KSP.00/70-75/07/2025 tertanggal 3 Juli 2025, yang ditujukan kepada Gubernur Kalimantan Utara dan seluruh kepala daerah se-Kaltara. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas KPK melalui Kedeputian Bidang Koordinasi dan Supervisi

Selain kepala daerah, KPK juga mengundang sejumlah pejabat strategis seperti Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, serta admin MCP (Monitoring Center for Prevention) guna memperkuat sinergi dalam pencegahan korupsi.

Rakor dibuka secara resmi oleh Plt. Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Agung Yudha Wibowo. Dalam sambutannya, Agung menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam upaya pemberantasan korupsi di tingkat daerah.

“Sinergi antara KPK dan pemerintah daerah merupakan langkah strategis untuk memperkuat integritas dan transparansi dalam pengelolaan pembangunan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyatakan bahwa korupsi merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa, terlebih di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Nunukan.

“Korupsi tidak hanya menghambat pembangunan, tetapi juga mencederai rasa keadilan sosial. Kami berkomitmen membangun sistem pemerintahan yang transparan, mendorong pengawasan publik, serta menindak tegas siapapun yang terbukti korup,” tegasnya.

Irwan Sabri juga menambahkan bahwa pendidikan antikorupsi sejak dini dan perluasan digitalisasi layanan publik menjadi langkah penting menuju pemerintahan yang akuntabel.

“Mari kita jaga Kabupaten Nunukan agar tetap bersih, berintegritas, dan layak diwariskan kepada generasi mendatang,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Bupati Nunukan bersama para kepala daerah lainnya secara simbolis menandatangani komitmen bersama antikorupsi, yang memuat delapan poin utama, termasuk penolakan gratifikasi, perencanaan anggaran berbasis kebutuhan riil masyarakat, serta penguatan pengawasan oleh Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP).

(PROKOMPIM)

Piala Bergilir Diserahkan, Pemukulan Bedug Dilakukan, STQH 1 Dan MTQ Muallaf 5 Kalimantan Utara Resmi Digelar

NUNUKAN – Mewakili Gubermur Kalimantan Utara, Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Kalimantan Utara H. DT Iqro Ramadhan S Sos M Si membuka Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) 1 (Satu) dan Pembukaan MTQ Muallaf 5 (Lima) Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025 di Gelanggang Olahraga (GOR) Dwikora Nunukan, Rabu (16/07/2025).

H. DT Iqro Ramadhan menegaskan, bahwa suksesnya STQH ke-1 dan MTQ Muallaf ke-5 merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh umat untuk tidak hanya membaca, tetapi juga mengamalkan isi Al quran dalam kehidupan sehari-hari.

“Al Quran adalah kitab yang memuat segala ilmu dan tuntunan hidup. Semangat membaca dan mengamalkan isi Al Quran harus terus digaungkan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras, khususnya Pemkab Nunukan dan masyarakat dalam menyukseskan persiapan MTQ.

“Semoga kita semua senantiasa mendapat taufik dan hidayah dari Allah SWT untuk mengamalkan Al quran dalam keseharian,” tutupnya.

Mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri selaku Ketua Umum Panitia Penyelenggara kegiatan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Nunukan H. Abdul Munir ST M Si dalam laporannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh kafilah se Kalimantan Utara di Kabupaten Nunukan

“Saya selaku Bupati Nunukan mengucapkan selamat datang di bumi Penekindi Debaya Kabupaten Nunukan kepada seluruh peserta STQH dan MTQ Muallaf, Insyaallah kedatangannya akan membawa berkah dan kemuliaan bagi seluruh panitia, peserta dan segenap warga Provinsi Kalimantan Utara pada umumnya dan Kabupaten Nunukan khususnya.,” ujarnya.

Ia menilai pelaksanaan seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits dan MTQ ini merupakan wahana dalam Syiar Agama Islam dan sekaligus sebagai wahana pencarian bibit-bibit unggul yang berpotensi serta dapat membawa nama Provinsi Kalimantan Utara lebih harum, terkenal dan diperhitungkan baik dalam skala nasional bahkan tidak menutup kemungkinan dalam dunia internasional.

Selanjutnya H. Munir mewakili Bupati Nunukan, H Irwan Sabri menyampaikan laporan selaku ketua Panitia.

Dalam laporannya, Abdul Munir menyampaikan bahwa penyelenggaraan STQH ke-1 dan MTQ Muallaf ke-5 tingkat Provinsi Kalimantan Utara tahun 2025, dilaksanakan selama 6 (enam) hari, dimulai pada hari selasa, 15 juli 2025 sampai dengan hari minggu, 20 juli 2025.

STQH ke-1 dan MTQ Muallaf ke-5 tahun ini diikuti sebanyak 340 (tiga ratus empat puluh) Kafilah dengan rincian sebagai berikut :

1. Kabupaten Bulungan = 63 orang

2. Kabupaten Malinau = 85 orang

3. Kabupaten Tana Tidung = 67 orang

4. Kota Tarakan = 66 orang

5. Kabupaten Nunukan = 59 orang

Sedangkan yang akan menyeleksi atau menilai STQH dan MTQ Muallaf terdiri dari Dewan Hakim berjumlah 37 (tiga puluh tujuh) orang, panitera 5 (lima) orang, dan Dewan Pengawas 7 (tujuh) orang yang telah ditetapkan melalui keputusan Gubernur Kalimantan Utara Nomor 100.3.3.1/367/2025 tanggal 23 juni 2025 yang telah dilantik oleh Gubernur Kalimantan Utara.

Kemudian tim kerja Provinsi (SC) : 32 (tiga puluh dua) orang, panitia (OC) : 110 (seratus sepuluh) orang dan Liaison Officer (LO) : 15 (lima belas) orang.

Untuk cabang tilawah yang dilombakan pada STQH ke-1 adalah :

1. Tilawah dewasa dan anak-anak putra dan putri.

2. Tahfidz putra dan putri golongan 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz dan 30 juz.

3. Tafsir Bahasa Arab putra dan putri.

4. Tahfidz Hadist golongan 100 Hadist dengan Sanad dan 500 Hadist tanpa Sanad putra dan putri.

5. Karya Tulis Ilmiah (KTIH) putra dan putri.

Adapun cabang lomba MTQ Muallaf adalah:

1. lomba azan

2. cerdas cermat beregu

3. membaca al-qur’an putra dan putri

4. kaligrafi putra dan putri

5. tahfidz putra dan putri

6. praktek sholat beregu.

Tempat pelaksanaan lomba seleksi tilawatil qur’an hadits (STQH) dan MTQ Muallaf yaitu :

1. arena 1 = GOR Nunukan

2. arena 2 = Masjid Al Muttaqin

3. arena 3 = Lantai 4 Kantor Bupati Nunukan

H. Munir juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh steckholder yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Sebagai ketua panitia, saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh teman-teman panitia yang telah bekerja keras sejak dari awal hingga malam ini (opening ceremony). kami juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan seluruh elemen terkait, sehingga pelaksanaan STQH ke-1 dan MTQ Muallaf ke-5 dapat berlangsung meriah, berjalan tertib dan lancar tanpa kendala berarti,”tutupnya.

Menandai resminya pelaksanaan STQH 1 dan Pembukaan MTQ Muallaf 5 Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025 ini, piala bergilir resmi diserahkan dari Kota Tarakan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara yang selanjutnya diserahkan kepada panitia MTQ Muallaf 5 dan akan diperebutkan kembali. Seremoni Pembukaan juga dilakukan Pemukulan bedug pertanda kegiatan resmi dibuka.

Seremoni penyerahan berlangsung di panggung utama disaksikan pengurus LPTQ se-Kalimantan Utara dan sejumlah undangan lainnya.

(PROKOMPIM)

Dewan Pengawas, Dewan Hakim, dan Panitera STQH I dan MTQ Mualaf V Tingkat Prov. Kalimantan Utara Resmi Dilantik

NUNUKAN – Seleksi Tilawaril Qur’an dan Hadist (STQH) I dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Mualaf V Tingkat Provinsi Kalimantan Utara akan dilaksanakan pada tanggal 15 sampai 20 Juli 2025. 

Pada tahun ini Kabupaten Nunukan didaulat sebagai tuan rumah. Sebelum dilaksanakannya pembukaan STQH I dan MTQ Mualaf V, terlebih dahulu dilaksanakan Pelantikan para Dewan Hakim di Ballroom Hotel Laura Nunukan. Rabu (16/7/2025). 

Sebanyak 44 orang Dewan Hakim ini dilantik langsung oleh Ketua Dewan Hakim Provinsi Kalimantan Utara Drs H M Basri dan disaksikan langsung oleh Asisten Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Prov. Kaltara H DT Iqro Ramadhan yang juga merupakan Ketua LPTQ Provinsi Kalimantan Utara.

Dewan Pengawas, Dewan Hakim, dan Panitera ini memiliki tugas dan tanggungjawab memberikan penilaian dan menetapkan pemenang secara objektif dan transparan.

Mewakili Gubernur Kalimantan Utara, H DT Iqro Ramadhan berkesempatan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan yang telah mempersiapkan dan sebagai tuan rumah pada STQ Tingkat Provinsi yang pertama tahun ini.

“Serta tak lupa pula saya ucapakan terima kasih juga kepada para kafilah-kafilah dari 5 Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Utara yang sudah turut hadir dan mengikuti lomba pada tahun ini,” ungkapnya.

DT Iqro juga menjelaskan bahwa mengapa STQ dilaksanakan pada tahun ini, karena itu merupakan kebijakan dari Pemerintah Pusat. Pada Tahun ini dilaksanakan STQ dan di tahun depannya dilaksanakan MTQ baik tingkat Provinsi maupun tingkat nasional.

“Selain itu, agar kita fokus di bidang-bidang atau cabang-cabang yang akan kita lombakan. Karena selama 12 tahun Provinsi Kaltara berdiri kita sangat sulit untuk bersaing ke tingkat Nasional, untuk masuk 10 besar itu sangat berat sekali,” ujarnya.

Oleh karena itu, menurut DT Iqro ini merupakan PR yang sangat besar di Kalimantan Utara. Karena kita ketahui bahwa dibandingkan dengan daerah-daerah Jawa, Sulawesi, sumatera, Sumberdaya di Kalimantan Utara masih terbatas.

(PROKOMPIM)