Makmurkan Masjid, Ini Pesan Gubernur Babel Kepada Pemuda Dalam Program Sajadah Fajar


BerandaNKRInews.com–PangkalpinangBangga luar biasa. Itu yang tampak dari raut wajah Gubernur Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman ketika ia melihat masjid disesaki anak-anak muda, yang antusias terlibat di program Sajadah Fajar, Jumat pagi (12/3/21) di Masjid Al-Kamal Komplek Kantor Gubernur.

Bang ER berdecak kagum. Ia begitu semangat melihat hal ini.
“Saya senang shalat subuh pagi ini, selain jamaah yang hadir cukup banyak, ditambah kalangan anak muda atau remaja masjid ikut berjamaah di sini. Saya berharap melalui program Sajadah Fajar ini dapat membangkitkan anak muda lainnya untuk shalat berjamaah di masjid,” ujarnya.

Gubernur yang berhasil membawa Babel dinobatkan sebagai Provinsi Halal ini berharap di masa mendatang kalangan pemuda dapat memakmurkan masjid, sehingga dapat menjadi generasi penerus Bangsa lebih baik dan siap menjadi bagian utama pilar penopang memakmurkan masjid agar lebih inovatif.

Memang tujuan Sajadah Fajar yang rutin dilaksanakan Gubernur Erzaldi ini bertujuan untuk membangkitkan umat Muslim di Babel untuk selalu memakmurkan masjid, selain itu juga sebagai ajang silaturrahmi dengan masyarakat serta menyerap inspirasi dari rakyat yang ia pimpin.

Gubernur juga berpesan Kepada para pemuda, khususnya remaja masjid agar tidak henti-hentinya melakukan kegiatan yang positif di masjid, termasuk pengerakan ekonomi umat.

Hal senada juga disampaikan Bang ER kepada pengurus masjid agar senantiasa menjalin hubungan dengan baik antar generasi, baik generasi yang lama maupun generasi yang baru, saling mendukung dan menghormati. Semua harus didasari dari hati yang tulus, karena banyak hal postif yang akan diperoleh.

Usai shalat subuh berjamaah, gubernur dan para jamaah mendengarkan tausiah dari Ustadz Hendy Kurnia tentang semangat para pemuda di zaman dahulu dalam mensiarkan Islam.

“Kita membutuhkan dua energi semangatnya anak muda, didukung penuh oleh hikmahnya orang sehingga kedepan dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat, ” ujar ustadz.

Sejadah fajar kali ini dihadiri para ulama, pengurus Dewan Masjid, remaja masjid, masyarakat dan ASN Pemprov Babel. (*)

Wartawan: Yogi Pranata & Agus Savar Muslim, SH

Penulis : Hasan. A. M
Poto : Rafiq.
Editor : Budi

Gubernur : Jadilah Kesatria dan Junjung Tinggi Sportivitas


BerandaNKRInews.com, PangkalpinangDalam setiap pertandingan pasti ada yang menang dan kalah. Disitulah mental seorang atlet diuji. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengatakan atlet Babel harus memiliki jiwa kesatria dan menjunjung tinggi sportivitas. Sehingga atlet yang menang maupun kalah bisa menerima dengan lapang dada, dan terus berjuang untuk meningkatkan kemampuan diri untuk pertandingan selanjutnya.

Pesan ini disampaikan Gubernur Erzaldi saat memberi sambutan pada Kegiatan Kejuaraan Provinsi Taekwondo Championship 2021 Antar Unit se-Babel Piala Gubernur Erzaldi Rosman di Gor Sahabuddin, Kamis (11/3/2021).

“Kepada para atlet tumbuhkan jiwa kesatria dan sportivitas. Aplikasikan pada kehidupan sehari-hari. Melalui penjaringan ini dapat mencetak anak muda dengan akhlak yang baik,” ungkapnya.

Menurutnya jika tidak ada kejuaraan, kita tidak akan tahu peningkatan kemampuan atlet. Karenanya kejuaraan-kejuaraan seperti ini harus dilakukan minimal 1 tahun sekali.

Orang nomor satu di Babel ini mengatakan proses latihan memerlukan tekad dan semangat, karena latihan tidak hanya sebentar. Proses demi proses harus dilalui, dari situ akan lahir bibit-bibit unggul dari Babel.

” Potensi anak muda Babel sangat besar, peluang ini terus kami (pemerintah) dukung agar dari pertandingan- pertandingan seperti ini kita bisa dapat bibit unggul, para atlet yang bisa dibanggakan oleh daerah, ” ungkapnya.

Kejuaraan ini akan dilaksanakan selama 3 hari mulai dari tanggal 12-14 Maret 2021. Dengan memperlombakan Kyorugi dan Poomsae, untuk kelas usia Pre-cadet, Cadet, Junior, dan Senior. Atlet-atlet ini nantinya akan mewakili Babel pada Cabang Taekwondo untuk ikut pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang rencananya, Babel serta Provinsi Sumatera Selatan akan menjadi tuan rumah.

Tidak lupa Gubernur Erzaldi terus mengingatkan masyarakat agar taat protokol kesehatan Covid-19.

“Kita harap penonton dapat melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin. Jadi semoga tidak akan menambah cluster baru. Dengan pengawalan yang tepat kita harap kegiatan ini bisa berlangsung dengan aman, selamat, dan tetap sehat,” ungkapnya.

Pelaksanaan kejuaraan ini dilakukan dengan tertib protokol kesehatan. Seluruh panitia, peserta, dan penonton dilakukan deteksi Covid-19 dengan alat GeNose. Kegiatan ini juga menjadi uji coba pertama untuk diberlakukannya pengujian Covid-19 pada suatu kegiatan.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres Pengurus Besar Taekwondo Indonesia) Master Yefi Triadi, yang turut hadir pada acara tersebut merasa bersyukur karena Babel memiliki kepala daerah yang menaruh perhatian pada cabang olahraga ini.

“Saya ucapkan terima kasih karena bapak telah memberikan perhatian yang cukup besar kepada cabang olahraga Taekwondo ini,” pungkasnya.

Wartawan: Yogi Pranata & Agus S. Muslim, S.H


Penulis : Natasya
Foto : Iyas Zi
Editor : Imelda

Batman dan Baidjuri: Dua Maestro Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI)

BerandaNKRInews.com–PANGKALPINANG– Dua maestro seni dan kebudayaan asal Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Batman dan Baidjuri mendapatkan Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) di Ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel, Rabu (10/03/2021).

Pemberian anugerah kepada 2 maestro ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Republik Indonesia terhadap para pahlawan bidang kebudayaan di berbagai daerah. Diketahui Batman adalah seorang maestro yang melestarikan seni campak Dalung, sedangkan Baidjuri seorang maestro yang melestarikan seni pertunjukan daerah.


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) dan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Pemprov. Babel) berikan apresiasi kepada para maestro yang telah berjasa dalam mewariskan pengetahuan dan keterampilannya yang berakar pada nilai-nilai luhur budaya bangsa Indonesia kepada para generasi muda.

“Apresiasi ini selain sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan atas karya budaya yang telah dihasilkan, juga diharapkan menjadi stimulus bagi konsistensi dalam usaha pemajuan kebudayaan yang telah dilakukan,” ujar Wagub Abdul Fatah dalam sambutannya.

Hal ini sejalan dengan visi Pemprov. Babel yang ingin menjadikan kebudayaan sebagai basis dalam memperkuat karakter masyarakat sekaligus memajukan ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Karena banyak sekali aspek budaya yang bisa diangkat ke tingkat yang lebih luas,” ungkap Abdul Fatah.

Pada kesempatan itu, penerima penghargaan Maestro Seni Tradisi Babel tersebut mendapatkan bantuan uang operasional sebesar Rp25 Juta dari Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan yang diserahkan secara langsung.

Sesaat setelah menyaksikan penampilan seni campak Dalung, disampaikan oleh Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan yang diwakili oleh Wawan Yogaswara, bahwa dasar penerima penghargaan maestro seni tradisi ini dipilih berdasarkan persyaratan dan kriteria penilaian, keunikan karya, kelangkaan warisan karya budaya, pengabdian, dan upaya pewarisan terhadap budaya tradisi yang ditekuni kepada generasi muda.

Wawan pun berharap, para maestro terus berkarya agar menjadi inspirasi generasi muda. Kemendikbud telah memberikan Anugerah Kebudyaan Indonesia kepada para maestro sejak tahun 2007.

“Saya harap para maestro dapat terus berkarya. Karena mereka adalah begawan budaya yang diharapkan menjadi inspirasi generasi muda untuk lebih peduli dan melestarikan kebudayaan,” pungkasnya.

Wartawan: Agus Savar Muslim, S.H

Penulis : Khalimo
Foto : Saktio
Editor : Natasya

Ket. Maestro seni Batman dan Baidjuri mendapatkan Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) di Ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel, Rabu (10/03/2021).

Wujud Kepedulian, Pemprov Babel Rangkul Penyandang Disabilitas


Pangkalpinang, BerandaNKRInews.com--Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) merangkul kalangan disabilitas melalui penandatanganan Nota Kesepahaman/MoU dengan PT Parakerja Disabilitas Bisa tentang Program Pendidikan Bagi Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Disabilitas.

MoU ini dilakukan antara Wakil Gubernur (Wagub) Babel, Abdul Fatah dengan Rezki Achyana selaku CEO PT Parakerja Disabilitas Bisa, dan didampingi oleh tiga dinas terkait yakni, Dinas Pendidikan Babel, Dinas Sosial Babel, dan Dinas Tenaga Kerja Babel, di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Rabu (10/03/2021).

“Ini adalah salah satu cara bagi kita dalam upaya menyamakan hak para disabilitas untuk mendapatkan kehidupan yang layak dan kesempatan mengenyam pendidikan yang juga layak,” ungkap Wagub Abdul Fatah.

MoU ini dibuat sebagai pedoman dan langkah awal dalam pelaksanaan kerja sama untuk meningkatkan hubungan kemitraan, dalam pemanfaatan potensi yang dimiliki untuk melaksanakan program pendidikan bagi SLB dan disabilitas se-Babel.

Secara langsung, Wagub Abdul Fatah juga mengungkapkan dukungan serta rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung adanya perjanjian kerja sama ini. Wagub berharap disabilitas dapat hidup mandiri dan bekerja selayaknya masyarakat lain.

PT Parakerja Disabilitas Bisa bekerja sama dengan Pemprov. Babel, fokus kepada transformasi pendidikan, pelatihan kerja, sekaligus penempatan kerja khusus disabilitas. Bentuk kerja sama yang melibatkan tiga unsur kedinasan yang saling terkait ini untuk meningkatkan kompetensi para disabilitas dari SLB hingga usia produktif kerja.

Bentuk peningkatan kompetensi dimulai dengan guru-guru SLB yang kemudian dilanjutkan dengan program pelatihan bagi para disabilitas agar siap memasuki dunia kerja. Peran pemprov disini adalah menyalurkan tenaga-tenaga disabilitas yang telah dilatih untuk magang bahkan bekerja di UMKM, perusahaan, ataupun institusi-institusi yang ada di Pemprov. Babel.

Target kerja sama adalah terciptanya aksesibilitas terutama Komunitas Tuli yang memiliki hambatan pendengaran berupa juru bicara isyarat di Babel.

Diketahui saat ini, guru-guru SLB mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan murid-murid yang tuli. Sehingga penting untuk meningkatkan kompetensi guru dan juga murid dengan bahasa isyarat yang mudah dimengerti.

Disamping itu, PT Parakerja Disabilitas Bisa juga memberikan kurikulum pembelajaran untuk anak-anak SLB tingkat SD, SMP, maupun SMA, melalui platform digital.

“Pada anak-anak umumnya, ada aplikasi belajar yang menggunakan ruang guru. Sedangkan Parakerja adalah aplikasi khusus untuk SLB. Anak-anak SLB akan belajar dengan media-media pembelajaran sesuai cara dan kemampuan pembelajaran mereka masing-masing, seperti autis, downsindrom, disabilitas intelektual, tuli dan sebagainya,” ungkap Rezki.

Rezki yang membawahi empat SLB di Babel ini mengungkapkan, harapan dari kerja sama dengan pemprov ini adalah kesetaraan antara disabilitas dengan masyarakat lainnya. Sehingga masyarakat dapat menyadari dan memahami kehadiran disabilitas di tengah masyarakat. (*)

Wartawan: Fauzi Jumal

Sumber: Diskominfo Provinsi Babel
Penulis : Dini
Fotografer : Saktio
Editor : Lisia Ayu

Fot

Ket. Foto bersama usai penandatanganan MoU antara Wakil Gubernur (Wagub) Babel, Abdul Fatah dengan Rezki Achyana selaku CEO PT Parakerja Disabilitas Bisa, dan didampingi oleh tiga dinas terkait yakni, Dinas Pendidikan Babel, Dinas Sosial Babel, dan Dinas Tenaga Kerja Babel, di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Rabu (10/03/2021).

Tanam Bibit Sawit dan Jagung Pipil, Gubernur Minta Petani Jangan Andalkan Satu Komoditi


Bangka Tengah, BerandaNKRInews.com –Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menekankan pada para petani dalam aktifitas bercocok tanam jangan hanya mengandalkan satu komoditi saja tetapi harus dua bahkan tiga komoditi, menggunakan pola tanaman sela, seperti jagung, kedelai ataupun porang untuk meningkatkan pendapatan para petani.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Erzaldi saat melakukan penanaman perdana benih peremajaan kelapa sawit perkebunan dan jagung pipil di Desa Puput, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (10/3/21).

“Jangan kita hanya mengandalkan satu komoditas saja. Kalau harga komoditas satu turun kita bisa mengandalkan yang lain,” jelasnya.

Selain itu, Dalam sambutannnya Bang ER sapaan akrabnya juga menekankan program peremajaan bibit sawit ini bukan hanya sekedar seremonial belaka, tetapi jika para petani merasa sawitnya produksinya kurang maksimal agar dapat mengikuti program ini.

“Jangan sampai hilang kesempatan yang baik ini. Manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Dalam rangka peremajaan kelapa sawit rakyat pada tahun 2021 di Kabupaten Bangka Tengah, benih kelapa sawit secara simbolis ditanam di areal perkebunan seluas 4 hektar dari target 500 hektar, dengan melibatkan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) melalui sumber dana dari Pemerintah Kabupaten dan Provinsi Kepuluan Bangka Belitung.

Tekan Inflasi, Gubernur Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah

Gubernur Erzaldi pada kesempatan itu juga turut menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kegiatan klaster bawang merah Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) Tahun 2021 antara Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman dengan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Bangka Belitung, Tantan Heroika.

Penandatanganan MoU Kegiatan Kegiatan klaster bawang merah PSBI Tahun 2021 yang bertujuan untuk mendorong peningkatan produktifitas bawang merah, mendukung pengendalian tanaman bawang merah, mendorong peningkatan perekonomian daerah, dan juga pengembangan kelembagaan petani.

“Kegiatan yang kita awali dari Kabupaten Bangka Tengah ini agar dapat diinformasikan ke petani lainnya,” ucapnya.

Orang nomor satu di Babel itu juga turut mengapresiasi langkah Bank Indonesia yang telah banyak membantu para petani Bangka Belitung, khususnya program klaster bawang merah. Bank Indonesia yang mempunyai data tentang perekonomian masyarakat petani tahu apa kebijakan yang harus dilakukan.

Komoditi bawang Merah yang menjadi salah satu penyebab Inflasi di Bangka Belitung karena harus didatangkan dari luar daerah. Dalam hal ini, Wilayah Simpangkatis yang dibantu oleh Bank Indonesia akan menjadi sentra komoditi hortikultura selain Lubuk dan Simpang Perlang yang sebelumnya telah dilakukan oleh Pemerintah.

Oleh karena itu, pihaknya juga telah menyiapkan offtaker atau pihak pembeli untuk memberikan jaminan beli hasil produksi para petani, sehingga para petani tidak ragu akan kemana nanti hasil produksinya akan dijual.

“Para petani juga saya harap untuk mengikuti program asuransi untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang terjadi pada komoditas pertanian yang diolahnya,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Bangka Belitung, Tantan Heroika dalam sambutannya menjelaskan bahwa untuk terus mengembangkan potensi Bangka Belitung untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi maupun ketahanan pangan serta komitmen yang kuat antara Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten maka dilaksanakan penanaman bibit sawit dan pengembangan hortikultura komoditas bawang merah ini.

Dijelaskannya juga peremajaan tanaman sawit ini juga merupakan bagian program Pemerintah secara nasional. Sedangkan bawang merah dilakukan untuk menekan angka inflasi.

Meskipun pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung mengalami negatif namun akselerasinya lebih baik dibanding dengan nasional. Kebijakan yang diambil oleh Gubernur telah menunjukkan hasil diantaranya naiknya Nilai Tukar Petani Bangka Belitung.

“Semoga kegiatan ini akan semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan di daerah ini. Kami siap mengawal dan mendampingi para petani,” ungkapnya.

Acara diakhiri dengan pengukuhan Gubernur Erzaldi Asosiasi Petani Bawang Merah Kabupaten Bangka Tengah oleh Gubernur Erzaldi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Bangka Tengah, Herry Erfian, Kepala Dinas Pertanian Babel, Juaidi, Kepala UPT Balai Benih Babel, Judnaidy, Kepala Dinas Pertanian Bangka Tengah, Sajidin, Forkopimda Kabupaten Bangka Tengah, Kepala Desa, Kelompok Tani serta masyarakat sekitar.

Wartawan: Yogi Pranata & Agus Savar Muslim

Penulis : Lulus
Foto : Saktio
Editor : Budi

Gubernur Erzaldi saat melakukan penanaman perdana benih peremajaan kelapa sawit perkebunan dan jagung pipil di Desa Puput, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (10/3/21).