Kebakaran di Pasar Pagi, 13 Kios dan 4 Gudang Habis Dilahap Si Jago Merah

NUNUKAN – Terjadi kebakaran yang menghanguskan 13 kios dan 4 gudang milik pedagang di daerah Pasar Pagi, kelurahan Nunukan tengah, Minggu (07/05/2023).

Berdasarkan informasi, api bermula dari bagian belakang pasar hingga menjalar kedepan dikarenakan angin kencang dan mulai membesar sekira pukul 21.50 WITA.

Beruntung disaat api mulai mereda sekira pukul 22.30 WITA, guyuran hujan turun sehingga membantu petugas pemadam kebakaran dalam penanganan kebakaran.

Sesuai keterangan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nunukan, Kepala Seksi Bantuan, Penyelamatan dan Evakuasi, Aristra Sanwigo mengatakan indikasi penyebab terbakarnya pasar pagi.

“Sesuai informasi yang kami dapatkan, indikasinya diduga dikarenakan ada yang membakar sampah di belakang dekat gudang dan juga banyak sabut kelapa yang menjadi pemicu,” ujar Aristra.

Bersama dengan itu, selaku salah satu korban dan juga koordinator pasar, Muje menyebutkan jumlah kios dan gudang yang terbakar serta kerugian yang dialami.

“Saya sedang tidur dan ditelpon kalau terjadi kebakaran, tidak ada yang bisa saya bawa keluar semua barang jualan sembako habis terbakar di 1 kios dan 4 gudang saya, kira kira Rp.500.000.000,- kerugian yang saya alami,” ucap Muje yang sudah berdagang di pasar pagi selama 20 tahun.

Adapun armada yang diturunkan damkar sebanyak 40 personil serta 7 unit kendaraan terdiri dari 6 mobil damkar, 1 unit bantuan mobil water cannon satuan Sabhara Polres Nunukan.

(Nam)

Kebakaran Melahap Enam Unit Rumah di Sei Pancang, Damkar : “Penanganan Sulit Karena Krisis Air”

NUNUKAN – Enam unit rumah warga di RT.02, Jembatan Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, habis terbakar, Kamis (27/04/2023).

Berdasarkan informasi yang diterima, api mulai membesar sekira pukul 15.40 WITA yang berasal dari atap plafon salah satu unit rumah.

Sebelum Damkar tiba di tempat kejadian, terlihat warga berusaha memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR) dan peralatan seadanya.

Selaku pelaksana tugas Danton Pemadam Kebakaran sektor Sebatik Timur, Ahmad mengatakan bahwa terdapat enam unit rumah terdampak dan terjadi diduga karena korsleting arus listrik.

“Terdapat enam rumah yang habis terbakar dikarenakan memang angin kencang jadi sambaran api cepat menyebar dan juga semuanya kayu, kami belum bisa memastikan pasti penyebabnya tapi indikasinya korsleting arus listrik karena keterangan warga api berasal dari rumah yang tidak ada penghuninya,” ucap Ahmad.

Selanjutnya, Ahmad mengungkapkan bahwa dikarenakan krisis air melanda Sebatik yang mengakibatkan sulitnya penanganan pemadaman api.

“Kebetulan sebatik dilanda krisis air dan air laut surut membuat kami kesulitan untuk supply air, biasanya kami mengambil dari PDAM tapi karena jauh dan butuh cepat jadi agak sulit, tetapi Alhamdulillah kita mendapat bantuan dari masyarakat yang pengusaha air bersih,” lanjut Ahmad.

Bersama dengan itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sebatik Timur, Ricko menyampaikan bahwk Kerugian yang dialami dalam persistiwa kebakaran tersebut ditaksir mencapai ratusan juta.

“Kami masih akan tindak lanjuti untuk kerugian yang ditimbulkan atas peristiwa kebakaran ini, tapi sudah pasti mencapai ratusan juta dan malah bisa lebih karena melihat ekonomi warga yang terdampak kebakaran,” kata Kapolsek Sebatik Timur.

Sekiranya pemadaman berlangsung selama 2 jam lebih hingga saat pendinginan dan terdapat 2 armada unit mobil damkar pos Sungai Nyamuk sektor Sebatik Timur, 1 mobil operasional serta 2 unit armada dari sektor Sebatik Utara yang diturunkan.

(Nam)

Jelang Idul Fitri, Satu Unit Rumah Kosong dan Toko Dilahap Si Jago Merah di Jalan TVRI

NUNUKAN – Menjelang Idul Fitri 1444 H, terjadi kebakaran satu unit rumah kayu tidak berpenghuni berserta dengan satu unit toko di Jalan TVRI, Kelurahan Nunukan Timur, Selasa (18/04/2023).

Berdasarkan informasi yang didapatkan, sebelum pemadam kebakaran tiba, warga setempat sempat mencoba memadamkan api yang mulai membesar pada pukul 18.30 WITA.

Sesuai keterangan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nunukan, Kepala Seksi Bantuan, Penyelamatan dan Evakuasi, Aristra Sanwigo mengatakan kronologi kejadian.

“Menurut saksi, kebakaran terjadi indikasinya diakibatkan oleh anak anak yang bermain korek api di dalam rumah kayu tersebut, hingga pada pukul 18.30 WITA api sudah mulai membesar, rumah tersebut adalah rumah kosong tidak ada penghuninya,” ujar Aris.

Selanjutnya, Aristra juga mengungkapkan bahwa terdapat 1 unit rumah dan toko habis terbakar serta 2 unit kontrakan yang terdampak.

“Terdapat 1 unit rumah kayu yang terbakar dan juga 1 toko yang didepannya, untuk 2 kontrakan beton yang dibelakang hanya terdampak saja, untuk kerugian kami belum tau pasti tapi mungkin diperkirakan hingga Rp. 1.000.000.000 (Satu Miliar Rupiah),” lanjut Aris.

Berdasarkan estimasi waktu penanganan serta personil, Aris menyampaikan berlangsung selama 1 jam hingga pendinginan dengan menurunkan 10 unit mobil pemadam kebakaran yang diturunkan.

“Kami melakukan penanganan selama 1 jam hingga ke pendinginan, serta menurunkan 50 personil dengan 8 unit mobil dari markas komando (Mako) dan 2 dari sektor selatan,” kata Kepala Seksi Bantuan, Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran

Bersama dengan itu, selaku pemilik toko, Leo menyampaikan kerugian yang didapatkan atas peristiwa kebakaran.

“Saya tidak berada di toko saat kejadian dan kalau dagang yang saya perhitungkan dengan stoknya, kerugian yang saya alami atas dampak kebakaran ini sekitar Rp.20.000.000,- (Dua Puluh Juta Rupiah),” ucap pemilik toko tersebut.

Sempat terlihat 2 unit mobil damkar bertabrakan hingga menyebabkan kaca depan mobil pecah.

(Nam)

Tak Anti Asing – Konglomerat, dr. Ali Mahsun ATMO Tabuh Genderang Revolusi Ekonomi Rakyat Indonesia







Jakarta,-Berandankrinews.com. Presiden Kawulo Alit Indonesia (KAI) dr Ali Mahsun ATMO M Biomed tegaskan tidak Anti Asing & Konglomerat juga tidak Anti Pemerintah atau Kekuasaan. Didampingi Ketua Timsus Permodalan KERIS Meihadir Ahamd SH, dihadapan Ketua Umum DPP PUTMAS, Drs Iqbal Warsalim, serta DPW Jabar dan 27 DPD Kabupaten/Kota se-Jawa Barat gelorakan revolusi ekonomi rakyat Indonesia

Saya tidak anti asing dan konglomerat namun mereka tidak boleh semena-mena apalagi mematikan atau menjajah ekonomi rakyat bangsa dan negara Indonesia. Saya juga tidak anti pemerintah atau kekuasaan namun saya tidak ingin melihat lagi maraknya mega korupsi dan Skandal TPPU yang menggarong puluhan ribu triliun uang negara, uang rakyat. Ekonomi rakyat, bangsa dan negeri ini harus segera diselamatkan dan diperuntukkan sebesar-besarnya wujudkan bangsa Indonesia sejahtera berkeadilan, tegas Pidato Kebangsaan Presiden KAI dr Ali Mahsun ATMO M Biomed bertajuk: Tabuh Genderang Revolusi Ekonomi Rakyat Indonesia seusai dinobatkan sebagai Ketua Wanbin PUTMAS (Perkumpulan Usaha Terpadu Masyarakat) di PG CENTER’S JAKARTA Minggu 09 April 2023.

Pada kesempatan yang mulia ini, dibulan suci ramadhan 1444 H selalu Presiden KAI saya mengajak segenap kekuatan ekonomi rakyat dan generasi penerus bangsa, serta pemerintah RI dan segenap pemangku kepentingan di negeri ini untuk bersama-sama lakukan pendampingan ekonomi rakyat sehingga dalam tempo secepat-cepatnya mampu maju berkembang dan unggul di era digital guna mewujudkan bangsa Indonesia sejahtera berkeadilan.

Mari bersatu dan tangguh, mari gelorakan dan tabuh genderang revolusi ekonomi rakyat Indonesia, tambah Ali Mahsun ATMO putra asli pinggir Utara sungai Brantas pelosok kampung Mojokerto Jawa Timur yang juga Ketua Umum KERIS dan Ketua Umum APKLI-P.

Revolusi ekonomi rakyat Indonesia adalah keniscayaan dan pilihan terbaik untuk segera merubah Piramida Lancip ekonomi Indonesia menjadi Piramida Pesek. 40-50% aset dan perputaran ekonomi nasional harus berada di ekonomi rakyat bukan 27% seperti saat ini.

Plafon permodalan ekonomi rakyat harus terdongkrak dari 20% jadi 40-50% dari plafon nasional per tahunnya. Dengan demikian ekonomi Indonesia terdominasi usaha kecil dan menengah sehingga hantarkan negeri ini sebagai negara maju dalam percaturan global. Kita mampu asal mau, imbuh Ali Mahsun ATMO dokter ahli kekebalan tubuh lulusan FK UNIBRAW Malang dan FKUI Jakarta.

Terkait perihal momentum nasional Pemilu 2024, saya mendesak KPU, Bawaslu dan DKPP RI, serta Presiden dan DPR RI untuk memastikan tetap di gelar 14 Februari 2024. Tidak boleh ada penundaan pemilu 2024 karena hal tersebut inkonstitusional yang akan memperkeruh kegaduhan yang sudah ada di negeri ini. Kita, organisasi usaha dan ekonomi rakyat memiliki pakem dan forum khusus sehingga tidak serta merta berada pada pusaran pemilu 2024 , pungkas Ali Mahsun ATMO, CEO PG CENTER’S – Rumah Besar Nusantara Ekonomi Rakyat dan Generasi Penerus Bangsa.

Pada kesempatan yang sama seusai tandatangani Pakta Integritas PUTMAS sebagai Anggota Komite Ekonomi Rakyat Indonesia dan menerima mandatori Ketua Umum KERIS, Drs Iqbal Warsalim Ketua Umum PUTMAS menegaskan mendukung totalitas agenda besar revolusi ekonomi rakyat Indonesia. Kami ini, sudah lama kehilangan induk semang.

Dan hari ini kembali pulang kampung ke pangkuan panglima tertinggi, Mahadiraja dr. Ali Mahsun ATMO M Biomed. Oleh karena itu kami tegaskan segenap jajaran PUTMAS se-Indonesia siap mengawal dan realisasi 9 program ungulan KERIS untuk kemajuan dan keunggulan ekonomi rakyat.

Pada kesempatan tersebut dihadiri tidak kurang 60 personil dari DPP, DPW dan 27 DPD PUTMAS Kab/Kota se-Jawa Barat dan turut serta saksikan Penobatan dr. Ali Mahsun ATMO M Biomed sebagai Ketua Wanbin PUTMAS, ditutup dengan Doa Sapu Jagad Nusantara dan Buka Puasa Bersama.

Team Keris

Satu Unit Rumah di Lahap Si Jago Merah

NUNUKAN – Menjelang Bulan Suci Ramadhan kebakaran kembali terjadi satu unit rumah di Jalan Persemaian, Gang Kampung Pisang RT.14, Kecamatan Nunukan, di lahap si jago merah  pada hari selasa  malam (21/03/2023).

Berdasarkan informasi yang diterima , api mulai membesar sekira pukul 21.30, 4 unit mobil pemadam kebakaran Yang di terjunkan berusaha memadamkan  api yang berkobar membakar satu unit rumah tersebut.

Ketua RT. 14, Jonitira memgatakan ,”Bangunan yang terbakar itu milik  Ibu Kasmawati yang tinggal berdua dengan anaknya  toko dan rumah itu sudah beberapa hari saya tidak melihat yang punya rumah dan toko itu buka”

Lanjut kata Jonitira “Karena jalan ini sepi makanya warga tidak terlalu tau bahwa ada api dalam bangunan tersebut, disaat api membesar baru kami liat kebakarannya”ucap Jonitira.

Sampai saat berita ini diterbitkan belum diketahui pasti penyebab dari kebakaran tersebut, dan berapa nilai kerugian yang dialamai korban.

(Dhin/Nam)