Pemkab Bone Akan Menata dan Berdayakan PKL

Bone, Berandankrinews.com–Pedagang kaki lima termasuk salah satu sektor informal yang berkembang pesat seiring perkembangan sebuah wilayah baik desa maupun perkotaan.

Melalui seminar yang dilaksanakan Balitbangda di Hotel Novena Jalan jenderal Ahmad Yani Kelurahan Macanang Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (30/4/19) kemarin.

Badan penelitian dan pengembangan Daerah Kabupaten Bone membahas Perencanaan, penataan dan pemberdayaan perdagangan kaki lima (PKL) di kota Watampone.

Permasalahan yang sering kali timbul dalam pembangunan perkotaan adalah masalah penataan lokasi untuk Ruang PKL beraktivitas, sehingga tidak timbul kemacetan yang berpotensi mengganggu kamtibcarlantas , estetika dan kebersihan serta fungsi prasarana kawasan perkotaan

Beberapa lokasi kegiatan PKL yang terdapat di Kota watampone, Jl. Petta Pongawae , Jl. Beringin, Jl. KH Agus, Jl. Mangga, Jl. Laummasa, Jl. Arif Rahman Hakim, dan Jl. Wolter Mongosidi yang akan segera dibenahi.

Usaha PKL Berkembang pesat dikarenakan modal digunakan relatif murah, tanpa harus memiliki sertifikasi ilmu khusus, kurangnya lapangan kerja yang memadai sesuai strata jenjang pendidikan, jika berbicara dari sisi negatifnya, ungkap Sabir Jalani, SE salah satu pemateri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas DT.

Iwan Hammer Ketua DPD Asosiasi Pedagang kaki lima Indonesia Kabupaten Bone mengatakan, Kehadiran PKL dikota-kota besar bahkan sudah menyeluruh dikota/kabupaten yang juga memiliki dampak dan nilai positif, yang dapat menjadi sumber PAD dan alternatif mengurangi pengangguran Serta mampu melayani kebutuhan masyarakat kalangan menengah ke bawah.

Sementara itu Andi Bahar kabid penertiban umum Satpol PP Kabupaten Bone kepada media menuturkan, Penataan dan pemberdayaan PKL sangat dibutuhkan agar imej tentang PKL selama ini bisa berubah, bukan lagi penyebab kemacetan, kawasan kumuh mengganggu estetika kawasan perkotaan.

Namun Salah satu Aktivis Kaki Lima meminta agar dibuatkan perda dan sinkron dengan peraturan presiden 125 tahun 2012.

“PKL harus segera dibuatkan Perda agar ada ketetapan Hukumnya , dan singkron dengan perpres 125 tahun 2012 terkait Kordinasi dan penataan pedagang kaki lima Indonesia serat permendagri No 41 tahun 2012 tentang Pedoman dan penataan pedagang kaki lima Indonesia,”ujar Yusriani.

Tambah Yusriani, dalam penetapan lokasi juga tetap memikirkan para PKL, bukan karena ada oknum-oknum tertentu sehingga lokasi yang diperuntukkan untuk PKL menjadi lahan bisnis bagi si oknum.

Hadir dalam seminar ini , Dr Sanusi Fattah SE MSI dan dr Sabir jalani SE pemateri dari fakultas ekonomi dan bisnis Unhas, Kadis tenaga kerja Kadis koperasi dan UKM, Camat Sewilayah kota , kepala kelurahan di tiga wilayah kecamatan dalam kota dan ketua serta pengurus
Asosiasi Pedagang kaki lima Indonesia DPD Kabupaten Bone, beserta beberapa perdagangan kaki lima dibawah Naungan DPD APKLI Bone dan Satpol Pp Kabuaten Bone. (Irwan N Raju).


Penghitungan Rekapitulasi di PPK Kecamatan Tanete Riattang Timur Terpantau Aman

Bone, Berandankrinews.com–Rekapitulasi penghitungan Surat Suara di PPK Kecamatan Tanete Riattang Timur sementara Memasuki Tahap Pleno terhitung dari 8 Kelurahan Kecamatan Tanete Riattang Timur, Senin (29/4/19).

Rekapitulasi penghitungan Suara perTPS telah berlangsung sejak tanggal 20 April 2019 hingga hari ini.

Panjangnya waktu pelaksanaan Rekapitulasi penghitungan Suara perTPS serta membutuhkan energi yang sangat besar untuk menjaga kondisi tubuh yang maksimal. Semua komponen yang terlibat mulai PPK, Panwascam, serta Saksi Parpol dari pihak pengamanan industri, kata IWAN Hammer salah satu pemantau Dari APKAN RI DPD Kabupaten Bone.

Penjagaan ekstra ketat TNI POLRI Bersinergitas dalam pengawalan suara Rakyat dilaksanakan oleh petugas Keamanan dari personil TNI Polres dan Polsek Tanete Riattang, bahkan terkadang harus tidur dekat dengan kotak suara yang di alami personil Aipda Hamjan Diamini dan Brigadir Sultan serta anggota TNI dan polres lainnya yang sedang melaksanakan tugas Negara. (Irwan N Raju)

TP PKK Desa Enrekang Raih Juara 3 Lomba Qasida Rabana Tingkat Kabupaten

Soppeng, Berandankrinews.com, Selasa (30/4/19), Lomba Qasida Rabana antar Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Se Kabupaten Soppeng.

Kegiatan TP PKK Kabupaten Soppeng yang di Ketuai Hj.Nurjannah Kaswadi, SE mengadakan lomba Qasida antar TP PKK sekabupaten Soppeng dengan tujuan untuk meningkatkan silaturahmi dan memberikan apresiasi positif kepada peserta untuk tetap semangat dan tampil dengan penuh percaya diri sebagaimana di ungkapkan saat pembukaan lomba Qasida yang di rangkaikan dengan acara Isra Miraj dalam menyambut bulan suci ramadhan, Jumat 26 april 2019 lalu.

Kegiatan lomba Qasida yang di laksanakan selama 2 hari mulai 26 – 27 April 2019. Diikuti kurang lebih 30 peserta, termasuk TP PKK Desa Enrekang Kecamatan Ganra, Soppeng

Pada perlombaan Qasida, TP PKK Desa Enrekang meraih Juara 3. sementara perlombaan lainnya yang dilaksanakan TP PKK Kabupaten Soppeng yakni Fashion Show Cilik yang telah berlangsung kemarin Senin 29 April 2019.

Ketua TP PKK Desa Enrekang Ruslina, SS mengatakan, Alhamdulillah Tim Penggerak PKK Desa Enrekeng mendapat Juara 3 semoga kedepan bisa lebih meningkat lagi, ucapnya

Di saat yang sama Sekertaris TP PKK Desa Enrekang Haerawati Astaman, S.Kom megungkapkan syukur Alhamdulillah tim kami bisa meraih juara 3 , tidak sia-sia perjuangan dan latihan, pungkasnya.

Dari informasi yang diterima Berandankrinews.com penyerahan hadiah akan di laksanakan pada tanggal 1 Mei 2019 di pesantren Yasrib watansoppeng.(Herwan)

Andi Syam Mappasissi Sukses Jadi Ketua Panwascam

Bone, Berandankrinews.com- Selasa (30/4/19), Meniti karier bisa dilakoni dari berbagai jenjang, baik dari jenjang politik, lembaga dan organisasi organisasi kepemudaan.

Andi Syam Mappasissi (53)
Ketua Panwaslu Kecamatan Tanete Riattang Timur, meniti karir puluhan tahun di Lsm ,di berbagai daerah di Indonesia telah dijangkaunya.

Andi Syam Mappasissi yang juga ketua DPD Lsm Lembaga Anti korupsi Indonesia (LSM) Kabupaten Bone, pernah ikut Beberapa kali Rakernas LAKI di tahun 2013- 2014 termasuk di Rakernas di Taman mini Indonesia Indah tahun 2015.

Bukan hanya itu, saat terlibat di Lsm, Andi Syam Mappasissi juga banyak terjun langsung memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan, seperti yang pernah dilakukan terhadap Selfi (8) warga Bajoe saat dioperasi dirumah sakit Tenriawaru, karena dari keluarga kurang mampu, Andi Syam Mappasissi kontak seluruh Lsm untuk memberikan bantuannya.

Di Aliansi Lsm Bone (ALB) beliau adalah wakil ketua umum, karakter kepemimpinan beliau patut diapresiasi tegas, tanpa kompromi dan tetap hormat pada sesama pimpinan Lsm, ujar Andi Haedar salah satu pentolan Lsm Bone saat ditemui di kantor PPK kecamatan Tanete Riattang Timur.

Menjadi ketua panwascam adalah amanah yang harus di pertanggungjawabkan bukan hanya pada bangsa dan negara tetapi tanggung jawab sepenuhnya terhadap Rakyat , jelas Andi Syam mappasissi. (Irwan N Raju)

Tim MY05 Kerja Keras dan Tinggalkan Keluarga Demi Surat Suara Rakyat Untuk Muh Yasir

Bone, Berandankrinews.com–Senin (29/4/19), Pemilu Pileg dan Pilpres 2019 menjadi sejarah bagi Indonesia, khususnya bagi relawan dan tim sukses dari partai Golkar caleg nomor urut 5 Muh. Yasir.

Tahun ini, tahapan pemilu Cukup menguras waktu yang cukup lama, yang dirasakan diseluruh wilayah NKRI, seperti di Kabupaten Bone provinsi Sulawesi Selatan.

Ketua umum LSM Latenri Tappu mengatakan, Pemilu kali ini cukup banyak memakan korban jiwa, bukan hanya dari KPPS ataupun petugas keamanan namun dari kalangan saksi parpol, belum lagi caleg yang tidak siap menerima kekalahan.

Beberapa KPPS dan petugas keamanan yang meninggal dunia selama berlangsungnya pemilu 17 April 2019 lalu hingga sampai tahapan-tahapan rekapitulasi dikarenakan kelelahan dan kondisi kesehatan yang memburuk.

Melihat hal tersebut yang terhadi di wilayah lain, pihak Kepolisian unit kesehatan selalu melakukan pemeriksaan kondisi para petugas PPK, saksi dan pengawas selama berlangsungnya Rekapitulasi penghitungan Suara ditiap PPK.

Salah satu Tim Muh Yasir, Zul Fiqry (37) mengatakan, Demi mencari surat suara Rakyat yang hilang atau tertukar, kita Tim Muh Yasir atau MY05 rela menunggu hingga subuh, bahkan pernah tertidur di Tempat Rekapitulasi penghitungan Suara.

“Keluarga untuk sementara kami tinggalkan demi mencari suara Rakyat yang hilang karena alasan capek, salah tulis ataupun alasan lainnya dari penyelenggaraan pemilu,” jelas Fiqry saat ditemui di Posko gedung pemuda.

Sementara Yusriani (39) yang diberikan mandat Tim MY05 untuk memantau di PPK Kecamatan Tanete Riattang Timur mengatakan, Seandainya hanya sekali atau dua kali itu masih wajar-wajar saja, namun ini sejak awal kami selalu minta penyelenggaraa buka kotak disaksikan oleh panwas atau pemantau.

Tim MY05 terus berjuang memantau dan mengawasi serta mencari suara rakyat yang diwakilkan Muh Yasir.

Kami berjihad untuk mencari suara suara Rakyat yang diwakilkan ke bapak Muh Yasir, calon No urut 5 partai Golkar Dapil 2 Sulawesi Selatan, tutur Rony 53 tahun tim MY05 Kecamatan Sibulue saat dihubungi Berandankrinews.com melalui Via telepon. (Irwan N Raju)