Hari Pertama Kerja, Pemkab Wajo Laksanakan Halal Bihalal

Berandankrinews.com-Wajo, di Hari pertama kerja setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Pemerintah Kabupaten Wajo mengelar Halal Bihalal di ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Senin (10/6/19) pagi tadi.

Dengan mengusung Tema ‘Wujudkan sinergitas dalam membangun keunggulan daya saing Daerah untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Wajo’.

Kegiatan Halal Bihalal diawali dengan lantunan ayat Suci Alquran dan pembacaan Doa yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Wajo H. Anwar Amin. S. Ag, M. Pd. Dengan memanjatkan syukur serta mendoakan persatuan dan kesatuan dapat dipererat dalam acara Halal Bihalal tersebut.

Bupati Wajo, Dr. H. Amran Mahmud dalam sambutannya mengatakan bahwa, hari ini merupakan hari pertama kerja setelah cuti bersama dan diharapkan supaya semangat kerja dan ketulusan senantiasa terpatri sebagai abdi negara.

Bupati juga menuturkan, didalam keseharian, hendaknya menjadikan Rasulullah sebagai contoh dan suri tauladan. “Saya mengucapkan selamat hari raya idulfitri 1440 H, Mohon maaf lahir dan batin,” tutur Amran Mahmud.

Menurutnya, Hal semacam ini merupakan hal positif untuk mempererat tali silaturahim, mari saling memberi maaf sesama, baik kepada atasan maupun bawahan demikian pula sebaliknya, dan hal ini sebagai sarana dan prasarana kita untuk mempererat silaturahim, Jelasnya.

Dia juga menyampaikan bahwa tujuan dari pemerintahan yang sekarang ini adalah dengan mewujudkan 25 Program dari Visi Misi yang ada, oleh itu, harus saling koordinasi dan berkomunikasi karna tanpa kerjasama itu akan mustahil terwujud.

“Mari bahu membahu serta memberi pengabdian dan memberi kontribusi terbaik kepada Daerah Kabupaten Wajo. Jadikan momentum ini untuk mengawal program Pemerintah Kabupaten Wajo yang maju dan sejahtera, ” ungkapnya.

Tak hanya itu, bupati Wajo juga mengajak seluruh ASN mengimplementasikan ibadah yang telah dilaksanakan sebulan penuh, untuk mengeluarkan ide dan gagasan, meningkatkan disiplin, kepekaan sosial, menampilkan soft skill serta memberi pengabdian terbaik.

Dr. H. Amran Mahmud juga menyebutkan beberapa hal untuk mengawal semua program kerjanya selama 4 bulan ini, dan juga mengingatkan agar ASN jangan terpancing sehingga setiap sorotan hendaknya dijadikan penyemangat.

Selama pengabdian kita pro Rakyat, jangan khawatir karena kami dan Wakil Bupati akan berada di lini terdepan. Mengingatkan agar program Paten terus ditingkatkan dalam pelayanan, yang bisa dilimpahkan ke Kecamatan, serta perijinan supaya bisa ada pelimpahan juga nantinya, demikian juga program Integrated Farming sistem diharapkan supaya Uraian dijadikan sebagai pecontohan dalam hal Pertanian, Peternakan dan Perikanan di setiap Kecamatan.

Program BPJS yang Insya Allah rampung tahun depan , juga terkait infrastruktur dimana jalan jalan diperbaiki , program kebersihan yang menjadikan tagline “Wajo Mapaccing” betul betul harus hadirkan kebersihan, penataan pasar yang masih dinamis, juga program pengembangan pariwisata agar seluruh sektor ekonomi bisa digerakkan, dan program keagamaan yaitu Gemantik sebanyak 671 Masjid akan dijadikan pembinaan ummat .

Mari lakukan secara massif membumikan Alquran, dimana lulusan dari anak anak yang telah belajar di Bekasi kemarin pada ustad Adi Hidayat, sehingga anak anak yang berjumlah 12 orang tersebut diberikan kesempatan dalam jangka 1 tahun untuk mentransfer ilmu yang mereka dapatkan di pondok pondok Pesantren asal mereka.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE menyampaikan kehadiran dari ASN semua disini dalam rangka Halal Bihalal Pemerintah Kabupaten Wajo, dalam umur pemerintahannya yang masih 4 bulan ini telah melaksanakan pembangunan di Wajo.

“Secara pribadi bila ada hal hal yang tidak berkenan kami memohon maaf, ASN mari bahu membahu menata pembangunan di Wajo, agar Pemerintahan 5 tahun kedepan bisa terlaksana dengan baik, lakukan kerja nyata.” Ugkap H. Amran, SE.

Acara dilanjutkan dengan ucapan saling memafkan serta berjabatan tangan dari para ASN kepada Pimpinan Daerah Kabupaten Wajo.( Humas Pemkab Wajo )

Tim Gabungan Basarnas dan Sar Brimobda C Pelopor Bone Distribusikan Logistik Untuk Korban Banjir

Berandankrinews.com-Soppeng,
Sinergitas Tim Basarnas Bone dan Sar Brimobda C Pelopor Bone Bantu pendistribusian Logistik dari pemkab Soppeng ke kecamatan terdampak Banjir, Minggu (9/6/19) Tadi Malam.

Pendistribusian logistik langsung dari posko penanganan bencana alam di jalan pahlawan kelurahan Cabbeng kecamatan lilirilau kabupaten Soppeng, Propinsi Sulawesi Selatan.

Pendistribusian bantuan logistik oleh Personil tim Sat Brimob Batalyon C Pelopor dan tim Basarnas Bone yang di pimpin Bripka Talib.

Bripka Talib menuturkan, Bantuan logistik yang didistribusikan kepada warga yang terkena banjir berupa air mineral dan mie instan.

“Adapun rute Pendistribusian logistik mulai dari Desa Belo Kecamatan Ganra, Desa Ganra kecamatan Ganra, Desa Lompulle kecamatan Ganra,” jelas Bripka Talib

Sementara itu, Tim Sar Bone Andi Sultan mengatakan, Seluruh rangkaian kegiatan pendistribusian logistik berakhir sekitar pukul 23.00 wita dalam keadaan aman dan terkendali, demikian laporan dari kami. (Irwan N Raju)

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Wajo Instruksikan Penanganan Darurat

Berandankrinews.com-Wajo, Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud meninjau langsung sejumlah lokasi yang terkena dampak banjir di beberapa Kecamatan di Kabupaten Wajo, Minggu (9/6/2019) sore.

Hari ini Daerah yang dikunjungi diantaranya Pitumpanua dan Belawa, Daerah tersebut terendam banjir akibat intensitas hujan cukup tinggi dua hari terakhir.

Bupati Wajo tinjau langsung lokasi yang terendam banjir

Dalam kunjungan itu, Dr. H. Amran Mahmud, S. Sos., M. Si didampingi Kepala BPBD Wajo, Drs. H. Alamsyah HM, M. Si, Kadis Sosial Drs. Andi Ismirar Sentosa, M. Si dan Ketua Propam Wajo, Elfrianto.

Bupati Wajo sempat berdialog dengan warga setempat dan menanyakan langsung kondisi serra kebutuhan mereka, bahkan Dr. H. Amran Mahmud turun langsung membantu mengevakuasi warga.

“Mohon bersabar ki, kami pemda tak tinggal diam melihat kondisi ini, kami akan berkoordinasi pihak terkait untuk bergerak cepat,” ungkapnya.

Setelah cukup lama memantau kondisi warganya, Dr. H. Amran Mahmud langsung mengintruksikan pada dinas terkait yakni BPBD Wajo dan aparat Kecamatan, desa/kelurahan setempat untuk mengambil langkah penanganan darurat.

“Saya perintahkan instansi terkait melakukan tindakan yang perlu agar bencana banjir bisa tertangani dengan baik. Begitupun pihak keamanan, Saya sudah koordinasi dengan Pak Kapolres dengan Pak Dandim untuk menyiagakan personilnya jika sewaktu-waktu dibutuhkan para korban banjir,” tegasnya. (Humas Pemkab Wajo/Ferdi)

Hadiri Reuni Akbar Purna Ambalan Hasanuddin Kartini SMA Negeri 1 Wajo, Amran Mahmud Berikan Motivasi Kepada Anak Pramuka

Berandankrinews.com-Wajo, Reuni Purna Ambalan Hasanuddin Kartini SMA Negeri 1 Wajo yang diselenggarakan selama dua hari sejak kemarin (8/6/19) hingga hari ini di Kompleks Rumah Adat Atakkae, Wajo, Sulawesi selatan, Minggu (9/6/19).

Kegiatan reuni Purna Ambalan Hasanuddin Kartini SMA Negeri 1 mengangkat tema ‘Rewe Sipulung Mappasau Uddani’.

Bupati Wajo yang juga merupakan Ketua Majelis Pembimbing Cabang Pramuka Wajo turut hadir untuk memberikan motivasi dan semangat, tak hanya itu, turut hadir Ketua Kwartir Cabang Pramuka Wajo Drs Jasman Juanda, M. Si, dan Kepala SMA Negeri 1 Wajo Drs. Aminuddin, serta Pembina Pramuka SMA Negeri 1 Wajo dan ratusan Purna Ambalan Hasanuddin Kartini SMA Negeri 1 Wajo dari berbagai angkatan.

Ketua Panitia, Asrijal Bintang dalam laporannya menyampaikan bahwa, kegiatan reuni ini sudah direncanakan sejak setahun yang lalu, dengan maksud untuk menjalin dan memperkuat kembali silaturahim Purna Ambalan. Sebagai rangkaian acara Reuni dilaksanakan buka puasa bersama dan Pelantikan Penegak Bantara beberapa waktu yang lalu.

Pada kesempatan itu dalam sambutannya, Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos, M.Si sangat merespon acara itu, serta mengajak para anak Pramuka untuk melatih potensi dan skill melalui Pramuka.

Dia juga mengajak kepada Purna Ambalan untuk tetap senantiasa menjaga silaturahim dan persaudaraan.

“Adik-Adik Pramuka merupakan harapan bangsa, harapan masa depan. Sekarang ini adalah era dinamis, era dimana peradaban begitu cepat sekali berkembang. Artinya semua kebutuhan bisa didapatkan hanya dalam genggaman seperti bertransaksi jual beli,” Terangnya.

Dia juga mengatakan, Saat ini budaya luar sudah masuk ke negara kita, jika kita tidak memiliki pondasi yang kuat untuk membentengi kita, maka dapat terpengaruh, oleh karena itu, melalui momen ini dapat mengkader, membina karakter dan akhlak yang nantinya bisa bermanfaat sekaligus menjadi bekal di masa depan bagi generasi muda kita.

Lebih lanjut dikatakan bahwa jika mau berperstasi dan ingin menjadi generasi yang cerdas, haruslah memiliki samangat yang tinggi serta dengan pendekatan agama yang kuat, serta membentengi diri dengan hal hal yang akan merusak tatanan generasi muda kedepan, jelasnya.

“Generasi muda kita perlu dibekali agama sebagai benteng menjaga akhlak, karakter dan pengetahuan yang tentunya akan membawa Wajo menuju Wajo yang maju dan sejahtera,” Tutupn Dr. H. Amran Mahmud. (Humas Pemkab Wajo)

Ditilang Petugas Karena Melanggar, Pengendara Sepeda Motor Ini Malah Tunjukan Sikap Tak Terpuji

Berandankrinews.com-Bone, Seorang pengendara motor, AMF (25) kecewa saat ditilang Anggota Satlantas Polres Bone yang sedang patroli di Jalan Ahmad Yani.

Pemotor touring asal kolaka tujuan Maros ini melampiaskan kekecewaannya dengan menggeber atau mengas motornya didepam Rujab Danrem 141 /Toddopuli dan juga rumah jabatan bupati Bone.

Ketika ditanya oleh petugas yang menerima kedatangannya di pos satlantas, dia mengatakan kecewa karena ada dua pengendara didepannya yang tidak mengunakan helm tidak ditilang.

Bripka Ancha, anggota satlantas polres Bone yang mengamankan Pemotor tersebut mengatakan, sebenarnya kami bisa berikan kebijakan karena kami juga dari club touring motor NMAX, hanya dia tidak punya etika bahkan sampai didepan pos lantas masih mengeraskan suara motornya sehingga mengagetkan petugas PAM Idul fitri yang ada dalam pos.

Sementara itu, Surianto Aktivis LSM menuturkan, Saat melewati Rumah jabatan danrem dan rumah jabatan bupati malah lebih mengeraskan bunyi knalpot Racingnya sampai masuk kedalam pos lantas mengagetkan kami yang sementara ngopi.

Lanjutnya, kami juga kesal lihat ulah pemgendara motor touring ini, masa tidak punya etika sebagai anggota touring pasti sudah di bekali semua aturan lalu lintas dan AD ART organisasi.

Hal serupa dituturkan Andi Ramli Jika pengendara tersebut hanya sendiri bukan rombongan.

“Lagian dia sendiri bukan rombongan berarti dia dalam keadaan tidak touring beda kalau dia dalam rombongan, belum lagi kelengkapan lainnya juga tidak ada, Kaca spion kiri kanan, Nomor plat , spack bor belakang, knalpot Racing ulah pemotor ini juga mengagetkan warga yang sedang ngopi diwarkop 23 samping Rujab bupati Bone,” ungkapnya (Irwan N Raju).