Peringatan HUT ke-9 SMSI di Jakarta Berlangsung Khidmat, Prosesi Pemotongan Tumpeng Jadi Momentum Kebersamaan

JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) berlangsung khidmat di Millennium Hotel Jakarta, Jumat (6/3/2026). Acara yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) SMSI ini dihadiri sejumlah tokoh pers nasional, pimpinan organisasi media, serta pengurus SMSI dari berbagai daerah di Indonesia.

Momentum syukuran organisasi media siber terbesar di Indonesia ini mencapai puncaknya pada prosesi pemotongan tumpeng, yang menjadi simbol rasa syukur sekaligus kebersamaan keluarga besar SMSI.

Prosesi Pemotongan Tumpeng Jadi Puncak Acara

Suasana khidmat terasa saat rangkaian syukuran dimulai dengan pembacaan doa oleh Wakil Ketua Dewan Pertimbangan SMSI Pusat, Drs. KH. M. Ma’shum Hidayatullah, M.Si. Doa tersebut menjadi ungkapan syukur atas perjalanan sembilan tahun SMSI dalam membangun ekosistem media siber yang profesional dan berintegritas di Indonesia.

Setelah doa dipanjatkan, Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, memimpin prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol perayaan HUT ke-9 SMSI. Potongan tumpeng pertama kemudian diserahkan kepada Ketua Dewan Pembina SMSI, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, SH., MH., CREL, sebagai bentuk penghormatan kepada jajaran pembina organisasi.

Prosesi ini disaksikan langsung oleh seluruh Ketua SMSI Provinsi se-Indonesia yang hadir dalam Rapimnas, menciptakan suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan di antara para pengurus dan anggota SMSI dari berbagai daerah.

Pemotongan tumpeng tersebut juga dimaknai sebagai simbol harapan agar SMSI terus berkembang, semakin solid, dan mampu memperkuat peran media siber dalam mendukung demokrasi serta penyebaran informasi yang berkualitas.

Penguatan Profesionalisme Media Siber

Sebelumnya, acara dibuka dengan sambutan Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, yang menegaskan bahwa usia ke-9 harus menjadi momentum bagi SMSI untuk memperkuat profesionalisme dan solidaritas di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Menurutnya, media siber memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas informasi di era digital yang bergerak sangat cepat.

“Media siber di Indonesia harus mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi dan dinamika informasi yang sangat cepat di era digital saat ini,” tegas Firdaus.

Dukungan Dewan Pers dan Tokoh Pers Nasional

Peringatan HUT ke-9 SMSI juga mendapat dukungan penuh dari Dewan Pers. Ketua Dewan Pers, Prof. Komarudin Hidayat, hadir sebagai keynote speaker sekaligus memberikan apresiasi terhadap peran SMSI dalam membangun ekosistem pers digital nasional.

Ia hadir didampingi sejumlah anggota Dewan Pers, antara lain:

– Yogi Hadi Ismanto, SH., MH. (Ketua Komisi Penelitian Pendataan dan Ratifikasi Pers)

– Rosarita Niken Widiastuti (Ketua Komisi Kemitraan Hubungan Antar Lembaga dan Infrastruktur Organisasi)

– Dahlan Dahi (Ketua Komisi Digital dan Sustainability)

Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi berbagai organisasi pers konstituen Dewan Pers. Sejumlah pimpinan organisasi yang hadir di antaranya:

– Bambang Santoso (Ketua Umum ATVLI)
– Ahmad Munir (Ketua Umum PWI)
– Elin Y. Kristanti (Direktur Eksekutif AMSI)
– Sopian (Koordinator PFI Pusat)
– Wilson Lumi (Wakil Ketua Bidang Organisasi SPS)

Dari internal SMSI, hadir pula Wakil Ketua Dewan Pembina Mayjen (Purn) Joko Warsito, S.Ip., serta jajaran Dewan Pakar seperti Prof. Dr. H. Yuddy Crisnandi, SE., ME. dan Prof. Dr. Drs. H. Henri Subiakto, SH., M.Si.

Peringatan HUT ke-9 SMSI ini menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas dan komitmen seluruh anggota dalam memajukan industri media siber Indonesia yang profesional, kredibel, dan berintegritas.
(*)

Arming Hadiri Buka Puasa Bersama Deddy Sitorus, Perkuat Silaturahmi dengan Warga Nunukan

NUNUKAN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Arming, S.H, menghadiri kegiatan buka puasa bersama masyarakat yang digelar oleh anggota DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus di Kabupaten Nunukan, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu kafe di pusat kota tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan. Kehadiran Arming dalam acara tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menyapa langsung warga serta mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat.

Arming menyampaikan bahwa momen Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membangun kedekatan antara pemerintah, wakil rakyat, dan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan seperti buka puasa bersama tidak hanya sekadar agenda kebersamaan, tetapi juga menjadi ruang komunikasi yang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai harapan dan persoalan yang mereka hadapi di daerah.

“Momentum seperti ini sangat baik untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Kita bisa berdialog langsung, mendengar aspirasi warga, dan melihat secara nyata kondisi yang mereka rasakan,” ujar Arming.

Ia juga menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat di DPRD Kalimantan Utara, dirinya berkomitmen untuk terus memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan daerah dan kesejahteraan warga di wilayah perbatasan.

Sementara itu, kegiatan buka puasa bersama tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, tokoh daerah, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak terasa hingga waktu berbuka puasa tiba.

Melalui kegiatan tersebut, Arming berharap silaturahmi antara masyarakat dan para pemangku kebijakan dapat terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat terserap dan diperjuangkan secara maksimal.

(Bensyam /admin-adv)

PWI Nunukan Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

NUNUKAN – Pengurus dan anggota (PWI, SMSI dan JMSI Kabupaten Nunukan menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat sekaligus buka puasa bersama pada momen bulan suci Ramadhan 1447 H.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial serta mempererat kebersamaan antarwartawan dan masyarakat.

Pembagian takjil dilakukan di sejumlah depan Sekretariat PWI Nunukan menjelang waktu berbuka puasa.

Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan, seperti pengendara motor, sopir, serta masyarakat yang melintas.

Ketua PWI Nunukan, Hendra mengatakan kegiatan berbagi takjil ini merupakan agenda PWI di Bulan Suci Ramadhan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antara insan pers dan warga,” ujarnya.

Setelah kegiatan berbagi takjil, para pengurus dan anggota PWI Nunukan, SMSI dan JMSI melanjutkan kegiatan dengan buka puasa bersama.

Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas serta kekompakan di antara para jurnalis yang tergabung dalam organisasi tersebut.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan diharapkan dapat terus dilaksanakan pada setiap bulan Ramadan sebagai bentuk kontribusi sosial insan pers di Kabupaten Nunukan.(***)

Rapimnas SMSI Bahas Masa Depan Media Startup di Tengah Regulasi Pers dan Era Digital

JAKARTA – Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang digelar di Millennium Hotel Sirih Jakarta, Jumat–Sabtu (6–7/3/2026), menjadi forum konsolidasi nasional bagi perusahaan pers siber sekaligus momentum peringatan HUT ke-9 organisasi konstituen Dewan Pers ini.

Agenda Rapimnas dihadiri para ketua SMSI provinsi dari seluruh Indonesia untuk merumuskan sikap bersama menghadapi dinamika industri media digital.

Ketua Umum SMSI, Firdaus, mengatakan Rapimnas menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi pengurus organisasi sekaligus membahas berbagai persoalan yang dihadapi perusahaan pers, khususnya media startup di daerah.

“Rapimnas ini merupakan panggilan bagi SMSI untuk memberikan kontribusi nyata kepada bangsa dan negara,” ujar Firdaus.

Menurutnya, SMSI sejak awal berdiri menjadi wadah bagi media startup dan media lokal yang banyak didirikan oleh jurnalis profesional, termasuk mereka yang terdampak pemutusan hubungan kerja dari perusahaan media besar.

“Melalui SMSI, para wartawan didorong untuk tetap menyalurkan idealisme jurnalistik dengan membangun perusahaan pers secara mandiri,” kata Firdaus.

Firdaus mengungkapkan saat ini SMSI memiliki 3.181 perusahaan pers anggota di berbagai daerah. Namun, sebagian besar merupakan media rintisan dengan sumber daya terbatas sehingga menghadapi tantangan besar untuk berkembang di tengah persaingan industri digital yang semakin ketat.

Dalam forum tersebut, SMSI juga menyoroti sejumlah isu strategis, salah satunya terkait kesepakatan perdagangan internasional Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat pada sektor digital trade and technology.

“Ketika ada perjanjian perdagangan seperti ini, kita harus merumuskan sikap bersama. Rapimnas ini menjadi forum untuk menentukan langkah terbaik bagi perusahaan pers startup di bawah SMSI,” kata Firdaus.

Selain itu, ia juga menyinggung kebijakan verifikasi perusahaan pers oleh Dewan Pers yang dinilai masih menjadi tantangan bagi banyak media kecil.

“Ada beberapa pemerintah daerah menjadikan status verifikasi sebagai syarat utama kerja sama, sehingga menyulitkan media startup untuk bertahan,” ungkapnya.

“Banyak anggota kami merasa seperti ‘dibom’ dengan kebijakan verifikasi itu karena bisa mematikan keberlangsungan hidup media kecil,” sambung dia.

SMSI, lanjutnya, terus melakukan pendekatan kepada pemerintah daerah agar tidak menjadikan verifikasi sebagai satu-satunya syarat kerja sama dengan media. Ia menegaskan bahwa prinsip utama yang harus dijaga adalah kemerdekaan pers.

“Yang lebih esensial adalah kemerdekaan pers. Jangan sampai kemerdekaan itu justru dibatasi oleh rezim administrasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pakar SMSI, Yuddy Crisnandi, mengapresiasi perkembangan organisasi yang kini menaungi ribuan perusahaan media siber di Indonesia. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan SMSI telah menjadi organisasi modern dalam ekosistem masyarakat digital.

“Ribuan perusahaan media siber yang bergabung di SMSI menunjukkan bahwa organisasi ini berada di tengah peradaban modern yang berbasis teknologi informasi,” kata Yuddy.

Ia menilai SMSI memiliki peran penting sebagai pilar demokrasi dengan menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya bagi masyarakat sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik.

Sementara itu, Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, yang membuka Rapimnas menyatakan pihaknya siap menampung berbagai aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut.

“Setiap inspirasi dan pemikiran dari SMSI akan kami catat untuk dibawa ke pleno Dewan Pers,” ujarnya.
Komaruddin juga menilai dunia pers saat ini sedang mengalami perubahan besar seiring perkembangan teknologi informasi yang mengubah ekosistem media. Karena itu, ia mendorong komunitas pers untuk terus meningkatkan kualitas dan budaya belajar.

“Bangun komunitas yang bukan hanya working community, tetapi learning community. Pers harus terus belajar sekaligus mengawal agenda besar bangsa,” kata Komarudin.

Ia berharap Rapimnas SMSI 2026 menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan disampaikan kepada Dewan Pers maupun pemerintah.

“Rekomendasi ini sebagai kontribusi organisasi dalam memperkuat ekosistem pers nasional, khususnya bagi keberlanjutan media siber startup di berbagai daerah,” tutupnya. (*)

Polres Nunukan Laksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 Dukung Ketahanan Pangan

NUNUKAN – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan serta upaya mewujudkan swasembada jagung, Polres Nunukan melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Sabtu (07/03/2026) di lahan milik Polri yang berlokasi di Jl. Bharatu M. Aldy No. 09, Kelurahan Nunukan Selatan, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan.

Kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 15.30 Wita dan dipimpin oleh Wakapolres Nunukan Kompol Irwan, S.I.K., M.H bersama unsur pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, kelompok tani, serta masyarakat. Penanaman jagung serentak ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung program swasembada pangan nasional sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif yang dimiliki oleh Polri agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman jagung di lahan seluas kurang lebih 0,75 hektare yang merupakan lahan milik Polri. Adapun jenis bibit yang digunakan yaitu ASA Benih Cap Rusa sebanyak 10 kilogram. Penanaman ini diharapkan dapat memberikan hasil yang optimal serta menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan produksi jagung di wilayah Kabupaten Nunukan.

Melalui kegiatan ini, Polres Nunukan juga ingin menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian dan ketahanan pangan. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga turut berperan aktif dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersifat produktif dan bermanfaat.

Kegiatan penanaman jagung serentak ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, serta masyarakat dalam mendukung pembangunan di bidang pertanian. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi pangan serta memberikan dampak positif terhadap ketahanan pangan di daerah.

Dengan adanya penanaman jagung serentak ini, diharapkan lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal dan menjadi contoh bagi masyarakat untuk mengembangkan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung yang memiliki nilai ekonomi dan potensi produksi yang cukup baik di wilayah Kabupaten Nunukan.

Polres Nunukan akan terus mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Nunukan. (*)