Wagub Kaltara Ingkong Ala Sampaikan Bela Sungkawa atas Wafatnya Ibunda Markus Yuteng Wakil Ketua DPRD Tana Tidung

TANJUNG SELOR — Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala menyampaikan ucapan duka cita mendalam kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tana Tidung, Markus Yuteng, atas wafatnya ibunda tercinta Yohana AB bin Ambam Lipat Badindang (82 tahun) pada Jumat 16 Januari.

Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Ingkong Ala sebagai bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia turut mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Atas nama pribadi dan Pemprov Kaltara, saya menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada saudara Markus Yuteng dan keluarga. Semoga almarhumah mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta penghiburan,” kata Ingkong Ala di Baloi Adat Yaki Isun, tempat almarhumah disemayamkan, Sabtu (17/6/2026).

Ingkong Ala sekaligus mewakili Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, berharap keluarga besar almarhumah diberikan ketabahan dalam menghadapi masa duka ini.

“Kehilangan orang tua merupakan duka mendalam, namun ini semua menjadi bagian dari kehendak Tuhan yang harus diterima dengan keikhlasan,” ujar ketua Persekutuan Dayak Kaltara (PDKU) dan Ketua Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) Kaltara ini.

Sementara itu, Markus Yuteng menyampaikan terima kasih atas perhatian dan doa yang diberikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril kepada keluarganya.

“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas doa, perhatian, dan dukungan yang diberikan oleh Bapak Wagub Kaltara serta semua pihak. Doa dan perhatian ini sangat berarti bagi kami di tengah suasana duka,” kata Markus Yuteng.

“Semua doa yang dipanjatkan menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan untuk tetap tabah dan ikhlas menerima kepergian ibunda tercinta,” tutupnya.

Kepergian ibunda Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tana Tidung tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan rekan sejawat. Ucapan duka cita pun turut diucapkan Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, tokoh masyarakat dan rekan sejawatnya di DPRD Tana Tidung.

(*)

Pemprov Apresiasi Peran BKMT dalam Pemberdayaan Umat di Kaltara

TANJUNG SELOR – Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Setdaprov Kalimantan Utara (Kaltara) Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P., menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) perdana Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kaltara, digelar di Aula Serbaguna Kantor BKPSDM Kabupaten Bulungan, Sabtu (17/1).

Mewakili Gubernur Kaltara, Staf Ahli Wahyuni menyampaikan apresiasi kepada BKMT Kaltara sebagai organisasi keagamaan turut konsisten berperan dalam pemberdayaan masyarakat.

“BKMT selain sebagai wadah silaturahmi majelis taklim, tetapi telah menjelma sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, berkarakter serta memiliki kepedulian sosial yang kuat,” kata Staf Ahli Wahyuni.

Wahyuni menuturkan BKMT berkontribusi dalam mendorong sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berdaya saing dan berkarakter, hal ini sejalan dengan mewujudkan visi pembangunan Kaltara yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan.

“Karena kita meyakini pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi tetapi juga dari kualitas akhlak dan karakter masyarakatnya,” ujarnya.

Masih dalam suasana peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Wahyuni mengingatkan bahwa perubahan peradaban yang dirasakan hingga kini diawali dengan penguatan hubungan manusia dengan Allah SWT.

Ia mengajak untuk terus menanamkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, agar tidak hanya menghasilkan kemajuan lahiriah tetapi ketenangan batin, keadilan sosial dan keberkahan.

“Dalam konteks inilah peran majelis taklim dan organisasi keagamaan seperti BKMT menjadi sangat penting sebagai pusat pembinaan umat, pembentukan akhlak dan penguatan karakter terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” jelasnya.

Wahyuni menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berkomitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi bersama BKMT Kaltara dalam membangun SDM yang unggul, religius dan berkarakter di Bumi Benuanta.

“Karena dalam pembangunan Kaltara membutuhkan kekuatan bersama dari seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Turut hadir dalam Muswil BKMT Kaltara tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Kaltara H. Muhammad Saleh, S.Ag., M.Pd.I., Ketua PW BKMT Kaltara Khodijah Arief, Penasihat BKMT Kaltara Hj. Alih Berlian, S.H., M.Si., serta narasumber seminar Wahyu Eko Handayani, S.Pd., M.Pd.

(dkisp)

Datu Iqro Apresiasi Muswil III PERSIS, Dorong Sinergi Perkuat Pendidikan Islam Terpadu di Kaltara

NUNUKAN – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., hadiri Musyawarah Wilayah (Muwsil) III Pimpinan Wilayah (PW) Persatuan Islam (PERSIS) Provinsi Kaltara digelar di Kompleks Pendidikan SMP IT Al Mutafaqqahun Fiddiin PERSIS Sebatik Barat, Nunukan, Sabtu (17/1).

Mewakili Gubernur Kaltara, Datu Iqro menyampaikan apresiasi kepada PW PERSIS Kaltara atas konsistensi dan peran nyatanya dalam membina umat, memperkuat umat, memperkuat dakwah serta membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui jalur pendidikan dan kaderisasi berlandaskan nilai-nilai Islam.

“Musyawarah wilayah ini memiliki arti yang sangat strategis, bukan hanya sebagai forum konsolidasi organisasi juga sebagai wahana untuk merumuskan arah perjuangan, memperkaya sinergi serta menjawab tantangan zaman khususnya di wilayah perbatasan yang memiliki posisi penting secara geografis, sosial dan kebangsaan,” kata Datu Iqro.

Ia juga menyambut baik kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Wamendikdasmen RI) Prof. Atif Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D., yang akan menyampaikan orasi ilmiah dalam muswil ini.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara meyakini pendidikan yang berbasis keimanan, keilmuan dan kebangsaan merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter dan berdaya saing.

Datu Iqro berharap melalui kegiatan ini menjadi momentum yang berharga dan simbol komitmen bersama dalam memperkuat akses serta kualitas pendidikan Islam terpadu di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kami senantiasa mendorong dan mendukung peran organisasi keagamaan seperti Persis untuk bersinergi dengan pemerintah dalam membangun Kalimantan Utara yang maju, beriman dan berakhlak mulia,” pungkasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan SMA IT Persis Sebatik Barat oleh Wamendikdasmen Atif Latipulhayat.

(dkisp)

Datu Iqro dampingi Wamendikdasmen Resmikan Program Revitalisasi Sekolah di Sebatik, Nunukan

NUNUKAN – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Wamendikdasmen RI) Prof. Atif Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D., melakukan peninjauan di SMK Negeri 1 Sebatik Barat, Nunukan, Sabtu (17/1).

Kunjungan kerja Wamendikdasmen ini dalam rangka Peresmian Program Revitalisasi tahun 2025 se-Kecamatan Sebatik dan Peninjauan Calon Sekolah Revitalisasi tahun 2026.

Mewakili Gubernur Kaltara, Datu Iqro menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Wamendikdasmen Atif Latipulhayat di Kaltara.

“Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wamen dan jajaran atas dukungan pembangunan sekolah dan ruang kelas baru di Kaltara,” kata Datu Iqro.

Datu Iqro menuturkan kunjungan Wamendikdasmen ini sebagai wujud komitmen Pemerintah Pusat terhadap penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dasar dan menengah.

“Kunjungan peninjauan di SMK Negeri 1 Sebatik Barat oleh Wamendikdasmen sebagai salah satu sekolah calon penerima program revitalisasi tahun 2026,” kata Datu Iqro.

Ia menjelaskan secara nasional masih banyak fasilitas pendidikan yang sudah lama tidak tersentuh perbaikan. Sehingga melalui program revitalisasi perlu dipercepat melalui skema swakelola.

Lebih lanjut, Datu Iqro berpesan kepada pihak sekolah yang telah mendapat program revitalisasi agar dapat menjaga fasilitas yang dibangun dengan sebaik mungkin.

“Bagi sekolah yang telah di revitalisasi, tolong untuk dijaga, dirawat dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan belajar dan mengajar,” pungkasnya.

(dkisp)

Gubernur Resmikan Asrama Mahasiswa Kaltara di Sumbawa

SUMBAWA – Kebahagiaan terlihat dari raut wajah semua yang hadir ketika Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum meresmikan Gedung Asrama Putra dan Putri Kaltara di Desa Nijang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu (17/1) pagi.

Hadir dalam acara ini, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot M.P beserta istri, Ketua dan Wakil Ketua I serta anggota DPRD Kaltara, Sekprov Kaltara, Kepala DPUPR Perkim Kaltara, Kepala DESDM Kaltara, Bupati Bulungan dan Nunukan serta Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS).

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam mendukung peningkatan sumber daya manusia (SDM) khususnya generasi muda Kaltara yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.

“Asrama ini diharapkan menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman sekaligus menjadi ruang pembinaan karakter, penguatan jati diri serta pengembangan potensi mahasiswa,” kata Gubernur Zainal.

Ia menuturkan gedung asrama Kaltara yang dibangun sejak tahun 2024 lalu ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat bernaung, tetapi sebagai rumah kebersamaan, tempat bertemunya semangat persatuan, kebhinekaan dan nilai-nilai budaya Kaltara.

Zainal menitipkan pesan bagi ratusan mahasiswa/mahasiswi Kaltara yang sedang menempuh studi di Sumbawa agar memanfaatkan fasilitas asrama ini dengan sebaik-baiknya serta terus menjaga nama baik Kaltara di perantauan.

“Jaga nama baik Kalimantan Utara, jaga nama baik keluarga. Kalian datang ke sini datang untuk belajar. Jangan sampai melakukan hal-hal yang melanggar hukum dan adat yang berlaku,” ucap Zainal.

Tak lupa Gubernur 2 periode ini menyampaikan ucapan terima kasih bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Universitas Teknologi Sumbawa yang telah menerima mahasiswa asal Kaltara dan mendukung pembangunan asrama Kaltara ini.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian serta pemotongan pita oleh Gubernur Kaltara, setelah itu bersama Bupati Sumbawa berkeliling meninjau fasilitas gedung asrama putri yang dibangun di lahan seluas 2.317 meter persegi.

Gedung asrama ini terdiri dari 3 lantai dilengkapi dengan 28 kamar yang masing-masing mampu menampung 4 orang dan sudah dilengkapi mebelair, ruang tamu, dapur dan ruang makan serta ruang aula.

Pembiayaannya sendiri bersumber dari APBD Kaltara 2024 dengan total anggaran Rp15 miliar lebih dan rampung pada akhir 2025 lalu.

(dkisp)