Danrem 141 Toddopuli Lakukan Kuker Ke Kodim Pangkep dan Maros, Sekaligus Bersilaturahmi Dengan Masyarakat

Berandankrinews.com-Pangkep, Dandrem 141 Toddopuli, Kolonel Inf Suwarno, S. Ap melakukan kunjungan kerja ke dua kodim yakni Kodim 1421 Pangkep dan Kodim 1422 Maros.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi, menjalin kerja sama yang baik, untuk menjaga tali persaudaraan, dengan Forkopimda Kabupaten Pangkep, personil Kodim 1422/Maros dan Kodim 1421/Pangkep.

Kegiatan yang dilangsungkan di Aula Makodim 1421/Pangkep Jalan H.M.Arsyad B Kelurahan Padoang doangan Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep. Sulawesi Selatan, Jumat (24/05) Kemarin.

Bersama kita menjalin persatuan dan kesatuan bangsa dan membangun bangsa serta Negara yang kita cintai. Setelah acara buka puasa selesai di lanjutkan sholat Tarwih bersama di Masjid Kodim 1421/Pangkep.

Hadir Dalam Kegiatan Ini, Dandim 1421/Pangkep. Letkol Inf Adi Sabarudin beserta Istri Dandim 1422/Maros. Letkol Inf farid Yudho Dwi Leksono. Beserta Istri, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Rem 141/Tp. Ibu Heny Suwarno

Kapolres Pangkep Akbp Tulus Sinaga.S.ik.MH, Para Dankabalakrem 141/Tp, Para Danramil dan Perwira Staf Kodim 1421/Pangkep,Bupati Pangkep di wakili Asisten I, Para Forkopimda Kabupateb Pangkep, Para bintara, tamtama dan warga masyarakat Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan. (Irwan N Raju).

Berbagi Berkah, PPWI Berikan Santunan kepada Anak Yatim

Berandankrinews.com-Jakarta, Tidak kurang dari 30 anak yatim menerima santunan dari Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Sabtu, 25 Mei 2019. Acara pemberian santunan yang dibarengi dengan kegiatan berbuka puasa bersama itu diadakan di Rumah Yatim & Dhuafa Yayasan Mizan Amanah Pejompongan, Jl. Pejompongan Dalam No. 9, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Hadir pada acara tersebut, para pengurus puncak PPWI, yakni Ketua Umum Wilson Lalengke, Sekretaris Jenderal Fachrul Razi, dan Bendahara Umum Hendrik L. Karosekali.

Sementara itu, dari pihak pengurus Rumah Yatim & Dhuafa Mizan Amanah, hadir antara lain Kang Yayat dan Mbak Nida serta beberapa staf Yayasan lainnya. Selain itu, turut juga hadir meramaikan acara para tokoh lintas agama dan warga pewarta yang tergabung dalam organisasi PPWI, seperti Mr. Manohar Vasvany dari komunitas masyarakat Hindu, Ibu Liliany Lontoh dari komunitas masyarakat Konghucu, dan Evelyn Angeline dari masyarakat Kristiani.

Hendrik Karosekali yang didaulat membawakan acara silahturahmi dan berbuka bersama di Rumah Yatim & Dhuafa ini, dalam kata pembukaannya menyampaikan bahwa tujuan utama kedatangan team pengurus dan anggota PPWI adalah untuk menjalin silahturahmi dengan pihak pengelola dan anak-anak yatim di tempat tersebut. “Sekaligus juga kami ingin berbagi berkah kepada anak-anak yatim, dhuafa, dan mereka yang memerlukan bantuan, mumpung sedang dalam bulan penuh berkah, bulan Ramadhan tahun ini,” ujar Hendrik yang merupakan salah satu pengusaha sukses di Jakarta itu.

Di tempat yang sama, Wilson Lalengke menjelaskan secara singkat tentang PPWI dan kegiatan-kegiatan yang selama ini dilakukan, terutama terhadap masayarakat luas. Dirinya juga mengulas bahwa silahturahmi menjadi fondasi paling mendasar bagi setiap orang dalam menjalani kehidupan yang nyaman, damai dan harmonis di masyarakat selama hidupnya. “Untuk dapat membangun masyarakat yang baik, harmonis dan nyaman, kita harus menjalin silahturahmi antara satu dengan lainnya, antara komunitas yang satu dengan komunitas lainnya. Untuk bisa membangun silahturahmi, kita perlu berkomunikasi antar satu dengan lainnya, berbagi informasi, berbagi ide, berbagi saran, berbagi perasaan, dan sebagainya, sehingga tercipta saling pengertian, saling memahami, dalam rangka mewujudkan kehidupan yang rukun dan bersatu. PPWI adalah wadah membangun silahturahmi melalui pola berbagi informasi menggunakan sistem jurnalisme warga yang baik, benar dan bermanfaat,” jelas Wilson yang juga menjabat sebagai Sekjen Kappija-21 itu.

Sekira 15 menit sebelum beduq tanda berbuka puasa dikumandangkan, para peserta acara yang didominasi anak-anak yatim dan dhuafa, membacakan rangkaian doa dan zikir bersama. Ustadz Yayat memimpin pembacaan doa bersama dengan penuh hikmat diikuti oleh semua hadirin.

Berhubung masih ada waktu tersisa setelah acara pembacaan doa-doa dan zikir sebelum beduq berbunyi, kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk pemberian santunan kepada 30-an orang anak yatim dan selanjutnya berfoto bersama.

Setelah tanda berbuka, seluruh peserta acara membatalkan puasanya dengan makanan ringan untuk berbuka puasa (takjil) yang disediakan PPWI. Acara kemudian dilanjutkan dengan sholat magribh berjamaah dan makan malam bersama. (Wilson lalengke)

Kapolres Nunukan Bantu Nenek Waginem Yang Tinggal Sebatang Kara

Berandankrinews.com- Nunukan, Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro didampingi Kapolsek KSKP Tunon Taka Nunukan AKP I Eka Berlin beserta jajaran memberi bantuan pada Waginem (85), warga Jalan Tawakal Rt 07, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan. Nenek sebatang kara itu tinggal di rumah sangat sederhana dengan perabotan seadanya.

“Salah satu kegiatan kita ini yaitu Patroli Peduli yang rutin kita laksanakan setiap hari jumat, dengan mengunjungi warga kurang mampu yang butuh sedikit perhatian,”ujar AKBP Teguh Triwantoro, Jumat (24/5/19)

Dikatakanya, informasi tentang keberadaan nenek Waginem ini dari komentar warganet dipostingan facebook Warung Kamtibmas bahwa ada warga yg kurang mampu di Jl. Tawakkal Nunukan Barat. “Kemudian kita jadwalkan untuk mengunjungi nenek tersebut. setiap laporan dan pengaduan warga akan kami tindak lanjuti, kami juga mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan,” Jelasnya.

Kapolres memberikan bantuan sembako dan uang tunai untuk meringankan beban nenek Waginem.

“Nenek Waginem ini sudah lama tinggal di Nunukan sejak 1970, suaminya 10 tahun yang lalu meninggal dunia. Informasi dari Nenek Waginem dia Tidak memiliki anak hanya Punya anak tiri  perempuan yang tinggal di Tawau, Malaysia,” Ujar Kapolres.

Lanjutnya, Nenek Waginem untuk makan sehari-hari dibantu oleh tetangga atau orang yang bersimpati.

“Kami memang belum sempurna, tetapi kami akan selalu memberikan yang terbaik buat masyarakat Indonesia khususnya warga nunukan,” tutur Kapolres Nunukan.

Ketua RT 07, Nunukan Barat, Sugeng menuturkan rumah nenek Waginem pernah terbakar, dan bantu pemerintah dibangunkan rumah yang sangat sederhana dibelakang rumahnya yang terbakar itu.

“Nenek Waginem sudah mulai pikun sehingga kadang bercerita sudah tidak menentu karena usia lanjut,” tuturnya. (OV)

Panitia Pilkades Sungai Nyamuk Buka Pendaftaran Balon Kades Hari Ini

Berandankrinews.com-Nunukan, Panitia pemilihan kepala desa (pilkades) hari ini membuka pendaftaran dan penjaringan bakal calon (balon) kades Sungai Nyamuk Kecamatan Sebatik Timur, Nunukan, Kalimantan Utara. Berdasarkan SK pertanggal 12 mei 2019, pendaftaran bakal calon akan di mulai tanggal 24 Mei- 01 Juni 2019.

Ketua Panitia Pilkades Sungai Nyamuk, Vina Karmila Jumat (24/5/19) mengatakan, pendaftaran kita buka mulai hari ini, 24 Mei hingga 01Juni 2019, Dia juga menjelaskan dalam pilkades Sungai Nyamuk akan disiapkan 5 Tps.

Vina berharap ada yang mendaftar dalam pilkades Sungai Nyamuk dan Semoga pemilihan nantinya bisa berjalan dengan lancar,aman damai.

“Kita mengharapkan juga partisipasinya Masyrakat Desa Sungai Nyamuk nantinya dalam memilih calon Kades yang nantinya menjadi calon setelah melalui proses pemeriksaan berkas, pemilih tidak ada yang golput,”tutur Vina.

Lanjut Vina, karna pilihan ada di tangan masyarakat sendiri dan siapa pun nantinya yang menjadi kepala desa terpilih, semoga bisa membawa perubahan yang lebih baik lagi bagi desa Sungai Nyamuk.

“Ingat satu suara sangat menentu kan perubahan,” Kata Vina. (Dhian)

Kapolda Sulsel Jalin Silahturahmi Bersama Para Forum Warek III

Berandankrinews.com-Makassar, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Hamidin gelar silahturahmi bersama forum Warek III Se Kota Makassar. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama dirumah makan Torani, Makassar, Selasa (21/5/19).

Dalam kegiatan buka bersama yang dirangkai dengan suasana santai dirumah makan torani tersebut, Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin menyampaikan, beberapa hal kepada warek III yaitu, para warek agar mengawasi para mahasiswanya, dikarenakan diera sekarang banyak sekali pengaruh negatif yang bisa mempengaruhi para mahasiswa.

Mengawasi para mahasiswa senior saat penerimaan mahasiswa baru, karena biasanya pada moment ini terkadang melakukan pengkaderan yang mengarah tindakan negatif.

Kapolda juga mengatakan, Polda sulsel akan kembali menggalakkan program police go to campus agar tercipta sinkronisasi keakraban antara mahasiswa dengan polisi. (Irwan N Raju)