Polres Nunukan Gelorakan Nasionalisme Lewat Pembagian Bendera, Pemasangan dan Edukasi Cinta Bendera Merah Putih

NUNUKAN – Dalam rangka menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sat Lantas Polres Nunukan bersama Polsek Jajaran Polres Nunukan melaksanakan kegiatan pembagian, pemasangan, dan edukasi Cinta Bendera Merah Putih secara serentak di wilayah hukum Polres Nunukan pada Jumat (8/8/2025).

Kegiatan diawali oleh Sat Lantas Polres Nunukan yang dipimpin oleh AKP Adek Taufik, S.I.K.,M.H (Kasat Lantas Polres Nunukan). sekitar pukul 07.00 WITA dengan membagikan 25 lembar bendera merah putih ukuran kecil kepada para pengendara roda dua dan roda empat di wilayah Nunukan. Aksi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran dan rasa bangga masyarakat terhadap simbol negara, sekaligus memberi teladan sikap cinta tanah air dan semangat nasionalisme di kalangan pengguna jalan.

Selanjutnya, Polsek Sebatik Barat bersama Pemerintah Kecamatan Sebatik Barat menggelar kegiatan pemasangan dan pembagian bendera merah putih di berbagai titik strategis, seperti Tugu Pramuka Jalan Manunggal Desa Binalawan, Puskesmas Setabu, Lapangan Sepak Bola Lapio, dan Simpang Tiga Jalan Imam Amin Desa Setabu. Sebanyak 150 bendera dipasang dan 150 bendera dibagikan kepada warga, sehingga total 300 bendera berkibar di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia. Kegiatan ini berhasil meningkatkan jiwa nasionalisme masyarakat, menumbuhkan kesadaran menghormati bendera sebagai simbol kedaulatan negara, dan mempererat sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat.

Di waktu yang sama, Kapolsek Sebuku melaksanakan edukasi Cinta Bendera Merah Putih dan Cinta Tanah Air kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Sebuku dan SMP Negeri 1 Tulin Onsoi. Materi yang disampaikan menanamkan rasa cinta terhadap bendera sebagai lambang negara, mengajak pengibaran serentak bendera merah putih pada 1–31 Agustus 2025, serta menegaskan larangan adanya bendera lain yang dikibarkan lebih tinggi atau lebih besar dari bendera negara.

Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menghormati dan mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai simbol kedaulatan negara, khususnya dalam menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta menjadi sarana mempererat kemitraan antara aparat keamanan dan warga di wilayah perbatasan.(*)

5 Jurnalis PWI Nunukan dan IJTI Lolos Kompeten Jenjang Muda dan Madya

TANJUNG SELOR-Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nunukan terus diperkuat. Terbaru, 4 jurnalis yang masuk dalam jajaran pengurus inti PWI, dinyatakan lolos kompetensi dengan nilai memuaskan.

Sementara 1 jurnalis Nunukan lainnya dari unsur Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kaltara, juga dinyatakan kompeten. “Ini hasil yang memuaskan khususnya bagi jajaran internal PWI Nunukan,” ucap Sekretaris PWI Nunukan, Taufik.

Dia menjelaskan, 5 jurnalis Nunukan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) selama 3 hari di Tanjung Selor, (7-9/8/2025). Kegiatan yang digagas Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kaltara itu, diikuti 48 jurnalis se-Kalimantan Utara.

“4 jurnalis dari interen PWI Nunukan mengikuti UKW jenjang Madya. Termasuk didalamnya Ketua PWI Nunukan,” imbuh Taufik.

Dia menambahkan, PWI Nunukan memberi atensi khusus terhadap kepesertaan UKW. Menurut Taufik, seluruh unsur pengurus maupun anggota, diwajibkan mengikuti UKW pada tiga jenjang yang diwajibkan. Yakni UKW jenjang Muda, Madya dan Utama.

Kewajiban UKW tidak hanya sebatas perolehan sertifikasi. “Ini bukan hanya soal sertifikasi. Lebih kepada menyiapkan SDM-SDM wartawan Nunukan memiliki kompetensi, berprilaku profesional dan memenuhi kaidah-kaidah jurnalis sebelum terjun secara mendalam di dunia kewartawanan,” pungkas Taufik. (*)

Wakili Bupati Nunukan, Kadis Budporapar Nunukan Buka Festival Pemuda KNPI Kabupaten Nunukan 2025

NUNUKAN – Semangat Pemuda untuk terus berperan aktif dalam pembangunan di Kabupaten Nunukan, sekaligus menjadi ajang kreativitas, kolaborasi, dan sinergi antar pemuda di Kabupaten Nunukan yang mengusung tema,‎“Semangat Juang Energi Baru Pemuda, Menuju KNPI Emas di Daerah Perbatasan Nunukan,” kembali ditegaskan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan semarak Peringatan Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Acara yang digelar pada Kamis (07/08) malam di depan Tugu Dwikora Nunukan, menyajikan Stand Up komedi dan Lomba Orasi Pemuda, yang diikuti 15 orang peserta dari utusan OKP dan mahasiswa dari perguruan tinggi di Kabupaten Nunukan.

Dalam sambutannya, mewakili Bupati Nunukan, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Abdul Halid menyampaikan apresiasi terhadap KNPI dan berharap KNPI agar bisa mengayomi, bekerja sama dengan tujuan membangun Kabupaten Nunukan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-52 KNPI, khususnya KNPI Kabupaten Nunukan. semoga di usianya yang ke-52 tahun ini, KNPI semakin solid dan dapat menjadi orang tua bagi seluruh organisasi masyarakat (Ormas) yang ada di Kabupaten Nunukan. KNPI agar bisa mengayomi, bisa guyub rukun, bekerja sama yang baik, dan mempunyai satu tujuan yang sama yaitu membangun Kabupaten Nunukan semakin maju dan sejahtera,”ujarnya

Lebih lanjut, Halid mengatakan bahwa pembangunan Kabupaten Nunukan tak lepas dari peran penting seluruh pemuda, yang dikenal memiliki semangat dan ambisius untuk memperjuangkan perubahan menuju yang lebih baik, maka melalui organisasi KNPI diperlukannya program pembinaan potensi para pemuda.

“Adanya perbedaan-perbedaan warna di dalam masyarakat adalah hal yang lumrah, perbedaan itu adalah untuk membangun, jangan sampai perbedaan itu menimbulkan gesekan satu sama lain. “Saya berharap seluruh pemuda di Kabupaten Nunukan agar selalu solid, guyub rukun, kita bisa bersatu tanpa ada gesekan tanpa ada salah faham walaupun ada perbedaan di dalam. mari sama-sama kita pikirkan Nunukan, jangan mengkotak-kotakkan, jangan jadikan perbedaan untuk saling menjatuhkan, tapi mari jadikan perbedaan sebagai sarana untuk bersatu padu, bangkit bersama menjadi lebih kuat, sehingga mampu membawa Nunukan ke depan menjadi jauh lebih baik,”tambahnya.

Di usia ke-52 tahun KNPI, Halid juga menyampaikan harapannya agar organisasi ini semakin maju dan berkembang, serta mampu terus melahirkan ide-ide segar yang membawa kemajuan bagi daerah.

“Saya mengajak para Kader KNPI Nunukan untuk terus mengasah diri sebagai agen perubahan. jadikan setiap tantangan sebagai peluang untuk tumbuh dan berkembang, baik dalam kapasitas kepemimpinan maupun dalam kontribusi nyata bagi Masyarakat Nunukan.,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Nunukan, Muhammad Ramdan SH, menyampaikan bahwa momentum peringatan HUT ke-52 ini menjadi titik awal untuk memperkuat peran strategis pemuda dalam Pembangunan Daerah. Ia juga akan merangkul pemuda – pemuda yang ada di Kabupaten Nunukan untuk ikut serta membangun Kabupaten Nunukan, bersama – sama melindungi anak – anak usia dini agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang saat ini meresahkan masyarakat Nunukan.

Ia juga berharap kepada Pemerintah Daerah jika dimungkinkan agar dapat mengeluarkan Perda yang berisi larangan anak di bawah umur untuk dapat check in di hotel atau masuk ke tempat – tempat hiburan malam, yang tentunya nanti akan bekerja sama dengan pihak hotel dan tempat – tempat hiburan malam yang ada di Kabupaten Nunukan.

Sebagai informasi, rangkaian peringatan HUT ke-52 KNPI Kabupaten Nunukan diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pemuda.

Kegiatan berlangsung sejak tanggal 16 juli hingga 9 Agustus 2025 mendatang dengan Rangkaian Kegiatan ‎Festival meliputi : KNPI Parenting dari bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, dengan mengangkat tema : Edukasi Parenting, Pencegahan Kekerasan Seksual dan Pelecehan Seksual di sekolah-sekolah; Kegiatan pelatihan Jurnalistik Kehumasan dan MC, dengan tema “Membangun Komunikasi Efektif di Era Digital; Lomba Orasi Pemuda, Lomba Puisi dan Bhakti Sosial yang meliputi ‎Pmeriksaan kesehatan gratis ‎Sunnatan Massal, ‎dan Donor Darah.

(PROKOMPIM)

Kodim 0911 Nunukan Selenggarakan Kegiatan TMAB (TNI Manunggal Air Bersih) 

NUNUKAN – Kodim 0911/Nunukan mengikuti peresmian 50 titik sumur bor dalam rangka program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) secara virtual yang dipimpin langsung oleh Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Ari Aryanto, Rabu (6/8/2025).

Acara peresmian yang dipusatkan di Desa Pengambau Hilir Luar, RT.05 Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah ini menandai komitmen nyata TNI dalam mendukung program pemerintah dalam penyediaan akses air bersih yang layak bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Program TNI Manunggal Air Bersih merupakan kebijakan dari TNI Angkatan Darat yang bertujuan untuk membantu masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan air bersih. Hal ini adalah wujud nyata kehadiran TNI- AD di tengah masyarakat sebagai solusi untuk sulitnya memenuhi kebutuhan air yang bersih.

Program Air Bersih ini adalah program penyediaan air bersih melalui pemasangan pompa Hydrolic Ram Pump (Hidram), Sumur Bor serta penyaluran air secara gravitasi atau non listrik.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi kelangkaan air bersih dan dapat membantu masyarakat untuk bisa merasakan dan menikmati air bersih terutama untuk masyarakat di daerah pedesaan yang sangat minim dengan fasilitas pemenuhan saranan air bersih.

Untuk Kodim 0911/ Nnk, Program Kegiatan dilaksanakan di Jl. sedadap RT. 02 , Kel. Nunukan Selatan , Kec. Nunukan Selatan.

Tampak turut hadir mengikuti video conference Bupati Nunukan yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Abdul Munir, Camat Nunukan Selatan Hj. Ramsidah,, Lurah Nunukan Selatan, Pasi Intel Kodim Nunukan dan beberapa tokoh masyarakat yang ada di sekitar tempat acara.

(PROKOMPIM)

SEPATU, PELITA dan KASIH JKN, 3 Proyek Perubahan yang Dilaunching Bupati Nunukan

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, secara resmi meluncurkan tiga proyek perubahan yang merupakan bagian dari inovasi strategis para pejabat pemerintah Kabupaten Nunukan pada acara Launching Proyek Perubahan SEPATU, PELITA dan KASIH JKN. Acara tersebut digelar di ruang serbaguna lantai V Kantor Bupati Nunukan, Rabu (06/08).

Adapun tiga inovasi yang di launching pada kesempatan tersebut adalah, pertama Forum Pemuda Lintas Agama (PELITA) dari Kepala Badan Kesbangpol, Hasan Basri, bertujuan mempererat kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Nunukan, khususnya di kalangan generasi muda.

Kedua, Inovasi SEPATU (Strategi Penataan PKL dan Penanganan Gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum) oleh Kepala Satpol PP Mesak Adianto, sebagai solusi penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan pendekatan win-win solution yang manusiawi dan adil.

Dan ketiga, Inovasi KASIH JKN dari Kepala Dinas Kesehatan Hj. Miskia yang bertujuan mendorong peran serta pihak swasta dan masyarakat dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional.

Dalam kesempatan itu, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap ketiga proyek perubahan tersebut. Ia menilai bahwa inovasi ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan pelayanan publik dan mengatasi persoalan yang ada di masing-masing instansi.

“Saya yakin, tiga proyek perubahan ini akan membawa kita menuju pelayanan masyarakat yang semakin baik, cepat, dan mudah. Perubahan harus menjadi roh dan semangat dalam setiap kerja birokrasi, bukan semata-mata keterpaksaan,” tuturnya.

Bupati Irwan menilai pentingnya inovasi PELITA agar kerukunan tetap harus dijaga, terutama dari provokasi oknum-oknum yang memaksakan kehendak.

Terkait inovasi SEPATU, Bupati menilai bahwa penataan PKL merupakan tantangan besar yang memerlukan pendekatan bijak sehingga pemerintah harus mampu menata dengan tetap memperhatikan nasib para pencari nafkah.

Sementara itu, untuk inovasi KASIH JKN, Bupati berharap terjalinnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta dalam mendukung program kesehatan nasional.

“Sebagus apapun inovasi yang dibuat, tanpa implementasi hanya akan jadi macan kertas. Harus ada bukti nyata di masyarakat,” ungkapnya.

(PROKOMPIM)