Bupati Laura Terima Kunjungan Kepala KPPN Nunukan

NUNUKAN- Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kukuh Budiwasono di ruang kerjanya, Selasa 19 Maret 2024.

Keakraban terlihat dalam pertemuan kali ini, dengan diselingi sedikit canda meskipun baru berjumpa. Kukuh Budiwasono sebagai Kepala KPPN Nunukan yang baru menyempatkan diri bersilaturahmi menyampaikan beberapa program di KPPN Nunukan.

Dalam pertemuan tersebut Bupati Laura menyampaikan selamat datang Kepala KPPN yang baru Kukuh Budiwasono di Kabupaten Nunukan, dan menurut Bupati Laura tanpa adanya kolaborasi pastinya kedua lembaga tidak akan optimal.

” Saya orangnya terbuka pak, kalau ada permasalahan yang perlu dibahas, kapanpun ada waktunya selama saya di Nunukan, saya siap, atau bisa sambil telpon atau whatsapp juga boleh, ini merupakan gaya komunikasi saya pak, biar lebih mudah saja,”Ungkap Laura.

(PROKOMPIM)

Berburu Takjil di Bazar Ramadhan Bersama Kepala OPD, Bupati Nunukan : Bentuk dukungan kita kepada UMKM

NUNUKAN – Tradisi berburu takjil kerap dilakukan pada bulan suci Ramadhan,
umat Islam di Indonesia biasanya mencari hidangan berbuka puasa atau takjil di pasar- pasar Ramadhan yang ada hanya setahun sekali yaitu pada Bulan Suci Ramadhan saja.

Aktivitas yang dilakukan menjelang Magrib atau disebut ngabuburit ini pun dimanfaatkan oleh Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid beserta rombongan
dengan berburu makanan di Bazar Takjil Ramadhan yang berada di Blok 3 Kelurahan Nunukan Barat, Senin sore (18/03/2024)

Nuansa berburu takjil di sore hari dapat diartikan sebagai suasana yang penuh semangat dan kegembiraan dalam mencari berbagai macam makanan atau minuman untuk berbuka puasa dan menjadi tradisi ketika bulan Ramadhan yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Berburu takjil biasanya terlihat di sepanjang jalan-jalan atau pasar-pasar tradisional yang dipenuhi oleh pedagang makanan dan minuman yang khas untuk berbuka puasa seperti kolak, es buah, es cendol, es kelapa muda, kurma, gorengan, makanan tradisional dan berbagai jenis makanan dan minuman lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Laura mengatakan ini adalah agenda tahunan dalam Bulan Suci Ramadhan yang tidak pernah terlewatkan dalam berburu takjil untuk berbuka puasa.

“Alhamdulillah tahun ini kita mulai hari ini, untuk berkunjung ke beberapa titik yang sudah direncanakan oleh kita di Pemda Nunukan turun langsung untuk berbelanja takjil dengan mengajak seluruh kepala – Kepala OPD.”ujarnya

Laura juga mengatakan bahwa kegiatan ini adalah salah satu Program Pemerintah di Bulan Suci Ramadhan di samping beberapa program lainnya yang di jalankan oleh pemerintah Daerah.

Laura juga berpesan kepada seluruh Masyarakat untuk memanfaatkan Bulan Ramadhan ini sebaik mungkin, dapat turut berbelanja di setiap titik pasar Ramadhan sebagai dukungan kepada Pelaku Usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Saya mengajak kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Nunukan ini untuk memanfaatkan Bulan Ramadhan ini sebaik mungkin, turut berbelanja juga keseluruh titik-titik pasar Ramadhan sebagai bentuk dukungan kita kepada UMKM yang ada di kabupaten Nunukan,”jelasnya.

Pada kesempatan itu ia juga memborong sejumlah jajanan dan takjil untuk berbuka puasa yang dijajakan pelaku UMKM di tempat tersebut.

Turut dalam rombongan, Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Serfianus, Asisten Pemerintahan Dan Kesra, Abdul Munir, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H. Asmar, Asisten Administrasi Umum Drs. Syafarudin dan Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan.

(PROKOMPIM)

Realisasi Belanja Daerah Capai 90,09 Persen

TANJUNG SELOR – Realisasi Belanja Daerah tahun 2023 dialokasikan sebesar Rp2,941 T, terealisasi sebesar Rp2,649 T. Hal ini diungkapkan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) DR (H.C.) H. Zainal A. Paliwang , M.Hum ketika menyampaikan Laporan Keterangan Tentang Pertanggungjawaban (LKPj) Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2023 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara, Senin (18/3).

Dihadapan anggota DPRD Provinsi Kaltara, Gubernur Zainal didampingi Wakil Gubernur Kaltara, Dr. Yansen TP, M.Si memaparkan gambaran umum terkait laporan keuangan yang sudah dicapai di tahun 2023.

“Realisasi dari tahun 2022 ke tahun 2023 alhamdulillah ada peningkatan,” sebut Gubernur Zainal.

Belanja Transfer terdiri dari transfer bagi hasil pendapatan dan transfer bantuan keuangan dialokasikan sebesar Rp570,90 miliar, terealisasi sebesar Rp538,77 miliar atau sebesar 94,37 persen.

Dalam laporan tersebut Gubernur Zainal menjabarkan Realisasi Pendapatan terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) target Rp956,17 miliar, terealisasi sebesar Rp980,09 miliar naik 102,50 persen.

“Pendapatan Transfer atau Dana Perimbangan sebesar Rp2,161 T, terealisasi sebesar Rp2,104 T atau 97,39 persen, dan Pendapatan Daerah Yang Sah ditarget Rp350 juta, terealisasi Rp717 juta atau naik 204,93 persen,” bebernya.

Lebih lanjut Gubernur mengungkapkan Realisasi Pembiayaan terbagi Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp409,11 miliar terealisasi Rp316,44 miliar atau 77,35 persen dan Pengeluaran Pembiayaan dialokasikan sebesar Rp15 miliar terealisasi 100 persen.

Pemprov Kaltara tahun 2023 menerima Alokasi Dana Tugas Pembantuan Pusat senilai Rp18,1 miliar, yang terealiasasi sebesar Rp16, 5 miliar atau 91,31 persen

Ia menegaskan bahwa catatan utamanya adalah proses prosedur pengguna anggaran, memastikan tidak disalahgunakan, kemudian tepat sasaran, sehingga dapat dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat.

“Insyaallah kita di tahun ini mudahan dapat WTP sehingga provinsi Kalimantan Utara secara berturut-turut bisa 10 kali dan akan mendapat apresiasi dari pemerintah pastinya,” tuntasnya.

 

(dkisp)

Bupati Nunukan Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor

NUNUKAN – Memasuki awal tahun 2024 lalu hingga memasuki bulan ke tiga di tahun 2024, Kabupaten Nunukan dan sekitarnya mengalami krisis air bersih dampak dari Elnino, menyikapi hal tersebut Bupati Laura menyampaikan 3 langkah strategis dalam mengatasi krisis air tersebut, salah satunya adalah penanganan dalam jangka pendek yaitu pembuatan sumur Bor.

Sumur sumur bor yang tersebar di wilayah Kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan ada beberapa titik yang sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, salah satunya sumur bor yang berada di Kelurahan Nunukan Utara.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid SE MM pada saat meresmikan secara simbolis salah satu sumur bor di wilayah Kelurahan Nunukan Utara, Senin pagi, 18 Maret 2024.

“Air bersih yang dihasilkan oleh sumur bor tersebut sebenarnya sudah di manfaatkan oleh masyarakat sekitar, saat ini kita tinggal melanjutkan saja, tetapi ada juga beberapa titik sumur bor yang hasilnya masih belum bisa dimanfaatkan dikarenakan hasil airnya masih kotor,” ujar Laura.

Bupati Laura menghimbau kepada Camat dan Lurah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat sekitarnya terkait dengan pemanfaatan air bersih dari sumur bor yang ada.

Lebih lanjut Bupati Laura mengatakan bahwa masalah air bersih adalah masalah semua pihak, sehingga semestinya semua pihak ikut mengambil bagian dalam penyelesaiannya.

“Tidak tepat rasanya jika Krisis air bersih yang terjadi akhir – akhir ini dianggap hanya sebagai kesalahan dari pemerintah semata, karena realitanya akar dari persoalan ini begitu komplek, rumit, dan melibatkan begitu banyak kepentingan, dalam situasi seperti ini, alangkah baiknya jika kita semua saling bersinergi untuk mengatasinya,”katanya.

Bupati Laura menyampaikan bahwa prediksi BMKG diprediksi bulan April mendatang Kabupaten Nunukan akan memasuki musim hujan.

“Mari kita sama-sama berdoa semoga ramalan tersebut benar adanya sehingga krisis air bersih yang kita rasakan saat ini bisa cepat berlalu, mohon doa juga kepada masyarakat jika turun hujan embung kita terisi, pelan-pelan akan dialiri ke masyarakat semua,” ujarnya.

(PROKOMPIM)

Di Forum LKPj, Gubernur Ungkap Kemajuan Kaltara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), DR (H.C.) H. Zainal A. Paliwang, M.Hum menyampaikan secara resmi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2023 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Senin (18/3).

LKPj Kepala Daerah merupakan kewajiban Konstitusional sesuai amanat Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 69 dan lebih lanjut diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Zainal menyampaikan gambaran hasil pembangunan secara makro berdasarkan data Badan Pusat Statistik Tahun 2023, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Utara selalu meningkat.

“Kita berada pada level tinggi dimana IPM Provinsi Kalimantan Utara rata-rata meningkat sebesar 0,88 persen pertahun dari 71,00 pada tahun 2020 menjadi 72,88 pada tahun 2023,” ujar Gubernur Zainal

Angka Kemiskinan 2023 sebesar 6,45 persen, telah terjadi penurunan sebesar 0,32 poin atau turun 4,73 persen dibandingkan tahun 2022 yang berada pada angka 6,77 persen.

Ia menerangkan, laju pertumbuhan ekonomi tahun 2023 sebesar 4,94 persen, mengalami penurunan 0,38 poin atau turun 7,14 persen, dibandingkan tahun 2022 pada angka 5,32 persen.

Pendapatan per kapita 2023 sebesar 201,75 juta atau naik 4,76 persen dari tahun 2022 pada angka 192,59 juta, dan ketimpangan pendapatan tahun 2023 sebesar 0,277 poin terjadi kenaikan angka Gini Ratio Sebesar 1,84 persen, dibandingkan tahun 2022 sebesar 0,272.

Gubernur Zainal mengucapkan terima kepada seluruh jajaran pemerintah pusat hingga kabupaten/kota, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kaltara, seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kaltara.

“Atas kepedulian dan peran serta secara bersama – sama melaksanakan pembangunan provinsi Kalimantan Utara, mewujudkan provinsi Kalimantan Utara yang Berubah, Maju dan Sejahtera,” pungkasnya.

Turut hadir dalam sidang Paripurna ke 10 DPRD Provinsi Kaltara, Wakil Gubernur Kaltara, Dr. Yansen TP, M.Si, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Dr. H. Suriansyah, M.A.P dan seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltara.

(dkisp)