Disperindagkop Kaltara Bekali UMKM Alur Ekspor Produk

TANJUNG SELOR – Plh. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Kaltara Burhanuddin, S.Sos, M.Si membuka kegiatan pelatihan Akes Pasar Global Angkatan I bertempat di ruang pertemuan Hotel Pangeran Khar, Senin (22/7).

Kegiatan yang mengusung tema Kaltara Go Ekspor ini dihadiri pelaku UMKM yang berada di wilayah Kabupaten Bulungan dan dihadiri langsung Kepala Disperindagkop Kaltara Hasriyani, S.H., M.M dan narasumber dari lembaga pelatihan Hindra Soe.

Dalam sambuutannya, Burhanuddin mengatakan tujuan dari penyelenggaraan pelatihan ini adalah salah satu upaya pemerintah mendukung dan membekali pelaku UMKM terlibat dalam perkembangan ekonomi global masa kini.

Menurutnya, teknologi dan globalisasi telah memperkecil dunia bisnis sehinggal hal ini memacu persaingan global.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya saing UMKM, salah satunya melalui pelatihan akses pasar global yang berfokus pada mendorong ekspansi dan ekspor,” katanya.

Ia menerangka bahwa pelatihan ini mepunyai peran penting untuk membekali UMKM yang ada di Kaltara, khususnya di Kabupaten Bulungan ini. Pelatihan ini akan membekali UMKM dengan pengetahun dan keterampilan untuk terjun di pasar global serta memperkuat pondasi para pelaku usaha.

“Ini mencakup tentang prosedur dan persyaratan menjadi seorang eksportir. Memahami kategori pasar ekspor dan akses peluang pasar ekspor via internet. Selain itu ada praktek riset pasar internasional, metode pengiriman barang ekspor, digital internasional marketing, strategi promosi, praktek membuat akun marketplace, dan lain sebagainya,” terangnya.

Selain itu, dalam kesempatan ini Kepala Disperidagkop Hasriyani menyampaikan dalam laporannya, peserta yang mengikuti pelatihan berjumlah 30 orang.

Hasriyani berpesan kepada peserta UMKM untuk melihat peluang di pasar global dan memiliki komitmen, konsisntensi dan kontinuitas yang dimiliki setiap pelaku UMKM.

“Kita berharap pelatihan hari ini bisa menjadi tambahan ilmu pengetahuan, memperkuat dan memperkaya UMKM untuk kesiapan-kesiapan produknya,”tuntasnya.

(dkisp)

BKPRMI Diharapkan Dorong Sinergitas Bersama Membangun Kaltara

TANJUNG SELOR – Plh. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Burhanuddin, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Pelantikan Pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Periode 2024 – 2028, di ruang serbaguna gedung gadis, Senin (22/7).

“Saya percaya BKPRMI sebagai organisasi kepemudaan yang berfokus pada pembinaan remaja masjid memiliki peran yang sangat penting dan sangat strategis dalam membangun generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas dan bertanggung jawab,” katanya.

BKPRMI ini berasaskan keislaman merupakan gerakan dakwah pemuda remaja masjid yang mempunyai status independensi secara struktural mungkin juga secara fungsional sama fungsi dengan organisasi keislaman lainnya.

Burhanuddin mengatakan pemuda remaja masjid bisa mengembangkan program pembinaan generasi muda dari segala aspek dari komunikatif secara informatif, konsultatif dan terkoordinasi sehingga mampu menghidupkan masjid – masjid dan menciptakan ekonomi keumatan khususnya di bumi benuanta.

Karena itu ia mengajak kepada seluruh pengurus BKPRMI untuk terus menjalin sinergitas dengan pemerintah, para ulama, tokoh masyarakat serta seluruh elemen masyarakat lainnya.

Menutup sambutannya, Burhanuddin berpesan kepada pengurus yang baru dilantik untuk terus bekerja dengan ikhlas dan penuh semangat, manfaatkanlah masa bakti ini memberikan yang terbaik bagi persatuan umat Islam dan pembangunan di Kaltara.

“Saya berharap BKPRMI bisa menjadi tokoh dalam berbagai kegiatan yang membangun kreatif dan inovatif sehingga mampu menarik minat remaja untuk aktif dalam kegiatan masjid,” tuntasnya. Turut hadir Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) BKPRMI, H. Said Aldi Al Idrus, SE., MM., Sekjen DPP BKPRMI, Drs. H. Amda Rizqon, M.Pd.I dan Ketua Umum DPW BKPRMI Kaltara, Mursalin, S.Pd dan seluruh unsur forkopimda.

(dkisp)

Pembangunan KIHI Ditarget Rampung Dalam 4 Tahun

TANJUNG SELOR – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan pembangunan kawasan industri di Kalimantan Utara atau Kaltara bisa rampung dalam empat tahun.

“Dari pertemuan dengan NDRC (National Development and Reform Commission) kita berharap satu bulan ke depan sudah bisa di-groundbreaking, sudah dimulai konstruksinya. Saya kira dalam waktu empat tahun sudah selesai,” kata Luhut di Shanghai, Ahad, 16 Juni 2024.

Dalam kunjungan kerjanya ke Cina beberapa waktu lalu, Luhut mengunjungi sejumlah kota dan daerah seperti Beijing, Jilin dan Shanghai. Di sana ia bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi, Kepala National Development and Reform Commission (NDRC) China Zheng Shanjie, pejabat dari Tsinghua University dan para pengusaha asal Cina.

Luhut secara spesifik juga meminta agar NDRC dapat mendukung implementasi kawasan industri Kaltara tersebut. Saat bertemu dengan Kepala NDRC Zheng Shanjie, Luhut bahkan menyebut salah satu pabrik di kawasan industri tersebut bakal menjadi pabrik petrochemical terbesar di Asia dengan kapasitas mencapai 4×16 juta ton per tahunnya.

Sebelumnya, kawasan industri di Kaltara tersebut juga sempat dibicarakan dalam pertemuan bilateral Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Presiden Cina Xi Jinping pada 27 Juli 2023. Mereka di antaranya membahas soal joint call perusahaan di bidang petrokimia dan PLTA di Kaltara.

Adapun kawasan industri hijau seluas sekitar 30 hektare di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) tersebut diperkirakan memiliki nilai investasi hingga US$ 132 miliar atau sekitar Rp 2.174 triliun. Lokasi kawasan itu juga hanya berjarak 185 km dari Ibu Kota Nusantara (IKN).

Selain pabrik petrokimia terbesar di Tanah Air, ada juga rencana pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) alumina dengan kapasitas tiga juta ton di kawasan industri itu. Berikutnya, ada rencana pendirian pabrik besi dan baja (iron and steel) dengan kapasitas lima juta ton per tahun.

Ada juga rencana pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik maupun pembangkit berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan kapasitas 265 Giga Watt hour (GWh). Terakhir, telah ada rencana pembangunan pabrik polycristalline silicon dengan kapasitas 1,4 juta ton.

Gubernur Kaltara, DR (HC) H Zainal A Paliwang, M.Hum menyebutkan Kaltara membutuhkan investasi untuk mendongkrak pendapatan daearah.

“Blue economy dan green economy dalam konsep green energy lagi gencar dilakukan,”terangnya.

“Banyak investor yang mengejar ke ini geotermal, solar panel, power plant, hydropower, ini investasi-investasi ke depan yang sangat menjanjikan,” sambungnya.

Karena itu diperlukan masuknya investasi demi pembangunan di Kaltara khususnya pembangunan didaerah. Banyaknya masuknya investasi dinilai mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang banyak dan meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat serta pemutaran ekonomi yang merata.

Orang nomor satu di Kaltara ini membeberkan beberapa potensi investasi di Kaltara yang dapat menarik masuknya para investor seperti pembangunan Pelabuhan Bebatu di Kabupaten Tana Tidung. Hotel & Restoran (MICE Construction) di Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Malinau, industri hilirasi rumput laut di Kabupaten Nunukan dan Kota Tarakan.

“Strategi untuk meningkatkan realisasi investasi di Kaltara adalah dengan menyiapkan dan melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik (good corporate governance) melalui Zona Integritas (ZI), Wilayah Bebas Korupsi (WBI), Fakta Integritas (FI) dan fasilitas layanan perizinan berbasis online,” terangnya.

(dkisp)

Dispora Matangkan Persiapan Gelaran POPDA ke-1

TANJUNG SELOR – Menyambut pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke 1 Kaltara tahun 2024 yang bakal berlangsung di Tarakan pada tanggal 24-29 Juli 2024. Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Utara Yosua Batara Payangan mengatakan, telah melakukan rapat internal bersama jajarannya.

“Kita sudah rapat memulai dari acara pembukaan sampai pelaksanaan Popda termasuk tadi membahas susunan tamu undangan dan persiapan tim juri setiap cabor,” katanya belum lama ini.

Yosua mengimbau kepada para jajarannya untuk selalu siaga membantu panitia setiap masing-masing cabang olahraga selama perhelatan berlangsung. “Kami imbau jajaran saya dan panitia setiap cabor bisa teliti memastikan semua peserta Popda harus hadir,” ungkapnya.

Sebab menurutnya jika ada salah satu peserta cabor tidak hadir akan berpengaruh pada pertandingan tersebut.

“Harapan kami jangan sampai tidak atau ada halangan hingga dijauhkan dari cedera,” tegasnya.

Apa lagi event Popda, lanjutnya, merupakan wadah para peserta diseleksi para masing-masing pengurus Cabor untuk persiapan bisa berkontribusi mengikuti PON Sumut-Aceh bulan September.

“Jadi jangan sampai melewatkan kesempatan ini para atlet-atlet terbaik Kaltara,” bebernya.

Di sisi lain, dirinya pun sudah memberikan arahan sosialisasi kepada para atlet, official, pelatih dan wasit beberapa pekan lalu supaya bisa mematuhi peraturan selama pertandingan Popda.

“Saya juga sudah minta kepada jajaran Dispora Kaltara yang nanti akan mengawasi jalannya pertandingan agar tegas dan bertanggung jawab disiplin,” tuturnya.

Terutama dirinya menegaskan Popda pertama kali ditandingkan tidak ingin ada pengaturan skor yang dapat merugikan atlet dan tim dari kabupaten kota.

“Saya tadi juga sudah beri peringatan tegas untuk jajaran di dispora agar menghindari serta tidak membuat peraturan merugikan atlet dan tim. Tetap pakai aturan main resmi yang sudah disepakati bersama,” pintanya.

Kendati demikian pihaknya menyebutkan lokasi venue untuk kegiatan popda sudah siap digunakan.

“Nanti kita pakai stadion datu adil untuk cabor sepak bola, lalu bola volly di gor tipe B, cabor Basket gor tipe A, cabor sepak takraw dan tenis lapangan kita tandingkan di gor telaga keramat,” sebutnya.

Kemudian pencak silat dirinya menegaskan bakal bermain di Padepokan IPSI Tarakan.

“Bulu tangkis rencana kita mainkan di GOR bulu tangkis SMA Negeri 2 Tarakan, lalu untuk olahraga tinju kita masih komunikasikan dengan teman-teman Pertina di sekitaran Stadion Datu Adil,” pungkasnya.

(dkisp)

PA GMNI Diharap Dapat Berkontribusi untuk Pembangunan Kaltara

TANJUNG SELOR – Asisten bidang Administrasi Umum Setprov Kaltara, Pollymaart Sijabat, S.KM, M.AP membuka Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pengurus Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kaltara, Ahad (21/7).

“Saya yakin konferensi ini tidak hanya akan menjadi wadah strategis bagi para alumni untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas di dalam organisasi, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat,”kata Pollymaart di Ruang Serbaguna Gedung Gadis.

Pollymaart menambahkan, generasi muda selalu menjadi pelaku penting dalam setiap perubahan sosial dan politik di Indonesia. Ia menegaskan pentingnya GMNI sebagai organisasi pengkaderan yang memiliki rekam jejak positif di Indonesia.

“Generasi muda di organisasi sosial, politik, ekonomi, dan keagamaan harus mampu menjadi motivator dan inspirasi bagi tercapainya visi dan misi organisasi. GMNI hadir untuk mewadahi aspirasi dan membentuk pribadi yang berkarakter, sejalan dengan ideologi Marhaenisme sebagai kiblat organisasi, yang kita ketahui bersama sebagai paham penjaga NKRI, UUD 1945, dan Pancasila,” terangnya.

Di mana, kata Pollymaart GMNI telah terbukti sebagai mitra pemerintah yang baik dalam mengawal proses pembangunan daerah yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia berharap setiap kader dan alumni GMNI dapat mengimplementasikan ideologi tersebut dalam kehidupan masyarakat. “Keberadaan GMNI sudah dinilai cukup baik dan positif sebagai mitra pemerintah dalam mengawal proses pembangunan daerah yang mengacu pada kesejahteraan masyarakat,”tuntasnya.

Acara Konferda ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, alumni GMNI, serta perwakilan dari berbagai organisasi mahasiswa, Organisasi masyarakat di Kalimantan Utara.

(dkisp)