Audiensi Dengan BPKP, Gubernur Ingin Pembangunan Di Kaltara Berjalan Optimal

TANJUNG SELOR-Gubernur Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum didampingi Wakil Gubernur (wagub) Ingkong Ala S.E, M.Si hadiri audiensi bersama perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Senin (10/3).

Audiensi yang digelar di Gedung Gabungan Dinas ini beragendakan prioritas pengawasan perwakilan BPKP Kaltara tahun 2025. Kegiatan ini dihadiri para kepala daerah 5 kabupaten/kota. Hadir langsung Bupati Bulungan Syarwani S.Pd, M.Si dan Bupati Nunukan Irwan Sabri, SE.

Dalam pertemuan ini Gubernur menyampaikan bahwa BPKP berperan untuk memastikan kebijakan dan program pembangunan berjalan dengan optimal melalui kualitas perencanaan dan pengawasan sehingga terwujud tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.

“Saya ingatkan kepada semua jajaran pemerintah di daerah tentang tugas pokok dan fungsi BPKP tersebut, agar kita tidak melihat BPKP sebagai instansi yang harus dihindari tetapi harus dapat menjalin sinergi, menjaga komunikasi, serta terus berkoordinasi agar setiap langkah dan kebijakan yang kita ambil tetap berada dalam rel yang tepat sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” urainya.

Pada kesempatan ini ia juga menyampaikan terdapat 7 agenda pengawasan prioritas yang telah di susun BPKP Perwakilan Kaltara pada tahun 2025 ini, di antaranya adalah evaluasi peningkatan kualitas perencanaan dan penganggaran daerah; evaluasi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial; infrastruktur pelayanan dasar dan konektivitas; akuntabilitas keuangan pemerintah dan kekayaan daerah yang dipisahkan.

Selain itu ada peningkatan produktifitas dan daya saing industri dalam negeri termasuk di dalamnya UMKM,Koperasi, dan tenaga kerja; keterjangkauan dan ketersediaan pangan; serta penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian kecurangan.

“Terkait itu, saya berpesan agar kita dapat benar-benar menyimak sehingga dapat mengerti dan memahami (pemaparan,red) dengan baik,” imbuhnya.

Gubernur mengatakan bahwa dirinya juga memiliki keinginan yang sama memperjuangkan masyarakat di perbatasan.

“Bukan BPKP saja yang berharap demikian, saya juga ingin agar konektivitas antar wilayah ini bisa fungsional dulu, tidak harus mulus dulu. Yang penting bisa  terkoneksi dan dilewati kendaraan roda 4 dengan baik, material bisa masuk dan sembako bisa tiba dengan selamat di tujuan,” pungkasnya.

(dkisp)

Gubernur Zainal Bersama ASN Salurkan Zakat Melalui Baznas

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara menunaikan zakat maal atau zakat harta, kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltara.

Pembayaran zakat tersebut dilakukan secara tunai dan online yang berlangsung di Ruang Aula Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Senin (10/3). Pada pembayaran zakat ini rutin dilakukan oleh jajaran perangkat daerah Pemprov Kaltata di bulan suci Ramadan.

Gubernur Zainal menyambut baik diselenggarakannya acara “Kaltara Berzakat”, dengan harapan agar masyarakat khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat memahami akan pentingnya zakat, infak dan shodaqoh untuk kesejahteraan umat.

“Zakat merupakan salah satu pilar dalam Islam yang memiliki peran penting dalam menyejahterakan umat,” kata Gubernur Zainal.

Dengan membayar zakat, tidak hanya menjalankan kewajiban sebagai seorang Muslim, tapi juga turut membantu saudara – saudara yang membutuhkan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan sosial di tengah masyarakat.

Ia menekankan makna zakat sebagai salah satu pilar utama dalam Islam yang menghubungkan antara kebutuhan spiritual dan sosial. “Zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga jalan untuk mencapai keberkahan hidup,” imbuhnya.

Berdasarkan Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat, menegaskan bahwa Zakat harus dikelola secara profesional, transparan dan akuntabel oleh lembaga resmi Baznas.

Selain itu, melalui Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014, Pemerintah turut mendorong optimalisasi pengumpulan zakat, infaq dan sedekah, termasuk peran aktif ASN dalam menyalurkan zakat melalui Baznas.

Tidak lupa, Gubernur Zainal mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kaltara yang telah bekerja keras dalam memaksimalkan penerimaan dan penyaluran zakat, infaq dan shodaqoh di Kaltara.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Utara, khususnya para ASN, pelaku usaha dan seluruh elemen masyarakat yang memiliki kemampuan, untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari gaya hidup. Kita dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun Kalimantan Utara yang lebih sejahtera dan berkah,” pungkasnya.

Turut hadir Kepala Kanwil Kemenag Kaltara Dr. H. Taufik Rahman, S.Ag., M.Pd., dan Ketua Baznas Kaltara H. Ubid Hadruni, S.H. Acara dirangkaikan dengan penyerahan sejumlah bantuan kepada masyarakat kurang mampu berupa paket ramadan bahagia, bantuan rumah layak huni 18 unit, serta bantuan biaya hidup mustahik.

(dkisp)

Momentum Ramadhan, Gubernur Harapkan Dapat Membangun Kepedulian Sosial

TANJUNG SELOR – Semangat kebersamaan mewarnai acara buka puasa bersama yang digelar oleh Gubernur Kalimantan Utara di Pendopo Rumah Jabatan, Ahad (9/3).

Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, SE., M.Si. Unsur Forkopimda, Plh. Sekretaris Provinsi Kalimantan Utara, Para Staf Ahli Gubernur, Asisten, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Majelis Ta’lim.

Tak sekadar berbuka puasa bersama, Gubernur juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim yang hadir. “Ramadan adalah momen berbagi dan mempererat persaudaraan. Semoga bantuan ini membawa kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Gubernur menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial. “Semoga semangat kebersamaan ini terus kita jaga, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Selain berbuka puasa, acara ini diisi dengan tausiyah keagamaan dan doa bersama untuk keberkahan serta kemajuan Kalimantan Utara.

(dkisp)

Bupati Irwan Sabri Hadiri Audiensi Agenda Pengawasan Prioritas BPKP Provinsi Kaltara

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menghadiri Audiensi Agenda Pengawasan Prioritas BPKP Prov Kaltara di Kantor Gadis (Gabungan Dinas) 1 Provinsi Kalimantan Utara di Tanjung Selor, Senin, 10 Maret 2025.

Tampak hadir dalam kegiatan ini Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang, Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, Kepala Perwakilan BPKP Kaltara dan Bupati / Walikota se Kaltara.

Audiensi ini dimaksudkan untuk memperkuat sinergitas BPKP dengan Pemprov dan pemerintah kabupaten dan kota se kaltara untuk menjamin pelaksanan pembangunan dan pemerintahan yg bersih, transparan dan akuntabel.

Pengawasan pembangunan memastikan ada keterpaduan antara Asta Cita dengan pembangunan di daerah, terutama untuk program unggulan seperti MBG (Makan Bergizi Gratis), pemeriksaan kesehatan gratis, dan lain sebagianya.

Disamping harus mendukung Asta Cita, pemerintah daerah dihadapkan kepada kebijakan efesiensi anggaran, sehingga diperlukan kebijakan, strategi dan langkah yg konkret untuk memastikan semua target pembangunan dapat tercapai

Oleh karena itu BPKP mendorong 6 segmen utama dalam pengawasan pembangunan. Keenam segmen tersebut adalah transformasi demi pertumbuhan ekonomi; siapkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang berdaya saing; ujung negeri tidak boleh terisolasi; infrastruktur dasar melayani; fiskal daerah maju dan mandiri; dan tata kelola serta cegah, deteksi, respon kecurangan.

(PROKOMPIM)

Pemkab Nunukan Gelar Gerakan Pangan Murah

NUNUKAN- Wakil Bupati Nunukan Hermanus membuka secara resmi Kegiatan Gerakan Pangan Murah tahun 2025 dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN). Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-alun Kota Nunukan, Senin (10/03).

Gerakan Pangan Murah ini merupakan suatu kegiatan untuk membendung inflasi terutama beras dan kegiatan ini memungkinkan diadakan 2 atau 3 kali dalam bulan ramadhan. Beberapa bahan pokok yang dijual adalah beras sebanyak 6 ton, telur 600 kg, gula 500 kg, tepung 500 kg, bawang merah 50 kg, bawang putih 50 kg dan minyak makan 500 kg.

Wakil Bupati Hermanus dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan, para agen/distributor pangan, dan pihak-pihak lainnya atas sinergi dan kolaborasinya, sehingga terlaksananya kegiatan gerakan pangan murah itu, sebagai wujud komitmen dan perhatian untuk membantu serta meringan beban masyarakat dalam mendapatkan bahan pangan pokok penting dengan harga murah dan berkualitas khususnya di bulan ramadhan ini.

“Kami menyadari bahwa kondisi perekonomian kita saat ini memang sedang mengalami pukulan berat, dampak dari inflasi, sehingga sangat berpengaruh pada tingginya harga bahan pangan pokok ditengah-tengah masyarakat”, ucap Hermanus.

Pemerintah Daerah menyikapi fenomena tersebut dengan bertindak dan bergerak cepat dengan melakukan gerakan pangan murah agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang relatif lebih murah dari harga pasar namun berkualitas.

“Saya berharap mudah-mudahan gerakan pangan murah hari ini bisa bermanfaat untuk bapak ibu sekalian. Terutama para ibu yang biasanya sangat bersemangat datang pagi-pagi kalau mendengar ada pasar murah”, lanjutnya.

Di akhir sambutan Wabup menghimbau kepada pengusaha skala besar supaya ikut berpartisipasi atau menggelar bazaar pasar murah di lingkungannya. Serta berharap kepada para pelaku usaha terutama distributor, grosir, agen, pengecer agar tidak menaikkan harga diluar perhitungan wajar atau harga eceran yang telah ditentukan. pungkas Wabup

(PROKOMPIM)