Gubernur Kaltara Membuka Resmi Turnamen Sepak Bola Liga 4 Tahun 2025

NUNUKAN – Bupati Nunukan H Irwan Sabri mendampingi Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang dalam pembukaan turnamen sepak bola liga 4 Kalimantan Utara Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Nunukan di stadion Sungai Bilal, Sabtu (15/03/2025).

Tendangan bola pertama oleh Gubernur Kaltara menandai dibukanya Turnamen ini.

Selaku Asosiasi Provinsi (Asprov) Bupati Bulungan Syarwani juga turuti hadir dalam kegiatan tersebut, dan juga tampak Bupati Malinau Wempi W. Mawa juga hadir untuk menyaksikan tim jagoannya berlaga, karena yang bertanding pertama di kompetisi liga 4 Kaltara ini mempertemukan antara PS Nunukan melawan PS Malinau.

Dibabak pertama jual beli serangan diperlihatkan masing-masing kesebelasan, meskipun terlihat PS Nunukan mendominasi pertandingan, sempat mendapat tendangan pinalti namun ditepis oleh kiper PS. Malinau.

Di babak kedua terbalik keadaan, PS Malinau merajai lapangan, meskipun PS Nunukan juga tampil maksimal dan terkadang menyerang, namun harus mengakui PS Malinau dengan nilai akhir dua kosong untuk kemenangan PS Malinau.

(PROKOMPIM)

Gubernur Kaltara Serahkan Bantuan PLTS Warga Desa Binusan

NUNUKAN – Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang yang didampingi Bupati Nunukan H. Irwan Sabri mengunjungi rumah warga yang  bertempat di desa Binusan Dalam RT 09. Sabtu (15/03/2025).

Selain mengunjungi warga, pada kesempatan Gubernur Kaltara juga secara simbolis memberikan bantuan penyediaan listrik berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Gubernur Zainal A. Paliwang menjelaskan bantuan ini merupakan bentuk pemenuhan kewajiban pemerintah dalam penyediaan tenaga listrik dalam rangka pemerataan ketenagalistrikan di seluruh Indonesia, juga sebagai wujud hadirnya pemerintah melalui akses energi.

“Bantuan ini salah satu upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam memenuhi kebutuhan energi listrik yang telah menjadi kebutuhan pokok bagi seluruh masyarakat, dan kepada yang membutuhkan penerangan listrik yang sama sekali tidak terjangkau aliran listrik PLN,” ungkap  Gubernur.

Atas bantuan yang diberikan ini, Gubernur  Zainal A Paliwang  menyampaikan kepada warga agar merawatnya dengan baik sehingga masa  pemakaiannya bisa panjang.

“Saya berharap, bantuan PLTS ini dapat dirawat dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan dengan waktu yang lama” harap Gubernur.

Dikesempatan yang sama Syamsuriyan selaku RT 09 desa Binusan mewakili warga mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Kaltara dan jajarannya, demikian juga kepada Bupati Nunukan beserta jajarannya.

“Alhamdulillah kami sudah mendapatkan mesin lampu, semoga kedepannya daerah ini bisa lebih ramai lagi, selama di sini masyarakat setempat memakai penerangan menggunakan pelita dengan bahan yang digunakan minyak tanah.” ungkap Syamsuriyan.

Lanjut Syamsuriyan menjelaskan, Warga RT 09 Desa Binusan saat ini berjumlah sekitar 45 kepala keluarga yang sebelumnya ada 60 kepala keluarga,

“Karena jalan dan listrik anak-anak yang sekolah kebanyakan pindah keluar, saya harapkan kepada Gubernur Kaltara dan Bupati Nunukan bisa membantu masalah tiang listrik dan jalan”, Harapnya.

Masyarakat RT 09 Desa Binusan sendiri saat ini bermata pencaharian budidaya rumput laut dan mengelola  kebun kelapa sawit.

(PROKOMPIM)

Wakil Bupati Bone Menutup Ramadhan fiest Vol.1 Tahun 2025


BONE-Berandankrinews.com
Ramadhan Fest bone yang berlangsung selama 10 Hari,kegiatan ini Sebagai ajang pemulihan ekonomi mendukung ketahanan pangam dan Umkm nasional tiba dipenghujung Acara.
Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, secara Resmi Menutup Kegiatan Ramadhan Fest Vol.1 Tahun 2025 yang dilaksanakan di Lapangan Merdeka Watampone, 15/3/2025

Wakil Bupati Bone,Andi Akmal dalam sambutanya menyampaikan event Ramadhan Fiest ini merupakan salah satu wadah teman – teman UMKM dalam mengembangkan usahanya.

“Kegiatan ini sangat baik dan kami amat mendukung kegiatan Ramadhan Fest ini, untuk bisa dilaksanakan kembali pada Ramadhan yang akan datang. Saya berharap dalam kegiatan ini, tidak saja kemeriahan dan kegembiraan yang kita peroleh, akan tetapi juga menjadi sarana dakwah tentang Islam kepada masyarakat,” ujarnya.

Dilanjutkannya, pada Ramadhan Fiest juga dilakukan berbagai kegiatan atau lomba yang bernafaskan Islam, sebagai motivasi dan penyemangat umat muslim dalam melakukan kebaikan. Sebagaimana Ramadhan Fest Vol.1 tahun 2025 / 1446 H yang telah dibuka pada tanggal 5 Maret 2025 lalu,dalam Ramadhan Fest ini telah dilaksanakan berbagai macam kegiatan lomba yang diikuti oleh warga Bone.

Sebanyak 45 Tenan yang ikut serta dalam pelaksanaan Ramadhan Fiest Vol.1 yang dilaksanakan dari tanggal 5 – 15 Maret 2025

Kami ucapkan selamat dan sukses kepada para Penyelenggara Ramadhan Fest tahun 2025 / 1446 Hijriah.

“Akhirnya dengan mengucapkan alhamdulillahi rabbilalamin Ramadhan Fest Vol.1 tahun 2025 / 1446 H, saya nyatakan ditutup,” demikian ujarnya.

Melawan Lupa: PPWI Punya Andil dalam Memajukan Polri

Jakarta -Berandankrinews.com
Dari Humas Polri yang Semakin Maju, Kembali Mengingat Peran PPWI dalam Perkembangannya. Hari ini, kinerja Divisi Humas Polri patut diapresiasi. Dari tingkat Mabes hingga Polsek, bahkan sampai Bhabinkamtibmas di pelosok negeri, kemampuan mereka dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat semakin baik. Perkembangan ini tentu tak lepas dari proses panjang yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Tak banyak yang tahu, bahwa di balik kemajuan ini ada kontribusi besar dari Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), yang turut berperan dalam meningkatkan kapasitas komunikasi dan jurnalistik di tubuh kepolisian. Kilas balik ke tahun 2013-2015, PPWI aktif memberikan berbagai pelatihan, diskusi, dan bimbingan teknis, baik dalam pendidikan jurnalistik, pengelolaan media publikasi, hingga penyelenggaraan lomba foto/video dan pameran kehumasan.

Salah satu momen bersejarah dalam kemitraan ini terjadi pada awal Februari 2014, saat Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Divisi Humas Polri digelar di Jakarta. Acara ini menghadirkan berbagai narasumber ahli, termasuk Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., MA., yang juga merupakan alumni LEMHANAS RI 2012.

Rakernis ini dihadiri oleh 31 Kepala Bidang Humas dari seluruh Polda di Indonesia, serta perwakilan Kasubag Humas Polres, khususnya yang berbatasan dengan negara lain. Forum ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi komunikasi Polri, merancang pendekatan yang lebih efektif dalam penyebaran informasi publik, serta mempersiapkan strategi pengamanan informasi menjelang Pemilu 2014.

Dalam forum tersebut, Wilson Lalengke menegaskan bahwa jurnalisme bukan sekadar menulis berita, tetapi juga tentang tanggung jawab dalam menjaga kebenaran informasi. Ia mengajarkan para peserta untuk memahami lebih dalam konsep 5W+1H (Who, What, Where, When, Why, dan How) dalam menyusun berita yang objektif dan berimbang.

“Polri sebagai institusi negara memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang benar dan tidak menyesatkan. Karena itu, pemahaman jurnalistik dan pengelolaan media publikasi harus terus ditingkatkan,” ujar Lalengke dalam pemaparannya.

Tak hanya Rakernis, PPWI juga sering terlibat dalam berbagai kegiatan kehumasan kepolisian. Beberapa program yang pernah digelar antara lain:

–  Pelatihan dasar jurnalistik bagi personel Humas Polri,
–  Workshop tentang teknik fotografi dan videografi untuk dokumentasi kepolisian,
–  Lomba jurnalistik, foto, dan video bagi anggota Polri guna meningkatkan keterampilan dalam publikasi informasi,
–  Pameran kehumasan yang menampilkan dokumentasi kegiatan kepolisian dari berbagai daerah.

Bung Freddy Tewu, seorang jurnalis kawakan, bersama asistennya Anggi Pratama Lalengke, turut mengabadikan momentum penting dalam acara-acara ini. Dokumentasi yang mereka buat menjadi saksi sejarah tentang bagaimana PPWI dan Polri terus bersinergi dalam membangun komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat.

Salah satu sosok yang sangat mengapresiasi peran PPWI dalam meningkatkan kemampuan komunikasi Polri adalah Irjen Pol Rikwanto, yang saat itu menjabat sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya. Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa PPWI telah membantu membuka wawasan kepolisian dalam memahami peran media di masyarakat.

“PPWI menghadirkan perspektif baru dalam dunia jurnalistik. Mereka membantu memperluas wawasan kepolisian tentang bagaimana media bekerja dan bagaimana Polri bisa lebih efektif dalam memberikan pelayanan informasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kerjasama antara Polri dan PPWI akan terus berlanjut, terutama dalam peningkatan kapasitas petugas humas di berbagai tingkatan kepolisian.

Hari ini, ketika melihat bagaimana Humas Polri semakin profesional dalam menyampaikan informasi, kita tidak boleh lupa bahwa ada proses panjang yang telah ditempuh. Kontribusi PPWI dalam memberikan edukasi jurnalistik, pelatihan media, dan pengelolaan publikasi di tubuh kepolisian adalah bagian dari perjalanan ini.

Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, berharap bahwa kolaborasi antara jurnalis dan aparat kepolisian dapat semakin harmonis di masa mendatang.

“Kita ingin membangun peradaban yang lebih cerdas dan berbudaya melalui jurnalisme yang bertanggung jawab. PPWI akan terus berperan sebagai jembatan komunikasi yang menghubungkan Polri dan masyarakat dalam bingkai harmoni,” pungkasnya.

Video bersejarah tersebut dapat di saksikan di Chanel YouTube Wilson Lalanke Official: https://youtu.be/9iiHuOlEDd4?si=ZFeCvok6qJCUCEws

Sebagai insan pers dan masyarakat, kita patut mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Polri dalam meningkatkan keterbukaan informasi. Namun, kita juga tidak boleh melupakan sejarah bahwa ada PPWI yang turut berjasa dalam membangun fondasi komunikasi yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat.

Sejarah mencatat, dan kita harus melawan lupa. PPWI dan Polri telah berjalan bersama dalam menciptakan ekosistem informasi yang lebih profesional dan beretika. Semoga sinergi ini terus berkembang dan semakin bermanfaat bagi negeri ini.

Dalam refleksi sejarahnya, Syarif Al Dhin menyoroti bagaimana Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Divisi Humas Polri tahun 2014 di Jakarta menjadi salah satu tonggak penting dalam memperkuat hubungan antara kepolisian dan kalangan pewarta. Dalam acara itu, Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, diundang sebagai narasumber utama untuk membahas peran jurnalistik dan pengelolaan media publikasi bagi institusi Polri.

“Rakernis ini bukan hanya sekadar forum tahunan, tetapi juga bukti bahwa Polri dan PPWI bisa berjalan seiring dalam membangun keterbukaan informasi. Polri butuh media sebagai penghubung kepada masyarakat, sementara jurnalis butuh akses informasi yang transparan dari kepolisian,” ujar Syarif Al Dhin saat mengulas kembali perjalanan sejarah ini.

Dalam Rakernis tersebut, Irjen Pol Rikwanto, yang kala itu menjabat sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya, memberikan apresiasi tinggi terhadap PPWI. Menurutnya, organisasi ini telah membantu membuka wawasan kepolisian dalam memahami peran media di masyarakat.

“Persatuan Pewarta Warga Indonesia menghadirkan perspektif baru dalam dunia jurnalistik. Mereka membantu memperluas wawasan kepolisian dalam memahami bagaimana media bekerja dan bagaimana kepolisian bisa lebih efektif dalam memberikan informasi kepada publik,” ungkap Rikwanto.

Bahkan, ia menegaskan bahwa kerjasama antara Polri dan PPWI harus terus berlanjut, terutama dalam meningkatkan kapasitas petugas humas di berbagai Polda dan Polres.

Melihat perjalanan panjang sinergi antara PPWI dan Polri, Syarif Al Dhin berharap bahwa hubungan baik ini tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi terus berlanjut di era kepemimpinan Kapolri mendatang.

“Kita semua ingin melihat dunia jurnalistik yang lebih profesional dan beretika. Kolaborasi antara Polri dan PPWI harus terus diperkuat agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat, transparan, dan bertanggung jawab,” harapnya.

Bagi PPWI, jurnalisme bukan hanya tentang menulis berita, tetapi juga tentang membangun peradaban yang cerdas dan berbudaya. Kuli Tinta seperti Syarif Al Dhin dan rekan-rekannya akan terus mengawal perjalanan ini, memastikan bahwa kemitraan Polri dan media tetap harmonis dalam mencerdaskan bangsa. (SAD/Red)

Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin Hadiri Dies Natalies 2 Universitas Andi Sudirman


BONE,Berandankrinews.com
Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin Didampingi Ibu Maya Damayanti, SP.,Wakil Ketua TP.PKK Kab.Bone, Menghadiri Dies Natalis ke 2, Universitas Andi Sudirman (Uniasman) yang jatuh pada tanggal 15 Maret 2025, dirayakan secara sederhana. Mengingat momen ulangtahun tersebut bertepatan dengan Bulan Ramadhan, olehnya itu perayaannya dirangkaikan dengan buka puasa bersama,
di Aula Serbaguna Universitas Andi Sudirman. Jl.Yos Sudarso Kab.Bone,Sabtu, 15 Maret 2025

Pelaksanaan buka puasa ini dirangkaikan dengan ramah tamah dan silatuhrahmi antar civitas akademika Universitas Andi Sudirman. Hal ini, untuk semakin mempererat hubungan kekeluargaan diatara pimpinan, staf, dosen dan mahasiswa yang ada di lingkup Universitas Andi Sudirman.

Wakil Bupati Bone Andi Akmal dalam Sambutannya mewakili Bupati Bone yang tidak sempat hadir menyampaikan hari ini, kita tidak hanya merayakan pertumbuhan dan perkembangan universitas yang kita banggakan, tetapi juga merayakan semangat kebersamaan dan silaturahmi di bulan suci ramadan.

sebagai pemimpin daerah, saya merasa sangat bangga dan berbahagia dapat hadir di tengah-tengah keluarga besar universitas andi sudirman. kehadiran kampus ini di kabupaten bone merupakan anugerah bagi kita semua, karena ia menjadi pilar penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Kita tentu berharap pada Dies Natalis ini agar civitas akademika bersinergi dan menunjukkan kelebihan di berbagai bidang. Saya mengajak seluruh civitas akademika bersinergi, mulai dosen, staf, mahasiswa, dan alumni, agar UTAMA menjadi universitas terdepan disegala bidang,” ujarnya

dies natalis bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi juga momentum refleksi dan evaluasi. dua tahun perjalanan universitas andi sudirman tentu penuh dengan tantangan dan perjuangan. namun, keberadaan universitas ini semakin menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, membangun karakter mahasiswa, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

saya memiliki harapan besar agar universitas andi sudirman semakin maju dan mampu mencetak lulusan yang berintegritas, profesional, serta siap bersaing di era globalisasi. dunia saat ini terus berkembang dengan pesat, terutama dalam bidang teknologi dan industri, sehingga perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dan melahirkan inovasi.

saya juga mengapresiasi adanya acara buka puasa bersama dalam rangkaian dies natalis ini. ini adalah wujud nyata bahwa pendidikan tidak hanya berbicara tentang kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter, moral, dan kebersamaan. ramadan mengajarkan kita nilai-nilai penting, seperti kesabaran, keikhlasan, kepedulian, serta kebersamaan.

kita ingin agar mahasiswa universitas andi sudirman tidak hanya menjadi pribadi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi, menjadi pemimpin masa depan yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

kabupaten bone memiliki visi besar dalam pembangunan, yaitu “mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.” visi ini sejalan dengan peran universitas dalam membentuk masa depan daerah kita.

saya ingin mengucapkan selamat dies natalis ke-2 untuk universitas andi sudirman. semoga universitas ini semakin berkembang, semakin maju, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat luas. mari kita jadikan momen ini sebagai batu loncatan untuk terus bergerak maju, menghadapi tantangan, dan menciptakan masa depan yang lebih cerah.

saya juga ingin mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan. semoga bulan ramadan ini membawa keberkahan bagi kita semua, memperkuat keimanan, serta mempererat tali silaturahmi di antara kita.
saya yakin bahwa dengan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, kita dapat mewujudkan kabupaten bone yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Selamat Dies Natalies 2
“Inovasi Tanpa Batas Universitas Andi Sudirman Menuju Era Digitalisasi