Gandeng Komunitas Mobil, Satlantas Polres Bone Bagi Takjil ke Pengguna Jalan


BONE – Berandankrinews.com
Ada banyak cara untuk berbagi di Bulan Ramadan. Kali ini Unit Kamsel Satlantas Polres Bone bersama komunitas Mobil Sonic Speed Indonesia Chapter Bone berbagi takjil kepada pengguna jalan.

Aksi simpatik itu dilaksanakan di Jalan KH Agussalim Watampone, Kabupaten Bone, Senin sore (17/3/2025).

Kapolres Bone AKBP Erwin Syah melalui Kasat Lantas AKP H Musmulyadi mengatakan kegiatan pembagian takjil ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada masyarakat yang tengah melaksanakan ibadah puasa.

Ia juga berharap pembagian takjil tersebut dapat mempererat tali silaturahmi Polri dengan masyarakat, serta selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Disamping membagikan takjil, petugas bersama anggota komunitas juga memberikan imbauan kepada para pengendara untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan.

“Kami ingin mengingatkan kepada para pengendara, khususnya di bulan Ramadan, untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berkendara. Jangan terburu-buru saat mengejar waktu berbuka puasa, karena keselamatan adalah yang utama,” ujarnya.

Kami berharap dengan kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalu lintas semakin meningkat, sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Sonic Speed Indonesia Chapter Bone Rezha Hadi Putra mengatakan aksi ini juga menjadi ajang silaturahmi antara kepolisian dan komunitas mobil Sonic Speed Indonesia Chapter Bone guna mempererat hubungan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi di bulan suci Ramadhan, tetapi juga sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan komunitas Sonic Speed Indonesia Chapter Bone dalam menciptakan budaya berkendara yang aman dan tertib di jalan raya,” tutupnya. (*)

Polres Bone Siap Tindak Tegas Aksi Premanisme Berkedok Organisasi Masyarakat,ini kata kapolres


BONE – Berandankrinews.com
Kapolres Bone AKBP Erwin Syah, SIK.,MH menegaskan akan menindak tegas aksi premanisme berkedok ormas (organisasi masyarakat) yang dapat menghambat iklim investasi.

AKBP Erwin Syah,SIK.,MH menyampaikan bahwa, Polres Bone dan jajaran tidak akan mentoleransi segala bentuk premanisme yang dapat mengancam pelaku usaha dan investasi serta mengganggu stabilitas ekonomi daerah.

“Sesuai dengan instruksi Kapolri, kami Polres Bone akan menindak tegas aksi premanisme berkedok ormas. Tidak boleh ada oknum yang menggunakan nama ormas untuk melakukan pemerasan, pungutan liar, atau aksi yang merugikan pelaku usaha serta menggangu stabilitas ekonomi,” ujarnya. Senin (17/3/2025).

Lanjut Kapolres Bone, sebelum di lakukan penindakan, Polres Bone melakukan langkah preventif dan preemtif dengan melakukan himbauan dan sosialisasi baik secara langsung maupun melalui media sosial, serta koordinasi dengan berbagai pihak.

“Meski sampai saat ini tidak ditemukan aksi premanisme di Kabupaten Bone, Namun jika ada maka secara tegas, Polres Bone menolak dan siap memberantas aksi premanisme yang berkedok organisasi masyarakat”, Jelasnya.

Kapolres mengimbau seluruh pengusaha dan masyarakat tidak ragu melaporkan segala bentuk pemerasan, intimidasi, atau gangguan yang dilakukan oleh oknum ormas tertentu dengan melaporkan ke Polres Bone atau melalui layanan Call Center 110.

“Masyarakat dan pengusaha dapat melaporkan langsung ke Polres Bone dan juga dapat melalui hotline layanan Kepolisian 110 untuk melaporkan segala bentuk gangguan keamanan dan tindak premanisme”, Terangnya.

Ketua Umum PPWI Wilson Lalengke Kritik Hendry Ch Bangun: ‘Ajaran Leluhur Dewan Pecundang Pers dan PWI Peternak Koruptor

Jakarta – Berandankrinews.com
Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, menyampaikan kritik pedas terhadap mantan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Hendry Ch Bangun, dan induk semangnya, Dewan Pers. Dalam keterangan resminya di Sekretariat PPWI Nasional Jakarta, Minggu (16-03-2025), alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini menuding tabiat dan budaya korupsi Hendry dan kroninya sebagai bagian dari ‘ajaran leluhur dewan pecundang pers dan PWI peternak koruptor’.

Wilson Lalengke menyoroti fakta bahwa hingga saat ini, Hendry Ch Bangun masih bebas berkeliaran tanpa rasa malu, meski telah dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Umum PWI akibat keterlibatannya dalam kasus korupsi dana hibah BUMN yang mencapai miliaran rupiah. “Hendry masih aktif membawa nama PWI,

padahal dia sudah tidak memiliki legitimasi untuk itu. Ini adalah aib besar bagi organisasi pers dan memalukan para jurnalis serta wartawan di seluruh Indonesia,” tegasnya sambil mempertanyakan penyelesaian kasus hukumnya yang mandek di Polri, KPK, dan Kejagung.

Kasus korupsi yang menjerat Hendry Ch Bangun telah mencoreng nama baik organisasi pers nasional. Wilson Lalengke menegaskan bahwa sudah saatnya aparat penegak hukum bertindak tegas. “Saatnya tangkap, adili, dan penjarakan Hendry Ch Bangun beserta kroni-kroninya. Kita tidak boleh membiarkan praktek korupsi merusak integritas dunia pers, yang akhirnya tutup mata atas budaya korupsi yang meraja-lela di kalangan aparat dan pejabat serta BUMN,” serunya lantang.

Tokoh pers nasional yang dikenal sangat anti korupsi itu juga mengajak seluruh insan pers di Indonesia untuk bersatu melawan praktek korupsi dan menjaga martabat profesi kewartawanan. “Kita harus membersihkan dunia pers dari oknum-oknum yang hanya mencari keuntungan pribadi dan merusak nama baik organisasi-organisasi pers lainnya,” pungkas Wilson Lalengke.

Dukungan terhadap seruan Wilson Lalengke mulai bermunculan dari berbagai kalangan, termasuk dari wartawan-wartawan muda yang menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam organisasi pers. Kasus ini diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola organisasi pers di Indonesia. (TIM/Red)

Pameran Karya Seni ‘Rusia-Indonesia Dalam Bingkai Seni’ Kolaborasi Budaya yang Menginspirasi di Pusat Ilmu dan Kebudayaan Rusia Jakarta

JAKARTA -Berandankrinews.com
Kedutaan Besar Federasi Rusia Pusat Ilmu dan Kebudayaan untuk Republik Indonesia di Jakarta, bekerja sama dengan Pendiri Nusantara Utama Galeri, Muchamad Nabil Haroen (Gus Nabil), dengan bangga mengundang masyarakat umum untuk menghadiri acara pembukaan pameran seni bertajuk “Rusia-Indonesia Dalam Bingkai Seni” yang akan dilaksanakan pada:

Tanggal: 19 Maret 2025 (Rabu)
Waktu: Pukul 17:00 WIB
Tempat: Gedung Pusat Ilmu dan Kebudayaan Rusia, Jalan Lembang No. 10, Jakarta Pusat

Pameran ini adalah hasil dari kolaborasi luar biasa antara para pelukis Indonesia yang tergabung dalam Nusantara Utama (NU) Galeri dan unsur-unsur seni yang mempertemukan dua bangsa besar, Rusia dan Indonesia. Tema Rusia-Indonesia Dalam Bingkai Seni menggambarkan sinergi budaya yang telah terjalin melalui karya seni, memadukan estetika dan keunikan masing-masing negara dalam sebuah karya visual yang menggugah dan mempesona. Minggu,16/3/2025.

Sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan budaya antara Rusia dan Indonesia, pameran ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada publik kekayaan seni rupa dari kedua negara yang saling memperkaya. Pengunjung akan diajak untuk mengeksplorasi karya-karya pelukis yang mencerminkan kekuatan tradisi dan modernitas, sekaligus melihat bagaimana seni menjadi sarana untuk merajut perdamaian, harmoni, dan persahabatan antarbangsa.

Acara pembukaan pameran akan dimulai dengan pidato sambutan dari Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Bapak Sergei Tolchenov, yang akan membahas pentingnya hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia dalam bidang budaya. Gus Nabil, selaku Pendiri Nusantara Utama Galeri, juga akan memberikan sambutan yang akan mengungkapkan visi di balik pameran ini serta peran seni dalam mempererat kerjasama budaya antar negara.

Tidak hanya terbatas pada pameran visual, acara ini juga akan menyuguhkan pentas budaya yang menggabungkan elemen seni Rusia dan Indonesia. Penampilan tersebut akan membawa penonton pada sebuah perjalanan lintas budaya yang menonjolkan keindahan tarian, musik, dan teater dari kedua negara.

Pada bagian akhir acara, akan diadakan penandatanganan prasasti pameran oleh Duta Besar Rusia, yang menjadi simbol dari kolaborasi budaya yang terjalin dengan kuat antara Rusia dan Indonesia. Untuk mempererat kebersamaan antar tamu undangan, acara ini juga akan diakhiri dengan berbuka puasa bersama, memberikan kesempatan bagi semua peserta untuk saling berinteraksi dan membangun hubungan yang lebih erat.

Panitia menyarankan agar para tamu menggunakan transportasi umum menuju lokasi acara karena keterbatasan tempat parkir di area Gedung Pusat Ilmu dan Kebudayaan Rusia. Sebagai informasi tambahan, musholla akan disediakan bagi yang ingin melaksanakan ibadah selama acara berlangsung.

Dress code yang disarankan untuk menghadiri acara ini adalah batik atau busana rapi, mencerminkan rasa hormat terhadap tradisi budaya Indonesia. Bagi yang berminat untuk menghadiri acara ini, konfirmasi kehadiran dapat dilakukan melalui WhatsApp di +62 8211 4788 315 (Ms. Yulia Tomskaya) atau melalui email di rusemb.indonesia@mid.ru.

Acara ini merupakan kesempatan langka yang tidak hanya menampilkan karya seni, tetapi juga memberikan platform bagi dua budaya besar untuk berkolaborasi, berbagi, dan saling memahami. Jangan lewatkan momen bersejarah ini yang membawa semangat persahabatan dan kolaborasi budaya antara Rusia dan Indonesia melalui seni.@Red.

Festival Bedug Sahur 2025 di Kabupaten Nunukan Berlangsung Meriah

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan, Plt. Sekda Jabbar bersama dengan Unsur Forkopimda Kab. Nunukan, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Administrasi Umum, dan Kepala OPD Kab. Nunukan melepas peserta Festival Bedug Sahur, Sabtu (15/3/2025).

Festival bedug sahur ini dilaksanakan setiap tahun di Kabupaten Nunukan  pada bulan suci ramadhan.

Festival bedug sahur sangat di tunggu-tunggu oleh masyarakat Nunukan. Bermacam ornamen hiasan dan alat-alat sederhana dari ember, galon, dll, yang disulap menjadi alat musik. Masyarakat Nunukan sangat antusias untuk menyaksikannya.

Festival bedug sahur ini diikuti 15 kelompok peserta, 2 kelompok peserta dari Pulau Sebatik dan 13 kelompok peserta dari Nunukan. Lomba bedug sahur ini dimulai pada pukul 21.30 wita dengan rute yang dilalui dimulai dari Pelabuhan Tunon Taka dan finis Alun-alun Nunukan.

Sebelum melepas mewakili Bupati Nunukan Plt. Sekda Jabbar menyampaikan kepada seluruh peserta bahwa Bedug Sahur ini merupakan sebuah perlombaan yang dinilai bukan saja kecepatan untuk sampai di finis.

“Peserta harus menjaga ketertiban melalui jalan yang dilewati,  boleh ramai tapi ketertiban tidak bisa dilepaskan,”ujarnya.

Jabbar juga berharap agar kegiatan ini akan terus berlanjut setiap tahunnya.

(PROKOMPIM)