Asimilasi Bermakna: Warga Binaan Lapas Nunukan Bantu Renovasi Masjid, Langkah Integrasi ke Masyarakat
NUNUKAN — Sebuah kolaborasi yang hangat dan bermakna terwujud di Kampung Somil, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan. Warga binaan Lapas Kelas II D Nunukan terlibat langsung dalam pengerjaan renovasi Masjid Al-Jafar, yang didukung penuh melalui dana aspirasi Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan, Andi Fajrul Syam.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Utara, Yan Rusmanto, menyambut baik kegiatan ini saat meninjau langsung lokasi pengerjaan.
“Hari ini saya menyaksikan langsung bagaimana Lapas Nunukan berkolaborasi bersama masyarakat, dengan dukungan penuh dari Pak Andi Fajrul Syam. Dana aspirasi dari dewan digunakan untuk fasilitas umum, sementara Lapas memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk terlibat langsung dalam pengerjaannya,” ungkap Yan Rusmanto, Rabu (14/10/2026).
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar soal membangun fisik masjid, melainkan bagian penting dari proses pembinaan. “Ini adalah wujud nyata program asimilasi. Warga binaan kami terlibat langsung dan berkontribusi untuk masyarakat sekitar. Semangat inilah yang kami harapkan terus tumbuh, sehingga saat mereka kembali ke tengah masyarakat, mereka siap menjalankan peran kembali — sebagai suami, anak, dan anggota masyarakat yang bermanfaat,” jelasnya.
Yan Rusmanto juga mengapresiasi perhatian Andi Fajrul Syam yang telah membuka ruang bagi warga binaan untuk berkontribusi.
“Harapan kami, kerja sama seperti ini tidak berhenti di sini. Ke depannya, semakin banyak kegiatan yang bisa melibatkan warga binaan sebagai persiapan mereka kembali hidup mandiri dan diterima oleh masyarakat luas,” tambahnya.
(Padli/Al)
