Polsek Sebatik Barat Kawal Panen Jagung, Bukti Komitmen Polri Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
NUNUKAN – Sebagai bentuk dukungan terhadap program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan nasional, Polri melalui Polsek Sebatik Barat Polres Nunukan Polda Kalimantan Utara melaksanakan kegiatan panen jagung pipil di lahan pertanian milik warga Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan panen yang dimulai pukul 08.30 Wita tersebut berlangsung di lahan milik Bapak Markus Maran yang berlokasi di Jalan Bukit Keramat RT 07 Desa Bambangan. Lahan seluas 0,5 hektare itu merupakan lahan tumpang sari dengan tanaman kelapa sawit yang ditanami jagung hibrida merek Hebat jenis ASA bantuan dari Pemerintah Kabupaten Nunukan.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Brigpol Sharlin bersama personel Polsek Sebatik Barat turut melakukan pendampingan dan monitoring pelaksanaan panen. Hadir pula Ketua Penyuluh Pertanian Sebatik Barat, Ibu Yuni, Kasubsektor Bambangan Aipda Darwanto, pemilik lahan Markus Maran, serta personel Subsektor Bambangan.
Kapolsek Sebatik Barat IPTU Erikson Ricardo Marpaung, S.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan wujud komitmen mendukung program Ketahanan Pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.
Melalui program Ketahanan Pangan, Polsek Sebatik Barat Polres Nunukan terus bersinergi dengan petani, kelompok tani, dan instansi terkait guna meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah perbatasan. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya saat panen, tetapi juga sejak proses penanaman hingga masa perawatan tanaman.
Jagung yang dipanen merupakan hasil penanaman tanggal 5 Maret 2026 dan memasuki masa panen pada 17 Juni 2026. Adapun hasil panen pada lahan tersebut masih dalam proses penjemuran sehingga belum dilakukan penimbangan maupun pemipilan untuk mengetahui jumlah produksi secara keseluruhan.
Program Swasembada Pangan yang didukung Polri menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan masyarakat, program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan di wilayah Kabupaten Nunukan diharapkan dapat berjalan optimal guna mendukung terwujudnya kemandirian pangan nasional.
(*)
