NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan Hermanus,S.Sos menegaskan kegiatan Kopi Morning yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama pemerintah daerah menjadi sarana strategis menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Bupati Nunukan, Senin (11/5/2026) pagi itu disebut sebagai instrumen mitigasi sekaligus deteksi dini berbagai isu di masyarakat, utamanya terkait kerukunan antarumat beragama.
Menurut Hermanus, toleransi dan keharmonisan adalah prioritas utama agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan berjalan lancar, aman, dan damai.
“Sinergi antara pemerintah dan FKUB menjadi kunci agar Nunukan bebas dari persoalan besar dan tetap harmonis,” ujarnya.
Secara khusus, Wabup mengimbau masyarakat wilayah perbatasan, terutama warga Kecamatan Sebatik yang berbatasan langsung dengan Malaysia, untuk senantiasa waspada dan menjaga kebersamaan.
“Warga diminta membentengi diri dari potensi kerawanan yang bisa memicu ketidakstabilan, serta tidak melakukan tindakan yang melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat rasa kekeluargaan agar Nunukan sebagai daerah perbatasan tetap kondusif.
(Padli/Nn)
