HUT ke-27 Kabupaten Nunukan, Pembangunan Infrastruktur dan SDM Jadi Prioritas
NUNUKAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melihat kembali hasil pembangunan sekaligus memperkuat komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Nunukan dalam Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-27 Kabupaten Nunukan yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Nunukan, Senin (12/10/2026).
Dalam sambutannya, Bupati berharap Kabupaten Nunukan terus berkembang menjadi daerah yang maju, kreatif, sejahtera, adil, dan mandiri. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil bagian dalam pembangunan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Sejak berdiri pada 1999, Kabupaten Nunukan telah mengalami banyak perubahan. Jumlah kecamatan bertambah dari lima menjadi 21 kecamatan, sementara jumlah penduduk meningkat menjadi 235.283 jiwa pada 2025.
Kemajuan tersebut menjadi modal penting bagi daerah untuk terus berkembang. Namun, pemerintah menyadari masih ada sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan, terutama dalam pemerataan infrastruktur, penanganan stunting, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nunukan mencapai 3,98 persen. Angka kemiskinan juga turun dari 5,73 persen menjadi 5,27 persen, sedangkan tingkat pengangguran terbuka turun dari 2,71 persen menjadi 2,61 persen.
IPM Kabupaten Nunukan turut meningkat dari 69,27 pada 2024 menjadi 69,87 pada 2025. Capaian tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menyampaikan progres 17 Arah Baru, beberapa diantara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemerintah menyiapkan berbagai program di bidang pendidikan. Pada 2026, pemerintah menargetkan pemberian beasiswa bagi 1.011 pelajar dan mahasiswa. Selain itu, bantuan seragam sekolah disalurkan kepada 21.680 siswa SD dan 10.213 siswa SMP.
Di bidang kesehatan, pemerintah berupaya meningkatkan pelayanan rumah sakit serta memenuhi kebutuhan tenaga medis, termasuk dokter spesialis. Upaya ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, termasuk bagi warga di wilayah perbatasan dan pedalaman.
Pemerintah juga terus mendorong perkembangan sektor pertanian, perikanan, dan UMKM melalui bantuan dan pelatihan. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat, membuka peluang usaha, serta memperkuat ekonomi keluarga.
Pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah perbatasan, juga menjadi perhatian pemerintah. Salah satu program yang didorong adalah pembangunan dua ruas jalan penghubung Krayan–Malinau yang ditargetkan selesai pada 2028.
Pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat mempermudah perjalanan masyarakat, memperlancar distribusi barang, dan mendukung kegiatan ekonomi di wilayah dataran tinggi Krayan.
Selain itu, pemerintah melanjutkan program penyediaan air bersih, perluasan jaringan listrik, pembangunan jalan tani, peningkatan akses jalan antarkecamatan dan desa, serta penyediaan rumah layak huni.
Dalam momentum HUT ke-27, pemerintah mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya yang ada di Kabupaten Nunukan.
Pemerintah juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, masukan, dan kritik yang membangun demi memperbaiki pelayanan serta pelaksanaan pembangunan.
Dukungan dari seluruh elemen masyarakat dinilai penting agar berbagai program pemerintah dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui semangat Kreatif Berkarya, Nunukan Maju”, pemerintah berharap kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat sehingga Kabupaten Nunukan terus berkembang menjadi daerah yang maju, sejahtera, adil, dan mandiri.
Seisai Rapat Paripurna Bupati Nunulan, Wakil Bupati Nunukan, serta PJ. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan melanjutkan agenda menyalirkan santunan kepada beberapa keluarga tidak mampu dan diëanjutkan menghadiri Festival Kuliner di Ruang Terbuka Publik (RTP) Paras Perbatasan.
(PROKOMPIM)
