Irau Tidung Borneo Bersatu ke-4: 1.287 Peserta dari 4 Negara Kumpul di Binusan
NUNUKAN — Ketua Panitia Sahdan Karim melaporkan bahwa Irau Tidung Borneo Bersatu ke-4 tahun 2026 resmi berlangsung di Balai Adat Pagun, Desa Binusan, pada 8–13 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti sebanyak 1.287 peserta yang berasal dari empat negara, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam.
Secara rinci, peserta terdiri dari 239 orang dari Malaysia, 5 orang dari Filipina, 5 orang dari Brunei Darussalam, serta 1.048 orang dari berbagai daerah di Indonesia, meliputi Kabupaten Nunukan 528 orang, Kabupaten Tanah Tidung 169 orang, Kabupaten Malinau 170 orang, Kota Tarakan 136 orang, dan Kabupaten Bulungan 45 orang.
Panitia menetapkan sejumlah fokus utama kegiatan, yaitu:
– Memperkuat identitas, solidaritas, dan keberlanjutan adat istiadat serta budaya Suku Tidung lintas wilayah dan negara;
– Mendokumentasikan dan mengarsipkan secara digital warisan budaya tak benda;
– Menyelenggarakan lokakarya transfer pengetahuan budaya bagi generasi muda;
– Merumuskan rencana aksi bersama pelestarian budaya Tidung;
– Membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, komunitas, dan pelaku UMKM berbasis ekonomi kreatif;
– Mempromosikan budaya Tidung sebagai daya tarik pariwisata budaya yang inklusif dan berkelanjutan;
– Memperkuat jaringan komunikasi dan kerja sama budaya lintas negara.
Dengan rangkaian program tersebut, diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjaga keberlanjutan adat istiadat Suku Tidung, tetapi juga memberikan dampak positif bagi penguatan kebersamaan antarnegara sekaligus mendongkrak ekonomi masyarakat dan pengembangan pariwisata budaya di Kabupaten Nunukan.
Padli/admin
