Purna Tugas Satu Tahun di Perbatasan Nunukan, Satgas Yonkav 13/SL Pamit: Silaturahmi Tetap Terjaga
NUNUKAN — Komandan Batalyon Kavaleri 13/Satya Lembuswana selaku Komandan Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia, Mayor Kav Iksan Maulana Pradana, S.I.P., M.I.P., menyampaikan pesan perpisahan usai menyelesaikan tugas selama satu tahun di Kabupaten Nunukan, Bumi Penekindi Debaya, Jumat (11/9).
Selama 365 hari, prajurit Satgas mengemban tanggung jawab besar: menjaga kedaulatan negara, mengamankan wilayah perbatasan, mencegah aktivitas ilegal, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Tugas berat tersebut dapat dijalankan dengan baik berkat dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. Mulai dari Pemerintah Daerah, Forkopimda, unsur TNI-Polri, instansi terkait, hingga seluruh lapisan masyarakat Nunukan yang menerima Satgas seperti keluarga sendiri.
Selama bertugas, berbagai kegiatan telah dilaksanakan. Mulai dari bakti sosial, pelayanan kesehatan gratis, penyuluhan wawasan kebangsaan, hingga turnamen olahraga bersama warga. Semua kegiatan itu menjadi bukti eratnya kebersamaan antara prajurit dan masyarakat.
“Atas nama seluruh prajurit, kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mendampingi dan mendukung kami menjaga wilayah ini. Kami juga memohon maaf apabila selama bertugas ada kata maupun tindakan yang kurang berkenan,” ujar Danyon.
Setelah purna tugas, Satgas Yonkav 13/SL akan kembali ke markas induk di Samboja, Kutai Kartanegara. Tugas pengamanan perbatasan selanjutnya akan dilanjutkan oleh pasukan pengganti, Yonkav 8/Narasinga Wiratama.
Meski tugas telah selesai, Danyon menegaskan ikatan persaudaraan yang terjalin selama setahun tidak akan putus.
“Tugas boleh berakhir, namun silaturahmi dan pengabdian tidak akan pernah berakhir. Semoga kebersamaan ini tetap kokoh selamanya,” pungkasnya.
Padli/admin
