Festival Olahraga Masyarakat 2026 Resmi Dibuka, Bupati Nunukan: “Olahraga Jadi Gaya Hidup Baru & Kebanggaan Perbatasan

IMG_20260905_204915

NUNUKAN — Pemerintah Kabupaten Nunukan resmi membuka rangkaian kegiatan Festival Olahraga Masyarakat tahun 2026, Jumat 5 September 2026. Sambutan Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, S.E., disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Joned, S.Hut., M.A.P. Dalam sambutannya, Joned menyampaikan bahwa Bupati dijadwalkan hadir langsung pada acara puncak nanti malam.

Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi tiga organisasi, yaitu ASIAFI, PELANGI, dan PERBAFI, di bawah naungan KORMI Kabupaten Nunukan. Turut hadir dalam pembukaan perwakilan Polri, Wakil Ketua KPU Nunukan, Ketua KONI Nunukan, pengurus inorga, dewan juri, serta puluhan peserta yang hadir dengan semangat dan antusiasme tinggi.

Dalam sambutannya, Joned menyampaikan apresiasi mendalam dari Pemerintah Kabupaten Nunukan kepada KORMI dan seluruh pihak yang telah berupaya menyelenggarakan festival ini.

“Kegiatan ini bukan sekadar lomba atau seremonial semata, melainkan upaya membuka ruang bagi masyarakat untuk bergerak, berkarya, berprestasi, dan yang paling penting — bersilaturahmi,” ujarnya.

Pemerintah daerah menekankan kebijakan strategis pengembangan olahraga melalui dua jalur, yaitu jalur prestasi yang menembus tingkat nasional, serta jalur rekreasi yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Olahraga tidak hanya milik atlet, tetapi juga sarana untuk menciptakan masyarakat yang sehat, bugar, dan bergembira.

“Kegiatan seperti ini jangan berhenti di sini. Mari kita jadikan olahraga sebagai gaya hidup baru di tengah masyarakat Nunukan. Bukan hanya saat ada lomba, tetapi setiap hari,” pesan beliau.

Khusus kepada generasi muda, disampaikan harapan agar energi dan semangat kompetisi disalurkan melalui hal-hal positif.

“Menang itu membanggakan, namun sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan jauh lebih berharga, ” tambahnya.

Terkait posisi Nunukan sebagai wilayah perbatasan, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pesan: perbatasan bukan sekadar halaman depan negara, melainkan ruang kreativitas, prestasi, rekreasi, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Di akhir acara, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, secara resmi dibuka tiga ajang sekaligus: Festival Layang-Layang Hias 2026, Kejuaraan Fitness & Fisik PERBAFI 2026, serta Aerobik Dance Competition 2026.

“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas. Terus bergerak, terus berkarya, dan terus berprestasi untuk Nunukan yang lebih maju,” tutup Joned.

Padli/admin