76 Calon Tenaga Kerja Mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional Di Nunukan

IMG_20260622_141315

NUNUKAN – Sebanyak 76 orang calon tenaga kerja terampil mengikuti pembukaan kegiatan kick off Pelatihan Vokasi Nasional Berbasis Kompetensi Tahun 2026 Gelombang Kedua. Acara yang digelar di lantai V Kantor Bupati Nunukan,Senin (22/06/2026) ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia setempat.

Mewakili Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Sekretaris Dinas menyampaikan bahwa pelatihan ini berlangsung selama 1 hingga 3 bulan dengan materi yang disesuaikan kebutuhan pasar kerja. Bidang yang diajarkan meliputi kelistrikan, menjahit, pengelasan, permesinan, serta Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh.

“Ada tiga hal yang kami harapkan: pertama, jaga kehadiran dan tetap fokus, kurangi penggunaan gawai agar ilmu terserap maksimal. Kedua, jangan takut tangan kotor, takut terkena percikan las, atau takut bertanya jika belum paham. Ketiga, persiapkan diri sebaik mungkin, karena di dunia kerja yang dinilai adalah keterampilan nyata, bukan hanya nilai atau ijazah semata,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi para instruktur Balai Latihan Kerja.

“Bapak dan Ibu pengajar bukan sekadar mengajari teknik, tetapi sedang mencetak pejuang ekonomi keluarga. Semoga peserta bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan taraf hidup diri sendiri dan keluarga,” tambahnya.

Sementara itu sambutan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E. yang dibacakan oleh Bapak Suhadi, S.H.sekaligus menandai pembukaan resmi kegiatan. Bupati menegaskan bahwa pelatihan vokasi menjadi jawaban atas tantangan persaingan kerja yang semakin ketat.

“Keahlian adalah modal utama untuk mendapatkan pekerjaan maupun membuka usaha sendiri. Jangan ikut pelatihan hanya demi mendapatkan sertifikat, tapi jadikan ilmu ini bekal nyata untuk masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Nunukan menyatakan akan terus mendukung program serupa secara berkelanjutan. Menurutnya, masyarakat yang terampil dan kompeten adalah kunci utama untuk memajukan perekonomian daerah.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi seluruh peserta”, Tutupnya

(Padli/admin)