Pedagang Atribut Kemerdekaan RI Mengeluh Pembeli Sepi

Social share

Nunukan-Mendekati peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), pedagang pernak-pernik kemerdekaan di Nunukan mulai membuka lapaknya di beberapa sudut kota. Seperti di Jalan Pasir Putih, Jalan Patimmura, Jalan Tvri, Jalan Antasari dan Tugu Simpang pertigaan Nunukan, Senin (5/8/2019).

Salah satu pedagang musiman bernama Deny Hardiansyah yang menjual berbagai atribut menjelang perayaan HUT Kemerdekaan RI seperti bendera merah putih, umbul-umbul dan lainnya mengatakan sejak tiga hari yang lalu sudah mulai berjualan di Jalan RA. Kartini

“Saya baru tiga hari berjualan. Karena ini musiman dan memasuki hut Kemerdekaan RI ,” ujar Deny (32) yang berasal dari Sukabumi, Jawa Barat.

Menurutnya sejak jualan hingga saat ini, mulai pagi hingga sore antusias masyarakat sepertinya kurang.

“Selama tiga hari berjualan masih terhitung sepi, antusias warga kurang, kemungkinan dari segi keuangan atau mungkin belum waktunya sudah jualan atau Nasionalismenya yang belum berkobar. Kemungkinan pembeli akan ramai saat mendekati Hari Kemerdekaan, yah tunggu tanggal 10 hingga 15 nanti dilihat,”jelasnya.

Adapun, harga bendera yang di jual sangat bervariasi. Dari harga 10 ribu, 35 ribu, hingga 350 ribu.

“Harga bendera berbeda-beda tergantung ukuran. Ada yang Rp 10 ribu sampai Rp 350 ribu. Kalau umbul-umbul mulai Rp 35 ribu dan model Plafon Rp 350 ribu,” ujarnya.

Deni juga menambahkan, jika dibandingkan tahun lalu dan sekarang, lebih ramai tahun lalu dibandingkan tahun ini.

“Kalau tahun lalu ramai, dibanding tahun ini, Mudah-mudahan beberapa hari kedepan ramailah,” kata Deny. (OV)