Warga dan Satgas TMMD Lanjutkan Pengecatan Masjid Nurul Ardi Tompobulu

Sinjai, Sulsel-Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke 103 tahun 2019 Kodim 1424/Sinjai bersama warga Dusun Bulo Desa Tompobulu Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai melakukan pembersihan dan pengecatan Masjid Nurul Ardi.

Menurut Dansatgas TMMD 105 Kodim 1424/Sinjai Letkol Inf Oo Sahrojat, S.Ag., M.Tr (Han) bahwa pembersihan dan pengecatan masjid tersebut merupakan salah satu dari beberapa sasaran fisik tambahan kegiatan TMMD yang ke 105 TA. 2019 Kodim 1424/Sinjai.

Pada kegiatan tersebut masyarakat sangat antusias bersama personil Satgas TMMD dalam membersihkan dan mengecat masjid. Hal ini mendapat respon positif dari warga karena masjid adalah salah satu tempat bagian terpenting bagi masyarakat.

Pasiiter Kodim 1424/Sinjai Kapten Inf Muh Bakri H mengatakan, personel Satgas TMMD 105 Kodim 1424/Sinjai akan terus membantu dan mendorong masyarakat untuk melakukan kegiatan yang bersifat positif seperti gotong royong sebagai wujud bekerja sama dan menciptakan situasi yang bersih.

(Irwan N Raju)

Harapkan Pembangunan Jembatan Gantung Tompobulu Segera Rampung, Anak-Anak SD Curhat Ke Personel TMMD


Sinjai, Sulsel-Pembangunan jembatan gantung amat dibutuhkan warga di perbatasan Desa Balle Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai dengan Desa Bana Kecamatan Bonto Cani Kabupaten Bone yang saat ini dalam pembangunan.

Kepala Desa Tompobulu, Mahmuddim mengatakan, jembatan gantung tersebut sangat diharapkan oleh warga karena sangat membantu warga untuk menyeberang ke desa sebelah apabila air sungai meluap pada musim hujan.

“Saya pantau setiap hari pembangunan jembatan gantung ini tidak lama lagi selesai karena kerja keras Satgas TMMD Kodim 1424/Sinjai dan TIm Vertikal Rescue Indonesia.

Jembatan ini jadi akses yang sangat penting bagi warga baik dari Desa Tompobjlu atau Desa Bna ,” kata Mahmuddin, Selasa (30/7/2019).

Mahmuddin mengungkapkan, jembatan gantung tersebut sangat di dambakan pelajar untuk ke sekolah. Setiap harinya.

Tak hanya itu, lanjut Mahmuddin terdapat lebih dari 30 anak SD yang mengandalkan akses jembatan tersebut untuk memperoleh pendidikan. “Soalnya sekolah yang terdekat itu ke (Tompobulu). Kalau lewat sungai .khawatir terseret arus yang tiba tiba datang” ujarnya.

(Irwan N Raju)

Satgas TMMD Kodim 1424 Sinjai Segera Tuntaskan Pembukaan dan Pelebaran Jalan

SINJAI, SULSEL-Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 1424/Sinjai terus bekerja untuk menyelesaikan tugasnya mengabdi kepada rakyat melalui program TMMD yang berlokasi di Dusun Balle dan Dusun Bulo Desa Tompobulu Kec Bulupoddo Kab. Sinjai Selasa (30/7/19)

Dansatgas TMMD 105 Kodim 1424/Sinjai Letkol Inf Oo Sahrojat, S.Ag., M.Tr (Han), Ungkapkan bahwa melaksanakan sasaran fisik pembuatan Perintisan Jalan yang menghubungkan dua Kecamatan yaitu Kecamatan Sinjai Tengah dan Kecamatan Sinjai Barat Bambangan dan serta pelebaran jalan di Dusun Bulo Desa Tompobulu Kecamatan Bukupoddo telah berjalan secara sempurna. Ini dikarenakan Gotong Royong dan kebersamaan yang terus terjalin antara TNI/Polri dan Masyarakat Tompobuku , Ungkap Dandim.

Lebih jauh dijelaskan bahwa Perintisan jalan 3.800 x 6 Meter dan pelebaran jalan 800 x 6 Meter ini dalam upaya fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan segera oleh masyarakat Desa Tomoobuku Kec Bulupoddo Kab Sinjai yang selama ini telah mengalami kesulitan dalam akses jalan sehingga sangat menghambat aktifitas warga, Tutur Letkol Inf Oo Sahrojat

“Satgas TMMD ke 105 bersama masyarakat terus bekerja bahu-membahu untuk menyelesaikan program yang sudah ada dalam TMMD ke-105 di Desa Tompobulu, Kec Bulupoddo Kab. Sinjai ”.

Sementara itu Kepala Desa Tompobulu, Mahmuddin mengatakan, bahwa dengan dilaksanakannya TMMD ke 105 ini, maka akan membangkitkan semangat masyarakat tentang gotong royong, dan telah menjadi semboyan bangsa Indonesia serta masyarakat Desa Tompobulu, Ucapnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kodim 1424/Sinjai ,yang yang telah bekerja sama dalam membangun Desa, Perintisan jalan yang menghubungkan beberapa kecamatan di Kabupaten Sinjai ”, Ungkap Mahmuddin.

(Irwan N Raju)

Kasrem 141/TP Hadiri Survei Akreditasi FKTP Kementerian Kesehatan RI Poliklinik Kesehatan Pratama Denkesyah

Bone, Sulsel – Kegiatan Survei Akreditasi FKTP Kementerian Kesehattan RI Poliklinik Kesehatan Pratama Denkesyah 14.04.01 Bone yang dilaksanakan selama 2 hari mulai tgl 29-30 Juli 2019. Selasa (30/07).

Adpun sambutan Dandenkes 14.04.01 Bone Letkol Ckm Dr.Haryadi AM.Sp.PD yang intinya Akreditasi. merupakan sebuah pengakuan terhadap Fasilitas Kesehatan Tingkat Pratama (FKTP) yang di berikan oleh Lembaga Independen Penyelenggara Akreditasi yang di tetapkan oleh Menteri Kesehatan, oleh karena itu wajib hukumnya FKTP untuk terakreditasi. Perlu kami sampaikan bahwa FKTP Poliklinik Kesehatan Pratama Denkesyah 14.04.01 Bone merupakan FKTP pertama yang di ajukan untuk penilaian Akreditasi diseluruh jajaran Kodam XIV/Hsn dan Kabupaten Bone.

Maka dari itu kehadiran bapak dan ibu surveior di tengah-tengah kami adalah merupakan sebuah penghormatan bagi kami. Apapun yang di dapat dari hasil penilaian nanti akan kami jadikan Sebuah motivasi untuk terus memacu peningkatan mutu layanan, rencana pengembangan Kedepannya, dan menerpakan visi misi di Poliklinik Kesehatan Pratama Denkesyah 14.04.01 Bone. Harapan kami penilaian Survei Akreditasi ini bisa berjalan dengan sebagaimana yang kita harapkan bersama.

Dalam Sambutannta Ketua Survei dr. Muhammad Natsir, Mph mengatakan “suatu kehormatan bagi kami bisa dibri kesempatan untuk melihat proses playanan di klinik ini. Dan semoga kegiatan yang berlansung ini bisa terlaksana dengan baik,berkat kerja keras rekan rekan yang ada disini.

Hadir dalam kegiatan tersebut.
Kasrem 141/Tp Letkol Inf Bobbie Triyantho S.Ip.
Dandim 1407/Bone Letkol Inf Mustamin, drg. Hj. Nurwan Katta, Mars, dr. Heriani, dr. Nuraeni

Irwan N Raju

Farouk A Alwyni : “Pernyataan MenHan tentang FPI, Saya Rasa Perlu Diklarifikasi…!”

Jakarta — Demikian penyataan Farouk Abdullah Alwyni ketika berbincang bersama awak media Selasa, (30/07/2019) di kawasan Gambir Jakarta Pusat.

“Pernyataan Menteri Pertahanan (MenHan) di sejumlah media, saya rasa perlu diklarifikasi karena mengingatkan kita kembali bagaimana dulu Orde Baru (ORBA) menggunakan Pancasila untuk membungkam pihak-pihak yang berbeda pandangan politik dengannya. Sepengetahuan saya FPI telah selesai dengan persoalan Pancasila.” ujarnya.

“FPI memang banyak mengkritisi Pemerintahan Jokowi, dan menjadi pendukung 02 dalam pemilu yang lalu, tetapi bukan berarti anti Pancasila dan saya pikir pernyataan MenHan ini tidak sejalan dengan semangat untuk membangun demokrasi yg sehat.” tutur Farouk.

“Sebaiknya kita jangan cepat mem “branding” pihak-pihak yang mempunyai pandangan politik yang berbeda dengan pemerintahan yang ada sebagai anti-pancasila. Pancasila sebagai dasar negara jangan sampai disalahgunakan kembali seperti yang kita lihat pada masa Orde Baru (ORBA).” imbuhnya.

Farouk yang juga Kepala Biro Pelayanan Luar Negeri dan Diplomasi Publik DPP PKS ini pernah berjumpa dengan Habib Riziek Shihab (HRS) (Imam Besar FPI) di Makkah sekitar bulan Maret 2019 yg lalu, dan menurutnya: “Saya tidak melihat beliau sebagai sosok yang anti Pancasila. Saya melihat beliau adalah sosok yang juga peduli untuk melihat Indonesia menjadi negara yang lebih baik.” ungkapnya.

“Indonesia yang lebih adil, beradab, sejahtera, maju, dan barokah. Jadi hendaklah semua elemen politik di tanah air tidak dengan mudah untuk menjadikan Pancasila sebagai alat politik semata untuk menyudutkan pihak-pihak yang berbeda.” pintanya.

“Kita semua perlu bekerja lebih keras agar demokrasi kita kedepannya benar-benar bisa menjelma menjadi demokrasi substantif, demokrasi yang bisa membuat negara dengan segala instrumennya dapat bermanfaat untuk seluruh rakyat dan lebih toleran terhadap perbedaan pandangan politik, dan bukan sekedar demokrasi asesoris, yang hanya sekedar Pemilu, tanpa perbaikan secara substantif dari tata kelola pemerintahan dan layanan publik, dan juga tidak toleran terhadap perbedaan pandangan politik.” pungkas Farouk yang juga Chairman Center for Islamic Studies in Finance, Economics and Development (CISFED) ini. (fri)