Ingin Besuk Anggotanya Komunitas Anak Millenial Patrick Star People, Malah Ikut Terjaring

BONE –  15 Orang Pelajar SMP dan SMA yang tergabung dalam kumpulan anak Milenial ‘ Patrick star People ” bermaksud menjenguk teman temannya yang diamankan BNN Kabupaten Bone 3 hari yang lalu dengan kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu,para remaja tersebut juga ikut tahan, Selasa, (19/11/2019).

Untuk memastikan ke 15 generasi milenial ini tidak menyalahgunakan narkoba BNNK Bone berinisiatif melakukan test urine dan terbukti 9 orang diantaranya terbukti positif yaitu 2 orang terindikasi telah menggunakan sabu dengan inisial ( I dan R ), 3 orang dengan inisial ( A, P dan DD )menggunakan jenis obat – obatan merek grantusif dan tramadol,

3 orang dengan inisial ( M.SY, EES dan SHL ) pernah menggunakan Lem Fox serta 1 orang inisial AF terindikasi sering minum minuman keras dan 6 orang yang lain tidak terbukti menyalahgunakan narkoba. Dari Pengakuan remaja ini mereka membeli narkoba jenis sabu di Laccokkong dan obat – obatan mereka beli di Apotik A yang ada di Pasar sentral. Untuk mencegah semakin maraknya penyalahgunaan narkoba di Kab.Bone

Kepala BNNK Bone bapak AKBP Ismail Husain,S.H.,MH memanggil kedua orang tua remaja tersebut untuk menerima rawat lanjut bagi yang positif dan beliau juga menyampaikan kepada orang tua masing – masing remaja untuk lebih meningkatkan pengawasan ke anak -anaknya utamanya anak yang sering keluyuran di waktu malam

Pengembangan dari kasus dua Anak yang diamankan BNNK BONE Bersama Unit Reskrim Polsek Tanete Riattang karena laporan Dan permintaan keluarganya beberapa Hari Yang lalu
Jelas AKBP Ismail Husain SH

Irwan N Raju
Kabiro Sulsel

Baruga Lapor SP4N Sulsel Tembus TOP 30 Terbaik Nasional Dalam Meningkatkan Layanan Publik

Makassar – Dalam upaya peningkatan kualitas layanan publik melalui evaluasi kinerja aplikasi layanan aduan Baruga Lapor SP4N Kementerian Menpan RB melakukan penilaian layanan aduan publik secara nasional dalam tahun 2019 dengan melibatkan peserta sekitar 600 instansi pemerintah Pusat, Provinsi dan seluruh Kabupaten Kota seluruh Indonesia.

Pengumuman Mempan RB melalui Keputusan Nomor 310 Tahun 2019 tentang kompetisi pengelolaan pengaduan pelayanan publik  diputuskan Baruga Lapor SP4N Sulsel termasuk salah satu yang terbaik dan tembus TOP 30 berada diposisi rangking TOP 11 menyisihkan ratusan instansi pemerintah lainnya. Selanjutnya akan mengikuti evaluasi berikutnya untuk katagori TOP 10 terbaik nasional.

Kadis Kominfo-SP Andi Hasdullah dalam releasenya mengatakan bahwa dirinya memgaku telah menerima hasil penilaian Menpan RB yakni Baruga Lapor SP4N Sulsel masuk TOP 30 tataelola aduan salah satu  terbaik nasional, dimana dalam pengumuman itu baruga Lapor SP4N Sulsel tembus TOP 30 bahkan kita berada di urutan TOP 11 setelah kita menyisihkan lebih 500 instansi peserta dan sekarang terus dioptimalkan terutama kecepatan tindak lanjut aduan masyarakat yang masuk diaplikasi  aduan untuk dapat segera ditindak lanjuti penyelesaiannya, Selasa (19/11/2019).

Hasdullah menambahkan bahwa tata kelola aduan Baruga Sulsel Lapor SP4N ini progresnya memang cukup tinggi karena aduan ini berbasis media sosial dan android makanya kita berikan layanan kemudahan, kecepatan dan akurasi dalam menyampaian aduan prosesnya hanya butuh 15 menit saja aduan itu sudah sampai ke instansi berwenang untuk pneyelesaiannya,  saat ini admin Baruga Lapor ada di OPD Provinsi Kabupaten Kota bahkan sudah  tembus sekitar pada angka 600 intansi yang tersambung dengan Baruga Lapor ini dan posisi Diskominfo-SP Sulsel ikut terus kontrol tindak lanjut aduan yang masuk baik itu menyangkut kewenangan Pusat, Provinsi maupun Kabupaten Kota.

Termasuk Sosialisasi aplikasi Baruga Lapor terus diintensifkan ada sosialisasi goes to campus, bintek dengan berbagai komunitas, brosur, iklan radio dan berbagai canal yang lainya, intinya adalah kita berharap seluruh kalangan masyarakat Sulsel tau dan dapat memanfaatkan aplikasi aduan ini sehingga secara nyata masyarakat dilayani dengan cepat atas berbagai masalah publik yang di butuhkan, untuk itu pemerintah hadir untuk mengsolusi dan  memberikan layanan prima kepada rakyat.

Hasdullah berharap kehadiran aplikasi aduan Baruga Sulsel Lapor SP4N dapat dirasakan manfaatnya dan menjadi penyambung lidah rakyat kepada Pemprov Sulsel yang makin mendekatkan pemerintah dan rakyat Sulsel, selanjutnya Hasdullah optimis pengelolaan aduan publik Sulsel bisa tembus masuk TOP10 terbaik nasional.

Gubernur Nurdin Abdullah beserta jajarannya diberbagai forum selalu menyampaikan agar masyarakat memanfaatkan Baruga Sulsel untuk melaporkan atau mengadu dan menyampaikan aspirasinya karena aplikasi aduan ini kita tidak mau hanya sebagai media tempat curhat tapi menjadi media solutif dan seluruh aduan pasti diperhatikan untuk ditindaklanjuti dalam rangka peningkatan kualitas layana publik di Sulsel. pungkas Hasdullah.

Irwan N Raju
Kabiro Sulsel

Gerakan Pemuda Ansor Bone Kecam Keras Penyerangan PMII Makassar

BONE – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bone mengecam keras aksi penyerangan yang dilakukan orang tak dikenal di sekretariat PMII Makassar beberapa waktu lalu.

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Cabang Bone Ishak S.Pd.,M.Pd mengungkapkan bahwa aksi penyerangan Sekretariat PMII Makassar harus mendapat perhatian serius oleh pihak yang berwenang agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

“Pihak kepolisian harus segera memperlihatkan keseriusannya dalam menangani kasus tersebut, agar tidak menimbulkan ekses yang lebih melebar sehingga mencegah hal serupa tidak terjadi lagi,” kata Ishak Dosen IAIN Bone itu.

Ia juga berharap kepada para kader PMII Makassar untuk mempercayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti hal ini.

“Mari kita kawal kasus ini sembari berdoa untuk sahabat yang menjadi korban agar segera diberi kesembuhan oleh Allah SWT,” kuncinya

(Irwan Hammer)

Bone Kembali Raih Penghargaan Swasti Saba Tahun 2019

JAKARTA PUSAT- Pemerintah Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, kembali menerima penghargaan Nasional Swasti Saba, di Ruang Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat. Selasa (19/11/2019).

Penghargaan untuk yang ketiga kalinya bagi Kabupaten Bone ini di serahkan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, DR. Terawan Agus Putranto.

Sesuai surat telegram dari Kementerian Dalam Negeri Nomor 080/1258/SJ Tanggal 8 November 2019 pemberian penghargaan Swasti Saba dilaksanakan pada Selasa 19 November 2019, di ruang Sasana Bhakti Praja Kemendagri Jakarta Pusat.

Penghargaan Swasti Saba yang diterima langsung oleh Bupati Bone, Andi Fahsar M Padjalangi, didampingi oleh Kadis Kesehatan, Hj.A.Khasma tersebut adalah penghargaan tertinggi Swasti Saba, yaitu Kategori Wistara.

Hal ini merupakan wujud kerja sama masyarakat Bone dalam hal mewujudkan program Kabupaten Sehat tahun 2019, sesuai dengan indikator penilaian yang dilakukan tim penilai dari pusat September lalu.

Penilaian Pelaksanaan KKS, mulai dari melakukan bedah dokumen, verifikasi lapangan, hingga menetapkan hasil bagi daerah yang akan mendapat penghargaan.

Penghargaan KKS dari Kementerian Kesehatan RI dilaksanakan dua tahun sekali yang terdiri dari tiga tingkatan antara lain : Swasti Saba yaitu tingkat pemantapan (padapa), pembinaan (wiwerda), dan pengembangan (wistara).

Untuk diketahui, Penilaian Kabupaten Kota Sehat dihelat setiap 2 tahun sekali secara Nasional. Pada tahun 2015 Bone meraih piala Swasti Saba Padapa (taraf pemantapan). Kemudian Tahun 2017 meningkat menjadi Swasti Saba Wiwerda (taraf Pembinaan). Kemudian tahun 2019 ini Kabupaten Bone kembali berhasil meraih penghargaan Swasti Saba dengan kategori tertinggi yaitu Swasti Saba Wistara (pengembangan).

Menurut Andi Fahsar, Keberhasilan Kabupaten Bone meraih Penghargaan Swasti Saba 2015, 2017, dan 2019 secara berturut menunjukkan semakin meningkatnya pemahaman masyarakat Bone tentang pentingnya kesehatan lingkungan. Olehnya itu, saya meminta ini dijaga dan terus ditingkatkan agar Bone semakin bersih dan kesehatan lingkungan makin terjaga.

(Irwan Hammer)

Apel Kesiapan Latihan Penanggulangan Bencana Alam Korem 141/TP Kodam XIV/Hasanuddin TA. 2019

GOWA – Apel Kesiapan Latihan Penanggulangan Bencana Alam Korem 141/TP Kodam XIV/Hasanuddin TA. 2019 yang dipimpin langsung oleh Sekda Kabupaten Gowa Drs. H. Muhlis, SE, M.Si. Bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa Jl. Mesjid Raya Sungguminasa Kelurahan Sungguminasa Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, Selasa (19/11/2019).

Adapun sambutan Danrem 141/Tp, Kolonel Inf Suwarno S.A.P yang dibacakan oleh Sekda Gowa Drs H. Muhlis SE, M.SI Yaitu Pelaksanaan kesiap Siagaan penanggulangan bencana alam ini memantapkan peran personel Kodim 1409 Gowa dalam pelaksanaan tugas kedepan untuk membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana alam yang sering terjadi diwilayah Kabupaten Gowa.

Dihadapkan kepada kondisi geografis beserta resiko sebagai daerah rawan terhadap bencana, maka dituntut kesiapsiagaan TNI untuk melaksanakan salah satu tugas, peran dan fungsi asasinya sesuai amanat UU Nomor 34 Pasal 7tahun 2004 tentang TNI yaitu melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Bentuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI diantaranya adalah membantu tugas pemerintahan di daerah, membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan serta membantu pencarian dan pertolongan terhadap korban bencana.

Kesiapsiagaan TNI khususnya dalam operasi penanggulangan bencana harus dipelihara dengan menyelenggarakan latihan secara periodik dan terukur sejak mulai perencanaan hingga pelaksanaan operasi di kawasan bencana sebagai bagian dari manajemen bencana.

Dilanjutkan Danrem 141/Toddopuli Kolonel Inf Suwarno, S.A.P Memberikan arahan kepada personel gabungan kesiap siagaan bencana Alam. Latihan kesiap siagaan ini kita laksanakan untuk menanggulangi bencana alam yang sering terjadi diwilayah Kabupaten Gowa, berkaca pada kejadian tanah longsor yang terjadi tahun lalu yg mana komunikasi dan jalur perhubungan terputus untuk itu perlunya kita melaksanakan latihan sebelum terjadinya bencana seperti kata pepatah siapkan payung sebelum hujan.

Kita sebagai aparat harus selalu menyiapkan diri sebelum terjadinya bencana bukan melarikan diri dari kejadian karena bencana tidak kita tau kapan akan terjadi.

Turut hadir dalam kegiatn apel tersebut:                                                                                  Danrem 141/Toddopuli Kolonel Inf Suwarno, S.A.P
Sekda Kab. Gowa Drs. H. Muhlis, SE, M.Si.
Kasrem 141/Tp Letkol Inf Bobbie Triyantho S.Ip.
Dandim 1409/Gowa Letkol Arh Muh. Suaib S.Pd. M. Tr.
Kapolres Gowa, AKBP Boyke Samola. Sik Msi.
Kasi Ops Korem 141/TP Letkol Inf Apriadi Nidjo
Kasi Loq Korem 141/TP Letkol Inf Attero Ruas.
Kasdim 1409/ Gowa Mayor Inf Husain Samaun.
Pasi Intelrem 141/Tp Mayor inf Andi Usmi.
Para forkopimda Kabupaten Gowa.
Kabak Ops Polres Gowa Kompol Sudaryanto.
Panitra Pengadilan Agama Kab. Gowa Saharuddin
Para tamu undangan.

Kegiatan Apel Kesiapan Latihan Penanggulangan Bencana Alam tersebut berjalan dengan lancar dan tertip.

(Irwan Hammer)