Kolaborasi Pemkab Mamuju dan Baznas Mamuju, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Angin Kencang Di Kalukku

Mamuju BerandaNKRINews

Mamuju, 4 Januari 2023, Sejumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang beberapa hari lalu yang salah satunya terjadi di kecamatan Kalukku, mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten mamuju.

Lewat kolaborasi bersama Badan amil zakat nasional (baznas ) kabupaten mamuju, pemerintah daerah yang langsung dipimpin bupati Hj. Sitti Sutinah Suhardi, mengunjungi titik bencana dan memberikan sejumlah bantuan kepada sejumlah korban yang telah telah teridentifikasi.

Bantuan ini tentu tidak akan menutupi semua kerugian dari bapak-ibu sekalian yang rumahnya rusak diterjang angin kemarin, sebab itu jangan dilihat dari nilainya, tapi mohon dilihat dari ketulusan kami bersama Baznas untuk selalu hadir dalam kesulitan yang bapak-ibu rasakan. semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, ungkap Sutinah Suhardi, usai menyerahkan bantuan berupa sembako, serta sejumlah uang yang di peruntukkan bagi 12 kepala keluarga yang berada di dusun Malolo desa Kalukku Barat.

Selain menyalurkan bantuan taktis terhadap dampak bencana angin kencang, di wilayah yang berada sangat dekat pesisir pantai yang juga mengalami kondisi abrasi cukup parah ini, bupati telah memerintahkan kepada OPD terkait untuk segera memprogramkan penanganan dampak abrasi berupa pembuatan tanggul yang nilainya mencapai Rp. 2 milyar rupiah.

Terpisah, Mardiana, sebagai Salah seorang warga dusun mololo, mengaku sangat senang atas kehadiran bupati mamuju yang telah memberikan bantuan.

ibu dua anak ini mengatakan akan segera menggunakan bantuan tersebut untuk keperluan sehari-hari dirumah, dan membayar upah tukang yang telah memperbaiki atap rumahnya yang sempat terbang jauh saat kejadian angin kencang.

Senada dengan itu, Ilham, yang juga menerima bantuan yang sama, menyampaikan rasa terimakasih atas kepedulian bupati mamuju, ia mengaku sangat terbantu atas apa yang telah diberikan kepada keluarganya yang juga memgalami kerusakan rumah akibat bencana yangvtidak terduga tersebut.

Sementara itu, Kepala Baznas mamuju, Mustafa Kampil, sangat mengapresiasi atas semua langkah kolaborasi yang terbangun bersama jajaran pemerintah kabupaten mamuju, ia mengaku berbagai bantuan yang disalurkan Baznas kepada masyarakat juga tidak terlepas dari peran semua jajaran birokrasi pemkab mamuju, utamanya ASN yang telah membayarkan zakatnya melalui Baznas atas kebijakan pemerintah daerah.

Ia berharap, atas kolaborasi tersebut, akan selalu menjadi wadah untuk memberikan hak terhadap mereka yang memang membutuhkan.

Selain kehadiran Baznas, Dinas Sosial juga menyasar sejumlah wilayah terdampak bencana angin kencang, mereka membawa sejumlah kebutuhan dasar seperi selimut, tikar dan sejumlah kebutuhan kedaruratan.

Kepala dinas sosial, Iksan Lasami, mengatakan, saat ini tim Tagana Dinsos, masih terus berada dilapangan untuk menyasar sejumlah wilayah terdampak bencana untuk diberikan bantuan serupa.

Sumber : Humas Pemkab Mamuju

Perbaikan Jalan Untuk Masyarakat Perbatasan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 621/Manuntung

NUNUKAN – Bertempat di Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Simanggaris, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara dilaksanakan Karya Bakti TNI pembangunan jalan untuk masyarakat perbatasan,

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 621/Manuntung, Letkol Inf Deny Ahdiani Amir, M.Han, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.Selasa, (03/01/2023)

Dikatakan Dansatgas, kegiatan ini mengusung tema karya bakti TNI Desa 3T (Terisolir, Tertinggal, dan Terluar) dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat dan membantu Pemerintah dalam percepatan pembangunan diperbatasan.

Berawal dari keresahan masyarakat karena akses jalan yang rusak dan mengganggu aktifitas untuk berkebun, dengan itu Danpos Simanggaris Baru Serka Edi Handoko bersama masyarakat berinisiatif untuk memperbaiki jalan tersebut, ‘Ujar Dansatgas

Wujud pelaksanaan kegiatan tersebut berupa perbaikan jalan sepanjang 500 meter, yang berada diwilayah binaan Pos Simanggaris Baru Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 621/Manuntung,

Dani (37 Tahun) salah satu masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut mengatakan, kami mengucapkan terimakasih kepada bapak-bapak TNI, karena telah mau membantu dalam perbaikan jalan desa kami.

Kami sangat merasa terbantu akan kehadiran bapak-bapak TNI diperbatasan, semoga dengan diperbaikinya jalan ini sangat membantu dan mempermudah akeses warga dalam melaksanakan aktifitas serta memperlancar dalam memenuhi kebutuhan hidup kami dan keluarga.

(Penyon621/Mtg)

Full-moon Luck, Play for 100 bao casino percent free + A real income Provide 2023!

To engage the main benefit trip, you should make sure that you obtain the tombstone symbols. Area of the mission of this bullet is always to make certain that you strike the suggested signs having its individual rate. A prize is actually created after you belongings 5 the particular same images around the reels. Read more

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu Tahun 2024

NUNUKAN – Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Amin mewakili Bupati Nunukan menghadiri Acara Pelantikan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu Tahun 2024. Acara tersebut dilaksanakan di Ballroom Hotel laura Nunukan. Rabu (4/1).

Acara pelantikan kali ini juga dihadiri Anggota DPRD Kab. Nunukan, Perwakilan unsur Forkopimda Kab. Nunukan, Plt. Kepala Kesbangpol Kab. Nunukan, Kabid Perda Sat Pol PP Muzaini, Kepala RRI Nunukan, Ketua KPU Nunukan, Ketua Bawaslu Nunukan, Ketua Partai-partai Politik di Kab. Nunukan.

Berdasarkan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum, Nomor : 01/PP.04.1-Kpt/6503/2023, Tentang Penetapan dan Pengangkatan Panitia Pemilihan Kecamatan Kab. Nunukan Provinsi Kalimantan Utara, untuk Pemilihan Umum Tahun 2024. Sebanyak 105 orang dilantik menjadi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Se-Kab. Nunukan Pemilu Tahun 2024.

Dari masing-masing Kecamatan dilantik sebanyak 5 orang. Pelantikan kali ini juga dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting bagi peserta pelantikan yang tidak bisa hadir sebanyak 16 orang yang berada di Kec. Krayan.

Asisten Pemerintah dan Kesra Muhammad Amin berkesempatan menyampaikan sambutan Bupati Nunukan. Bupati Laura berharap pada pemilihan umum 2024 mendatang bisa berjalan dengan lancar, aman, adil, demokratis, dan berkualitas.

“Semua tahapan yang telah disusun oleh KPU bisa berjalan tepat waktu, semua regulasi yang ada bisa dipatuhi oleh segenap peserta pemilu dan melibatkan partisipasi yang besar dari masyarakat.” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota PPK yang telah dilantik agar mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Serta PPK juga harus mampu menjaga netralitasnya, mampu menjaga jarak yang sama dengan semua peserta pemilu, baik partai politik maupun perseorangan.

“Netralitas dan profesionalisme ini menjadi penting, karena kekuatan PPK PPK sejatinya memang berada di kedua aspek tersebut. Tanpa netralitas, PPK anak sangat mudah di pengaruhi oleh pihak-pihak lain yang akan membuat pemilu menjadi tidak adil.”

Selain itu, Bupati juga menyampaikan kendati harus memegang teguh netralitas, namun PPK tidak boleh menjadi sosok yang tidak tersentuh. PPK harus mampu membangun komunikasi yang baik dan efektif kepada semua stakeholder yang terkait dengan pemilu, baik itu partai politik, aparat keamanan, panwaslu, hingga tokoh-tokoh masyarakat.

Selanjutnya ketua KPU Kab. Nunukan Rahman, menyampaikan kepada seluruh anggota yang telah dilantik, bahwa pada saat nanti kembali ke daerahnya harus terus melakukan koordinasi dengan masing-masing camat karena itu hal yang sangat penting begitu oula dengan panwascam.

(PROKOMPIM)

Air Baku di Embung Menyusut, Pemkab Berupaya Masyarakat Tercukupi Air Bersih

NUNUKAN – Pengadaan air bersih bagi kebutuhan harian warga Nunukan menjadi menjadi perhatian khusus Pemerintah Daerah. Ketersediaan air bersih yang mulai terbatas meresahkan masyarakat dikarenakan embung penampungan air mulai mengering. Hujan yang tidak kunjung turun menambah berkurangnya pasokan air di masing-masing embung. Berbagai cara Pemda Nunukan lakukan, mulai dengan mengarahkan semua armada pengangkut air (Mobil Tangki) Milik Pemerintah Daerah,BPBD, dan armada TNI Angkatan Laut, dan Kepolisian untuk memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat, juga dengan membersihkan aliran sungai yang menuju ke embung. Dengan kordinasi yang baik, akhirnya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Sumber Air Minum Balai Wilayah Sungai Kalimantan V Tanjung Selor akan meninjau lokasi embung yang ada di Nunukan.

Sebelum berkunjung ke lokasi embung, terlebih dahulu dilakukan rapat koordinasi pembahasan tentang ketersediaan air baku, yang dilaksanakan di Ruang pertemuan hotel Lenflin Nunukan, Selasa (3/1), malam hari.

Serius menangani persoalan air baku di Kabupaten Nunukan, Bupati Nunukan menggelar Rapat dengan didampingi oleh Wakil Bupati Nunukan H Hanafiah. Tampak turut hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah Serfianus, Asisten Ekonomi dan Pembangunan H. Asmar, Kepala Bappeda Litbang Raden Iwan Kurniawan, Kepala Dinas PUPRPKP Abdi Jauhari, Direktur PDAM Masdi, Kepala Inspektorat, Kabag Ekonomi dan Camat Nunukan Selatan Bau Syahril.

Dalam rapat tersebut, Bupati Laura mengemukakan usulan prioritas terkait air baku yang ada di Nunukan, seperti waktu dekat dibutuhkannya pengerukan sungai Bolong, pengerukan embung Sungai Bilal, pengerukan embung sungai Lapri serta pembebasan lahannya, pembebasan lahan dan pembangunan embung sungai Limau, pembangunan IPA sungai Limau, pembangunan IPA Pagatason, dan Pengadaan mobil tangki air.

” Kami mohon pak dibantu, ini bukan hanya persoalan Kabupaten Nunukan tapi juga secara nasional, karena merupakan citra bangsa yang berada di garda depannya Indonesia,” pinta Bupati Laura.

Berdasarkan hal tersebut, dalam jangka waktu pendek Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan V Tanjung Selor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Sumber Air Minum Surya dharma hasyim, ST MT memberikan biaya pemeliharaan untuk masing-masing embung sebanyak 350 juta, uang tersebut nantinya bisa dipakai untuk biaya pengerukan embung.

Seusai rapat, agenda dilanjutkan esok hari, Rabu (04/01) melakukan peninjauan embung.

(PROKOMPIM)