Cegah Stunting Itu Penting, Danrem 092/Maharajalila Ajak Semua Elemen Bersinergi.

NUNUKAN – Stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan asupan gizi, terserang infeksi, maupun stimulasi yang tak memadai.

Jumlah penderita stunting di Indonesia memang terus menurun. Tetapi langkah pencegahan stunting sangat perlu dilakukan.

Hal inilah yang menjadikan latar belakang terlaksananua kegiatan oleh Pemerintah Provinsi Kaltara bekerjasama dengan Kodim 0911/Nunukan pada Minggu 19 Maret 2023 malam. Bertempat di Lapangan Upacara Makodim 0911/Nnk dihelat Pentas Rakyat dalam rangka Sosialisasi Cegah stunting dan kemiskinan ekstrim.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Kalimantan Utara Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH. M. Hum, Komandan Korem 092/Mrl Brigjen TNI Ari Estefanus, S. Sos.,M.Sc., Kasiter Korem 092/Mrl Kol Inf Timmy Prasetya H, S.Sos ,Dandim 0911/Nnk Letkol Inf Albert Frantesca, Kapolres Nunukan AKBP Taufik Nurmandia S.I.K.,MH, Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) Arief Kurniawan Hertanto.

Hadir pula Dansatgas Pamtas RI – Malaysia Letkol Inf Deny Ahdiani Amir, M. Han., Kajari Nunukan Teguh Ananto.,SH.,MH, Ketua Pengadilan Negeri Nunukan Herdiyanto Sutantyo, S.H., M.H , Dan Sub Den Pom AD Nunukan, Lettu Cpm Catur Kurniawan serta pejabat dilingkungan Pemprov Kaltara.

Komandan korem 092/Mrl Brigjen TNI Ari Estefanus mengajak agar semua instansi Pemerintah maupun elemen masyarakat bersinergi mencegah stunting di Kaltara terutama di Nunukan.

“Perlunya sinergitas kita bersama dalam mendukung percepatan menekan stunting dan kemiskinan ekstrim di Provinsi Kalimantan Utara Kabupaten Nunukan demi generasi masa depan”.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin  Paliwang berharap kegiatan yang digelar dapat menjadi edukasi bagi masyarakat.

“Saya berharap, sosialisasi ini dapat membantu masyarakat untuk mengerti dan memahami bahayanya stunting terhadap anak-anak yang merupakan calon generasi masa depan,” tutur Gubernur.

(Pendim 0911 Nnk/Lin)

 

Cegah Stunting dan Kemiskinan Ekstrem, Pemprov dan Kodim 0911/Nunukan Gelar Bakti Sosial Hingga Pesta Rakyat

NUNUKAN – Pemerintah provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0911/Nunukan gelar pesta rakyat Cegah Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di halaman markas komando distrik militer (Makodim) Jalan Aji Muda RT. 03 Desa Binusan, Minggu (19/03/2023).

Sebelumnya, bertempat di Makodim telah dilaksanakan kegiatan pembagian sembako untuk masyarakat tidak mampu, melakukan pengobatan gratis, serta pasar murah yang dilakukan bersama Gubernur provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum.

Selaku Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum, saat diwawancarai oleh Media BERANDANKRI, menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang dilaksanakan bertujuan menekan angka stunting dan kemiskinan di Kaltara khususnya Kabupaten Nunukan, “Kegiatan ini kita buat untuk menekan angka stunting khususnya di Nunukan karena ini merupakan satu upaya kita pemerintah provinsi (pemprov) berkolaborasi dengan instansi terkait bersama sama melakukan kegiatan bakti sosial, pelayanan kesehatan gratis, pasar murah dan malam hari ini kegiatan pesta rakyat sembari guna menekan angka inflasi di Nunukan” ucap Zainal.

“Insya Allah kegiatan ini akan berlanjut di beberapa daerah, sebelumnya juga tadi pagi saya sudah melakukan pemantauan di pasar pasar Nunukan dan masih stabil” sambung Gubernur.

Bersama dengan itu, Komandan Kodim (Dandim) 09/11 Nunukan, Letkol Inf Albert Fransteca Hutagalung, M.Han, mengatakan tujuan dan harapan dari seluruh rangkaian kegiatan, “Kegiatan ini tujuannya adalah mengedukasi untuk lebih tau dan paham akan dampak dan akibatnya, sehingga setelah itu bagaimana mencegah dan menurunkan angka stunting untuk masyarakat, kegiatan ini kalau bisa diperkenalkan ke wilayah wilayah di kecamatan kecamatan” ujar Dandim.

“Harapannya untuk seluruh masyarakat yang pastinya sehat, jauh dari dampak penyakit penyakit menular, dan juga peduli kesehatan stunting kepada ibu ibu yang sedang hamil, remaja wanita untuk tau sebelum dia masa masa pernikahan” lanjut Dandim.

Gelaran pesta rakyat cegah stunting dan kemiskinan ekstrim dimeriahkan oleh hiburan musik band lokal dan tentunya The Winner Band sebagai artis utama dalam acara tersebut.

Terlihat hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum, Komandan korem 092/Mrl Brigjen TNI Ari Estefanus, S. Sos.,M.S, Kasiter Korem 092/Mrl Kol Inf Timmy Prasetya H, S.Sos, Disdukcapil Prov Kaltara Sanusi, BP3MI Prov. Kaltara Usman Affan, Disnakertran Prov. Kaltara Denny Prayudi, BPBD Prov. Kaltara Afrid, Perwakilan Disparpora Prov. Kaltara Kabid SDM Amat, Plt. Kepala Dinas ESDM Adi Haruadi, Dandim 0911/Nnk Letkol Inf Albert Frantesca, Kapolres Nunukan AKBP Taufik Nurmandia S.I.K.,MH, Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) Arief Kurniawan Hertanto, Dansatgas Pamtas RI – Malaysia Letkol Inf Deny Ahdiani Amir, M. Han, Kajari Nunukan Teguh Ananto.,SH.,MH, serta Ketua Pengadilan Negeri Nunukan Herdiyanto Sutantyo, S.H., M.H.

(Ical/Dhin/Nam)

Rakor Pemda Bone Jelang Ramadhan, Danyon Ichsan: Jangan Segan Hubungi Brimob






BONE-Berandankrinews.com. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bone menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka mengantisipasi gangguan Kamtibmas menjelang Bulan Suci Ramadhan 1444 H.

Gelaran Rakor Forkopimda dan Forkopimcam tingkat Kabupaten Bone ini dilaksanakan di Baruga La Teya Riduni, Rujab Bupati Bone, Minggu (19/3/2023).

Rakor yang dipimpin langsung oleh Bupati Bone Dr. H.A. Fahsar M. Padjalangi, M.Si tersebut dihadiri oleh Kasrem 141/Toddopuli, Dandim 1407 Bone, Wakapolres mewakili Kapolres Bone, Sekda Bone, Danyon C Pelopor, Wadandenpom dan yang mewakili Kajari, para asisten dan Kepala OPD lingkup Pemda Bone serta Forkopimcam jajaran Kabupaten Bone.

Setelah secara resmi dibuka oleh Bupati Bone, acara dilanjutkan dengan sesi pemberian materi oleh unsur Forkopimda yang dipandu langsung oleh Sekda Bone Drs H.A Islamuddin,M.H selaku moderator.

Dalam sesi tersebut Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa Brimob Bone sebagai satuan back up kewilayahan siap mendukung langkah-langkah pemerintah daerah dalam mengantisipasi hal-hal yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas yang mana tentunya harus ada permintaan back up Brimob dari Polres Bone.

“Kecuali dalam tugas-tugas kemanusiaan, Brimob Bone diminta atau tidak diminta akan hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai wujud nyata Bhakti Brimob Untuk Masyarakat dan sebagai penjabaran tagline Brimob Untuk Indonesia,” tutur Nur Ichsan.

“Olehnya itu disampaikan kepada para Forkopimcam manakala di wilayahnya ada situasi atau kejadian yang membahayakan jiwa manusia tidak usah segan-segan menghubungi Brimob, Insya Alloh Brimob akan siap hadir di tengah masyarakat,” sambung Danyon bergelar Magister Sains ini.

Diakhir penyampaian materi, Danyon Ichsan mengajak kepada seluruh tamu undangan untuk bersama-sama menciptakan bulan suci Ramadan yang aman dan nyaman untuk semua masyarakat serta bersama-sama berlomba dalam menjalankan ibadah.

Bersama Bupati dan Forkopimda, Danyon Ichsan Ziarahi Dua Makam Raja Bone di Bantaeng dan Bulukumba






BANTAENG-Berandankrinews.com Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan, S.Sos., MSi, mengikuti kegiatan ziarah ke Makam Raja Bone Ke XI La Tenriruwa Sultan Adam di Bantaeng kemudian lanjut ke Makam Raja Bone IX Lapattawe di Bulukumba.

Lawatan Danyon Ichsan pada ziarah makam Raja-raja Bone bersama Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Kepala OPD jajaran Pemkab Bone.

Gelaran ini merupakan rangkaian rmenyambut Hari Jadi Bone (HJB) Ke-693 tahun 2023.

Adapun Makam Raja Bone yang diziarahi hari ini yakni, Mangkau Bone XI La Tenri Ruwa Sultan Adam Matinroe Ri Bantaeng Kabupaten Bantaeng dan Mangkau Bone Ke-lX Lapattawe Matinroe Ri Bettung Kabupaten Bulukumba.

Danyon Ichsan menyampaikan, ziarah makam di Bantaeng dan Bulukumba menjadi lawatan terakhir ziarah makam Raja-raja yang berada di luar Kabupaten Bone.

“Jadi Kami (Rombongan peziarah, red) sudah menziarahi makam Raja-raja Bone yang ada di Gowa, Makassar. Kemudian Pangkep lanjut ke Pinrang. Hari ini, ada dua daerah, yaitu di Bantaeng dan Bulukumba,” tutur Danyon Ichsan.

Lebih lanjut, kata Danyon bergelar Magister Sains ini, ziarah makam Raja-raja Bone ini menjadi momentum dalam upaya pelestarian nilai-nilai sejarah Kabupaten Bone.

“Ini sekaligus menjadi rangkaian besar dari peringatan Hari Jadi Bone yang diperingati pada 6 April setiap tahunnya,” ucapnya. (*)

Asisten III Buka Pembinaan Peningkatan Kemampuan KORWAS PPNS

TARAKAN – Asisten III bidang Administrasi Umum Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Pollymaart Sijabat, SKM.,M.AP menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pembinaan Peningkatan Kemampuan Bagi Penyidik Polri Pengemban Fungsi Koordinator Pengawasan (Korwas) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan PPNS dinas instansi/balai tingkat provinsi serta Kasatpol PP provinsi, kabupaten dan kota.

Mewakili Gubernur Kaltara dalam sambutannya, ia mengatakan keberadaan Korwas PPNS adalah melaksanakan amanat KUHAP yang memiliki peran penyidik POLRI.

Sedangkan PPNS dinas/instansi/balai tingkat provinsi adalah melakukan penanganan tindak pidana tertentu seperti penegakan Peraturan Daerah (Perda) yang memuat sanksi pidana.

Walau PPSNS mempunyai tugas dan wewenang tersendiri karena sesuai dengan lingkup bidang tugas dan spesialisasinya, tidak berarti PPNS merupakan subsistem yang berdiri sendiri.

“PPNS adalah bagian subsistem kepolisian sebagai salah satu subsistem peradilan pidana,” katanya, Kamis (16/3/2023).

Pada kesempatan ini, ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang diinisiasi kepolisian daerah (Polda) Kaltara ini.

Baginya, kegiatan ini memuat manfaat yang positif bagi seluruh penyidik Polri KORWAS PPNS DAN PPNS dinas/instansi/balai tingkat provinsi.

“Ini sebagai bentuk pembinaan yang terarah, terpadu, dan terkoordinasi dan berkesinambungan. Dari Polda maupun Pemprov Kaltara. Saya perharap PPNS dapat meningkat kualitasnya, baik secara personel maupun dalam hal kemampuan untuk menegakkan hukum dan Perda yang berlaku di Kaltara,” pungkasnya.

(dkisp)