Hut Partai Hanura yang Ke 13 di Kabupaten Nunukan Membagikan Dua Ribuh Lebih Kupon Semabako Kemasyarakat Nunukan

NUNUKAN – Dalam rangka hari ulang tahun partai hati nurani rakyat (Hanura) yang ke tiga belas (13) berbagi sembako dan door price dan cek kesehatan gratis di samping hotel Laurah, di jalan bayangkara, Nunukan timur Kabupaten Nunukn Kalimantn Utara.

Ribuan masyarakat antri untuk mendapatkan bagian sembako berupa minya, tepun , gula dan susu kaleng, sabtu (21/12/2019).

Terlihat yang membagikn sembako kepada masyarakat, Hj. Asmin Lauara Hafid selaku kader partai Hanura didampingi Hj.Leppa Hapid ketua DPRD Nunukan, Hj. Asmin Laura Hapid mengatakan, Jadi sebenarnya tanggal 23 tetapi karena ini hari Sabtu dan kita semuanya libur hari ini ada kesempatan di hari ini jadi diselenggarakannya hari ini di tanggal 21 Alhamdulillah berjalan dengan lancar.

“sekarang sudah berusia 13 tahun dan di acara ulang tahun hari ini kita peringati dengan kita tidak mau buat acara yang heboh-heboh seperti sebelum-sebelumnya dengan mendatangkan artis dan sebagainya,” katanya.

Ia juga mengtakn, Tetapi lebih kepada ingin berbagi kepada sesama masyarakat yang kurang mampu ataupun fakir miskin yang kita rangkaikan juga dengan cek kesehatan gratis sekaligus juga dengan membagi memberikan doorprize 13 orang yang sesuai dan yang beruntung.

“Jadi ini adalah wujud perhatian Partai Hanura Kabupaten Nunukan kepada masyarakat yang kurang mampu, sedangkan kupon yang kami bagikn sekitar 2 ribuan lebih.”jelas Laura Hafid

Lanjutnya lagi Laura, kelihatannya belum tersalurkan semua karena saya yakin untuk di daerah Nunukan Selatan yang kita bagikan Mungkin beberapa masyarakat yang sedang bekerja rumput laut belum datang jadi nanti kita merubah cara ini mungkin kita lebih kepada mengantarkannya ke sana dan kita bagikan sesuai dengan yang berhak mendapatkan yang memegang kuponnya.(Admin)

POS PENGAMANAN DAN POS PELAYANAN NATARU POLRES NUNUKAN SUDAH SIAP

NUNUKAN — Memasuki hari pertama OPS Lilin Kayan 2019 di kabupaten Nunukan polres Nunukan, melalui satlantas dan Polsek kawasan Pelabuhan sudah menyiapkan Pos PAM ( pos pengamanan) dan Pos Yan,( pos pelayanan) NATARU ( Jumat/20/12)2019)

Aktifitas warga Nunukan dan sekitarnya bahkan warga asal Sulawesi,Jawa dan lainya yang bekerja di Negara Malaysia mulai tiba di pelabuhan Nunukan untuk melanjutkan mudik di kampung masing-masing menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru’.

Petugas Kepolisian ,TNI, Basarnas, Dishub Laut sudah nenempat pos Yan dan Pos PAM masing-masing seperti Pos Yan Pelabuhan Tunontaka,Pos Yan Pelabuhan Lem hijung

Petugas terus melakukan pengamanan demi lancarkan Kegiatan tranportasi laut dengan menghimbau kepada para penumpang dan ABK untuk guna menjaga keselamatan di laut dengan mengikuti prosedur pelayanan
Seperti gunakan pelampung ,Lief Jacket,dan alat penunjang keselamatan lainya

Operasi Lilin Kayan 2019 digelar selama 10) sepuluh hari) dengan sasaran operasi sebagai berikut : seperti Tempat ibadah gereja yang di gunakan kebaktian, oleh umat Nasrani, Pelabuhan-Pelabuhan Nasional ,reguler maupun Pelabuhan Tradisional, saat Mudik NATARU, kelancaran ketertiban berlalu lintas di jalan Raya juga mendapat Prioritaskan Pengamanan petugas.

Sasaran yang menjadi Target OPS lilin selain tersebut diatas pengewasan terhadap kebutuhan pokok di pasar ini juga menjadi pengawasan agar masyarakat uang Melaksana hari Raya natal dan Tahun Baru tidak di manfaatkan oleh pelaku usaha yang memanfaatkan situasi NATARU seperti menimbun Bahan pokok pangan dan menaik kan harga yang tidak wajar di pasaran juga terus di pantau oleh Tim satgas Pangan Polres Nunukan

Adapun pantauan di beberapa pos Yan dan Pos PAM di wilayah hukum polres Nunukan Polda kaltara masih lancar Aman dan kondusif

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro,Sik.MH menekankan jajarannya Saat Epel Gelar Padukan OPS Lilin 2019.

“Agar OPS yang bersifat Kemanusiaan dengan mengedepankan Pelayanan Kepada Masyarakat yang merayakan NATARU 2019 betul- Menjadi perhatian seluruh personil sebagai Wujud Pelayanan terbaik yang harus di Tampilkan kepada Masyarakat.”jelasnya.(Humas Nunukan)

Pilih Motor,Jokowi Ingin Rasakan Sensasi Berbeda

NUNUKAN – Presiden Joko Widodo memilih menggunakan motor ketimbang mobil saat menjajal jalan perbatasan Trans-Kalimantan dari Long Bawan menuju Long Midang, Kecamatan Krayan, karena ingin merasakan sensasi yang berbeda. Setidaknya kurang lebih 11 kilometer jarak yang ditempuh oleh Jokowi menggunakan motor custom Kawasaki W175 warna hijau miliknya. “Ya bisa merasakan betul kalau pakai kendaraan (motor). Kalau pakai mobil ya rasanya akan beda,” kata Jokowi.

Saat menjajal jalan trans Kalimantan tersebut, Jokowi antara lain didampingi oleh Menteri BUMN Erick Tohir, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri PUPR Basuki Hadi Mulyono, Sekab Pramono Anung, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid.

Ia pun mengaku puas setelah menjajal jalan perbatasan tersebut, menurutnya, perkembangan pembangunan jalan tersebut sudah sangat baik dan kini tinggal tahap penyelesaian. “Tinggal penyelesaian-penyelesaian. Ini sudah pengerasan, tadi ada yang masih tanah akan segera pengerasan, aspal masuk, sudah, mulus semuanya,” ucapnya.

Jokowi menyebutkan, hingga saat ini, jalan perbatasan yang telah selesai dibangun mencapai 966 kilometer, dan komitmen untuk terus menyelesaikan pembangunan jalan di perbatasan Indonesia – Malaysia akan terus dilanjutkan. “Ini adalah garis batas antara Indonesia dan Malaysia. Nunukan, dan di sebelah sana Sarawak. Kita harapkan nanti jalan-jalan yang sedang kita kerjakan ini akan segera kita selesaikan,” ujarnya.

Kepala Negara lalu kembali menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur jalan sebagai penghubung antarwilayah. Dengan dibangunnya akses konektivitas, lanjutnya, perekonomian di daerah tersebut bisa meningkat. “Inilah pentingnya infrastruktur menghubungkan antara kabupaten dengan kabupaten sehingga ekonomi akan bisa berjalan karena ada mobilitas orang, mobilitas barang, mobilitas komoditas,” jelasnya.

Untuk itulah pemerintah akan terus membangun infrastruktur meskipun fokus konsentrasi kerja pemerintah lima tahun ke depan adalah pembangunan sumber daya manusia.  “Fokus konsentrasi kita ada di pembangunan kualitas sumber daya manusia, tetapi pembangunan infrastruktur tetap dilanjutkan karena memang banyak yang belum selesai. Terutama untuk jalan-jalan di wilayah-wilayah perbatasan. Tapi sudah hampir selesai kok, sudah 966 kilometer,” paparnya.

Setelah membangun jalan sebagai infrastruktur dasar, kata Presiden, maka akan mudah untuk membangun infrastruktur yang lainnya seperti sekolah atau puskesmas. Dengan adanya jalan tersebut, masyarakat juga akan memiliki akses ke tempat-tempat lain. (HUMAS)

(Sumber Biro Pers,Media, dan Informasi Setpres)

Setiap Anak Bangsa Wajib Bela Negara

NUNUKAN –  Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke –  71 di Halaman Kantor Bupati Nunukan, Kamis (19/12) yang diikuti oleh jajaran TNI/Polri, ASN, organisasi pemuda, dan kalangan pelajar berlangsung khidmat. Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan Muhammad Amin menjadi Inspektur Upacara menggantikan Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid yang sedang berada di Kecamatan Krayan untuk menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Dalam amanat Presiden Jokowi yang dibacakan Muhammad Amin, ditegaskan bahwa di masa mendatang perang modern bukan lagi  sekadar perang secara militer, melainkan peperangan yang menyangkut seluruh aspek kehidupan masyarakat. Dengan  demikian, tidak hanya militer saja yang berperan untuk membangun ketahanan Bangsa Indonesia, tapi juga menuntut peran seluruh komponen bangsa demi kelangsungan hidup dan keutuhan NKRI.

Untuk menjawab tantangan tersebut, menurut Muhammad Amin, dibutuhkan hadirnya manusia – manusia unggul dan paripurna yang menguasai keahlian di berbagai bidang bidang untuk menghadapinya.  “Manusia – manusia paripurna adalah manusia yang tidak hanya memiliki kapasitas dan keterampilan yang tinggi untuk pemenuhan kebutuhan sendiri dan golongannya, tetapi manusia yang selalu mensyukuri berkah kebhinekaan dan mensinergikan dengan beragam kekuatan, siap menghadapi interaksi dan persaingan global yang semakin kompetitif, serta menginsyafi dirinya semata sebagai mahluk Tuhan Yang Maha Esa,”kata Muhammad Amin.

Lebih lanjut disampaikan bahwa penanaman nilai-nilai dasar bela negara harus dilakukan secara terus menerus kepada seluruh komponen masyarakat dari beragam profesi tanpa memandang usia, suku, agama dan ras sebagai hak dan kewajiban tiap warga negara yang dijamin oleh undang-undang. ke depannya, kita semua mengharapkan agar aksi nasional bela negara di segenap gatra kehidupan nasional dapat semakin terstruktur, sistematif, dan massif, dengan prioritas dan implementasi  yang terukur sesuai dengan persepsi dan aspirasi masyarakat seluas-luasnya.

Dalam Upacara tersebut juga dibacakan ikrar bela negara oleh Ketua Forum Bela Negara Sebatik, Jumadi. Ada lima point dalam ikrar bela negara yang dibacakan, antara lain berisi sebagai warga negara kita dituntut untuk bersikap cinta tanah air, setia kepada Pancasila, memiliki sikap rela berkorban, dan selalu berusaha mewujudkan negara yang berdaulat, adil, dan makmur. (HUMAS)

Boyong Motor Chooper,Jokowi Sapa Masyarakat Krayan

NUNUKAN – Presiden Jokowi ternyata langsung memboyong Motor Chooper Kawasaki W175 miliknya dalam kunjunganya di wilayah Krayan. Mengenakan sepatu sneakers warna hitam, Jokowi terlihat mengendarai motor chooper miliknya menuju Long Midang, objek kunjungannya kali ini.

Disepanjang jalan yang dilalui, Jokowi yang mengenakan jaket merah lengkap dengan helm gaul ala anak – anak motor tersebut  mendapat sambutan yang begitu antusias dari ribuan masyarakat Krayan. Diiringi oleh puluhan motor paspampres dan rombongan, Jokowi memacu pelan kendaraanya sambil menyapa masyarakat yang mengelu – elukanya di sepanjang jalan.

Sebetulnya, rute yang akan dilalui Jokowi dan rombongan kali ini kurang begitu cocok untuk dilalui kendaraan chooper, karena dari sekitar 8 kilometer jalan yang akan dilaluinya, baru sekitar 5 kilometer saja yang sudah diaspal, selebihnya masih berupa perkerasan dengan agregat, dan beberapa ratus meter lagi malah masih berupa tanah.

Dipilihnya motor chooper, dan bukannya motor trail yang biasa dipakai di jalanan tanah dan berlumpur dalam kunjunganya di Kecamatan Krayan, sepertinya sengaja dilakukan oleh Jokowi untuk menunjukkan bahwa jalanan yang saat ini masih berupa jalan tanah akan segera ‘disulapnya’ menjadi jalanan aspal yang mulus selepas dirinya berkunjung. (HUMAS)