Kasat Reskrim polres Bone Bersama Team Amankan Terduga pelaku penganiayaan Penikaman Pemuda warga Carigading, Walaupun sempat di Kepung Massa*




Bone-berandankrinews.com
Walau sempat memanas dan menegangkan Saat Team Resmob polres Bone Akan mengamankan Terduga pelaku penganiayaan ,karena warga berkumpul hingga membentuk kekuatan Massa, Namun Kasat Reskrim polres Bone AKP Ardy Yusuf.S.Ik tetap membawa terduga pelaku sekalipun massa dua Desa sempat berkumpul dan memanaskan situasi
Foto kasat Reskrim polres Bone AKP Ardy Yusuf S.Ik

hari minggu tanggal 02 Agustus 2020 sekitar pukul 19.30 wita didesa caragading kec awangpone kab bone Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bone yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim polres Bone AKP Ardy Yusuf . SE. S.IK bersama Kanit Resmob Sat Reskrim polres Bone Ipda Muh Riad,S.Sos telah melakukan penangkapan terhadap pelaku Tindak Pidana Penganiayaan dengan menggunakan senjata Tajam berupa Badik ( Penikaman )

JS BIN AS
24 Tahun
pelaut
desa carigading kec awangpone kab bone
Juga merupakan korban dalam peristiwa ini

RA BIN AR
27 Tahun
petani
desa carigading kec awangpone kab bone
Merupakan korban

AN
24 tahun
nelayan dusun panciring desa kajuara kec awangpone kab bone , Adalah terduga pelaku pada penganiayaan Ini

Tindak Pidana Penganiayaan Dengan Menggunakan Senjata Tajam ( Badik) yang terjadi pada hari minggu tanggal 02 agustus 2020 sekira jam 17.00 wita yg bertempat di dusun carigading desa caragading kec awangpone kab bone dimana yg dilakukan pelaku AN terhadap diri korban yakni JUSMAN BIN ASIN dan RIAN AHRIADI BIN ARSYAD dimana pelaku melakukan penganiayaan terhadap diri korban dengan jalan menusuk dengan menggunakan sebilah badik hingga mengenai korban pada bagian dada dan pinggang ,dan melaporkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan dilapangan Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bone dengan adanya pelaporan Penganiayaan Dengan Menggunakan Senjata ( PENIKAMAN ) yang terjadi pada hari minggu jam 17.00 wita bertempat di dusun carigading desa caragading kec awangpone kab bone dimana yg dilakukan pelaku AN terhadap diri korban yakni JS BIN ASdan RA .BIN AR Yang dialami oleh korban sehingga pelaku mengalami luka tusuk pada bagian perut dan Hingga dada

tepatnya pada hari minggu tanggal 02 agustus 2020 wita sekira jam 20.30 Pelaku bersama barang bukti berhasil diamankan di kediamannya dan pada saat di lakukan penangkapan pelaku mengakui perbuatannya .

Berdasarkan Hasil introgasi pelaku setelah Diamankan
Benar bahwa telah terjadi tindak pidana melakukan penganiayaan dimuka umum dengan menggunakan senjata tajam.

Sejenis benda penusuk ( badik ) Yang telah dilakukan oleh pelaku AN terhadap diri korban JS BIN AS dan R A. BIN AR dimana motif pelaku melakukan penikaman dimana adik DM dari pelaku telah dianiaya oleh korban JS hingga adik dari pelaku menyampaikan hal tersebut kepada pelaku dimana tepatnya pada hari minggu tanggal 2 agustus 2020 sekira jam 17.30

mendatangi korban yg sementara duduk dipinggir jalan tepatnya di dusun carigading desa carigading kec awangpone kab bone dan menyampaikan kepada korban “kenapa kamu pukul adik saya ” namun korban mendekati pelaku dan pelaku memukul korban dengan kepalan tangan.

hingga korban tetap maju ke hadapan pelaku dan saat itulah pelaku menghunuskan badik milik yang terselip dipinggangnya langsung mengenai dada sebelah kiri korban R.A BIN AR hingga korban lari dari tkp dimana korban JU BIN AS melihat rekanya di tikam oleh pelaku dimana korban RN langsung lompat ke depan pelaku

namun pelaku menghindari dan kembali melakukan penusukan kepada korban RN hingga mengenai pinggang korban sebelah kanan dan setelah pelaku melakukan penikaman terhadap diri korban pelaku meninggalkan tkp dan menuju ke kediamannya yakni dusun panciring desa kajuara kec awangpone kab bone .

1( satu )bilah senjata tajam ( badik ) berjenis benda penusuk lengkap dengan warangkanya diamankan sebagai barang bukti

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan dan dibawah ke mapolres bone guna proses hukum lebih lanjut Situasi aman dan terkendali pungkas AKP Ardy Yusuf kasat Reskrim polres Bone , mewakili Kapolres AKBP Try Handako Wijaya putra S.IK dalam Rilisnya kemedia Ini.

MIH

Personel Korem 141/Tp, Beserta PNS Melaksanakan Apel Pagi

yang Diambil oleh Pasi Lat korem 141/Tp Mayor Arh Wahyu Wibowo, Pasi lat mengatakan Tak lupa saya pribadi dan mengucapkan selamat idul Adha dan mohon maaf lahir batin”, bertempat di Lapangan apel Korem 141/Tp Jl. Jenderal Sudirman Watampone. Senin (03/08).


Selesai Apel di lanjutkan Oraum yang didahului pemanasan yang di ambil alih oleh Bajas Korem 141/ Tp Serda Fahmi. Kegiatan oraum terdiri dari, takraw, volli ball dan tennis lapangan.

Tujuan berolahraga untuk memperbaiki kebugaran tubuh dan menjaga kondisi badan namun harus bijak memilih jenis olahraga untuk menjaga berat badan setelah Lebaran.

*Sambut HUT Kemerdekaan ke 75,Polres Bone dan Yon C Pelopor bentangkan Merah putih di puncak bottoa Cingkang Barebbo Bone*




Watampone-Berandankrinews.com
Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam menyambut HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satunya di Kabupaten Bone dilaksanakan upacara pembentangan Bendera Merah Putih di Puncak Bottoa, Desa Cingkang Kecamatan Barebbo .

Kegiatan yang dilaksanakan Minggu (02/08/2020) atas inisiasi Kapolres Bone AKBP Try Handako Wijaya Putra, SIK yang melibatkan 6 (enam) SST personel Polres Bone dan 1 (satu) SST personel Batalyon C Pelopor dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dalam amanatnya Kapolres Bone menyampaikan puji syukur kepada Allah SWT karena kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, serta ucapan terima kasih kepada seluruh personel yang terlibat dimana kegiatan ini merupakan prosesi akhir dari pembuatan film dengan tema “Merajut Indonesia Maju”.

Film ini selain untuk menanamkan jiwa patriotisme kepada seluruh anggota untuk mengenang jasa – jasa para pahlawan juga untuk memperkenalkan potensi wisata di Kabupaten Bone sebagai lokasi syootingnya.

“Kegiatan ini dalam rangka menyambut HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75,” ujar Kapolres Bone

Danyon C Pelopor Kompol Nur Ichsan, S.Sos yang turut hadir pada upacara tersebut mengatakan untuk menggelorakan semangat Nasionalisme terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia maka dilaksanakan kegiatan ini.

“Para pejuang bersusah payah dalam merebut kemerdekaan dari penjajah, olehnya itu kita harus mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan positif salah satunya seperti yang dilaksanakan sekarang ini,” kata Kompol Ichsan

Lebih lanjut di tempat terpisah Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Anis P.S., S.I.K., M.Si mengatakan jadikan momentum peringatan HUT Kemerdekaan ini dengan selalu bersyukur dengan melaksanakan tugas sebaik-baiknya dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud Bhakti Brimob untuk masyarakat.

Turut hadir pada pelaksanaan Upacara Pembentangan Bendera yakni Wakapolres Bone Kompol Asrofi, SH, MH, para Kabag dan Kasat jajaran Polres Bone serta Danki 4 Yon C Pelopor Iptu Darfin Tahrir, SH

*Implementasi pengentasan kemiskinan dengan kegiatan pemberdayaan perempuan Mitra pendamping PKH*




Bone-berandankrinews.com
Pengentasan kemiskinan menjadi sebuah fenomena sosial bagi tiap daerah dan terlebih bagi pemerintah pada umumnya. Permasalahan tersebut menjadi hal yang kompleks terlebih di masa pandemic Covid-19 ini.

Kemiskinan sebuah masalah yang kompleksitas, karena tidak hanya menyangkut persoalan ekonomi tetapi juga menyentuh ranah social dan budaya (Hasbi, et al, 2019).

Kemiskinan di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2018 masih cukup tinggi. Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa per Maret 2018 jumlah penduduk miskin di Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 813.070 (9.26%) dari jumlah penduduk Provinsi Sulawesi Selatan keseluruhan sebanyak 8.771.970 jiwa, sekalipun dibanding data Maret 2016 mengalami peningkatan dalam jumlah. Kemiskinan pedesaan pada kurun waktu Maret 2016 sampai dengan Maret 2018 mengalami peningkatan dari 807.030 ribu jiwa menjadi 813.070 ribu jiwa.

Sebagai bentuk pengentasan kemiskinan maka harus ada implementasi untuk memberikan kesempatan yang sama kepada laki-laki dan perempuan dalam memenuhi kebutuhan keluarganya.

Implementasi pengentasan kemiskinan dengan kegiatan pemberdayaan perempuan diharapkan menghasilkan sebuah inovasi dan pemikiran cemerlang yang dapat diwujudkan dalam kegiatan nyata dan secara tidak lansung memberikan dampak terhadap kehidupan keluarganya.

Pengentasan kemiskinan dengan memberdayakan ibu-ibu penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dengan mitra pendamping PKH yang dilaksanakan di Kecamatan Cina dengan di danai oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), yang sekarang dinaungi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi (Ristek/BRIN).

Kegiatan ini pada umumnya lebih banyak terkonsentrasi pada tingkat Desa, karena di tingkat desa, entitas kegiatan PKH menyentuh dan dirasakan langsung oleh warga masyarakat. Pelaksanaan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Puangrimaggalatung dengan mitra PKH melalui kaum perempuan (ibu-ibu penerima bantuan PKH) dimulai dengan memberikan motivasi kewirausahaan, supaya tumbuh semangat untuk memulai wirausaha sebagai sebuah solusi dalam peningkatan penghasilan keluarga.

Selanjutnya dilakukan pembinaan keterampilan social preneur sesuai dengan skala usaha yang dilaksanakan terutama terkait kebutuhan rumah tangga yang meliputi pembuatan sabun cuci, jajanan tradisional dan teknik menjahit untuk kegiatan konveksi. Model kegiatan pada pengabdian masyarakat ini meliputi pengenalan social preneur, sharing, tanya jawab, diskusi dan praktik.

Pada model pengenalan berwirausaha, narasumber memberikan materi terkait motivasi, manajemen kewirausahaan, manajemen keuangan dan strategi pemasaran produk yang dihasilkan. Narasumber juga memberikan materi disertai dengan sharing terkait berwirausaha dan dari semua ibu binaan, mereka belum memiliki pengalaman terkait bagaimana melaksanakan sebuah usaha.

Pada model praktik, ibu-ibu binaan diwajibkan untuk menggunakan protocol kesehatan untuk menghindari penyebaran Covid-19, mereka diajarkan cara pembuatan sabun cuci, cara membuat jajanan tradisional yang digemari oleh pasar, dan teknik penjahitan untuk pelaksanaan usaha konveksi dengan menyediakan mesin jahit yang didanai oleh Kemendikbud dan Ristek/BRIN.

Pengabdian masyarakat melalui social preneur yang dilakukan ini sangat bermanfaat dan berdampak positif bagi ibu-ibu binaan, dalam hal ini UMKM ‘Ma’Barakka” yang dirintis oleh ibu-ibu binaan pada saat pelaksanaan kegiatan ini, sangat antusias mengikuti setiap kegiatan pendampingan yang diberikan oleh narasumber yang memiliki kompetensi di bidang tersebut.

Bagi UMKM “Ma’Barakka”, manfaat yang dirasakan sangat berdampak positif karena menghasilkan produk sendiri, memanajemen sendiri usahanya serta melakukan pemasaran melalui teknologi informasi, sehingga tampilan hasil produknya lebih bervariasi, menarik, akan tetapi tetap menjaga kualitas produk yang dihasilkan.

Sedangkan bagi mitra, kegiatan ini menjadi inspirasi dan motivasi dalam memanfaatkan potensi masyarakat sebagai penerima bantuan PKH.

Oleh :

Dr. Yusriadi, M.Si (Ketua STIH Pengayoman & Dosen STIA Puangrimaggalatung) Saidna Zulfiqar bin Tahir (Ketua LPPM Univeristas Iqra Buru) Awaluddin (Ketua LPPM STIA Puangrimaggalatung) Misnawati (Pelaksana Program Keluarga Harapan(Ril)

MIH

*Urkes Polres Pelabuhan Makassar Cek Suhu Badan Masyarakat di Sekitar Pasar Sentral*






makassar-Berandankrinews.com
Untuk mencegah penyebaran Covid 19 di pusat perbelanjaan, Urkes Polres Pelabuhan Makassar ikut serta memberikan edukasi Protokol Kesehatan dan sekaligus melakukan pengecekan suhu badan Masyarakat yang berada disekitar Makassar Mall / Pasar Sentral,
Sabtu (01/08/2020).

Petugas sengaja berjaga di semua pintu masuk pasar dan berpatroli untuk memeriksa suhu badan semua pedagang dan pembeli yang masuk ke Pasar Sentral.

Paur Subbag Humas Polres Pelabuhan Makassar IPDA Burhanuddin Karim, menjelaskan “Urkes Polres Pelabuhan Makassar turun dilapangan guna mengecek sekaligus mengedukasi masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari dan memutuskan penyebaran Covid 19″ jelas Paur humas

Sekali – kali Personil Urkes mengecek suhu badan sambil mengimbau warga agar selalu menggunakan Masker , jaga jarak, menyiapkan Hand Sanitezer untuk selalu cuci tangan” Ujar IPDA Burhanuddin Karim

Ia menambahkan ” Edukasi menyasar setiap pengunjung dan pedagang baik di pintu masuk, di dalam pasar, maupun areal sekitar pasar. Pengunjung maupun pedagang juga diberikan teguran bilamana tidak sesuai dengan protokol kesehatan” tegas Paur Subbag Humas Polres Pelabuhan Makassar.(@$_23)

MIH