Kedapatan Bawa Sabu RD Diamankan Polisi

SEBATIK – Pada hari sabtu tanggal 19 Juni 2021 sekira pukul 16.00 wita anggota Pers Unit Reskrim Polsek Sebatik Timur mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pada hari tangal bulan dan tahun tersebut diatas akan ada transaksi narkotika golongan 1 jenis sabu berbekal informasi itu anggota Pers Unit Reskrim Polsek Sebatik timur melakukan penyelidikan terhadap Informasi tersebut.

Kapolres Nunukan AKBP.Syaiful Anwar,S.ik melalui kasubag Humas,AKP.M.Karyadi,SH, menuturkan kronologis penangkapan RD di sebatik.

“Sekira Pukul 18.19 wita, anggota Unit Reskrim Polsek Sebatik Timur melihat seorang laki-laki yang keluar dari lorong jalan hasanudin menggunakan sepeda motor honda revo warna hitam dan setelah itu personil unit reskrim polsek sebatik timur melakukan penangkapan dan setelah itu dilakukan penggeledahan badan dan di dapatkan didalam kantong switer warna abu-abu terdapat amplop putih yang didalamnya diduga berisi narkotika jenis sabu golongan 1 sebanyak 1 bungkus plastik transparan ukuran sedang.

Selanjutnya, personil unit reskrim polsek sebatik timur membawa tersangka RD (35) beserta barang bukti ke mako polsek sebatik timur guna pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

barang bukti yang diamankan 1 (satu ) bungkus Plastik Transparan ukuran sedang yang diduga berisi Narkotika Gol I jenis Sabu dengan berat bruto ± 49,1 ( empat puluh sembilan koma satu) Gram. 1 (satu) buah amplop warna putih 1 (satu) Buah jaket switer warna abu-abu 1(Satu) unit motor honda revo warna hitam KT 4518 SF Hp vivo warna rose gold, “tutup. AKP.M,Karyadi,SH.

Humas Res Nnk / Sahabudin

AKHIRI PENGALAMAN PAHIT TMMD HADIR SEBAGAI SEMANGAT BARU, DESA BINUSAN DALAM KINI BERUBAH

Nunukan – Desa Binusan Dalam sudah memasuki hari ke delapan pasca dibuka sebagai desa yang menjadi sasaran TNI Manunggal Membangun Desa Ke 111 oleh Kodim 0911/Nunukan.

Desa persiapan yang baru mekar 2019 ini, memiliki luas wilayah sekitar 60,94 kilometer persegi dan berpenduduk sebanyak 476 kepala keluarga (KK). Desa Binusan Dalam merupakan pemekaran dari Desa Binusan.

Sappe, Ketua RT 11 yang dari lahir hingga kini usianya sudah 35 tahun mnegatakan belum pernah menikmati adanya penerangan listrik oleh PLN. Kalaupun ada penerangan listrik di Desa Binusan Dalam, hanya beberapa rumah saja. Itupun listrik tenaga surya, bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Istilah yang digambarkan Sappe, “Pagi harus basah karena embun dan malam harus waspada dengan binatang buas seperti ular memang benar adanya”.

Sebelumnya RT 11 hanya memiliki akses jalan setapak dengan medan yang sulit, itupun harus masuk dari jalan poros ke perkampungan itu sekitar 1 kilometer tanpa penerangan jalan.

“Hal tersebut kini sudah tidak ada lagi, jalanan sudah terang terbuka, infrastruktur kebutuhan warga sedang dibangun, saat ini kami hanya bisa berucap terimakasih kepada TMMD yang sudah mengakhiri pengalaman pahit kami menjadi cahaya baru dan semangat baru di RT kami.”

(Pendim 0911/Nunukan)

PT. Pertamina EP Tarakan Field Dukung Pengolahan Limbah Plastik Di Nunukan Selatan

Nunukan – Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan melihat kesungguhan masyarakat setempat dalam menjaga kelestarian alam, PT. Pertamina PEP Tarakan Field memberikan dukungan atas keberadaan Bank Sampah Karya Bersama di Kelurahan Tanjung Harapan, Nunukan Selatan, Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara),

Hal itu dibuktikan dengan pendampingan program pemberdayaan masyarakat bernama Aliansi Kerja Bebas Sampah (Akar Basah). Untuk mendukung upaya tersebut PEP Tarakan Field memfasilitasi pengadaan mesin cetak pelampung rumput laut ramah lingkungan kepada pengelola limbah plastik tersebut.

Pertamina berharap, mesin itu nantinya dapat menjadi bagian dari upaya Bank Sampah untuk mendaur ulang limbah plastik jenis jenis HDPE (High Density Polyethylene) agar dapat bermanfaat kembali.

“Ini adalah konsistensi atas komitmen dari kepedulian terhadap sosial dan lingkungan di area operasi atau wilayah kerja Pertamina PEP Tarakan Field ,” tutur Community Involvement Development Officer Pertamina EP Tarakan Field PEP Tarakan Field, Nida Khoirun Nissa kepada awak media di Tanjung Harapan, Nunukan, Selasa (21/6).

Dari sisi sosial, ungkap Nida, diharapkan mesin pencetak pelampung rumput laut ramah lingkungan tersebut nantinya dapat menjadi penggerak agar Bank Sampah Karya Bersama semakin berkembang.

“Kita harap apa yang telah kita berikan dapat menjadi penggerak kemandirian masyarakat di Tanjung Harapan dan umumnya masyarakat Nunukan dalam memberdayakan sampah plastik. Sehingga dari hal itu nantinya bukan hanya akan berdampak positif pada lingkungan namun juga akan bermanfaat secara ekonomi untuk masyarakat,” tandas Nida.

Sementara itu, Lurah Tanjung Harapan, Andi Maskur Musa mengaku dukungan dari Pertamina tersebut sangat berguna bagi keberlangsungan upaya masyarakat dalam memberdayakan limbah plastik berupa Bank Sampah Karya Bersama.

Andi menilai, keberadaan mesin pencetak pelampung rumput laut ramah lingkungan tersebut akan semakin menguatkan upaya masyarakat dalam mewujudkan konsep 3 E (Edukasi, Ekonomi dan Ekologi)

“Kami sangat berterimakasih kepada PT. Pertamina EP Tarakan Field atas dukunganya berupa mesin pendaur ulang sampah plastik ini. Dimana dalam proses pemgolahan limbah plastik oleh Bank Sampah Karya Bersama, kami menerapkan program 3 E. Dan itu sangat terbantu dengan adanya mesin tersebut,” katanya.

Pewarta : EDY S

PT. Pertamina PEP Tarakan Field Dukung Bank Sampah Karya Bersama Mendaur Ulang Limbah Plastik

Nunukan – Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan melihat kesungguhan masyarakat setempat dalam menjaga kelestarian alam,  PT. Pertamina PEP Tarakan Field memberikan dukungan atas keberadaan Bank Sampah Karya Bersama di Kelurahan Tanjung Harapan, Nunukan Selatan, Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), 

Hal itu dibuktikan dengan pendampingan program pemberdayaan masyarakat bernama Aliansi Kerja Bebas Sampah (Akar Basah). Untuk mendukung upaya tersebut PEP Tarakan Field memfasilitasi pengadaan mesin cetak pelampung rumput laut ramah lingkungan kepada pengelola limbah plastik tersebut. 

Pertamina berharap, mesin itu nantinya dapat menjadi bagian dari upaya Bank Sampah untuk mendaur ulang limbah plastik jenis  jenis HDPE (High Density Polyethylene) agar dapat bermanfaat kembali.

Community Involvement Development Officer Pertamina EP Tarakan Field PEP Tarakan Field, Nida Khoirun Nissa. Foto Eddy Santry

“Ini adalah konsistensi atas komitmen dari kepedulian terhadap sosial dan lingkungan di area operasi atau wilayah kerja Pertamina PEP Tarakan Field ,” tutur Community Involvement Development Officer Pertamina EP Tarakan Field PEP Tarakan Field, Nida Khoirun Nissa kepada awak media di Tanjung Harapan, Nunukan, Selasa (22/6).

Dari sisi sosial, ungkap Nida, diharapkan mesin pencetak pelampung rumput laut ramah lingkungan tersebut nantinya dapat menjadi penggerak agar Bank Sampah Karya Bersama semakin berkembang.

“Kita harap apa yang telah kita berikan dapat menjadi penggerak kemandirian masyarakat di Tanjung Harapan dan umumnya masyarakat Nunukan dalam memberdayakan sampah plastik. Sehingga dari hal itu nantinya bukan hanya akan berdampak positif pada lingkungan namun juga akan bermanfaat secara ekonomi untuk masyarakat,” tandas Nida.

Suasana pengolahan limbah plastik oleh Bank Sampah Karya Bersama,

Sementara itu, Lurah Tanjung Harapan, Andi Maskur mengaku dukungan dari Pertamina tersebut sangat berguna bagi keberlangsungan upaya masyarakat dalam memberdayakan limbah plastik berupa Bank Sampah Karya Bersama.

Andi menilai, keberadaan mesin pencetak pelampung rumput laut ramah lingkungan tersebut akan semakin menguatkan upaya masyarakat dalam mewujudkan konsep 3 E (Edukasi, Ekonomi dan Ekologi)

“Kami sangat berterimakasih kepada PT. Pertamina EP Tarakan Field atas dukunganya berupa mesin pendaur ulang sampah plastik ini. Dimana dalam proses pemgolahan limbah plastik oleh Bank Sampah Karya Bersama, kami menerapkan program 3 E. Dan itu sangat terbantu dengan adanya mesin tersebut,” katanya.

Pewarta: Eddy Santry

Ajak Warga Peduli Dan Saling Memiliki Dansatgas TMMD : Dari Kita Dan Untuk Kita

Nunukan – Dansatgas TMMD Letkol Czi Eko Pur Indriyanto, pagi tadi (22/06) meninjau langsung perkembangan pekerjaan sasaran TMMD ke 111 di Desa Binusan Dalam. Dalam pengecekannya kali ini Dansatgas mendatangi seluruh sasaran yang digarap, mulai dari Pembukaan badan jalan, Plat duiker, MCK, Penampungan air bersih dan Rehab rumah tidak layak huni.

Pada kesempatan itu pula, Dansatgas menyampaikan kepada para warga dan Ketua RT untuk menimbulkan rasa saling peduli dan saling memiliki. Yang dimaksud disini adalah peduli terhadap apa yang sudah dibangun bersama pada momentum TMMD ini.

“Dari kita bersama, untuk kita bersama. Saya berharap Pak RT dan warga sekalian tetap semangat dalam bekerja bersama personel Satgas lainnya. Nanti apabila semua sasaran sudah jadi, gunakan dan rawat sebaik mungkin”.

Ketua RT Sape mengatakan, bahwa semenjak TNI masuk di Desa kami khususnya di RT 11 kami sudah sangat bersyukur sekali apalagi membangun desa kami hingga seperti sekarang ini.

Momen ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh warga RT 11, dengan dibukanya akses jalan menurut Sappe tentu akan merubah arah perekonomian jauh lebih baik lagi dari sebelumnya.

(Pendim 0911/Nunukan)