Hari Ke-4 Ops Bina Kusuma, Sat Binmas Polres Sinjai Gelar Binluh Sasar Pasar Sentral


Sinjai –Berandankrinews.com. Satgas Preemtif Operasi Bina Kusuma Lipu 2021 – Covid-19 Polres Sinjai kembali melaksanakan penyuluhan dan himbauan kepada masyarakat yang dipimpin Kasat Binmas Polres Sinjai, Akp Sudirman Mando dengan beberapa sasaran salah satunya adalah tukang ojek serta warga yang berada disekitar Pasar Sentral, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai. Sabtu (9/10/2021).

Kegiatan Binluh yang dilakukan oleh Kasat Binmas bersama tim dalam rangka Operasi Bina Kusuma Lipu 2021 untuk menekan terjadinya gangguan kamtibmas khususnya premanisme, mengantisipasi tindakan kriminal, seperti curanmor, dan menghimbau warga agar menghindari pelanggaran seperti minum- minuman keras, main judi serta tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika, dan meminta untuk menjaga diri dan keluarga dari bahaya narkoba.

“Selain itu juga sasaran sambang kelompok masyarakat untuk memberikan himbauan agar mematuhi protokol kesehatan demi memutus rantai penyebaran virus corona (covid-19) di wilayah Kabupaten Sinjai,” Tuturnya.

Kasat Binmas Polres Sinjai Akp Sudirman Mando dalam himbauanya menyampaikan bahwa salah satu upaya pencegahan untuk memutus rantai penularan Covid-19 adalah mematuhi protokol kesehatan dengan melakukan 5M yakni “Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak, Mengurangi mobilitas, dan Menghindari kerumunan. Ujarnya.

Kapolres Sinjai Akbp Iwan Irmawan S.Ik.,M.Si mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan yang digelar tim Operasi Bina Kusuma untuk menekan terjadinya gangguan kamtibmas khususnya premanisme, mengantisipasi tindakan kriminal, seperti curanmor, dan menghimbau warga agar menghindari pelanggaran seperti Minum- minuman keras, Main judi serta tidak terlibat dalam Penyalahgunaan narkotika. Dan juga menghimbau agar mematuhi protokol kesehatan demi memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sinjai.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah pencegahan Polres Sinjai dalam rangka Operasi Bina Kusuma Lipu 2021.

Diakhir kegiatan, dilaksanakan deklarasi pernyataan sikap mendukung Polres Sinjai dan pemberantasan premanisme, judi, miras, perkelahian kelompok, dan kejahatan yang meresahkan masyarakat, serta memutus rantai penyebaran Covid-19.

Tim SAR Brimob Bone bergerak Cepat Begitu dapat laporan Adanya pohon yang membahayakan


Watampone-berandankrinews.com Pohon berukuran besar di Jl A Muh Amir, Kelurahan Masumpu, Kota Watampone, Kabupaten Bone membahayakan pengendara dan masyarakat sekitar.

Pasalnya, posisi pohon besar tersebut sudah dalam keadaan miring ke badan jalan dan areal pemukiman masyarakat.

Mendapat adanya laporan tersebut,
Tim SAR Batalyon C Pelopor langsung merespon dan bergerak cepat menuju ke lokasi pohon yang membahayakan keselamatan warga tersebut.

Berbekal mesin pemotong kayu (Chain Saw), tali temali dan Mobil SAR, Tim SAR Batalyon C Pelopor segera memotong dan mengevakuasi pohon tersebut.

Saat ditemui di lokasi, Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos menuturkan pihaknya setiap hari menyiapkan tim SAR untuk mengatasi kejadian-kejadian yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat .

“Jadi kami telah menyiagakan 1 regu SAR setiap harinya untuk mengantisipasi bencana alam atau kejadian-kejadian yang membutuhkan pertolongan Tim SAR dan bergerak ke lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan agar tidak menimbulkan korban atau kerugian materil,” ungkap Nur Ichsan.

Dikatakannya, kegiatan Tim SAR dalam merespon cepat laporan masyarakat dilakukan sebagai wujud dari Bhakti Brimob Untuk Masyarakat yang sesuai dengan motto pengabdian yaitu Jiwa Raga Ku Demi Kemanusiaan.

Sementara itu warga masyarakat Masumpu Dian mengucapkan banyak terima kasih atas respon cepat Tim SAR Batalyon C Pelopor.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada tim SAR Batalyon C Pelopor yang telah merespon cepat laporan kami untuk memotong pohon yang membahayakan masyarakat, apalagi saat ini cuaca yang tidak menentu sehingga semakin membahayakan rumah kami,” kata Dian.

Cek Kondisi Kesehatan Personel, Ini Yang Dilakukan Danyon C Pelopor


Bone, Sulsel-Berandankrinews.com Kesehatan merupakan hal paling penting dalam tubuh kita yang harus terus diperhatikan dan dikontrol kondisinya secara berkala. Bagi Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel kesehatan para personelnya menjadi sangat penting karena hal tersebut dapat mempengaruhi pelaksanaan tugas-tugas operasional mereka.

Untuk mengetahui kondisi kesehatan dari masing-masing personel, hari ini Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel bekerja sama dengan Biddokkes Polda Sulsel dan Labklinik Kimia Farma menggelar pemeriksaan kesehatan ( Rikkes ) berkala yang bertempat di aula Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel jalan M.H. Thamrin no.70 Kelurahan Manurungge Kecamatan Tanete Riattang, Jum’at ( 08/10/21 ).

Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos mengatakan kegiatan yang diikuti oleh ratusan personel Batalyon C Pelopor tersebut diselenggarakan dalam rangka mapping kondisi kesehatan personel secara berkala dan syarat untuk mengisi kelengkapan administrasi.

” Hari ini kami menggelar kegiatan Rikkes Berkala personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, dimana kegiatan ini bertujuan untuk mengecek sejauh mana kondisi kesehatan dari masing-masing personel serta sebagai syarat pengisian nilai 13 komponen anggota Polri yang digunakan untuk kelengkapan administrasi,” tutur Kompol Nur Ichsan.

Mantan Kasubag Renmin Satbrimob Polda Sulsel ini juga menambahkan bahwa kegiatan Rikkes ini wajib diikuti oleh seluruh personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel sebagai salah satu upaya mengecek kondisi kesehatan anggota.

” Untuk memaksimalkan hasil mapping kesehatan pada seluruh personel, saya mewajibkan kegiatan ini diikuti semua anggota termasuk yang sedang melaksanakan tugas di wilayah Sulawesi Selatan. Total ada 170 personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang mengikuti kegiatan Rikkes dan sisanya sedang melaksanakan tugas pengamanan PON XX di Provinsi Papua,” tambah Danyon yang akrab disapa dengan sebutan Danyon Tindiizzz ini.

Sementara itu dr. Muh Ridho, M.Kes selaku ketua tim mengatakan dalam rangka pencegahan Covid 19 ada tambahan item rikkes yaitu pemeriksaan anti body Covid 19 yang bertujuan untuk mengetahui apakah dalam tubuh personel sudah memiliki anti body terhadap Covid 19

“ Selain untuk mapping kesehatan personel, dalam pandemi Covid 19 saat ini, rikkes berkala juga bertujuan untuk mengetahui apakah dalam tubuh personel telah memiliki anti body terhadap Covid 19 dengan pemeriksaan anti body Covid 19,” jelas Ridho.

Adapun yang terlibat dalam Rikkes Berkala bagi personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel adalah Kaur Kesmapta Subbid Kespol Bidokkes Polda Sulsel Pembina Dr.Muh Ridho,M.Kes., dan Paur Kesmapta Bidokkes Polda Sulsel Iptu Gusti,S.E, A.md.Kep serta dari Laboratorium Kimia Farma.

Danyon C Pelopor sambangi Lapas kelas II Watampone, Ternyata Ini masalahnya…


Bone, Sulsel-Berandankrinews.com Untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas di wilayah back upnya, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel terus meningkatkan koordinasi dan silaturahmi untuk membangun hubungan kemitraan dengan seluruh lembaga serta instansi terkait yang berada pada lingkup wilayah tugas mereka.

Hal tersebut terlihat dalam kunjungan Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos. ke Balai Pemasyarakatan ( Bapas ) Kelas II Watampone yang beralamat di jalan Yos Sudarso Kelurahan Cellu Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone atau 5 Km dari pusat kota Watampone, Kamis ( 07/10/21 ).

Dalam lawatannya ke Bapas Kelas II Watampone, Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel disambut langsung oleh Plt Kepala Bapas Kelas II Watampone Hj. Marwati.

Kedatangan komandan pasukan Brimob Bone ke Bapas Kelas II Watampone ini ialah untuk menjalin hubungan silaturahmi dan mempererat sinergitas sambil berbincang santai terkait kondisi kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Bone.

” Kunjungan kami ke sini merupakan wujud silaturahmi antara Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel dengan Bapas Kelas II Watampone. Selain itu kami juga saling bertukar informasi terkait kondisi kemasyarakatan yang ada hubungannya dengan tugas Batalyon C Pelopor dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Bone,” ujar Nur Ichsan.

Danyon C Pelopor juga menyebutkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga hubungan silaturahmi antara Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel dengan seluruh instansi yang ada di wilayah back up Batalyon C Pelopor.

” Insya Allah kegiatan silaturahmi ini akan terus kami laksanakan secara berkesinambungan demi menjaga sinergitas antar instansi untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah back up kami,” tutup mantan Kasubag Renmin Satbrimob Polda Sulsel ini.

Hal senada juga disampaikan oleh Plt Kepala Bapas Bone Hj. Marwati, pihaknya merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Danyon Brimob Bone atas kunjungannya ke Kantor Bapas Bone. Diri nya berharap agar sinergitas antara Brimob Bone dengan Bapas tetap terjaga dengan baik bukan hanya pimpinannya saja namun sampai jajaran bawah.

Cegah Budaya Korupsi, Pemprov. Babel Gelar Rakor Monev Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi

BERANDANKRINEWS.COM, PANGKALPINANG – Merespon cepat surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI tertanggal 24 September 2021, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov. Babel) gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi tahun 2021, bersama KPK RI yang diwakili Kasatgas Pencegahan Wilayah II KPK, dan dinas terkait, Kamis (7/10/21) di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel.

“Sebagai upaya pencegahan korupsi, Pemprov berupaya melakukan pengendalian serta pengawasan sehingga dapat terhindar dari hal-hal yang berkaitan dengan terjadinya budaya korupsi di lingkungan Pemprov. Babel. Untuk itu, perlu diberikannya pemahaman mengenai nilai-nilai pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan optimal,” ujar Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah, saat membuka Rakor.

Pada kesempatan ini, wagub menekankan perlunya menerapkan patroli dalam mengawal penerapan operasionalisasi kegiatan. Babel perlu memiliki standar pencapaian kinerja yang dilakukan, dan mengedepankan prosedur.

“Saat ini, kinerja pemerintah dituntut untuk lebih profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu indikatornya, pemerintah harus dapat memberikan keyakinan atas tercapainya tujuan pemerintahan melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan. Dan hal ini dapat dicapai dengan menerapkan Sistem Pengendalian Pemerintah (SPIP) secara tepat,” jelas wagub.

Dalam hal ini, terdapat tujuh area yang menjadi intervensi program _Monitoring Centre for Prevention_ (MCP) ditingkat provinsi yaitu, perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, dan manajemen aset daerah. Ketujuh area intervensi tersebut menurut wagub memiliki indikator-indikator tertentu dan mengharuskan masing-masing Perangkat Daerah (PD) terkait untuk melaporkan capaian indikator yang sudah ditentukan melalui aplikasi MCP.

“Dan dalam rangka pencapaian MCP Babel tahun 2021, terdapat capaian sebesar 28.40% pada triwulan ketiga. Untuk itu, diharapkan ada upaya bersama untuk perbaikan, terutama pada area yang menjadi perhatian. Harapannya, kita dapat meningkatkan lagi komitmen agar upaya pencegahan korupsi ini dapat menjadi bagian dari dari roda pemerintahan di negeri Serumpun Sebalai,” pungkasnya.

Sementara itu, KPK RI yang diwakili oleh Kasatgas Pencegahan Wilayah II KPK, Nana Mulyana menyampaikan komitmen pimpinan KPK saat ini yang menitik-beratkan pada upaya pencegahan agar tidak terjadi tindak pidana korupsi. Dalam hal ini, KPK berupaya memberikan _warning_ kepada pemerintah daerah atas praktik-praktik korupsi terkait jual beli jabatan, pengadaan barang dan jasa, yang masih terjadi. Untuk itu, KPK melakukan upaya-upaya pencegahan korupsi yang memfokuskan tiga hal di tahun 2021.

“Fokus pencegahan korupsi yang dilakukan KPK pada tahun 2021 adalah mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan, mendorong penyelamatan keuangan dan aset, dan penugasan khusus,” jelas Kasatgas Wilayah II yang membawahi Wiayah Sumatera Selatan, Lampung, dan Bangka Belitung.

Wartawan : YP
Diskominfo Babel