AKBP Iwan Irmawan S.Ik polisi peduli dan merakyat sahabat Warga ,dapat Apresiasi dari Andi Rio Idris Padjalangi M.Si


Sinjai-Berandankrinews.com
Kurang Lebih 2 tahun menjadi orang nomor satu di kepolisian Resor Sinjai, AKBP Iwan Irmawan.S.Ik sudah menjadi sahabat warga karena merakyat dan kepeduliannya terhadap warga kurang Mampu dan warga Masyarakat Lainnya .

Sukses mengungkap Kasus Kasus narkoba diwilayah hukum polres Sinjai Polda Sulawesi Selatan , merupakan Sebuah prestasi gemilang AKBP Iwan Irmawan Sik

Bukan hanya itu tapi Juga Sukses dan berhasil Melaksanakan kegiatan Vaksinasi Massal yang merupakan Program Pemerintah pusat mencapai 74,8%
Dikalangan bawahannya beliau sangat mendapat Apresiasi positif Dengan program sedekah seribu untuk membantu warga warga Masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan ,Bahkan terkadang Beliau turun langsung mengunjungi Warga yang layak Dibantu
keterangan gambar AKBP Iwan Irmawan Sik,berikan langsung bantuan untuk Lansia
Apresiasi besar Juga datang dari Andi Rio Idris Padjalangi M.Si Anggota komisi III DPR RI dari fraksi Partai Golkar
Upaya dan segala bentuk program Kapolres AKBP Iwan Irmawan Sik Perlu mendapatkan perhatian dan Apresiasi dari petinggi Kepolisian Republik Indonesia, pungkas” Anggota dewan yang cukup merakyat di dapil 2 Sulawesi Selatan Ini , dihubungi Via WhatsApp pribadinya ,
Senin ,Malam 02-01-2022

Kasi Ops Korem 141/Toddopuli. Letkol Inf Sukirman S pimpin Apel Pagi gabungan dan Permildas (Peraturan Militer Dasar)


Watampone -Berandankrinews.com Personel dan Pns serta Balak Korem 141/Tp melaksanakan Apel pagi gabungan di lanjutkan Permildas (Peraturan Militer Dasar)dengan Perwira Pengawas Kasi Ops Korem 141/Toddopuli. Letkol Inf Sukirman S, Bertempat di lapangan Apel Makorem 141/Toddopuli Sulsel. Jln Jend. Sudirman, Kab. Bone. Senin 03/01/2022

Kapenrem 141/Tp. Mayor Arm Arfan Towasi menjelaskan, “Segenap personel Jajaran Korem 141/Tp dan Balakrem melaksanakan kegiatan Penyegaran Permildas (Peraturan Militer Dasar) kepada seluruh personel baik Perwira, Bintara, Tamtama maupun segenap Pegawai Negeri Sipil di Lapangan Apel Makorem 141/Tp. “Ucapnya

Pada kesempatan tersebut Pasi Pam Ops Korem 141/Tp. Kapten Inf Heriyanto Usman menyampaikan sekaligus peragakan sejumlah perubahan tentang Permildas yang diatur berdasarkan Peraturan Panglima TNI tahun 2014 meliputi Peraturan Penghormatan Militer (PPM), Peraturan Baris Berbaris (PBB), Peraturan Dinas Dalam (PDD), Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD) serta Peraturan Dinas Garnisun (PDG), serta praktek pelaksanaan PBB dan penggunaan Pedang bagi para Perwira. “Ungkapnya

Kasi Ops Korem 141/Tp. Letkol Inf Sukirman juga menyampaikan “bahwa sosialisasi Permildas TNI ini bertujuan agar seluruh prajurit dan PNS Korem 141/Tp mengetahui, memahami dan melaksanakan Permildas TNI tahun 2014 yang merupakan tata cara pelaksanaan Permildas terbaru bagi seluruh prajurit TNI, dimana selama ini aturan yang dipakai berdasarkan Peraturan Panglima TNI tahun 1985. “Pungkasnya

Lebih lanjut disampaikan bahwa bagi prajurit TNI, Permildas tidak boleh luntur akibat dari gerusan pengaruh lingkungan dan budaya global yang cenderung mendorong kepada kebebasan di segala bidang. “Karena permildas adalah karakter, jatidiri, dan disiplin yang menjadi ciri khusus prajurit TNI”, “Tegasnya.

Disamping itu Kasi Ops korem 141/Tp, juga menyampaikan selamat tahun baru 2022 semoga di tahun ini kinerja kita bisa lebih ditingkatkan serta selalu berdoa dan bersyukur agar tugas kedepan senantiasa di berkahi oleh allah SWT. “Tutupnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Para Pasi Kasi Kasrem 141/Tp, Para Dankabalakrem 141/Tp, Para Kadisjan dan Pasi Korem 141/Tp, Para Bintara dan Tamtama dan PNS jajaran Korem 141/Toddopuli Sulsel.

(Penrem 141/Tp)

M Khoirudin Minta Pemerintah Prioritaskan Pembukaan Jalan Usaha Tani

Nunukan – Selain melimpahnya sumber daya alam di sektor bahari, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) juga merupakan wilayah yang sangat kaya di sektor agraris. Hampir sebagian besar masyarakat Nunukan menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu penyangga ekonominya.

Namun alih-alih dapat menjadi daerah yang surplus pangan, hingga saat ini masyarakat di Nunukan justru masih bersandar pada daerah lain terkait kebutuhan pangan. Kurang optimalnya solusi, membuat permasalahan yang sebenarnya jauh lebih vital dibanding sekedar membesar-besarkan slogan swasembada pangan tekesan lamban. 

“Sumber daya alam di Nunukan ini terbilang sangat melimpah. Sehingga sangat miris jika kita justru bergantung kebutuhan kepada daerah lain apalagi sampai bergantung kepada negara lain,”  ujar Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Utara, M Khoiruddin, Sabtu (1/1/2022)

Padahal apabila sektor penyangga ekonomi diperlakukan sebagaimana mestinya, maka Khoiruddin menilai bukan sebuah kemustahilan jika pihak-pihak yang selama ini menyuplai kebutuhan pokok makanan ke Nunukan, suatu saat nanti yang akan berbalik arah dan jusrtu bergantung dengan sumber daya alam dan produk dari masyarakat Indonesia.

Kunci utama mewujudkan swasembada pangan setelah optimalisasi lahan, adalah pembukaan akses tranaportasi. Karena tanpa adanya sebuah akses jalan, seluas dan sesubur apapun lahan dan hasil budidaya para petani apabila terkendala dalam mengangkut hasil panen, maka akan ada 2 kerugian berupa kesia-siaan usaha para petani itu sendiri dan mubazirnya hasil panennya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mencontohkan, saat ini tidak sedikit hasil panen dari para petani yang boleh dikata sangat melimpah. Sayuran hasil budidaya petani di Kampung Pisang maupun di Kampung Tator saat ini boleh dikata cukup untuk memenuhi kebutuhan masyakat di Pulau Nunukan. 

Tapi yang terjadi saat ini,  masyarakat justru masih harus mengkonsumi cabai bahkan tomat yang dipasok dari luar daerah Nunukan seperi dari Sulawesi. 

“Hal itu terjadi karena komoditi para petani lokal kurang maksimal untuk menjangkau pasar terlebih sampai ke konsumen. Itu disebabkan karena minimnya akses transportasi bagi para petani dalam mengangkut hasil panenannya,” jelasnya

Pun dengan para petani kelapa sawit, Khoiruddin mengungkapakan bahwa masih minimnya akses transportasi membuat buah yang seharusnya dapat dibawa ke pembeli tak sedikit yang membusuk setelah dipanen. 

Untuk itu Khoiruddin berharap kepada Pemerintah untuk memprioitaskan keterbukaan akses transportasi di lahan – lahan pertanian. Ia mengingatkan bahwa dalam konteks sistem pertanian modern, diperlukan penambahan maupun penyempurnaan prasarana dan sarana pertanian yang menunjang untuk penggunaan peralatan dan mesin untuk pra dan pasca panen, serta pengangkutan saprodi dan hasil pertanian dari dan ke lokasi.

“Jalan usaha tani ini sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional yakni menyediakan pangan untuk seluruh rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani dan tentu bukan mustahil akan terwujud Nunukan yang berswasembada pangan,”tandasnya.

Alasan pentingnya pembangunan akses jalan usaha tani, ungkap Khoiruddin didasari pada beberapa aspek. Pertama,  aspek sosial, yaitu guna membuka keterisoliran masyarakat terhadap daerah sekitarnya. Kedua, aspek ekonomi yaitu untuk mengatasi biaya transportasi yang tinggi akibat minimnya akses angkutan dari lahan pertanian ke sarana produksi. Ketiga, aspek lingkungan, yakni sebagai peningkatan kualitas jalan dan mencegah terjadinya longsor.

Selain itu, ia kembali mengingatkan bahwa Pemerintah sendiri telah mentargetkan Nunukan sebagai salah satu daerah penyangga pangan untuk Ibu Kota Negara (IKN) baru. Maka sudah serusnya Pemerintah dalam hal ini untuk menseriusi peningkatan produksi para petani.

“Untuk mewujudkan Nunukan sebagai salah satu daerah penyangga pangan IKN, maka produksi petani harus maksimal. Dan untuk mewujudkanya tentu sarana dan prasarananya terutama akses transportasi harus maksimal pula,” tegasnya

Pewarta : Eddy Santry

Para Pemuda di Nunukan Sambut Pergantian Tahun Dengan Menggelar Refleksi 2021 Dan Resolusi 2022

Nunukan – Pergantian Tahun dari 2021 ke 2022 yang jatuh pada Sabtu 1 Januari 2022 disambut oleh masyarakat Nunukan dengan berbagai kegiatan. Mulai dari mengelar acara kumpul – kumpul dengan sahabat dan handai taulan, doa besama dan berbagai aktifitas lain guna merayakan detik -detik bergantinya tahun tersebut 

Namun berbeda dengan masyarakat lain, puluhan pemuda dan pemudi dari beberapa organisasi kemahasiswaan serta komunitas pemuda lainya justru menyambut pergantian tahun dengan mengelar diskusi dan refleksi.

Selain komunitas Gen Muda Flobamora, Pemuda Katholik dan PMNTT, nampak hadir pula dalam acara yang di gelar di  Gang Geroda, Nunukan tersebut para mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) hingga para Aktivis sosial.

Ketua Gen Muda Flobamora, Saddam Husein mengungkapkan bahwa ada beberapa alasan sehingga Diskusi dan Refleksi itu digelar. Diantaranya, menghindarkan para pemuda dari kegiatan yang mubazir atau bahkan negatif saat merayakan Tahun Baru

“Yang pertama, kita berupaya untuk meminimalkan kegiatan yang mubazir seperti hura – hura menjelang pergantian tahun,” ujarnya.

Disamping itu, ungkap Saddam, melalui diskusi tersebut para pemuda dapat saling bertukar pendapat dan menyampaikan ide – ide positif guna membangun perbatasan.

“Melalui diskusi ini, para pemuda berkesempatan saling menyampaikan ide dan gagasannya dalam mewarnai pembangunan di wilayah perbatasan,” jelasnya.

Namun yang lebih penting, diskusi dan refleksi yang digelar tersebut dapat menjadi ajang untuk semakin mempererat silaturahim dan semakin tumbuhnya rasa solidaritas 

“Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk mempererat silaturahim dan rasa saling asih meski dari latar belakang yang berbeda,” pungkasnya 

Pewarta: Eddy Santry

POLRES NUNUKAN TANGANI 119 KASUS NARKOBA SELAMA TAHUN 2021 DAN PALING MENONJOL DIBANDINGKAN TAHUN 2020

Nunukan – Kepala  Kepolisian Resor Nunukan lakukan pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu – sabu  & Extasi pada hari jumat 31/12/2021.

AKBP Ricky Hadiyanto.SIK Selaku  kapolres nunukan Pilda Kalimantan Utara  didampingi Waka Polres,   Kasat Resnarkoba  dari Kejaksaan Negeri nunukan, Pengadilan Negeri kepala  BNN nunukan , Dansatgas pamtas dan sejumlah tamu dan undangan yang tidak sempat di Sebut satu persatu.

Menurut AKBP Ricky H SIK Selaku Kapolres nunukan mengatakan bahwa Kasus Tindak Pidana Narkoba ditangani Polres nunukan terjadi peningkatan  setiap tahun dn tahun 2020 jumlah laporan Polisi  sebanyak 100 kasus  dituntaskan sebanyak 80 dan jumlah tersangka Laki Laki 147 orang  perempuan 14 Orang  dan jumlah  barang bukti sabu sabu 30.307,84 Gram.

Sementara untuk kasus Narkotika tahun 2021 sebanyak 119 Kasus dan tuntas 113 Kasus.

Jumlah terpidana Laki-Laki sebanyak 155 orang dan terpidana Perempuan sebanyak 25 orang dan 3 orang Pria Warga Negara Asing  (WA).ujar kapolres nunukan didmpingi Kasat Reskoba Polres Nunukan.

Lanjut Kolres nunukan yang kurang kebih 2 bulan menjabat kapores nunukan mengantikan  AKBP Syaiful Anwar SIK yang dimutasi ke Mabes Polri.

Menurut AKBP Ricky Hadiyanto.SIK  bahwa persoalan Narkoba tetap kita optimis dan tetap memberantas hingga ke Akar Akarnya dan kita jug punyaTarget  apalagi nunukan ini secara kebetulan berbatasan langsung dengan Negara Tetanga Sabah dan Serawak lebih memudahkan dan nunukan disebut sebagai Jalur  dan pelintasan baik manusia maupun barang Illegal lainya  termasuk Narkona.

Lanjut Kapolres nunukan bahwa memang Nunukan pling menonjol Kasus Tindak Pidana Narkotika dibandingakan kasus kriminal lainya, sesuai data dari kasat Reskoba bahwa perbandingan kasus narkoba yang dibandingkan tahun sebelumnya  oleh Sat Reskoba polres nunukan.

Memang terjadi kenaikan jumlah pengungkapan kasus narkotika yang terjadi tahun 2020 ke tahun 2021 sebanyak 19 dengan Presentase sebesar  19 %.

dan  jumlah harang bukti narkotikah jenis Sabu- Sabu dari tahun 2020 ke tahun 2021 terjadi kenaikan sebesar 21,685,19 Gram dengan presentase 71%..

Pada jumlah barang bukti narkotika jenis Xtc dari tahun 2020 ketahu  2021 terjadi kenaikan sebesar 530 Butir  exstasi serta jumlah tersangka dari tahun 2021 terjadi kenaikan sebesar 22 orang  presentasi dengan presentse sebesar 14 %.

Adapun jumlah Laporan Polisi yang barang bukti sabu telah di musnahkan sebanyak 17 LP diantaranya 16 LP Polres Nunukan , 1 LP Polsek Sebatik Timur dengan jumlah Tersangka sebanyak 17 orang yang terdiri dari tahanan Laki-laki sebanyak 14 orang dan tahanan Perempuan sebanyak 3 orang.

Acarac pemusnahan dipimpin oleh Kapolres Nunukan  AKBP Ricky Hadiyanto, S.H., S.I.K., M.H dan didampingi Kajari Nunukan serta Kasat Resnarkoba IPTU Lusgi Simanungkalit, S.T.K S.I.K

Jumlah Barang bukti Sabu-Sabu yang telah di musnahkan sebanyak 7.399,51 gram yang telah memiliki penetapan status sita barbuk dari Kejaksaan Negeri Nunukan.

Selama  pemusnahan berjalan aman dan terkendali kemudian sabu yang telah dimusnahkan di larutkan ke dalam closed (Toilet) agar tidak digunakan lagi ujar Kapolres Nunukan Menutupnya  

(Yuspal)